Anda di halaman 1dari 7

namanya Telepon Kaleng!

Bahan-bahannya
1. 2 buah kaleng bekas susu kental manis
2. paku
3. benang
4. paper clip

Langkah-langkah
1. Buka kaleng bagian atas kaleng menggunakan alat pembuka kaleng, kemudian lubangi bagian
bawah kaleng menggunakan paku (minta tolong orang dewasa untuk melakukan ini)
2. Masukkan ujung benang melalui masing-masing lubang
3. Ikat ujung benang pada paper klip agar benang tidak terlepas dari lubang
4. Renggangkan benang, dan kalian dapat menentukan sendiri seberapa panjang benang yang
ingin kalian ulur
5. Bersama dengan temanmu, tegangkan benang dan cobalah untuk berbicara. Apakah
temanmu dapat mendengar suaramu? Coba bergantian, apakah kamu dapat mendengar suara
temanmu?
6. Kemudian, kendorkan benang dan cobalah berbicara bergantian. Apakah kamu dapat
medengar suara temanmu?

Kenapa bisa terjadi?


Kita dapat mendengar suara karena adanya gelombang suara yang merambat di udara. Di
telepon kaleng ini, gelombang suara merambat melalui benang yang ditegangkan. kalo gak
ditegangkan ya, kita gak bisa ndengerin suara temen kita. kenapa? karena tidak ada gelombang
suara dari sumber suara yang merambat melalui benang, kepenerima suara. jadi semakin
kencang benang ditegangkan, maka gelombang dari sumber suara yang merambat melalui
benang akan semakin jelas

Bahan :
- Karton atau dulu ane pake kardus susu 1 literan

- Dua cermin kecil, ukuran sesuaikan ama ukuran kardusnya


- Lakban atau selotip
- gunting, cutter, penggaris, pensil

Pembuatannya
1. kalo pake karton, bagilah menjadi empat bagian yang sama, usahakan ukurannya sesuai
dengan cerminnya, terus jadikan bentuk tabung

2. bikin dua buah persegi (ukuran menyesuaikan cermin). Potonglah persegi panjang kecil
membentuk sudut 30 atau 45 derajat pada dua sisi yang lain.

3. masukan cermin pada celah bersudut dan rekatkan dengan selotip. Salah satu cermin
menghadap ke atas dan yang lainnya menghadap kebawah.

Kapal korek api sederhana

Ambil sebatang korek, belah ujungnya sedikit, ganjal dengan potongan pendek batang korek atau
apapun. Oleskan sabun colek di bagian ujung celah korek, taruh di atas baskom atau ember.
'kapal' korek api akan bergerak maju akibat perubahan tegangan permukaan air oleh sabun
colek.

*Sabun lain seperti sabun mandi sebenarnya juga bisa, gak mesti sabun colek.

Membuat Mainan Baling-Baling Bambu

Bahan :

1 batang bambu berdiameter kecil (3-5 cm)


1 batang bambu belah
benang nilon yang tebal dan kuat
lem kayu

Cara membuat :

a. Bambu berdiameter kecil di potong dengan panjang kira-kira 15 cm, dan menyisakan satu
bukunya. Buat Lubang; satu pada bagian bukunya, dan satu lagi pada sisi bambu, kira-kira 5 cm
dari buku bambu.

b. Bambu berdiameter besar dibelah kecil dan di buat seperti tusuk sate. kira-kira panjangnya 25
cm.

c. belah lagi bambu agak lebar dan diserut sampai tipis membentuk baling-baling. Pada

e. Rangkai semua bahan menjadi sepertidalam gambar di bawah. Pasang tali dan diikat pada
baling-baling. Dan beri sepotong bambu kecil pada ujung tali agar tali sebgai pegangan.

cara memainkan :

putar baling-baling hingga tali tergulung ke satu sisi. tarik dengan keras sehingga baling berputar.
biarkan putaran menggulng tali ke sisi lainnya, hingga tali bisa di tarik kembali. demikian
dilakukan berulang-ulang.

Berikut ini beberapa kegiaan yang dapat digunakan untuk kegiatan yang
menunjang pembelajaran anak usia dini khususnya pembelajaran sains:
1. Piringan berputar
Piringan berupa plastik agak tebal dibentuk melingkar dapat diberi gantungan
benda-benda dengan tali di tepi-tepi sekeliling piring. Anak usia 8 - 12 bulan
menyenangi mainan semacam ini karena merangsang daya visual anak dalam
mengamati benda- benda yang bergerak.
2. Ular kaleng

Kaleng-kaleng bekas dengan ukuran sama diisi dengan biji-bijian dimasukkan ke


dalam bekas stocking yang panjang. Kaleng dimasukkan dalam stocking secara
berselang-seling dengan potongan kertas (kawul). Jadi susunannya berupa kaleng
kawul kaleng kawul dst. Anak senang menekan-nekan permukaan kaleng yang
keras kemudian kawul yang lunak dan membunyikan kaleng- kaleng itu.
3. Mainan dari kertas daur ulang
Dari bahan bubur kertas di atas, dapat diolah menjadi bentuk-bentuk lain seperti
boneka, buah, binatang, dll. Bubur kertas tadi diperas sampai kering kemudian
dicampur dengan lem dan dibentuk sesuai keinginan. Boneka beruang di atas di
dalamnya berisi botol minuman yakult yang sudah tidak terpakai dan diisi dengan
biji-bijian, kemudian dibungkus bubur kertas. Setelah kering dapat dicat atau
ditaburi dengan serbuk-serbuk tertentu. Bubur kertas ini bisa juga dilapiskan pada
daun, maka kita akan mendapatkan tekstur tulang daun setelah daun kita pisahkan
dari bubur kertas tersebut seperti gambar di bawah ini.
Kegiatan pembelajaran yang lain untuk mendukung sains seperti; meniup air
berwarna lalu ditaruh kertas di atasnya, es batu dimasukkan ke dalam gelas plastik
yang berisi air penuh untuk melihat apakah airnya tumpah, membuat mentega dari
susu cream cair, mencampur tepung jagung dengan tapioka dan gandum untuk
melihat campuran-campuran itu padat atau cair atau bagaimana jika diberi sedikit
air perubahan apa yang terjadi? Mengenalkan sains sejak usia dini untuk
menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungan sangat penting untuk ditumbuhkan
dan dikembangkan oleh tenaga pendidik sehingga anak akan terus memiliki rasa
ingin tahu dan mengeskplor lingkungannya. Sifat ingin tahu merupakan dasar bagi
anak untuk berpikir ilmiah. Guru sebagai fasilitator dan stimulator dapat
memberikan pendampingan bagi anak sehingga terjadi pembelajaran sains yang
optimal.
Playdough atau Malam, Lilin mainan anak sering kita jumpai di sekitar kita.
Harganya cukup terjangkau, namun bagi kita yang ingin menghemat biaya maka
kita bisa membuat PlayDough sendiri, caranya cukup mudah dan bahan-bahan
untuk membuat Playdough ini juga sangat mudah di dapat serta di jumpai di sekitar
kita, so.. gak ada salahnya mencoba membuat sendiri.
playdough1 Cara Membuat PlayDough Sendiri (Malam, Lilin Mainan)
Ok langsung saja Tutorial cara membuat Playdough sendiri di bawah ini:
Bahan-bahan:
- 2 gelas tepung terigu
- 1 gelas garam halus
- 2-3 sdm minyak goreng/minyak zaitun
- 2 sdm maizena
- 1 gelas air

- pewarna makanan : nanas, jeruk, pandan, strawberry, cokelat, dsb


Cara membuat:
masukkan tepung terigu, maizena, dan garam dalam 1 baskom. beri air sedikit demi
sedikit, uleni sampai adonannya lembut dan seperti karet.
beri minyak,uleni lagi sampai benar-benar lembut.
bagi adonan menjadi beberapa bagian. masing-masing bagian diberi 1-2 tetes
pewarna, uleni sampai tercampur rata.
simpan di tempat yang sejuk.
Kali ini saya akan memberi contoh bagaimana membuat mainan edukasi buat anak
anda. Tidak perlu biaya lebih tapi anak anda akan disuguhi bagaimana sebuah
pelajaran itu mengasyikkan dan tidak menjenuhkan. Simak dan baca satu persatu
ya. Koment ditunggu
Alat :
Bambu 25cm diameter 0.5-1 cm sebanyak 4 buah.
Bambu 30-40 cm diameter 0,5-1 cm sebanyak 1 buah
Botol air mineral 1,5 liter 1 buah
Botol air mineral 600 ml 2 buah
Cara Pembuatan:
Tak perlu susah-susah mencari bambu berukuran diameter 0,5, jika anda benarbenar ingin berkreasi manfaatkan bambu bekas pagar atau bekas rambatan
tanaman anda, lalu potong-potong hingga hasil yang diinginkan.
Belah botol menjadi 3 bagian.

Lalu lubangi sebanyak 8 buah dengan posisi sama. Artinya jarak antar lubang
haruslah sama.
Masukkan bambu ke dalam potongan bitil seperti gambar ini.

Lalu beri potongan botol berbentuk segi empat ke dalam setiap bambu 25 cm.
Selanjutnya atur semua bahan seperti di bawah ini