Anda di halaman 1dari 14

KIMIA DASAR

SOAL DAN PEMBAHASAN STOIKIOMETRI


OLEH
NAMA :
DENI AFRIKA (1107120292)
MUTIARA ADHEVA PUTRI (1107114320)
NISA MULYA (1107114297)
YOZIE ANUGRAH (1107114140)

KELOMPOK : 1

KELAS : C

TEKNIK KIMIA S1
UNIVERSITAS RIAU
2011

Soal & Pembahasan Stoikiometri


1. 46 gram natrium bereaksi dengan 12 gram karbon dan 48 gram
oksigen membentuk senyawa Na2CO3. Tentukan:
a. Hitung perbandingan Na, C, dan O dalam senyawa na2CO3
b. jika terdapat 8 gram natrium maka berapa massa karbon dan
oksigen yang diperlukan untuk membentuk Na2CO3?
c. Hitung prosentase unsur dalam senyawa Na2CO3?
Jawab:
Karena massa masing-masing unsur sudah diketahui maka kita dapat
mencari perbandingan unsur dalam Na2CO3 yaitu:
= Na : C : O
= 46 : 12 : 48 (dibagai 12)
= 3,8 : 1 : 4
Jika tersedia natrium sebanyak 8 gram maka kita dapat menentukan
factor pengkali agar nantinya perhitungan kita menjadi jauh lebih
mudah, yaitu:
Factor pengkali
= 8 / 3,8
= 2,11
Maka karbon yang dibutuhkan adalah:
= perbandingan C x factor pengkali
= 1 x 2,11
= 2,11 g

Oksigen yang dibutuhkan adalah


= perbandingan O x factor pengkali
= 4 x 2,11
= 8,44 g
Massa total Na + C + O
= 46 g + 12 g + 48 g
= 106 g
Prosentase Na
= 46 g/106 g x 100%
= 43,39%
Prosentase C
= 12 g/106 g x100%
= 11,32%
Prosentase O
= 48 g / 106 g x 100%
= 45,28%
2. Diberikan reaksi antara asam sulfat dan natrium hidroksida sebagai
berikut (reaksi belum setara):
H2SO4 + NaOH -> Na2SO4 + H2O
Jika 20 gram H2SO4 dan 20 gram NaOH direaksikan, berapa banyak
Na2SO4 yang akan dihasilkan?
Jawab:
Soal diatas adalah soal bertipe reaksi pembatas sebab kedua zat yang

bereaksi diketahui kuantitasnya. Ingat untuk menentukan produk yang


dihasilkan maka terlebih dahulu kita harus mencari reagen
pembatasnya (zat yang bertindak sebagai reaksi pembatas). Reaksi
yang sudah setara dapat ditulis sebagai berikut,
H2SO4 + 2NaOH -> Na2SO4 + 2 H2O
Karena dalam reaksi kimia yang dapat dibandingkan hanyalah "mol"
maka kita mencari mol H2SO4 dan NaOH.
Mr H2SO4
= (2xAr H + Ar S + 4xAr O)
= 2x1 + 32 + 4x16
= 98 gmol-1
Mr NaOH
= Ar Na + Ar O + Ar H
= 23 + 16 + 1
= 40 gmolMol H2SO4 tersedia
= massa/Mr
= 20 g / 98 gmol= 0,204 mol

Mol NaOH tersedia


= massa/Mr
= 20 g / 40 gmol= 0,5 mol

Untuk mencari reagen pembatas maka kita harus mengasumsikan


H2SO4 dan NaOH keduanya adalah reagen pembatas, dan dari hasil
perhitungan ini yang memenuhi syarat kita jadikan reagen pembatas.
Jika H2SO4 sebagai reagen pembatas maka NaOH yang dibutuhkan:
= koef.reaksi NaOH/koef.reaksi H2SO4 x mol H2SO4
= 2/1 x 0,204 mol
= 0,408 mol
Jika NaOH sebagai reagen pembatas maka H2SO4 yang dibutuhkan:
= koef.reaksi H2SO4/koef.reaksi NaOH x mol NaOH
= 1/2 x 0,5 mol
= 0,250 mol
Hasil perhitungan diatas dapat di tulis dalam tabel berikut:
Reagen Pembatas Tersedia Dibutuhkan Kesimpulan
H2SO4 NaOH = 0,5 mol NaOH =0,408 mol diterima
NaOH H2SO4 = 0,204 mol H2SO4 = 0,250 mol Tidak diterima
Jadi dari tabel diatas maka dapat diketahui yang menjadi reagen
pembatas adalah H2SO4 sehingga sekarang kita tinggal menuliskan
perhitungan reaksi mula-mula, bereaksi, dan sisa (MBS).
H2SO4 + 2NaOH -> Na2SO4 + 2 H2O
Mula-mula 0,204 0,5 - Bereaksi 0,204 2/1x0,204 = 0,408 1/1x0,204 = 0,204 2/1x0,204 =
0,408
Sisa 0 0,092 0,204 0,408

Jadi Na2SO4 yang dihasilkan adalah 0,204 mol dan massanya:


Mr Na2SO4
= 2xAr Na + Ar S + 4xArO
= 2x23 + 32 + 4x16
= 142 gmolMassa Na2SO4
= mol x Mr
= 0,204 mol x 142 gmol= 28,968 g
Mencari prosentase Cu dan Zn dalam logam kuningan
3. Logam kuningan dibuat dari campuran logam seng dan tembaga. Jika
kuningan direaksikan dengan HCl maka hanya seng saja yang bereaksi
sedangkan tembaganya tidak. Jika 0,5065 kuningan bereaksi dengan
25 mL HCl 0,1448 M dan sisa asam yang tidak bereaksi ternyata dapat
dinetralkan dengan 20 mL NaOH 0,1086 M. Maka tentukan komposisi
kuningan tersebut?

Jawab:
Dari soal diatas diketahui bahwa kuningan terdiri dari tembaga dan
seng. Jika kuningan direaksikan dengan HCl maka hanya seng yang
bereaksi dan tembaganya tidak. Digunakan HCl 0,1448 M sebanyak 25
mL, dari soal diketahui bahwa tidak semua HCl bereaksi dengan seng

akan tetapi HCl yang dipergunakan adalah berlebih dan kelebihan HCl
ini kemudian dapat dinetralkan dengan 20 mL NaOH 0,1086 M. Jadi
reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut:
Zn + 2 HCl -> ZnCl2 + H2
HCl + NaOH -> NaCl + H2O
Mol HCl mula-mula
=MxV
= 25 mL x 0,1448 M
= 3,62 mmol
Mol HCl yang bereaksi dengan NaOH
= 20 mL x 0,1086 M
= 2,172 mmol
Mol HCl yang bereaksi dengan Zn
= mol HCl awal - mol HCl yang bereaksi dengan NaOH
= 3,62 - 2,172
= 1,448 mol

Mol Zn
= koef. Reaksi Zn / koef.reaksi HCl x mol HCl
= x 1,448 mmol
= 0,724 mmol
Massa Zn
= mol x Ar

= 0,724 x 65
= 47,06 mg
= 0,04706 g
Prosentase Zn
= massa Zn/massa kuningan x 100%
= 0,04706 / 0,5065 x 100%
= 9,291%
Prosentase Cu
= 100% - prosentase Zn
= 100% - 9,291%
= 90,709%
4. Logam kuningan dibuat dari campuran logam seng dan tembaga. Jika
kuningan direaksikan dengan HCl maka hanya seng saja yang bereaksi
sedangkan tembaganya tidak. Jika 0,5065 kuningan bereaksi dengan
25 mL HCl 0,1448 M dan sisa asam yang tidak bereaksi ternyata dapat
dinetralkan dengan 20 mL NaOH 0,1086 M. Maka tentukan komposisi
kuningan tersebut?
Jawab:
Dari soal diatas diketahui bahwa kuningan terdiri dari tembaga dan
seng. Jika kuningan direaksikan dengan HCl maka hanya seng yang
bereaksi dan tembaganya tidak. Digunakan HCl 0,1448 M sebanyak 25
mL, dari soal diketahui bahwa tidak semua HCl bereaksi dengan seng
akan tetapi HCl yang dipergunakan adalah berlebih dan kelebihan HCl
ini kemudian dapat dinetralkan dengan 20 mL NaOH 0,1086 M. Jadi

reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut:


Zn + 2 HCl -> ZnCl2 + H2
HCl + NaOH -> NaCl + H2O
Mol HCl mula-mula
=MxV
= 25 mL x 0,1448 M
= 3,62 mmol
Mol HCl yang bereaksi dengan NaOH
= 20 mL x 0,1086 M
= 2,172 mmol
Mol HCl yang bereaksi dengan Zn
= mol HCl awal - mol HCl yang bereaksi dengan NaOH
= 3,62 - 2,172
= 1,448 mol

Mol Zn
= koef. Reaksi Zn / koef.reaksi HCl x mol HCl
= x 1,448 mmol
= 0,724 mmol
Massa Zn
= mol x Ar
= 0,724 x 65
= 47,06 mg

= 0,04706 g
Prosentase Zn
= massa Zn/massa kuningan x 100%
= 0,04706 / 0,5065 x 100%
= 9,291%
Prosentase Cu
= 100% - prosentase Zn
= 100% - 9,291%
= 90,709%
5. Serbuk kalsium sejumlah 20 gram (Ar Ca = 40) direaksikan dengan 20
gram belerang (Ar S = 32) sesuai dengan persamaan reaksi Ca + S
CaS. Zat apakah yang tersisa setelah reaksi selesai?Berapa massa zat
yang tersisa setelah reaksi selesai?
Penyelesaian :
Perbandingan mol Ca terhadap S adalah 1 : 1. Hal ini berarti, setiap 40
gram Ca

tepat

bereaksi dengan 32 gram S membentuk 72 gram CaS.

Perbandingan massa Ca terhadap S adalah 40 : 32 = 5 : 4.


Jika 20 gram S tepat habis bereaksi, dibutuhkan (5/4) x 20 = 25 gram Ca,
untuk membentuk 45 gram CaS. Sayangnya, jumlah Ca yang disediakan
tidak mencukupi.
Oleh karena itu, 20 gram Ca akan tepat habis bereaksi. Massa S yang
diperlukan sebesar (4/5) x 20 gram = 16 gram. Dengan demikian, zat yang

tersisa adalah belerang (S). Massa belerang yang tersisa adalah 20-16=4
gram.

6. Gas A2 sebanyak 10 mL tepat habis bereaksi dengan 15 mL gas B2


membentuk 10 mL gas AxBy pada suhu dan tekanan yang sama.
Berapakah nilai x dan y?
Penyelesaian :
Perbandingan volume gas A2 terhadap gas B2 dan gas AxBy adalah 10
mL : 15 mL : 10 mL = 2 : 3 : 2. Perbandingan volume gas sama dengan
perbandingan koefisien reaksinya. Dengan demikian, persamaan reaksi
menjadi :
2 A2(g) + 3 B2(g) 2 AxBy
Nilai x = 2 dan nilai y = 3.

7. Gas amonia dapat dibuat dengan mereaksikan 100 mL gas nitrogen


dan 150 mL gas hidrogen dengan reaksi N2(g) + 3 H2(g) 2 NH3(g).
Hitunglah volume gas amonia yang dihasilkan pada akhir reaksi!
Penyelesaian :
Perbandingan volume gas N2 terhadap gas H2 dan NH3 sama dengan
perbandingan koefisien reaksinya, yaitu 1 : 3 : 2.
Jika 100 ml gas N2 tepat habis bereaksi, dibutuhkan 300 mL gas H2.
Sayangnya, jumlah gas H2 yang disediakan tidak mencukupi.

Dengan demikian, 150 mL H2 lah yang tepat habis bereaksi. Volume


gas N2 yang dibutuhkan sebesar (1/3) x 150 mL = 50 mL. Setelah
reaksi selesai, masih tersisa 50 mL gas N2. Volume gas NH3 yang
dihasilkan adalah sebesar (2/3) x 150 mL = 100 mL.

8. Pada suhu dan tekanan tertentu, sebanyak 0,5 L gas hidrogen (Ar H =
1) memiliki massa sebesar 0,05 gram. Berapakah volume gas oksigen
yang dapat dihasilkan jika sebanyak 12,25 gram padatan KClO3
dipanaskan? (Mr KClO3 = 122,5)
Penyelesaian :
mol H2 = gram / Mr = 0,05 / 2 = 0,025 mol
Persamaan reaksi pemanasan KClO3 adalah sebagai berikut :
KClO3(s) KCl(s) + 3/2 O2(g)
mol KClO3 = gram / Mr = 12,25 / 122,5 = 0,1 mol
Dengan demikian, mol O2 = (3/2) x 0,1 mol = 0,15 mol
Pada suhu dan tekanan yang sama, Hukum Avogadro berlaku pada
sistem gas. Perbandingan mol gas sama dengan perbandingan
volume gas. Dengan demikian :
mol H2 : mol O2 = volume H2 : volume O2
0,025 : 0,15 = 0,5 : volume O2
Volume O2 = ( 0,15 x 0,5) / 0,025 = 3 L

9. Suatu campuran gas terdiri atas 2 mol gas N2O3 dan 4 mol gas NO. Jika
campuran gas ini terurai sempurna menjadi gas nitrogen dan gas
oksigen, berapakah perbandingan volume gas nitrogen terhadap gas
hidrogen dalam campuran tersebut?
Penyelesaian :
Persamaan reaksi penguraian masing-masing gas adalah sebagai
berikut :
N2O3(g) N2(g) + 3/2 O2(g)
NO(g) N2(g) + O2(g)
Sebanyak 2 mol gas N2O3 akan terurai dan menghasilkan 2 mol gas N2
dan 3 mol gas O2. Sementara itu, sebanyak 4 mol gas NO akan terurai
dan menghasilkan 2 mol gas N2 dan 2 mol gas O2.
Dengan demikian, mol total gas N2 yang terbentuk adalah 2 + 2 = 4
mol N2. Mol total gas O2 yang terbentuk adalah 3 + 2 = 5 mol O2.
Perbandingan mol gas sama dengan perbandingan volume gas. Jadi,
perbandingan volume gas nitrogen terhadap gas hidrogen dalam
campuran tersebut adalah 4 : 5.

10.

Hitunglah massa dari 10 liter gas nitrogen (N2 ) jika pada kondisi

tersebut 1 liter gas hidrogen (H2 ) massanya 0.1 g.


Diketahui: Ar untuk H = 1 dan N = 14
Jawab:
V1/V2 = n1/n2

10/1 = (x/28) / (0.1/2)


x = 14 gram
11 . Berapa volume 8.5 gram amoniak (NH3) pada suhu 27o C dan
tekanan 1 atm

(Ar: H = 1 ; N = 14)

Jawab:
85 g amoniak = 17 mol = 0.5 mol
Volume amoniak (STP) = 0.5 x 22.4 = 11.2 liter
Berdasarkan persamaan Boyle-Gay Lussac:
P1 . V1 / T1 = P2 2 . V2 / T2
1 x 112.1 / 273 = 1 x V2 / (273 + 27)
V2 = 12.31 liter

12.

Berapa tekanan dari 0 5 mol O2 dengan volume 10 liter jika pada

temperatur tersebut 0.5 mol NH3 mempunyai volume 5 liter den


tekanan 2 atmosfir ?
P1 V1 = P2 V2
2.5 = P2 . 10 / P2 = 1 atmosfir