Anda di halaman 1dari 6

Asuhan Keperawatan Kasus Pada Klien Anak Cholestasis.

Kasus :
Seorang anak N perempuan umur 4 minggu alamat Surabaya
suku jawa dibawa ke IRD rumah sakit dr Soetomo pada tanggal 17
september 2016 pukul 10:00 pagi. Ibunya mengeluh sudah 2
minggu anaknya kuning pada mata dan lama kelamaan warna
kuning terdapat pada seluruh tubuh. Badannya juga bengkak pada
pipi lengan dan juga perutnya, BAB tampak pucat sejak 2 inggu
yang lalu, urinnya berwarna gelap. Ibu klien mengatakan
sebelumnya anak menderita hepatitis akut.
Berdasarkan pemeriksaan labolatorium ditemukan bahwa kadar
bilirubin meningkat, mual dan muntah, nafsu makan anak
menurun, berat badan menurun dari berat badan awal 3 kg
menjadi 2.4 kg, panjangnya 48 cm. Dari hasil pemeriksaan
ditemukan tekanan darah 105/65 mmHg, RR 24x/menit, nadi
100x/menit dan suhu badannya 37,5C. Riwayat BCG diberikan
pada umur 0 bulan, polio 1x dan Hepatitis B 1x pada umur 1 bulan .
Pengkajian
1. Pengkajian
Anamnesa:
a. Identitas
Nama
: Anak N
Usia
: 4 minggu
TTL
: Surabaya, 17 Agustus 2016
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat
: Surabaya
MRS
: 17 September 2016.
b. Keluhan utama:
Sudah 2 minggu anaknya kuning pada mata dan seluruh
badan, BAB berwarna pucat dan urinya gelap.
c. Riwayat kesehatan sekarang:
Saat lahir an N terlihat normal seperti bayi pada
umumnya, setelah 2 minggu paska kelahiran an N
matanya terlihat kuning lama kelamaan warna kuning
terdapat pada seluruh tubuh. BAB tinjanya berwarna
pucat dan urinnya berwarna gelap perutnya juga
membuncit. Saat ini nafsu makan anak N menurun yang

menyebabkan berat badan an N menurun, karena


khawatir dengan kondisi tersebut maka orang tua anak
N membawanya ke rumah sakit dr Soetomo. Setelah
dilakuka pemriksaan anak N didiagnosis Cholestasis.
d. Riwayat kesehatan dahulu : Hepatitis akut
e. Riwayat tumbuh kembang anak :
1. Imunisasi : BCGdiberikan pada umur 0, polio 1 kali,
hepatitis B satu kali pada umur 1 bulan.
2. Status gizi : anak N hanya diberi ASI
f. Pemeriksaan fisik :
B1 (breath)
: RR 24x/menit
B2 (blood)
: TD 105/65 mmHg, Nadi 100 x/menit,
B3 (brain)
B4 (bladder)
B5 (bowel)

takikardi, hipertensi vena porta


: Suhu 37,5C
: urin berwarna gelap
: warna tinja pucat, perut membuncit

B6 (bone)

(asites), hepatomegali
: ikterus, kerusakan turgor kulit, edema

pada pipi lengan dan kaki.


g. Pemeriksaan Penunjang
1. Labolatorium :
Bilirubin direk

Meninggi (N 0,3-1,9

Bilirubin indirek

mg/dl)
Meninggi (N 1,7-7,9)

Urobilinogen

Transaminase

Meningkat

alkalifosfat
Uji serologi

Positif hepatitis

2. USG untuk mengetahui kelainan kongenital seperti dilatasi kristik


saluran empedu
3. Skintigrafi Radio Kolop Hepatobilier untuk mengetahui kemampuan
hati produksi empedu
4. Biopsi Hati ditemukan hati berwarna coklat kehijauan dan noduler,
kandung empedu mengecil karena kolaps.

2. Analisa Data
Data

Etiologi

Masalah

DS:
Ibu klien
mengatkan anak
mual dan
muntah, nafsu
makan menurun.
DO:
Berat badan

Cairan asam empedu

kebutuhan

kembali ke hati

Aliran abnormal
empeduke usus terganggu

Gg. Penyerapan lemak

menurun dari 3

kg menjadi 2,4

Kekurangan vit A.D.E.K

kg.

keperawatan
Nutrisi kurang dari

Asupan nutrisi terganggu

BB kurang dari normal


(IMT)

Nutrisi kurang dari


kebutuhan

DS :
Ibu mengeluh
mata dan kulit
seluruh tubuh
anaknya menjadi
kuning
DO:
Ikterus, kulit
berwarna kuning

Cairan asam empedu kembali

Gangguan integritas

ke hati

Itching dan akumulasi toksik

Hematogen mengendap di

kulit

kulit

Pruiritis (gatal) pada kulit

Integritas kulit terganggu

dan hasil lab


menunjukkan
kadar bilirubin
meningkat.
DO :
Ibu mengeluh
adanya bengkak
pada pipi,

Penyumbatan aliran empedu

Akumulasi empedu di hepar

Kelebihan volume
cairan.

lengan tangan
dan kaki,
perutnya juga
membuncit.
DO:
Hasil

Hepatomegaly

Hipertensi portal

Albumin turun

Darah masuk ke jaringan


intertesial

Edema

labolatorium
kadar albumin
turun.

Kelebihan volume cairan


3.

Diagnosa Keperawatan
1. Ketidakefektifan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d rendahnya intake
makanan, mual, muntah, anorexia dan gangguan penyerapan nutrisi pada usus
2. Gangguan Integritas kulit b.d munculnya tanda-tanda ikterik (kuning) pada
seluruh kulit, akumulasi garam empedu pada kulit
3. Kelebihan volume cairan b.d edema di pipi, lengan tangan dan kaki, dan perut
(asites)
4. Intervensi :
1. Diagnosa 1 :
Domain 2 : Nutrition
Class 1 : Ingestion
00002 Imbalace Nutrition:less than body requirements
Ketidakefektifan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d rendahnya intake makanan,
mual, muntah, anorexia dan gangguan penyerapan nutrisi pada usus.
NOC (Kriteria Hasil)
Domain 2 Physiologic Health
Class: K-Digestion & Nutrition
1009 Nutrition Status: Nutrient Intake
100904 Masukan karbohidrat (1-5)
100902 Masukan protein (1-5)
100903 Masukan lemak (1-5)
100905 Masukan vitamin (1-5)
100906 Masukan mineral (1-5)

NIC (Intervensi)
Domain 1 Physiological: Basic
Class: D-Nutrition Support
1100 Nutrition Management
a Tentukan status nutrisi dan
kemampuan untuk memenuhi
b

kebutuhan nutrisi klien.


Identifikasi makanan alergi dan

intoleransi klien.
Tentukan makanan yang

dibutuhkan klien.
Intruksikan keluarga klien

mengenai kebutuhan nutrisi.


Tentukan jumlah kalori dan jenis

nutrisi yang dibutuhkan untuk


f

penggantian nutrisi yang hilang.


Jelaskan kepada keluarga klien
tentang teknik pemberian makanan.

2. Diagnosa ke 2 :
Domain 11 Safety/Protection
Class 2 Physical Injury
00044 Impaired Tissue Integrity
Gangguan Integritas kulit b.d munculnya tanda-tanda ikterik (kuning) pada seluruh
kulit, akumulasi garam empedu pada kulit
NOC (Kriteria Hasil)
Domain 2 Physiologic Health
Class: L-Tissue Integrity
1101 Tissue Integrity: Skin & Mucous
Membrans.
110113 Integritas kulit (1-5)
110101 Suhu kulit (1-5)
110103 Elastisitas (1-5)
110108 Tekstur (1-5)
110105 Pigmen kulit tidak normal (15)

NIC (Intervensi)
Domain 2 Physiologic: Complex
Class : I-Skin/Wound Management
3584 Skin Care: Topical Treatments
a

Bersihkan dengan sabun

antibakterial yang sesuai.


Gunakan antibiotik untuk area yang

sesuai
Hindarkan klien dari tempat tidur

yang teksturnya kasar.


Gunakan obat pengurang rasa sakit

di area sekitar.
Gunakan antiinflamasi untuk area

sekitar yang disesuaikan.


Pastikan tempat tidur klien bersih,

kering dan bebas dari kerutan.


Dokumentasikan derajat kerusakan
kulit

3. Diagnosa 3:
Domain 2: Nutrition
Class 5: Hydration
00026 Kelebihan volume cairan b.d edema di pipi, lengan tangan dan kaki, dan
perut (asites)
NOC (Kriteria Hasil)
Domain 2 Physiologic Health

NIC (Intervensi)
Domain 2: Physiological : Complex

Class: Fluid and electrolytes

Class : Electrolyte And Acid-Base

0601 Fluid Balance

Manajement

060116 skin turgor (1-5)

2080 Fluid Management


a. Kaji lokasi dan tingkat

060117 moist mucous membranes (1-5)


060118 serum electrolyte (1-5)
060110 ascites (1-5)

edema
b. Monitor cairan yang
diminum dan hitung
kebutuhan kalorinya
c. Monitor status nutrisi
d. Monitor hasil laboratorium
yang berhubungan dengan
retensi cairan
e. Monitor status cairan
f. Timbang berat badan setiap
hari.