Anda di halaman 1dari 4

Resume Akuntansi Keuangan Lanjutan

Bab 1 Akuisisi Antarperusahaan dan Investasi Pada Entitas Lain


Nama : Rahman Safii
NIM : 5552141835
Perkembangan Struktur Usaha Kompleks
Lingkungan usaha saat ini cukup kompleks, hal ini dikarenakan adanya transaksi
usaha lintas kota maupun Negara. Semakin berkembangnya ukuran perusahaan dan
sebagai respons atas lingkungan usaha yang komples, perusahaan lalu mengembangkan
struktur organisasi dan struktur kepemilikan yang kompleks
Perluasan Usaha
Sebagian perusahaan berusaha untuk memperluas usahanya sebagai cara untuk
bertahan dan mendapatkan keuntungan. Pemilik dan manajer perusahaan lah yang
memiliki kepentingan untuk meningkatkan ukuran perusahaan, ukuran ini menimbulkan
skala ekonomis terkait dengan proses produksi dan distribusi. Melalui perluasan ke pasar
baru atau akuisisi perusahaan lain. Sebagai contoh, Bank Danamon mengakuisisi Adira
Finance, sebuah perusahaan pembiayaan konsumen.
Struktur Organisasi dan Tujuan Usaha
Struktur organisasi yang kompleks dapat membantu pencapaian tujuan perusahaan,
seperti meningkatakan profitabilitas atau mengurangi risiko yaitu dengan cara
membentuk anak perusahaan. Anak perusahaan adalah perusahaan yang dikontrol oleh
induk perusahaan, biasanya memlalui kepemilikan mayoritas saham. Perusahaan serung
memindahkan piutangnya ke anak perusahaan atau entitas berujuan-khusus yang
kemudian menggunakan piutang tersebut sebagai jaminan untuk menertbitkan obligasi ke
perusahaan lain (sekuritisasi), sehingga memungkinkan induk perusahaan yang
memindahkan puitang untuk membagi risiko piutang tersebut

Struktur Organisasi, Akuisisi, dan Pertimbangan Etika


Dalam beberapa kasus, manajer menggunakan struktur organisasi yang kompleks
untuk memanipulasi pelaporan keuntungan, bahkan beberapa perusahaan telah
mendirikan entitas berujuan khusus untuk memanipulasi laba. Entitas berujuan-khusus
(EBK) secara umum adalah sebuah alat pendanaan yang bukan merupakan entitas operasi
secara substantive dan biasanya diciptakan untuk sebuah tujuan tertentu. EBK dapat
berbentuk Perseroan Terbatas, Konsorsium (trust), maupun persekutuan.
Perluasan Usaha dan Bentuk Struktur Organisasi
Perusahaan melakukan ekspansi berdasarkan pertumbuhan internal melalui
perkembangan produk baru dan melakukan perluasan lini produk yang ada ke target pasar
baru. Namun belakangan ini banyak perusahaan memilih melakukan perluasan dengan
bergabung atau mengakuisis perusahaan lain yang menimbulkan perubahan dalam
struktur organisasi.
Perluasan dari Dalam
Banyak alasan yang melatarbelakangi perusahaan menciptakan akan perusahaan atau
entitas baru, Perusahaan yang terdiversifikasi secara luaa dapat menempatkan operasi
yang tidak berhubungan pada anak perusahaan yang terpisah untuk memudahkan lini
pengendalian dan memfasilitasi evaluasi hasil operasi. Suatu perusahaan pun memliki
kemungkinan membentuk anak perusahaan atau entitas lainnya bukan untuk tujuan
perluasan, namun untuk menghapus sebagian operasional usaha yang ada melaui
penjualan langsung atau pemindahan kepemilikan.
Perluasan Melaui Penggabungan Usaha
Suatu penggabungan usaha terjadi ketika dua atau lebih perusahaan bergabung dalam
satu kontrol yang sama. Jenis usaha yang ditemui dalam lingkungan usaha saat ini dan isi
perjanjian penggabungan usaha semakin beragam, perusahaan membuat berbagai
perjanjian formal dan informal yang dapat mempunyai satu atau lebih karakteristik

penggabungan usaha. Perjanjian formal biasanya lebih diwajibkan dan lebih mungkin
untuk diakui di masing-masing pembukuan perusahaan.
Struktur Organisasi dan Pelaporan Keuangan
Ketika sebuah perusahaan mengembangkan atau mengubah struktur organisasinya
ada beberapa pendekatan yang bisa diterapkan yaitu,
1.
2.
3.
4.

Merger
Kepemilikan Kendali
Kepemilikan Minoritas
Kepemilikan menguntungkan lainnya

Penciptaan Entitas Usaha


Perusahaan yang hendak melakukan kegiatan operasi melalui entitas usaha yang
terpisah biasanya memilih bentuk anak perusahaan, perusahaan joint venture, atau
persekutuan. Ketika suatu perusahaan memindahkan asset atau operasinya ke entitas lain
yang diciptakannya, sejumlah kemungkinan bentuk entitas dan jenis perjanjian antara
perusahaan dapat muncul. akibatnya tidak mungkin untuk membuat seperangkat
peraturan dan prosedur yang sesuai untuk semua situasi.
Penggabungan Usaha
Penggabungan usaha dapat mengambil satu dari beberapa bentuk penggabungan
usaha dan dapat dilakukan dengan cara yang berbeda. Bentuk-bentuk penggabungan
usaha antara lain,
a.) Legal Merger

Perusahaan
AA
Perusahaan
AA
Perusahaan
BB

b.) Konsolidasi

Perusahaan
AA
Perusahaan
CC
Perusahaan
BB

c.) Akuisisi Saham


Perusahaan
AA

Perusahaan
AA

Perusahaan
AA

Perusahaan
AA

Akuntansi Pembelian Untuk Penggabungan Usaha


Pembelian suatu perusahaan pada dasarnya sama dengan pembelian asset atau
kelompok asset lain. Ketika suatu perusahaan dibeli, konsiderasi diberikan sebagai
ganti untuk hak kepemilikan yang diserahkan oleh pemilik perusahaan yang diakuisisi.
Prinsip yang sama diterapkan untuk pembelian perusahaan sama seperti pembelian asset
secara individual atau kelompok asset.
Penentuan Harga Beli
Berdasarkan standar akuntansi penggabungan usaha yang saat ini diterapkan,
pembeli meperhitungkan semua biaya perolehan sehubungan dengan akuisisi asset bersih
atau saham perusahaan lain sebagai bagan dari harga beli. Nilai konsiderasi yang
diberikan ke pemilik perusahaan yang diakuisisi biasanya merupakan bagian terbesar dari
total biaya perolehan, tetapi biaya lain juga dapat signifikan jumlahnya. Ada 3 jenis biaya
yang timbul dari penggabungan usaha, yaitu :
1. Biaya langsung
2. Biaya pengeluaran efek
3. Biaya tidak langsung dan umum