Anda di halaman 1dari 1

Nama

Nim

: Putri Inggit Istiqomah


: 061330401064

Kelas : 5 KD

System Pengendalian Temperatur Ruangan


Dimana system ini berfungsi agar temperature ruangan terjaga
konstan setiap saat, misalnya pada 20

C. pada kasus ini, temperature

disebut sebagai variable terkendali. Selain itu karena temperature diukur


oleh suatu thermometer dan digunakan untuk menentukan kerja pengendali
(apakah ruangan perlu didinginkan atau tidak), temperature juga merupakan
variable input. Temperature yang didinginkan (20

C) adalah set point.

Keadaan dari pendingin ( misalnya laju keluaran udara pendingin )


dinamakan variable termanipulasi karena merupakan varabel yang terkena
aksi

pengendalian.
alat pengendalian yang umum digunakan adalah programmable

logic controller (PLC). Alat ini digunakan untuk membaca input analog
maupun digital, melakukan serangkaian program logika, dan menghasilkan
serangkaian output analog maupun digital. Pada system pengaturan
temperature ini, temperature ruangan menjadi input bagi PLC. Pernyataanpernyataan logis akan membandingkan setpoint dengan masukan nilai
temperature dan menentukan apakah perlu dilakukan penambahan atau
pengurangan pendinginan untuk menjaga konstan. Output dari PLC akan
memperbesar atau memperkecil aliran keluaran udara pendingin bergantung
pada kebutuhan. Untuk suatu system pengendlian yang kompleks, perlu
Elemen
Kontroll
Proses
digunakan
system pengendalian yang lebih kompleks daripada
PLC. Contoh
Koreksi
dari er
system ini adalah Distributed Control System (DCS) atau system
SCADA.

Sensor