Anda di halaman 1dari 3

Klasifikasi Materi Ipa

Secara umum materi dapat diklasifikasikan seperti dalam bagan berikut:

Zat Tunggal
Zat tunggal adalah suatu zat yang komposisinya terdiri atas zat-zat dengan sifat kimia yang
sama. Contohnya: air, oksigen, garam, dan gula.

Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana.
Contohnya: oksigen, hidrogen, karbon.

Berdasarkan sifatnya unsur dapat diklasifikasikan menjadi 3 kelompok:

Unsur logam :
1. Berwujud padat kecuali raksa (Hg)
2. Kerapatan tinggi
3. Titik didih dan titik lelehya tinggi
4. Dapat menghantar panas atau listrik
5. Dapat ditempa menjadi bentuk plat
6. Dapat dibentuk menjadi kawat
7. Permukaannya mengkilat
Contoh: besi, tembaga, seng

Unsur non logam


1. Tidak dapat menghantar arus listrik (isolator)
2. Permukaan tidak mengkilat kecuali unsur karbon
3. Titik didih dan titik lelehya tinggi
4. Tidak dapat menghantar panas (isolator)
5. Berwujud padat atau gas
6. Tidak dapat ditempa menjadi bentuk plat
7. Kerapatan rendah, rapuh
Contoh: karbon, oksigen, fosfor

Unsur metalloid
Merupakan unsur peralihan dari unsur logam ke unsur non logam. Sehingga memiliki
sebagian sifat unsur logam dan sebagian sifat unsur non logam. Contoh: silikon.

Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal yang masih dapat dipisahkan atau diuraikan menjadi unsur-unsur
pembentuknya. Contoh senyawa: air, gula, alkohol.

Campuran
Campuran merupakan zat yang terbentuk dari beberapa jenis zat, yang sifat-sifat zat
pembentuknya tetap (masih ada). Contoh : Larutan gula, terbentuk oleh air dan gula, sifat
gulanya masih ada dalam larutan yang ditunjukkan rasa larutan manis. Pada campuran,
senyawa pembentuknya dapat diperoleh kembali secara fisika.
Secara umum, campuran dibedakan menjadi dua:
1. Campuran homogen : campuran yang mempunyai sifat-sifat sama pada semua
bagiannya. Batas zat-zat penyusunnya tidak nampak dan masing-masing partikel
zatnya tersebar merata. Campuran homogen disebut juga larutan. Contoh: alkohol
70%, teh manis, air garam.
2. Campuran heterogen : campuran yang terbentuk oleh beberapa jenis zat yang batas zat
penyusunnya masih dapat dilihat atau dikenal dan sifat-sifat zat penyusunnya masih
ada. Contoh: campuran pasir dan kerikil, campuran minyak dan air.