Anda di halaman 1dari 3

SOP KEILOSIS

No.
SO
P

/SOP/PKM-

Dokumen
No. Revisi
Tanggal

T/VIII/2016
:
:

Terbit
Halaman

: 1/1

Puskesmas

Joniardi

Tebas

NIP. 19670618 198801


1 001

Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Referensi

Prosedur

Prosedur ini berisi tahap-tahap tindakan pencabutan gigi permanen


dengan blok anestesi atau infiltrasi .
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melakukan
pencabutan gigi permanen dengan blok anestesi atau infiltrasi
Surat Keputusan Kepala Puskesmas No.
tentang
1.Adyatmaka, Andreas 1998. Tata kerja Pelayanan Asuhan
Kesehatan gigi dan mulut Depkes RI.
2. Adyatmaka, Andreas. 1992.Standar Pelayanan Profesional
Kedokteran Gigi Indonesia
1. Anamnesa
a) Menanyakan apakah gigi terasa sakit jika untuk mengunyah
b) Menanyakan riwayat pengobatan sebelumnya jika ada. Untuk
pasien paska premedikasi ditanyakan apakah obat yang
diberikan sudah diminum sampai habis.
c) Apakah ada riwayat penyakit sistemik yang diderita,riwayat
alergi,kehamilan serta komplikasi pencabutan yang pernah
dialami.
d) Menanyakan kondisi umum pasien: semalam tidur cukup,
sudah sarapan, tidak pusing.
2. Pemeriksaan Klinis
a) Gigi mati atau sisa akar dengan perkusi(-) palpasi(-)
b) KU baik
3. Diagnosa
a) Gangren pulpa
b) Radixes
4. Terapi
a) Jelaskan pada pasien mengenai jalannya pencabutan dan
resiko komplikasi fraktur apabila gigi ada kelainan.
b) Lakukan pengukuran tekanan darah.
c) Persetujuan tindakan/inform counsen.
d) Pemilihan anaestesi. Isikan spuit injeksi dengan obat

Unit Terkait
Daftar Pustaka

anaestesi.
e) Intruksikan pasien untuk berkumur. Daerah yang akan
dianestesi olesi dengan Betadin solution.
f) Lakukan anaestesi: Blok anaestesi untuk gigi posterior rahang
bawah Infiltrasi anaestesi untuk gigi anterior rahang atas dan
gigi anterior rahang bawah.
g) Setelah ada tanda teranaestesi lakukan separasi dan
longgarkan soket gigi, ke sisi mesial dan distal dengan bein.
Letakkan blade tang sejauh mungkin sepanjang permukaan
akar.
h) Fiksasi tulang alveolar sekitar gigi yang akan dicabut dengan
tangan kiri.
Gerakkan tang kearah bucco lingual atau
labiopalatal, bila gigi sudah terasa goyang lakukan rotasi
sambil ditarik keluar soketnya
i) Setelah pencabutan intruksikan pasien untuk sedikit
berkumur.Apabila ada tulang yang tajam lakukan pemotongan
atau haluskan. Massase soket dengan kapas yang telah
diberi betadine/yod. Beri tampon
pada luka bekas
pencabutan. Intruksi untuk menggigit tampon selama 1 jam.
j) Pasien dianjurkan untuk jamgan sering berkumur dan
meludah, jangan menghisap daerah bekas pencabutan serta
hindari merokok dan mengunyah permen karet.
k) Berikan antibiotik dan analgetik serta anti inflamasi bila perlu
Pemberian antibiotik dengan dosis yang adekuat untuk jangka
waktu 5 hari.
Loket, Apotik
Kartu rawat jalan,kartu resep,inform concent.

Anda mungkin juga menyukai