Anda di halaman 1dari 2

Notulensi Referat

Judul: Mekanisme Kerja Asiklovir Pada Varisela


Penyaji: Mentari Indah Sari
Pembimbing: Dr. Sarah Diba, Sp.KK
Pertanyaan 1 (Ihsan Rasyid Yuldi)
Mengapa dosis asklovir yang diberikan sebagai terapi varisela tinggi yaitu 5x800 mg?
Jawaban 1 (Mentari Indah Sari)
Hal ini dikarenakan kepekaan asiklovir terhadap virus varisela zoster lebih rendah jika
dibandingkan varian virus herpes lainnya sehingga dosis yang diperlukan lebih tinggi untuk
dapat menghambat polimerase DNA virus. Waktu paruh asiklovir yaitu 3-5 jam sehingga
pemberiannya dalam satu hari dianjurkan 5 kali.
Pertanyaan 2 (Bagus Prasetyo)
Dimana lokasi kerja asiklovir?
Jawaban 2 (Mentari Indah Sari)
Asiklovir bekerja pada sintesis DNA virus. Asiklovir adalah suatu prodrug yang baru
memiliki efek antivirus setelah dimetabolisme menjadi asiklovir trifosfat dan secara lebih
lengkap mekanisme kerja asiklovir pada varisela dapat dilihat pada. Langkah yang penting
dari proses ini adalah pembentukan asiklovir monofosfat yang dikatalisis oleh timidin kinase
pada sel hospes yang terinfeksi oleh VVZ. Kemudian enzim seluler menambahkan gugus
fosfat untuk membentuk asiklovir difosfat dan trifosfat. Asiklovir trifosfat akan menghambat
sintesis DNA polimerase virus dengan cara berkompetisi dengan 2-deoksiguanosin trifosfat
sebagai substrat DNA polimerase virus. Jika asiklovir (dan bukan 2-deoksiguanosin) yang
masuk ke tahap replikasi DNA virus, sintesis berhenti.
Pertanyaan 3 (Arasy Al-Adnin)
Apakah bisa terjadi resistensi terhadap asiklovir? Apa yang menyebabkan resistensi?
Bagaimana virus varisela zoster yang telah masuk ke dalam tubuh dapat tereradikasi?
Jawaban 3 (Mentari Indah Sari)
Resistensi terhadap asiklovir dapat terjadi disebabkan oleh mutasi pada gen timidin kinase
virus atau pada gen DNA polimerase. Inkorporasi asiklovir monofosfat ke DNA virus bersifat
ireversibel karena enzim eksonuklease tidak dapat memperbaikinya. Pada proses ini, DNA
1

polimerase virus menjadi inaktif. Asiklovir tidak dapat mengeradikasi virus varisela zoster
melainkan hanya menghentikan siklus polimerase DNA virus sehingga virus tetap laten di
dalam tubuh.