Anda di halaman 1dari 1

Jika adenosin atau manuver vagal gagal mengubah SVT maka dapat digunakan

agen penghambat AV nodul kerja panjang seperti penghambat kanal kalsium non
dihidropiridin (verapamil dan diltiazem) atau penghambat beta.Verapamil berikan 2,5
mg hingga 5 mg IV bolus selama 2 menit. Jika tidak ada respon terapeutik dan tidak
ada kejadian efek samping obat maka dosis berulang 5 mg hingga 10 mg dapat
diberikan 15-30 menit dengan dosis keseluruhan 20 mg.
Verapamil tidak boleh diberikan pada pasien dengan fungsi ventrikel menurun atau
gagal jantung. Diltiazem, diberikan dengan dosis 15 mg hingga 20 mg IV selama 2
menit. Jika diperlukan dalam 15 menit berikan dosis tambahan 20 mg hingga 25 mg
IV. Dosis infus rumatan adalah 5 mg/jam hingga 15 mg/jam.
Berbagai jenis penghambat beta tersedia untuk penanganan

takiaritmia

supraventrikel yaitu bisoprolol,metoprolol, atenolol, esmolol dan labetalol. Pada


prinsipnya agen-agen ini mengeluarkan efeknya dengan melawan tonus simpatetik
pada jaringan nodus yang menghasilkan perlambatan pada konduksi. Efek samping
beta bloker meliputi bradikardia, keterlambatan konduksi AV dan hipotensi.