Anda di halaman 1dari 39

AKUNTANSI

Akuntansi adalah suatu system informasi yang


mengukur aktivitas-aktivitas bisnis, informasi tersebut
dalam bentuk laporan-laporan, mengenai kegiatan
ekonomi
dan
kondisi
perusahaan
dan
mengkomunikasikannya
kepada
pihak-pihak
berkepentingan untuk pengambilan keputusan.

JENIS--JENIS ORGANISASI
JENIS
PERUSAHAAN
Perusahaan

manufaktur
Perusahaan dagang
Perusahaan jasa
Bisa berbentuk:
Perusahaan perorangan
Perusahaan persekutuan
Perusahaan korporasi

Pembuatan &
penerimaan bukti
transaksi

Reversing
Entries

Journalizing

Post Closing
Trial Balance

Posting to
Ledger

SIKLUS
AKUNTANSI

Trial Balance

Closing Entries

Financial
Statements

Work Sheet

Adjustment

FINANCIAL STATEMENTS
Balance Sheet (Neraca), adalah suatu daftar sistematis yang memuat
informasi mengenai aktiva, utang dan modal suatu perusahaan pada akhir
periode tertentu. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca
disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa
jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban
serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak
luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang
perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada di dalam
perusahaan tersebut.
Income Statement (Laporan Laba Rugi), adalah ikhtisar mengenai
pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga
dapat diketahui laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
Statement of Owners Equity (Laporan Ekuitas Pemilik), adalah
laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu,
mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat
diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
Statement of Cash Flows (Laporan Arus Kas), dengan adanya
laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva
bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas)
dan kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan kas dimasa mendatang.

ANALISIS TRANSAKSI
Kenaikan dan penurunan pada setiap pos
laporan keuangan ditunjukkan dalam
sebuah akun atau perkiraan (Account).
Kumpulan akun dalam entitas usaha
disebut buku besar (ledger). Kumpulan
akun dalam buku besar disebut sebagai
bagan akun atau daftar akun (Chart of
account).

Aktiva (Assets) adalah sumber daya yang dimiliki oleh entitas


bisnis atau usaha yang memberi manfaat di masa yang akan
datang.
Kewajiban (Liabilities) adalah hak atau klaim dari para kreditor
atas kekayaan perusahaan. Kewajiban biasanya diidentifikasikan
dalam neraca sebagai jumlah terutang (payable).
Ekuitas pemilik atau modal pemilik (Owners Equity)
adalah hak atau klaim dari pemilik atas kekayaan perusahaan.
Pendapatan (revenue) adalah peningkatan ekuitas pemilik yang
diakibatkan oleh proses penjualan barang atau jasa kepada
pembeli.
Beban (Expense) aktiva atau jasa yang digunakan dalam
menghasilkan pendapatan.

AKUN NERACA
1. Aktiva
11 Kas

AKUN LAPORAN LABA RUGI


4. Pendapatan
41 Pendapatan Jasa

12 Piutang Usaha
14 Perlengkapan

5. Beban

15 Asuransi dibayar dimuka

51 Beban Upah

17 Tanah

52 Beban Sewa

18 Peralatan Kantor

54 Beban Utilitis
55 Beban Perlengkapan

2. Kewajiban
21 Utang Usaha
23 Sewa diterima dimuka
3. Ekuitas Pemilik
31. Modal
32 Penarikan

59 Beban Rupa-rupa

PERSAMAAN
AKUNTANSI
Aktiva = Kewajiban + Ekuitas

Aktiva Kewajiban = Ekuitas

CONTOH SOAL
PERSAMAAN
AKUNTANSI
Ikhitisar Transaksi Usaha Salon Astuti bulan Januari 20xx
A. Rincian Transaksi (dalam ribuan)
1. Nona Astuti menyetorkan modal sebesar Rp 7.500
2. Membeli tunai sebidang tanah seharga Rp 5.000
3. Membeli perlengkapan secara kredit sebesar Rp 675
4. Menerima uang tunai dari pendapatan jasa salon sebanyak Rp 3.750
5. Membayar beban-beban gaji Rp 1.063, sewa Rp 400, listrik dan telepon
Rp Rp 225 dan rupa-rupa Rp 137.
6. Membayar utang dagang sebesar Rp 475
7. Jumlah perlengkapan yang tersisa pada akhir bulan Rp 275
8. Nona Astuti mengambil uang untuk urusan pribadi Rp 1.000
B. Pengaruh Transaksi atas Persamaan Akuntansi

Kas

(1)

7.500
7.500

(2)
Saldo

(5.000)
2.500

(3)
2.500

(4)

3.750

Saldo

6.250

(5)

1.825

Aktiva
Perlengkapan

tanah

Kewajiban
Utang
Dagang

+
+

Ekuitas
Modal
Nona Astuti

7.500

5.000
5.000
675
675

5.000

7.500
675
675

7.500

3.750
675

5.000

675

(1063)

Beban Gaji

(400)

Beban Sewa

(225)

Beban Listrik
Beban Rupa2

4.425

675

5.000

675

(137)
9.425

(6)
Saldo

(475)
3.950

675

5.000

(475)
200

9.425

(400)

Pendapatan
Jasa

11.250

Saldo

(7)

Investasi
Nona Astuti

(400)

Saldo

3.950

275

5.000

200

9.025

(8)
Saldo

(1.000)
2.950

275

5.000

200

(1.000)
8.025

Beban
Perlengkapan

Salon Astuti
Laporan Laba Rugi
Untuk Bulan yang Berakhir 31 Januari 20xx
Pendapatan Jasa

Rp

3.750

Beban Operasi
Beban gaji

Rp

1.063

Beban sewa

400

Beban perlengkapan

400

Beban listrik & telepon

225

Beban rupa-rupa

137

Total beban operasi


Laba Bersih

(2.225)
Rp

1.525

============

Salon Astuti
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk bulan yang Berakhir 31 Januari 20xx
Modal Nona Astuti, 1 Januari 20xx
Investasi pada 1 Januari 20xx

Rp
Rp

Laba bersih untuk bulan Januari

7.500
1.525

Rp
Dikurangi pengambilan prive

9.025
(1.000)
8.025

Modal Nona Astuti, 31 Januari 20xx

Rp

8.025

=========

Salon Astuti
Neraca 31
Januari 20xx
Aktiva
Kas

Rp

Perlengkapan

Kewajiban
2.950

Hutang Dagang

Rp

200

275

Tanah

5.000

Ekuitas
Modal Nona Astuti

8.025

Total kewajiban
Total Aktiva

Rp

8.225

=========

dan ekuitas

Rp

8.225

=========

Salon Astuti
Laporan Arus Kas
Untuk Bulan yang Berakhir 31 Januari 20xx
Arus Kas dari aktivitas operasi:
Penerimaa kas dari pelanggan
Pembayaran kas untuk kreditor dan karyawan
Arus kas bersih dari aktivitas operasi
Arus Kas bersih dari aktivitas investasi:
Tanah
Arus Kas bersih dari aktivitas pendanaan:
Investasi pemilik
Rp
Pengambilan oleh pemilik
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan
Kenaikan bersih dalam kas
Saldo kas 1 Januari 20xx
Saldo kas 31 Januari 20xx

Rp

3.750
(2.300)
1.450
(5.000)

7.500
(1.000)
6.500
2.950
0
Rp
2.950
============

SOAL LATIHAN
PERINCIAN TRANSAKSI
Ikhtisar Transaksi Usaha Kantor AkuntanYusuf bulan Februari 20xx
1. Yusuf menginvestasikan Rp 50.000 kas ke dalam usaha
2. Pembayaran Rp 40.000 kas untuk membeli tanah
3. Pembelian perlengkapan kantor Rp 500 secara kredit
4. Penerimaan kas sebesar Rp 5.500 dari klien-klien atas jasa akuntansi yang
diberikannya .
5. Pemberian jasa akuntansi kepada seorang klien secara kredit sebesar
Rp 3.000
6. Pembayaran beban kas; sewa Rp 1.100, gaji pegawai Rp 1.200, fasilitas
Rp 400
7. Pembayaran utang yang terjadi pada transaksi 3 sebesar Rp 400
8. Pemugaran rumah kediaman pribadi.
9. Permintaan kas atas piutang yang terjadi pada tanggal 5, sebesar Rp 1.000
10. Penjualan tanah dengan menerima kas sebesar harga tanah tersebut yaitu
Rp 22.000
11. Penarikan kas Rp 2.100 untuk keperluan pengeluaran pribadinya.
DIMINTA:
1. Analisa transaksi-transaksi di atas dalam kaitan apa pengaruhnya terhadap
persamaan akuntansi. Berikan saldo akhirnya setelah transaksi yang terakhir
2. Buatlah laporan labarugi, laporan ekuitas pemilik, dan neraca dari usaha
tersebut setelah mencatat semua transaksinya.

Aktiva
Kas

Piutang

Perlengkapan

tanah

Kantor

Kewajiban

Ekuitas

Utang

Modal

Jenis

Yusuf

Transaksi

Dagang

(1)

50.000

50.000

Saldo

50.000

50.000

(2)
Saldo

(40.000)

40.000

10.000

40.000

(3)
Saldo

(4)
Saldo

500
10.000

Pribadi
50.000

500

500

40.000

500

50.000

500

40.000

500

55.500

5.500

5.500

15.500

investasi pemilik

Pendapatan Jasa

Pendapatan Jasa
(5)
Saldo

(6)

3.000
15.500

3.000

3.000
500

40.000

500

(2.700)

58.500

(1.100)

Biaya sewa

(1.200)

Biaya gaji

(400)
Saldo

(7)

12.800

(9)

500

40.000

3.000

500

40.000

100

55.800

40.000

100

55.800

(400)
12.400

(8)

3.000

500

(400)

Tidak termasuk transaksi usaha


1.000

(1.000)

Saldo

13.400

2.000

500

(10)

22.000

Saldo

35.400

2.000

500

18.000

100

55.800

2.000

500

18.000

100

53.700

(11)

Biaya utilitis

55.800

(22.000)

2.100
33.300

2.100

53.800

53.800

Pengambilan pribadi

Kantor Akuntan Publik Yusuf


Laporan Laba Rugi
Untuk bulan yang Berakhir 28 Februari 20xx
Pendapatan:
Pendapatan Jasa

Rp

8.500

Beban/pengeluaran
Beban gaji
Beban sewa
Beban fasilitas

Rp

1.200
1.100
400

Total beban operasi


Laba Bersih

(2.700)
Rp

5.800

============

Kantor Akuntan Publik Yusuf


Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk bulan yang Berakhir 28 Februari 20xx
Modal Yusuf, 1 Januari 20xx

Rp

Ditambah: Investasi oleh pemilik

0
50.000

Laba bersih bulan yang bersangkutan

5.800
55.800

Dikurangi: Pengambilan oleh pemilik


Modal Yusuf, 28 Februari 20xx

(2.100)
Rp

53.700

=========

Kantor Akuntan Publik Yusuf


Neraca
28 Februari 20xx
Aktiva
Kas
Piutang
Perlengkapan
Tanah

Kewajiban
Rp 33.300

Hutang Dagang

Rp

100

2.000
500
18.000

Ekuitas Pemilik
Modal Yusuf

53.700

Total kewajiban
Total Aktiva

Rp 53.800
========

dan ekuitas Pemilik

Rp

53.800
=======

SOAL:
Yeni membuka sebuah usaha pemondokan di dekat kampus sebuah universitas. Ia sebagai
pemilik tunggal dari perusahaan perorangan tersebut, yang diberi nama Apartement Global.
Selama bulan pertama dari operasinya usahanya, yaitu bulan Maret 20xx, Yeni melakukan
transaksi-transaksi sebagai berikut:
1. Yeni menginvestasikan Rp 35.000 dari dana pribadinya untuk memulai usaha tersebut.
2. Ia membeli secara kredit peralatan kantor seharga Rp 350.
3. Yeni membayar tunai sebesar Rp 30.000 untuk mendapatkan sebuah lokasi di sebelah
kampus. Ia akan menggunakan lokasi tanah tersebut untuk membangun gedung kantor
usahanya di masa datang.
4. Yeni menerima Rp 1.900 tunai untuk penyewaan pondokannya.
5. Ia membayar utang yang dibuatnya pada transaksi 2 sebesar Rp 100.
6. Ia membayar Rp 2.000 dari dana pribadinya untuk acara liburan dengan keluarganya.
7. Ia membayar pengeluaran kas sebesar Rp 400 untuk menyewa kantor dan Rp 100
untuk fasilitas lainnya.
8. Usaha tersebut menjual peralatan kantornya pada perusahaan lain seharga Rp 150.
9. Yeni mengambil uang kas Rp 1.200 untuk keperluan pribadinya.
DIMINTA:
1.
2.

Analisa transaksi-transaksi di atas dalam kegiatan apa pengaruhnya terhadap persamaan


akuntansi untuk Apartemen Global. Berikan saldo akhirnya setelah transaksi terakhir.
Buatlah laporan laba rugi, laporan ekuitas pemilik dan neraca dari usaha tersebut setelah
mencatat semua transaksinya.

JAWAB:
PERSAMAAN AKUNTANSI

Aktiva

Kas

(1)

(30.000)

(4)

1.900

(5)

(100)

(6)

(9)
Saldo

tanah

Ekuitas

Utang

Modal

35.000
350

(3)

(8)

Peralatan
Kantor

35.000

(2)

(7)

Kewajiban

Investasi
pemilik

350
30.000

1.900

Pendapatan
Jasa

(400)

Biaya sewa

(100)

Biaya
utilities

(100)
Tidak termasuk transaksi usaha

(500)

150

(150)

(1.200)
5.250

(1.200)
200

30.000

250

35.200

Pengambila
n oleh
pemilik

Apartemen Global
Laporan Laba Rugi
Untuk bulan yang Berakhir 31 Maret 20xx
Pendapatan:
Pendapatan Jasa

Rp

1.900

Beban /pengeluaran
Biaya Sewa
Biaya fasilitas

Rp

400
100

Total beban operasi


Laba Bersih

(500)
Rp

1.400

=========

Apartemen Global
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk bulan yang Berakhir 31 Maret 20xx
Modal , 1 Maret 20xx

Rp

Ditambah: Investasi oleh pemilik

0
35.000

Laba bersih bulan yang bersangkutan

1.400
36.400

Dikurangi: Pengambilan oleh pemilik


Modal Yusuf, 31 Maret20xx

(1.200)
Rp

35.200

============

Apartemen Global
Neraca
31 Maret 20xx
Aktiva

Kewajiban

Kas

Rp 5.250

Perlengkapan Kantor

Hutang Dagang

Rp 250

200

Tanah

30.000

Ekuitas Pemilik
Modal

35.200

Total kewajiban
Total Aktiva

Rp

35.450

dan ekuitas Pemilik Rp 35.450

=========

=======

SALDO NORMAL AKUN


Jumlah kenaikan yang dicatat dalam akun biasanya sama atau lebih besar daripada jumlah
penurunan yang tercatat dalam akun tersebut. Karena itu, saldo normal dari semua akun biasanya
bernilai positif. Contohnya, total debit dalam akun aktiva (kenaikan) biasanya akan lebih besar dari
total kredit (penurunan). Jadi, akun aktiva umumnya mempunyai saldo kredit.
Kaidah debit kredit dan saldo normal dari berbagai akun dapat diikhtisarkan sbb:

Perkiraan

Akun Neraca:

Saldo Normal

Aktiva

Kewajiaban

Kredit

Ekuitas Pemilik Keseluruhan:

Kredit

Modal

Penarikan

Debit

Kredit
Debit

Akun laporan laba Rugi:

Pendapatan

Beban

Kredit
Debet

Jika akun yang biasanya mempunyai saldo debit, memiliki saldo kredit atau sebaliknya, maka
mungkin telah terjadi kesalahan atau terjadi kondisi yang tidak normal. Contohnya, saldo kredit
dari peralatan kantor hanya dapat terjadi karena adanya kesalahan. Namun sebaliknya, saldo
debit pada akun hutang usaha dapat terjadi karena sebaliknya, saldo debit pada akun hutang
usaha dapat terjadi karena adanya kelebihan pembayaran utang.

LATIHAN SOAL
Analisa transaksi, Penjurnalan dan Pemindahbukuan:
1. Sarah menyetorkan Rp 1.000.000 kas ke dalam rekening usahanya di bank untuk membuka
praktek hukumnya.
2. Sarah memberikan jasanya kepada seorang klien dan menerima uang kas sebesar
Rp 300.000
3. Sarah memberikan jasa kepada seorang klien dan menerima perjanjian piutang sebesar
Rp 50.000
4. Sarah memberikan jasa akuntansi sebesar Rp 70.000 untuk seorang klien, yang membayar
dengan uang kas sebesar Rp 30.000 dan sisanya Rp 40.000 diterima sarah dalam bentuk
piutang.
5. Sarah membayar pengeluaran sebagai berikut: sewa kantor Rp 90.000, gaji Rp 150.000 dan
fasilitas lain Rp 50.000
6. Sarah menerima tagihan telepon sebesar Rp 12.000 dan akan membayarnya pada minggu
depan.
7. Sarah menerima uang kas sebesar Rp 20.000 dari klien yang terdapat pada transaksi ke-3.
8. Sarah membayar tagihan telepon yang diterima dan dicatat pada transaksi 6.
9. Sarah menarik uang kas sebesar Rp 110.000 untuk pemakaian pribadi.

TUGAS INDIVIDU
Cecil, seorang pengacara hukum, adalah perusahaan perseorangan yang dimiliki dan dijalankan oleh Cecil.
Pada tanggal 1 Januari 20xx, Cecil mempunyai aktiva dan kewajiban sebagai berikut: Kas Rp 1.000; piutang
usaha Rp 3.200, Perlengkapan Rp 850; Tanah Rp 10.000; utang usaha Rp 1.530. Saat ini Cecil menyewa
ruang kantor dan peralatan kantor sambil menunggu selesainya pembangunan kantor pada tanah yang dibeli
pada tahun lalu. Transaksi usaha selama bulan Januari dikhtisarkan sebagai berikut:
1. Diterima kas atas jasa kepada klien Rp 3.928
2. Dibayar utang kepada kreditor Rp 1.055
3. Diterima kas dari Cecil untuk tambahan investasi Rp 3.700
4. Dibayar sewa ruang kantor untuk bulan ini Rp 1.200
5. Ditagih atas penyerahan jasa secara kredit kepada klien Rp 2.205
6. Dibeli perlengkapan kantor secara kredit Rp 245
7. Diterima kas dari piutang klien Rp 3.000
8. Diterima faktur atas penggunaan jasa hukum dari Legal Aid Inc. selama bulan Januari (akan dibayar 10
Februari) Rp 1.635
9. Dibayar berikut ini: beban gaji Rp 850; beban jasa konsultan Rp 250; beban utilities Rp 325; dan beban
lain-lain Rp 75.
10.Ditentukan bahwa perlengkapan yang tersisa adalah sebesar Rp 980; oleh karena itu pemakaian
perlengkapan kantor selama bulan Januari adalah Rp 115.
11.Cecil mengambil uang tunai sebesar Rp 1.000 untuk keperluan pribadinya.
DIMINTA:
1. Tentukan jumlah ekuitas pemilik (modal Cecil ) pada tanggal 1 Januari 20xx.
2. Nyatakan nilai aktiva, kewajiban dan ekuitas pemilik pada tanggal 1 Januari dalam persamaan akuntansi.
Dalam bentuk tabel persamaan, tunjukan kenaikan serta penurunan yang diakibatkan oleh setiap transaksi
dan saldo baru setiap kali terjadi transaksi. Jelaskan sifat dari setiap kenaikan dan penurunan ekuitas
pemilik dengan membuat catatan yang tepat di samping kanannya.
3. Siapkan laporan laba rugi dan laporan ekuitas pemilik untuk bulan Januari, serta neraca per 31 Januri
20xx.

ADJUSTMENT
(penyesuaian
penyesuaian))
Ayat jurnal yang selalu memutakhirkan akun pada akhir priode
akuntansi disebut ayat jurnal penyesuaian (adjusting entries). Semua ayat
jurnal penyesuaian mempengaruhi paling sedikit satu akun laporan laba
rugi dan satu akun neraca. Suatu ayat jurnal penyesuaian akan selalu
melibatkan akun pendapatan atau beban dan akun aktiva atau
kewajiban.
Dua macam basis akuntansi yang secara luas digunakan; Accrual-Basis
(basis-akrual) dan Cash-Basis (basis-kas).
Akuntansi berbasis-akrual, pengaruh dari suatu kejadian usaha
langsung diamati pada saat terjadinya. Jika suatu memerikan suatu jasa,
melakukan penjualan, atau menyelesaikan suatu beban, transaksi
tersebut akan dicatat di dalam buku tanpa memperhatikan apakah uang
kas sudah diterima atau belum ataukah kas sudah dikeluarkan atau
belum.
Akuntansi berbasis-kas, tidak akan mencatat satu transaksi jika belum
ada uang kas yang diterima atau dikeluarkan. Penerimaan kas akan
diperlakukan sebagai pendapatan dan pemabayaran kas akan
diperlakukansebagai beban.

Lanjutan
Lanjutan

Akuntansi berbasis akrual memberikan informasi yang lebih lengkap


daripada akuntansi berbasis-kas. Hal ini penting karena makin
lengkap suatu data, maka makin baik peralatan yang digunakan oleh
para pengambil keputusan untuk mendapatkan kesimpulan
mengenai kesehatan keuangan perusahaan dan prospek-prospek di
masa depannya.

Konsep yang digunakan dalam akuntansi akrual adalah periode


akuntansi, prinsip pendapatan, dan prinsip pemaduan (matching).

Proses akhir periode untuk mengungkapkan nilai daftar hitung yang


baru ini disebut dengan nama penyesuaian daftar hitung, membuat
ayat jurnal penyesuaian, atau penyesuaian buku. Ayat jurnal
penyesuaian dapat dibagi dalam lima kategori sbb:

Lanjutan
Lanjutan

1.

Beban yang ditangguhkan (deferred expenses) atau beban dibayar dimuka (prepaid
expenses)
Merupakan pos yang pertama kali dicatat sebagai aktiva tetap diharapkan menjadi beban di
kemudian hari atau selama operasi normal bisnis.
Contoh: perlengkapan dan asuransi dibayar dimuka, beban iklan dibayar dimuka dan bunga
dibayar dimuka yang mungkin semuanya membutukan penyesuaian pada akhir priode akuntansi.

2.

Pendapatan yang ditangguhkan (deferred revenue) atau pendapatan diterima


dimuka (unearned revenues).
Merupakan pos yang pertama kali dicatat sebagai kewajiban tetapi diharapkan menjadi
pendapatan dikemudian hari atau selama operasi normal bisnis.
Contoh: sewa diterima dimuka, premi diterima dimuka untuk perusahaan asuransi dll.

3.

Beban akrual atau kewajiban akrual atau beban terutang


Adalah beban yang telah terjadi tetapi belum dicatat dalam akun.
Contoh: upah yang terutang kepada karyawan diakhir periode, bunga akrual atas wesel bayar dan
pajak akrual.

4.

Pendapatan akrual atau aktiva akrual atau penghasilan yang belum diterima
Adalah pendapatan yang telah dihasilkan tetapi belum dicatat dalam akun.
Contoh: imbalan atas jasa yang telah diberikan tapi belum ditagih pada akhir periode, komisi yang
belum ditagih

5.

Penyusutan (depreciation) dan aktiva tetap (Fixed Assets)


Semua aktiva tetap kecuali tanah akan menurun kegunaannya sesuai dengan usianya. Secara
sistimatis harga perolehan/biaya dari setiap aktiva tetap kecuali tanah akan terbagi selama tahuntahun kegunaannya. Proses tersebut sebagai pencatatan penyusutan.

Ilustrasi

Beban dibayar dimuka


Biaya sewa perbulan Rp 1.000.000. Tgl1 April dibayar sewa dimuka untuk 3 bulan, tgl
30 April disesuaikan untuk mengeluarkan jumlah aktiva yang telah terpakai dari nilai
sisa tersebut.
Jurnal:
Apr. 1 Sewa dibayar dimuka 3.000.000
Kas
3.000.000
(pembayaran sewa dimuka selama 3 bulan)
Apr. 30 Beban sewa
1.000.000
Sewa dibayar dimuka
1.000.000
(mencatat beban sewa)
Tgl 2 April membayar kas sebesar Rp 700.000 untuk membeli perlengkapan kantor.
Pada tanggal 30 April perlengkapan yang tersedia Rp 400.000.
Jurnal:
Apr. 2 Perlengkapan
700.000
Kas
700.000
(pembayaran kas untuk membeli perlengkapan)
Apr. 30 Beban perlengkapan
300.000
Perlengkapan
300.000
(mencatat beban perlengkapan)

Lanjutan
Lanjutan

Pendapatan akrual atau aktiva akrual atau penghasilan yang


belum diterima
Kantor hukum Global tgl 15 April menerima pekerjaan setiap bulan.
Berdasarkan perjanjian Global akan dibayar Rp 500.000 tiap bulannya oleh
klien, dengan cara pembayaran pertama tgl 15 April . Selama April Global
akan menghasilkan setengah bulan upah, yaitu Rp 250.000. Tgl 30 April
dibuat jurnal penyesuaian sbb:
Jurnal:
Apr. 30 Piutang
250.000
Pendapatan Jasa
250.000
(mencatat pendapatan jasa yang belum diterima)
Beban akrual atau kewajiban akrual atau beban terutang
Kantor Global membayar gaji bulanan pegawainya Rp 190.000 setengah
pada tgl 15 dan setengah lagi pada akhir bulan.
Asumsi bahwa setiap gajian jatuh pada akhir minggu, maka gaji akan
dibayarkan ke pegawai pada hari senin berikutnya. Selama bulan April
Global membayar gaji yang setengah bulan pertama sebesar Rp 950.000
pada hari Jumat tanggal 15 April.

Lanjutan
Lanjutan

APRIL
Ming.

Sen.

Sel.

Rab.

Kam.

Jum.

Sab.

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

Karena tgl 30 April, hari kedua gajian di bulan itu jatuh pada hari Sabtu, maka pembayaran
gaji yang kedua sebesar Rp 950.000 diberikan pada hari senin tgl 2 Mei
Jurnal:
Apr. 15 Beban gaji

950.000

Kas

950.000

(untuk membayar gaji)


Apr. 30 Beban Gaji
Utang Gaji
(mencatat beban gaji terutang)

950.000
950.000

Lanjutan
Lanjutan

Pendapatan yang ditangguhkan (deferred revenue) atau pendapatan


diterima dimuka (unearned revenues).
Global menerima pekerjaan dan setuju dibayar oleh klien sebesar Rp 450.000
tiap bulan dimulai dan dibayarkan tgl 20 April. Maka Global mencatat sbb:
Jurnal:
Apr. 20 Kas
450.000
Pendapatan Jasa diterima dimuka
450.000
(penerimaan pendapatan dimuka)
Dalam sepuluh hari di akhir bulan, Global akan menghasilkan/mengakui
pendapatan sepertiga (10 hari dibagi jumlah hari di bulan April yaitu 30 hari)
dari jumlah Rp 450.000 atau Rp 150.000. Untuk itu akan dibuat penyesuaian
sbb:
Jurnal:
Apr. 30 Pendapatan jasa diterima dimuka
150.000
Pendapatan Jasa
150.000
(mencatat pendapatan jasa diterima di muka yang sudah diakui)

Lanjutan
Lanjutan

Penyusutan (depreciation) dan aktiva tetap (Fixed Assets)


Global tgl 3 April membeli meubel secara kredit seharga Rp
16.500.000
Jurnal:
Apr. 3

Meubel

16.500.000

Utang

16.500.000

(pembelian meubel kantor secara kredit)


Asumsi meubel akan tetap berguna selama 5 tahun. Penyesuaiannya
adalah sbb:
Jurnal:
Apr. 4

Beban penyusutan meubel


Akumulasi penyusutan
(mencatat penyusutan meubel)

275.000
275.000

LATIHAN SOAL

Informasi untuk penyesuaian tanggal 30 April


20xx,
1. Pendapatan jasa sebelum diterima Rp
250.000
2. Perlengkapan ditangan Rp 400.000
3. Sewa dibayar dimuka yang telah dipakai Rp
1.000.000
4. Penyusutan meubel Rp 275.000
5. Beban gaji terutang Rp 950.000
6. Jumlah pendapatan jasa diterima dimuka
yang sudah dianggap sebagai penghasilan Rp
150.000

Jawab::
Jawab
1.

2.

3.

4.

5.

6.

Piutang
250.000
Pendapatan jasa
(mencatat pendapatan jasa yang belum diterima)
Beban perlengkapan
300.000
Perlengkapan
(mencatat perlengkapan yg terpakai)
Beban Sewa
1.000.000
Sewa dibayar dimuka
(untuk mencatat beban sewa)
Beban penyusutan
Akumulasi penyusutan
(mencatat penyusutan meubel)

275.000

Beban gaji
Utang Gaji
(mencatat biaya gaji yang terutang)

950.000

250.000

300.000

1.000.000

275.000

Pendapatan diterima dimuka


150.000
Pendapatan Jasa
(mencatat pendapatan diterima dimuka yang telah terpakai)

950.000

150.000

Latihan soal Adjusment


Adjusment//penyesuaian
Tgl 31 Juli 20xx, yaitu pada akhir tahun berjalan, neraca saldo Global yang belum
disesuaikan adalah sebagaimana disajikan di bawah ini. Data yang diperlukan
untuk menentukan penyesuaian akhir tahun adalah sebagai berikut:
a.
Perlengkapan yang tersisa pada tanggal 31 Juli 20xx adalah $380
b.
Premi asuransi yang terpakai habis (jatuh tempo) selama tahun tersebut
adalah $315
c.
Penyusutan peralatan selama tahun tersebut adalah $4.950.
d.
Upah akrual yang terutang pada tanggal 31 Juli 20xx berjumlah $440.
e.
Pendapatan jasa akrual yang belum dicatat pada tanggal 31 Juli berjumlah
$1.000
f.
Pendapatan jasa diterima dimuka pada tanggal 31 Juli 2006, $750.
DIMINTA:
1.
Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan.
2.
Tentukan saldo akun yang dipengaruhi oleh ayat jurnal penyesuaian dan
susunlah neraca saldo yang disesuaikan.
Neraca saldo sebelum penyesuaian adalah sbb:

Lanjutan
Lanjutan

Global Co.
Neraca Saldo
31 Juli 20xx
Kas

3.425

Piutang Usaha

7.000

Perlengkapan

1.270

Asuransi dibayar dimuka


Peralatan Kantor

620
51.650

Akumulsai Penyusutan
Utang Usaha

9.700
925

Utang Upah
Pendapatan Jasa diterima di Muka

0
1.250

Modal, Global
Penarikan, Global

29.000
5.200

Pendapatan Jasa diterima di Muka

59.125

Beban Upah

22.415

Beban Penyusutan

Beban Sewa

4.200

Beban Utilities

2.715

Beban Perlengkapan

Beban Asuransi

Beban Rupa-rupa

1.505
100.000

100.000

=======

======