Anda di halaman 1dari 3

Empat bentuk integrasi ekonomi yang utama

Wilayah perdagangan bebas (free trade area-FTA)


Tarif dihapuskan diantara anggota fta, tetapi masing-masing negara anggota
mempertahankan tariff eksternalnya sendiri atas impor dari negara-negara bukan
anggota. Dengan dihapuskan tariff antar anggota fta, dimungkinkan adanya
perpindahan secara bebas antara negara anggota fta. Pembatasan juga masih berlaku
dalam hal pergerakan jasa (akuntansi, asuransi, dan jasa hukum), orang-orang (tenaga
kerja), dan modal didalam fta itu. Nafta merupakan contoh dari suatu fta.
Custom union
Negara-negara anggota menambahkan suatu tarif eksternal umum kepada bentuk fta.
Dengan kata lain, tidak ada tarif antar negara-negara didalam perserikatan kepabean
(custom union) dan tarif yang dibebankan oleh negara-negara anggota kepada negaranegara bukan anggota adalah konsisten di antara negara-negara anggota itu.
Pasar bersama (common market)
Adalah suatu custom onion ditambah penghapusan pembatasan atas mobilitas jasa,
orang-orang, dan modal di antara negara-negara anggota. Orang-orang dari satu
negara anggota bisa bekerja di negara anggota yang lain.
Integrasi ekonomi penuh
Pengintegrasian ekonomi sepenuhnya (complete economic integration) ini melibatkan
suatu derajat ekonomi dan politik yang tinggi ketika negara-negara anggota
menyerahkan unsure-unsur penting tertentu dari kedaulatan mereka. Sebuah bank
supersentral diciptakan bersama-sama dengan suatu otoritas supranasional yang
menentukan kebijakan-kebijakan moneter dan fiscal serta kebijakan tenaga kerja dan
social untuk semua negara anggota. Mata uang tunggal menggantikan mata uang
negara-negara anggota. Uni eropa merupakan contohnya.
Uni eropa (European union-EU)
Latar belakang
Setelah berakhirnya perang dunia II, benua eropa menjadi daerah yang luluh lantak
akibat pertempuran dan karena sistem politik yang dikenal sebelum dan selama
perang dunia II telah dibinasakan atau diragukan, maka jelas eropa memerlukan suatu
langkah awal yang segar. Untuk membantu orang eropa kembali membumi dan
mendorong terbentuknya pemerintah yang kuat dan bersahabat, menteri luar negeri
AS George C.Marshall merekomendasikan agar amerika serikat menyediakan
sejumlah bantuan besar keuangan kepada negara-negara eropa untuk membantu
rekonstruksi mereka. Dengan demikian lahirlah rencana marshall (marshall plan).
Rencana itu terwujud kedalam tindakan pada tahun 1948, dan pada kuartal pertama
1950, produksi industry eropa telah mencapai 138 persen. Dalam rangka
memudahkan implementasi rencana marshall dan memastikan integrasi ekonomi di
dalam eropa, organisasi untuk kerjasama ekonomi eropa (organization for European
economic cooperation-OEEC) didirikan pada tahun 1947. Pada tahun 1961, OEEC
menjadi organisasi untuk kerjasama ekonomi dan pembangunan (organization for
economic cooperation and development-OECD).

Pada tahun 1948 tiga diantara negara eropa paling kecil-belanda, belgia, dan
luksemburg-membentuk perserikatan Benelux (Benelux union). Organisasi ketiga, uni
eropa barat (western European union-WEU), diciptakan tahun 1948. WEU terdiri dari
inggris, prancis, belgia, belanda dan luksemburg. Organisasi ini untuk kolaborasi
masalah ekonomi, social, dan budaya serta untuk bela diri kolektif.pendirian
organisasi pakta atlantik utara(north atlantic treaty organization-NATO), yang
menyediakan suatu mekanisme untuk keamanan militer, membuat WEU tidak
diperlukan. Duabelas negara membentuk NATO pada tahun 1949, sebagian besar
untuk menjaga ancaman dari soviet.
Diantara kerja sama yang dihasilkan timbul benih untuk integrasi eropa yang lebih
besar, yang tumbuh dengan cepatnya menjadi apa yang kini dikenal sebagai uni eropa
(eropean union-EU). Tahun 1950-an tiga masyarakat eropa yang terpisah digabungkan
untuk menciptakan apa yang kini disebut uni eropa. Pada tahun 1952, enam negara
memulai dengan menciptakan masyarakat baja dan batubara eropa (European coal and
steel community-EC&SC), enam anggota asli adalah, belgia, belanda,
luksemburg,prancis, jerman, italia. Ada tahun 1957, keenam negara menciptakan dua
masyarakat lainnya dengan mendatangani perjanjian roma, yang mulai berlaku tahun
1958. Salah satu perjanjian roma itu menciptakan masyarakat ekonomi eropa (eropean
economic community-EEC), dan yang lain menciptakan masyarakat tenaga atom
eropa (European atomic energy community-euratom). Pada tahun 1973, inggris
bersama dengan irlandia dan Denmark, akhirnya bergabung dengan uni eropa.
Tanggung jawab untuk menciptakan eropa besatu sebagian besar jatuh kepada
prancis. Sebagai akibatmya, uni eropa dewasa ini menunjukkan dengan jelas tandatanda pengaruh awal dari prancis.
Sepanjang tahun 1980-an dan 1990-an, uni eropa terus memperluas diri dengan
menambahkan yunani (1981), spanyol(1986), portugis(1986), Austria(1995), dan
swedia (1995). Penambahan itu mengakibatkan banyaknya negara anggota menjadi
15, yang merupakan jumlah yang sekarang. Yang jelas tidak bergabung dengan uni
eropa adalah dua negara eropa barat yang utama-swiss dan norwegia-dimana di kedua
negara itu keanggotaan uni eropa ditolak dalam pemilihan nasional. Uni eropa
bergabung dengan kebanyakan kekuatan ekonomi dan industry eropa barat dan
sebagian besar dari populasi eropa barat. Uni eropa adalah pasar impor dan ekspor
yang paling besar di dunia. Eu berada di urutan kedua setelah amerika serikat dalam
ukuran produk domestik brutonya, dan mencakup 20 persen perdagangan dunia,
dibandingkan dengan 14 persen untuk amerika serikat dan 9 persen untuk jepang.
Perluasan di masa depan
Tiga belas negara sudah melamar keanggotaan uni eropa: Bulgaria, siprus, republic
ceko, Estonia, hongaria, Latvia, Lithuania, malta, polandia, Rumania, Slovakia,
Slovenia, dan turki. Selain memenuhi criteria ekonomi, termasuk ekonomi pasar,
semua anggota baru harus memenuhi criteria keanggotaan lainnya, termasuk
menunjukkan rasa hormat terhadap demokrasi, peran hukum, hak asasi manusia, dan
perlindungan minoritas.
Tujuan uni eropa

Uni eropa adalah entitas supranasional, yang berarti merupakan pemerintah regional.
Status supranasional uni eropa membuatnya berbeda dari organisasi-organisasi
internasional lainnya, seperti PBB dan dari pakta-pakta lain seperti NAFTA. Uni
eropa memiliki kekuasaan tertentu, misalnya kewenangan untuk mengenakan pajak
negara-negara anggota secara langsung. Uni eropa tidak mengandalkan pada
konstribusi sukarela dari para negara anggotanya. Ia juga berwenang menerapkan
peraturan perundang-undangan secara langsung di tiap negara anggotanya. Uni eropa
juga memiliki peradilan, European court of justice, dengan kekuasaan untuk
mengenakan denda dan sanksi lainnya atas individu, perusahaan, dan bahkan negaranegara anggota yang melanggar traktat roma (treaty of rome). Pada tahun 1957 traktat
roma, yang masih berlaku sebagai hukum dasar uni eropa, negara-negara uni eropa
berusaha mencapai empat kebebasan fundamental: kebebasan pergerakan barang,
jasa, modal dan orang. Barang- barang, jasa-jasa, modal dan orang dapat bergerak
dengan bebas diantara semua negara-negara anggota uni eropa.
Kelembagaan uni eropa
Ada empat lembaga utama uni eropa yang melaksanakan fungsi serupa dengan apa
yang dilakukan oleh suatu pemerintah nasional:
1. Komisi eropa : institusi eksekutif dan bertanggung jawab dalam mengatur
oeprasi uni eropa sehari-hari. Ia disebutpengawal perjanjian, sebab bertugas
untuk memastikan implementasi yang sesuai dengan ketentuan traktat roma.
Terdiri dari 20 komisaris.
2. Dewan menteri : institusi penentu kebijakan utama uni eropa. Para menteri
yang membentuk dewan itu adalah anggota dari pemerintah nasional masingmasing. Kepemimpinan dewan berputar di antara negara-negara anggota
dengan masing-masing negara anggota memegang kepresidenan selama enam
bulan. Pemegang jabatan presiden cukup penting dan diberi kekuatan besar
untuk mempengaruhi keputusan kebijakan uni eropa. Sementara menteri pada
akhirnya bertanggung jawab atas keputusan yang dibuat oleh dewan, para
diplomat yang melayani komite perwakilan permanen (eu committee of
permanent representative-Coreper) melaksanakan sebagian besar pekerjaan
sehari-hari dewan tersebut. Dewan menentapkan peraturan dan arahan. Salah
satu sasaran uni eropa adalah menyelaraskan perundang-undangan diseluruh
uni eropa, dan itu dicapai melalui proses legislative uni eropa, yang meliputi
peraturan dan arahan. Dewan telah dikritik mengenai praktik yang tidak
praktis, perputaran dewan kepresidenan enam bulan sekali yang singkat,
kerahasiaan pertemuannya, dan kekuasaan dewan yang relative besar terhadap
lembaga uni eropa lain dan bahkan terhadap lembaga parlemen nasional.
3. Parlemen uni eropa: