Anda di halaman 1dari 8

1.

Organisasi

adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara


formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan.

2. 1.Organisasi sebagai penuntun pencapaian tujuan. Pencapaian tujuan


akan lebih efektif dengan adanya organisasi yang baik.
2.Organisasi dapat mengubah kehidupan masyarakat.
3.Organisasi menawarkan karier. Karier berhubungan dengan pengetahuan
dan keterampilan.
4.Organisasi sebagai cagar ilmu pengetahuan. Organisasi selalu berkembang
seiring dengn munculnya fenomena-fenomena organisasi tertentu.
3. 1. Terdapat tujuan yang jelas, tanpa adanya tujuan yang jelas pelaksanaan tugas
tidak akan mempunyai arah
2. Tujuan organsiasi dipahami oleh seluruh anggota apabila anggota tidak atau kurang
paham akan tujan organisasi, partisipasi dari anggota akan sulit dilaksanakan
3. Tujuan organisasi harus dapat diterima oleh anggota, apabila tujuan organisasi tidak
atau kurang dapat diterima anggota , rasa keterikatan anggota akan hilang sehingga
anggota sulit untuk digerakkan
4. Pembagian tugas yang seimbang agar tidak menumbulkan frustasi
5. Struktur organisasi disederhanakan sesuai dengan beban tugas organisasi
4. 1. Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan - tujuan
perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan
tersebut pada masa yang akan datang.
2. Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga
dalam usahanya mewujudkan Visi. Misi perusahaan adalah tujuan dan alasan
mengapa perusahaan itu ada. Misi juga akan memberikan arah sekaligus
batasan proses pencapaian tujuan.
3. Tujuan Strategis yang biasa disebut juga tujuan resmi yaitu pernyataan
umum mengenai masa depan yang ingin dicapai perusahaan.
4.Tujuan Taktis yaitu hasil-hasil yang hendak dicapai oleh divisi-divisi dan departemen-

departemen utama di perusahaan.


5.Tujuan Operasional adalah hasil yang diharapkan dari departemen-departemen,
kelompok dan individu pegawai, Tujuan Operasional bersifat pasti dan teratur

6.Target adalah sebuah jumlah keinginan pencapaian yang harus dan wajib diperoleh .
7.Sasaran adalah sebuah pemikiran dimana pemikiran tersebut ingin mencapai sebuah
tujuan .
5. 1. nilai dan visi
nilai dan visi yang dimaksud merupakan tujuan besar yang akan dicapai
nantinya.
2. misi
misi adalah cara dan tujuan yang harus dicapai dalam waktu jangka pendek.
3. aturan
aturan dalam berorganisasi sangat diperlukan karena jika tidak ada aturan
maka akan terjadi konflik kepentingan karena tidak ada yang mengatur
dalam berorganisasi.
4. profesionalisme
profesionalisme adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam
bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa
mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.
5. insentif
jika tidak ada insentif akan lamban organisasi tersebut. insentif yang
dimaksud adalah insentif kerja dalam organisasi.
6. sumber daya
sumber daya merupakan hal terpenting dalam berorganisasi karen sumber
daya yang dimaksud adalah manusia yang akan menjalankan suatu
organisasi
7. rencana kerja
Sebuah jadwal waktu yang harus dilakukan dengan terstruktur dan
teroganisir dalam bekerja.

6. Konsep efektivitas adalah suatu keadaan yang menunjukan tingkat


keberhasilan kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan yang telah
ditetapkan
terlebih
dahulu.
Efisien atau penghematan yaitu dimana apabila dilakukan semuanya bisa
menjadi lebih menguntungkan. Efisiensi merupakan suatu ukuran tentang
seberapa efisien suatu proses mengkonsumsi masukan dan seberapa
produktif suatu proses menghasilkan keluaran.

7. budaya organisasi merupakan suatu kepercayaan, nilai, norma perilaku yang diterima
dan disosialisasikan secara berkesinambungan sebagai pembentuk karakteristik
organisasi dalam menghadapi tantangan / adaptasi eksternal dan integrasi internal.

8. konflik adalah suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya


ketidaksesuaian antara dua pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh
atas pihak-pihak yang terlibat baik pengaruh positif maupun pengaruh
negative.

9. ..

1. Konflik Intrapersonal
Konflik intrapersonal adalah konflikseseorang dengan dirinya sendiri.
2. Konflik Interpersonal
Konflik Interpersonal adalah pertentangan antar seseorang dengan orang lain
karena pertentengan kepentingan atau keinginan. Hal ini sering terjadi antara
duaorang yang berbeda status, jabatan, bidang kerja dan lain-lain
3. Konflik antar individu-individu dan kelompok-kelompok
Hal ini seringkali berhubungan dengan cara individu menghadapi tekanantekanan untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh
kelompok kerja mereka.
4. Konflik antara kelompok dalam organisasi yang sama
Konflik ini merupakan tipe konflik yang banyak terjadi di dalam organisasiorganisasi. Konflik antar lini dan staf, pekerja dan pekerja manajemen
merupakan dua macam bidang konflik antar kelompok.
5. Konflik antara organisasi
Permasalahan yan terjadi antara 2 kubu yang berbeda tempat dan
mempunyai beda pendapat dalam 1 hal.

10. Penyebab terjadinya konflik dikelompokkan dalam dua kategori besar:


A.Karakteristik Individual
1.Nilai sikap dan Kepercayaan(Values,Attitude,andBaliefs
2.Kebutuhan dan Kepribadian(NeedsandPersonality
3.PerbedaanPersepsi(PerseptualDifferences)
B.FaktorSituasi
1.KesempatandanKebutuhanBarinteraksi(OpportunityandNeedtoInteract)
2.KetergantungansatupihakkepadaPihaklain(DependencyofOnePartytoAnother)
3.PerbedaanStatus(StatusDifferences)

11.
Akibat Positif
a. Organisasi memiliki dinamika dan jalinan yang akrab satu sama lain karena adanya
interaksi yang intensif antar sesama anggota organisasi baik yang terlibat langsung
dengan konflik maupun yang lain
b. Orang-orang yang pernah berkonflik memahami akan dampak yang diakibatkan oleh
konflik yang dilakukan, sehingga pengalaman masa lalu dapat dijadikan sebagai
pelajaran berharga dalam bekerja

c. Konflik yang timbul tetapi bisa diredam dan dikelola secara baik dapat melahirkan kritikkritik
membangun, cerdas, kreatif, dan inovatif demi kebaikan organisasi secara keseluruhan baik
jangka pendek maupun jangka panjang.
d. Anggota organisasi yang tidak terlibat secara langsung dalam suatu konflik, dapat
mengambil hikmah dan bisa belajar bagaimana menghadapi perbedaan sifat, sikap, dan
perilaku orang lain di tempat kerja.
2. Akibat Negatif
a. Komunikasi organisasi terhambat
b. Kerjasama yang sudah dan akan terjalin antar individu dalam organisasi menjadi
terhalang/terhambat.
c. Aktivitas produksi dan distribusi dalam perusahaan menjadi terganggu
d. Bekerja dalam situasi yang sedang ada konflik menyebabkan orang yang tidak ikut
berkonflikpun ikut merasakan dampaknya seperti situasi kerja yang tidak kondusif.
e. Individu yang sedang berkonflik merasa cemas, stres, apatis, dan frsutasi terhadap situasi
yang sedang dihadapi
12.
a. Membentuk suatu system informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan
dalam komunikasi.
b. Buat komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan menjadi lancar dan
harmonis
c. Beri pelatihan dalam hal komunikasi kepada atasan dan karyawan, pelatihan akan
memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam organisasi dan
meminimalkan masalah dalam hal komunikasi.
d. Observasi langsung.
e. Kotak Saran. Cara semacam ini efektif dan banyak digunakan oleh perusahaan
atau lembaga-lembaga.

13. Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu
pihak ke pihak yang lain dengan tujuan tercapai persepsi atau pengertian yang
sama.
14.Fungsi Komunikasi :
a.Komunikasi memungkinkan orang-orang untuk saling bertukar informasi.

b.Komunikasi Membantu menghubungkan sekelompok anggota dalam organisasi


yang terpisah dari anggota lainnya.

15.

16 Aliran komunikasi formal dalam organisasi :

1. Komunikasi dari atas ke bawah (downward communication).


Komunikasi dari atas ke bawah merupakan aliran komunikasi dari
tingkat atas ke tingkat bawah melalui hirarki organisasi
2. Komunikasi dari bawah ke atas. Komunikasi dari bawah ke atas
dirancang untuk menyediakan umpan balik tentang seberapa baik
organisasi telah berfungsi
3. Komunikasi Horisontal. Merupakan aliran komunikasi kepada orangorang yang memiliki hirarki yang sama dalam suatu organisasi.
4. Komunikasi Diagonal. Merupakan aliran komunikasi dari orang-orang
uang memiliki hirarki yang berbeda dan tidak memiliki hubungan
wewenang secara langsung.
17.

a.

Model Rantai

Metode jaringan komunikasi di sini terdapat lima tingkatan dalam jenjang hirarkisnya
dan hanya dikenal komunikasi sistem arus ke atas (upward) dan ke bawah
(downward), yang artinya menganut hubungan komunikasi garis langsung (komando)
baik ke atas atau ke bawah tanpa terjadinya suatu penyimpangan.
b. Model Roda
Sistem jaringan komunikasi di sini, semua laporan, instruksi perintah kerja dan
kepengawasan terpusat satu orang yang memimpin empat bawahan atau lebih, dan
antara bawahan tidak terjadi interaksi (komunikasi sesamanya).
c.
Model Lingkaran
Komunikasi lingkaran ini, pada semua anggota/staff bisa terjadi interaksi pada setiap
tiga tingkatan hirarkinya tetapi tanpa ada kelanjutannya pada tingkat yang lebih tinggi,
dan hanya terbatas pada setiap level.
d. Model Saluran Bebas/Semua Saluran
Komunikasi sistem ini, adalah pengembangan model lingkaran, di mana dari semua
tiga level tersebut dapat melakukan interaksi secara timbal balik tanpa menganut siapa
yang menjadi tokoh sentralnya.
e. Model Huruf Y
Komunikasi ini tidak jauh berbeda dengan model rantai, yaitu terdapat empat level
jenjang hirarkinya, satu supervisor mempunyai dua bawahan dan dua atasan mungkin
yang berbeda divisi/departemen.
18

1.

Gangguan teknis : Gangguan yang bersifat teknis, seperti gangguan


pada alat komunikasi, media, teknologi dan sebagainya.

2. Gangguan Semantik : Gangguan yang berasal dari penggunaan


bahasa,
3. Gangguan Psikologis : Gangguan psikologis adalah situasi dan kondisi
psikis yang terdapat/dimiliki oleh komunikan dan komunikator.
4. Rintangan fisik : Rintangan fisik dapat berupa hambatan jarak
komunikasi yang seringkali mengganggu proses komunikasi.
5. Rintangan Status : Perbedaan Status antara komunikator dengan
khalayak seringkali menjadi hambatan yang dapat mengurangi
pencapaian tujuan komunikasi.
6. Rintangan Budaya Perbedaan Budaya (nilai, Norma, kebiasaan, adat
istiadat) merupakan faktor yang sering membuat tujuan komunikasi
terhambat.
19. tim (team) adalah satu set interaksi interpersonal yang terstruktur untuk
mencapai sasaran yang telah ditentukan. Tim terdiri dari dua orang atau lebih
individu
20.Fungsi dibentuknya suatu tim : untuk mempermudah bagian pekerjaan dan
membuat pekerjaan itu menjadi focus dengan 1 hal yang di tentukan.
21.KArakteristik tim(team) yang baik :
a. Dapat menciptakan hasil dengan cepat : Dalam mengerjakan sesuatu yang
bersangkutan dengan tim harus dikerjakan dengan cepat dan benar
b. Kreatif : Setiap anggota tim harus memiliki kreatifitas tinggi
c. Bijaksana : Memiliki sifat bijaksana pada semua anggota tim .
d. Positif : Selalu berfikir positif dalam bekerja .
e.Konsisten : Sifat ini penting yang harus ada di dalam tim tanpa adanya pendirian
yang teguh tim akan mudah di ombang-ambingkan.
22. >>>> lihat di Folio ya BULL
23.>>> Mau tau Jawabanya ? Tanya Sama Bos Dimas ya ,,, oke PiGGY
24. >>>> lihat di Folio ya BULL
25. >>>> lihat di Folio ya BULL

26. Masalah adalah suatu kendala atau persoalan yang harus dipecahkan dengan
kata lain masalah merupakan kesenjangan antara kenyataan dengan suatu yang
diharapkan dengan baik, agar tercapai tujuan dengan hasil yang maksimal.
27. Pemecahan masalah adalah suatu usaha yang dilakukan seseorang untuk
menyelesaikan masalah dengan menggunakan pengetahuan, ketrampilan dan
pemahaman yang telah dimilikinya.
28.Langkah-langkah dasar pemecahan masalah :
A. Pencarian fakta
B. Pencarian ide/Pemunculan alternatif solusi
29.>>>>Tanya mas dimas yaa BULL .
30 >>>>> Ada di buku BULL
31, 32 , 33 , 34 >>> ada di Folioya BuLL Cuma sedikit Cyint
35 >>>>>>>> Ada di buku

C. Pencarian solusi/Evaluasi
D. Penerapan dan tindak lanjut solusi