Anda di halaman 1dari 3

SAATNYA KITA UBAH LIMA PERILAKU BOROS LISTRIK YANG

TANPA KITA SADARI SUDAH MENJADI KEBIASAAN


Oleh : Enggar Fransiska

Dewasa ini listrik merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan masyarakat,


bahkan sudah menjadi kebutuhan pokok. Fenomena bahwa masyarakat sangat tergantung
pada listrik menunjukkan bahwa listrik adalah salah satu energi yang paling banyak
dikonsumsi.
Kebutuhan terhadap listrik sudah membuat kita ketergantungan. Hal ini bisa kita lihat
saat mati lampu di rumah atau di kantor karena ada pemadaman bergilir. Ketika listrik padam,
kita tidak bisa melakukan aktivitas terutama aktivitas yang menggunakan komputer, merasa
panas karena AC atau kipas angin tidak menyala, panik karena batere handphone tinggal
beberapa persen sementara kita tidak bisa mengisi ulang (charging), menahan keinginan
untuk mandi atau buang hajat karena pompa air tidak bisa mengalirkan air tanpa listrik
padahal rasanya sudah tak tertahankan, dan kesal karena tidak bisa menonton tayangan
favorit di televisi khususnya bagi ibu rumah tangga. Jika sudah begini tidak ada yang bisa
kita lakukan selain diam dan kipas-kipas menggunakan tangan atau buku berharap listrik
segera menyala, bahkan sering yang kita lakukan hanya mengeluh ketika litrik padam.
Kita yang tidak tahu apa-apa akan mengomel karena berpendapat sudah bayar listrik mahalmahal tetapi listrik sering padam. Kita merasa kesal walaupun pemadaman itu berlangsung
sebentar. Bayangkan orang lain yang hidup di daerah terpencil saja belum tentu bisa
menikmati dunia yang terang di malam hari karena listrik di sana belum ada. Kita yang
terbiasa
menikmati
keberadaan
listrik
justru
sering
tidak
bijak
dalam
menggunakannya.Apabila kita tahu bahwa pemadaman listrik itu terjadi karena perilaku kita
sendiri yang terlalu boros dalam menggunakan listrik maka kita tidak mungkin mengeluh
lagi. Mungkin kita akan malu pada diri sendiri karena pemadaman listrikjustru merupakan
salah satu upaya penghematan agar kita tetap bisa menikmati listrik setelah kita
menggunakannya secara boros.
Jika kita tidak ingin merasakan susahnya hidup tanpa listrik, kita harus mengubah perilaku
boros listrik yang sering kita lakukan. Berikut adalah lima kebiasaan boros listrik yang harus
diubah mulai sekarang:
1. Menyalakan lampu saat tidur.
Saat kita tidur lampu sudah tidak kita butuhkan lagi. Ketika kita memejamkan mata,
semua akan gelap. Menyala atau tidaknya lampu akan sama aja. Mematikan lampu saat
tidur selain untuk menghemat biaya listrik juga baik untuk kualitas tidur kita. Berdasarkan
hasil penelitian Ohio State University Medical Centre menyatakan bahwa, tidur dengan
keadaan lampu yang menyala dapat menimbulkan perubahan struktur pada otak dan
menyebabkan depresi. Paparan cahaya lampu saat tidur malam hari juga tidak bagus bagi
wanita karena dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara dan kanker usus besar
bagi kaum wanita.Berdasarkan penjelasan ini maka akan lebih baik jika kita mematikan
lampu saat tidur. Ingatlah betapa sengsaranya saat mati lampu atau sengasaranya

masyarakat terpencil yang selalu mengharapkan listrik masuk daerahnya. Jadi gunakan
lampu saat dibutuhkan saja, jangan membuangnya untuk hal yang percuma.
2. Televisi menyala saat tidur.
Kebiasaan ini sering dilakukan bagi orang yang suka begadang malam untuk menonton
televisi atau saat susah tidur. Beberapa tayangan favorit seperti pertandingan sepak bola
sering ditayangkan di malam hari atau bahkan dini hari. Aktivitas yang sudah kita jalani
seharian membuat kita lelah dan mengantuk. Akan tetapi, demi tayangan tersebut kita
sering memaksakan diri untuk menonton padahal di tengah-tengah tayangan seringkali
kita tertdidur karena tidak kuat menahan rasa kantuk. Akibatnya,bukan kita yang
menonton televisi tetapi televisi yang menonton kita tidur. Energi listrik yang dipakai
untuk menyalakan televisi akan terbuang sia-sia dan tagihan listrik. Anda pun akan terus
mengalir bahkan saat Anda sedang tidur. Atasi masalah ini dengan mengatur menu sleep di
awal saat menyalakan televisi. Menu ini biasanya terdapat di tombol remot televisi dengan
tulisan sleep . Anda bisa mengatur berapa lama kira-kira televisi akan menyala. Jika
melewati waktu yang sudah Anda atur, televisi akan mati secara otomatis meskipun Anda
tertidur. Jika tidak melakukan ini, maka jangan kaget jika akhir bulan Anda harus
membayar lebih untuk hal semacam ini.
3. Menggunakan Lift Tidak Sesuai Lantai yang Dituju
Tahukan Anda berapa rata-rata daya yang digunakan oleh lift sekali naik atau turun dalam
sebuah gedung. Daya yang digunakan oleh lift merupakan salah satu daya terbanyak yang
digunakan di suatu gedung atau perusahaan. Daya yang banyak ini lah yang
mempengaruhi besar kecilnya tagihan yang harus dibayarkan.Berdasarkan hasil
perhitungan yang dilakukan dalam perkuliahan mekanikal elektrikal Universitas
Pendidikan Indonesia penggunaan daya listrik oleh lift selama 10 jam sehari sekitar
240Kwh. Perhitungan ini masih dilakukan secara kasar, apabila lebih detail maka
penggunaan dayanya bisa lebih dari ini. Bisa dibayangkan betapa mahalnya. Akan tetapi,
masih banyak pengguna yang tidak menyadari besarnya daya yang harus digunakan
sehingga tidak menggunakan lift secara bijak. Sering sekali kita jumpai orang yang
seharusnya naik lift untuk turun ke lantai tertentu justru masuk lift dengan tujuan naik ke
lantai tertentu, misalnya si A dari lantai 5 mau ke lantai G (dasar), ketika lift di lantai 5
terbuka si A masuk, padahal tanda di lift tersebut naik. Si A naik sampai lantai atas baru
kemudian turun ke G. Berdasarkan ilustrasi ini kita dapat mengetahui bahwa Si A
menambah beban pada lift sehingga daya bertambah, sementara dia bisa menghindari hal
ini dengan lebih sabar menunggu untuk lift yang ke bawah. Hal semacam ini sering kita
jumpai di gedung perkantoran, sekolah, kampus atau mall yang menyediakan lift. Untuk
beban satu orang saja lift sudah membutuhkan daya yang besar, apalagi beberapa orang
yang harus diangkat sementara orang yang harusnya turun lantai justru naik, sehingga
daya yang dibutuhkan menjadi dua kali lebih besar. Bisa dibayangkan betapa besar
pengaruh perilaku boros kita terhadap penggunaan daya dan tagihan listrik hanya untuk
sebuah lift.
4. Menyalakan AC Tetapi Jendela Atau Pintu Terbuka Lebar

Keberadaan AC dalam sebuah gedung sudah menjadi hal yang wajib. Tanpa AC kitaakan
merasakan panas dan tidak bisa berkonstentrasi pada sesuatu yang sedang kita
kerjakan.Akan tetapi adanya AC yang sudah terbiasa kita jumpai justru membuat kita tidak
terlalu memperhatikan penggunaannya. AC seharusnya digunakan untuk ruangan yang
tertutup agar temperatur nya bisa merata di seluruh ruangan. Hal ini lah yang sering kita
abaikan atau kita anggap sepele. Kita selama ini tidak benar-benar memperhatikan
bagaimana penggunaan AC yang benar. Sering kita jumpai AC di ruang kelas menyala
sementara jendelanya tetap terbuka, AC di kantor menyala 24 jam penuh tetapi pintu antar
ruangan terbuka lebar, sehingga temperatur tidak merata dan terasa panas. Kalau sudah
begitu maka suhunya diatur sampai serendah mungkin. Kebiasaan seperti inilah yang
membuat penggunaan AC boros. Perhatikanlah sekitar ruangan ketika menyalakan AC
apakah masih ada celah jendela atau pintu yang terbuka, apabila ada maka segera tutuplah.
Selain untuk menghemat penggunaan listrik hal tersebut juga bisa digunakan untuk
melindungi atmosfir kita dari freon AC yang bisa merusak lapisan ozon.
5. Menyalakan Perangkat Elektronik Tetapi Tidak Digunakan
Kita pasti sering menyalakan musik dari VCD palayer atau tape dan semacamnya tetapi
ujung-ujungnya kita tidak menikmati musik tersebut. Kita justru asik ngobrol dengan
orang tua atau saudara kita. Tidak hanya itu terkadang kita menyalakan televisi tetapi kita
justru sibuk dengan kerjaan kita, menyapu, mengetik di komputer atau yang lain sehingga
televisi yang dinyalakan tidak ditonton. Kebiasaan yang sama juga kita jumpai pada
penggunaan dispenser. Kita selalu menghubungkan dispenser dengan stop kontak padahal
kita belum tentu ingin memasak air panas untuk membuat teh atau kopi. Akibatnya
dispenser akan menyala secara terus menerus sementara kita tidak pernah memakainya.
Listrik sudah pasti terbuang tanpa kita manfaatkan dengan baik.
Semua perilaku ini membuat penggunaan energy listrik selalu meningkat tiap
tahunnya. Tidak heran saat ini kita sering mengalami pemadaman listrik yang sebenarnya
juga disebabkan oleh perilaku kita sendiri. Marilah ubah perilaku kita untuk lebih bijak dalam
menggunakan listrik.

Sumber : http://writingcontest-total.bisnis.com/artikel/read/20150331/404/417867/saatnyakita-ubah-lima-perilaku-boros-listrik-yang-tanpa-kita-sadari-sudah-menjadi-kebiasaan

Anda mungkin juga menyukai