Anda di halaman 1dari 4

APLIKASI KELIMPAHAN OKSIDA UTAMA DAN TRACE ELEMENT,

HARKER DIAGRAM DAN SPIDER DIAGRAM


KALSIUM OKSIDA(CaO), secara umum dikenal sebagai kapur mentah
atau kapur bakar, adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas. Kalsium
oksida merupakan kristal basa, kaustik, zat padat putih pada suhu kamar.
Istilahyang luas digunakan kapur berkonotasi bahan anorganik yang
mengandung kalsium, yang meliputi karbonat, oksida dan hidroksida kalsium,
silikon, magnesium, aluminium, dan besi mendominasi, seperti batu gamping.
Sebaliknya, kapurmentah khusus berlaku untuk senyawa kimia tunggal.
Kapur mentah harganya relatif murah. Keduanya dan turunan kimia
(kalsium hidroksida, yang mana kapur mentah anhidrida basa) adalah zat kimia
komoditas penting.
Nama IUPAC kapur tohor ialah Kalsium oksida, nama lainnya Kapur
mentah, kapur bakar, kapur tohor. Adapun sifat-sifatnya adalah:

Rumus molekul: CaO

Berat molekul: 56,0774 gr/mol

Penampilan: Serbuk putih sampai kuning pucat/coklat

Bau: Tidak berbau

Densitas: 3,34 gr/cm3

Titik lebur: 2613 C, 2886 K, 4735 F

Titik didih: 2850 C, 3123 K (100 hPa)

Kelarutan dalam air: 1,19 g/L (25 C); 0,57 g/L (100 C); reaksi eksoterm

Kelarutan dalam asam: Larut (juga dalam gliserol, larutan gula)

Kelarutan dalam methanol: Tidak larut (juga dalam dietil eter, n-oktanol)

Keasaman (pKa): 12,8

Entropi molar standar So298: 40 Jmol1K1

Entalpi pembentukan standar fHo298: 635 kJmol1

Titik nyala: Tidak terbakar


Kalsium oksida biasanya dibuat melalui dekomposisi termal bahan-bahan

seperti batu gamping (limestone), atau cangkang kerang (atau cangkang molluska
lainnya), yang mengandung kalsium karbonat (CaCO3; mineral kalsit) sebagai
kapur bakar (lime kiln). Hal ini dilakukan dengan memanaskan material ini di atas
825 C (1.517 F), sebuah proses yang disebut kalsinasi atau pembakaran-kapur,
untuk membebaskan molekul karbon dioksida (CO 2); meninggalkan kapurmentah.
Kapur ini tidak stabil dan, ketika didinginkan, secara spontan akan bereaksi
dengan CO2 dari udara sampai, setelah cukup waktu, itu akan benar-benar diubah
kembali menjadi kalsium karbonat kecuali dipuaskan dengan air untuk ditetapkan
sebagai kapur plester.
Produksi tahunan kapur mentah di seluruh dunia sekitar 283 juta metrik
ton. Cina sejauh ini adalah produsen terbesar di dunia, dengan total sekitar 170 juta
ton per tahun. Amerika Serikat adalah yang terbesar berikutnya, dengan sekitar 20
juta ton per tahun.
Adapun Kalsium Oksida ini biasanya dimanfaatkan sebagai berikut.

Panas
Kapur mentah menghasilkan energi panas dengan pembentukan
hidrat, kalsium hidroksida, dengan persamaan sebagai berikut:
CaO (s) + H2O (l) = Ca(OH)2 (aq) (Hr = 63.7 kJ/mol CaO)
Seperti hidrat, sebuah hasil reaksi eksotermis dan zat padat
membengkak.
menghilangkan

Hidrat
air

dapat

dengan

diubah

menjadi

kapurmentah

memanaskannyasampai

kemerahan

dengan
untuk

membalikkan reaksi hidrasi. Satu liter air yang bergabung dengan sekitar 3,1
kilogram (6,8 lb) dari kapur untuk memberikan kalsium hidroksida ditambah
3,54 MJ energi. Proses ini dapat digunakan untuk menyediakan sumber panas
portabel nyaman, seperti untuk pemanasan makanan dengan segera dalam
tempat pemanasan sendiri.

Cahaya
Bila kapur mentah dipanaskan sampai 2400 C (4.350 F), kapur ini
memancarkan cahaya yang intens. Bentuk pencahayaan ini dikenal
sebagaicahaya kapur (limelight), dan digunakan secara luas dalam produksi
teater sebelum penemuan penerangan listrik.

Semen dan Basa


Kalsium oksida merupakan bahan kunci untuk proses pembuatan
semen. Kalsium oksida juga digunakan sebagai basa dalam produksi
biodiesel.

Industri Minyak Bumi


Pasta pendeteksi air mengandung campuran kalsium oksida dan
fenolftalein. Pasta iniharus hadir untuk mengadakan kontak dengan air dalam
tangki penyimpanan bahan bakar. CaO bereaksi dengan air untuk membentuk
kalsium hidroksida. Kalsium hidroksida memiliki pH yang cukup tinggi
untuk mengubah fenolftalein menjadi berwarnamerah muda keunguanyang
jelas, sehingga menunjukkan keberadaan air tersebut.

Industri Kertas
Kalsium oksida digunakan untuk menghasilkan natrium hidroksida
dari natrium karbonat dalam perolehan kembali zat kimia di pabrik pulm
Kraft.

Plaster
Terdapat

bukti

arkeologi

bahwa

manusia

Neolitik

B Pre

Pottery(batang tembikar)menggunakan plester berbasis kapur untuk lantai


dan penggunaan lainnya. Lantaiabu-kapur tersebut tetap digunakan sampai
akhir abad kesembilan belas.

Produksi Zat Kimia atau Daya


Semprotan padatan atau bubur kalsium oksida dapat digunakan untuk
menghilangkan sulfur dioksida dari knalpot aliran dalam satu proses yang
disebut desulfurisasi gas buang.

Industri Budidaya Udang


Dalam industry budidaya udang tiger atau udang kelong, kapur tohor
popular digunakan sebagai zat basa untuk mengantisipasi penurunan pH air
kolam akibat hujan. Biasanya kapur tohor ditaburkan di lereng tepi kolam
udang di musim hujan.