Anda di halaman 1dari 3

Asuhan keperawatan

Pada pasien dengan positife serum amfetamin

ASUHAN KEPERAWATAN
A. PENGKAJIAN
1. Identitas pasien
Nama : Sdr.A
Umur : 20 tahun
Pekerjaan : mahasiswa
Doagnosa medis :
2. keluhan utama
Teman pasien mengatakan pasien tiba2 pingsan sejak 1 jam yang lalu
3. Riwayat penyakit sekarang\
Teman pasien mengatakan awalnya pasien 8 jam sebelumnya makan dan minum, kemudian
pasien meminum minuman bersoda, dan pingsan
4. Riwayat penyakit sekarang
Teman pasien mengatakan pasien tiba-tiba pingsan setelah melakukan pesta kelulusan
sekolah kemudian pasien dibawah oleh temannya ke UGD.
Pemeriksaan
a. Airway

: pernafasan 10x/ menit, terdapat pernafasaan cuping hidung, dan ada

suara tambahan.
b. Breathing

: pergerakan dada simetris,

adanya bunyi nafas tambahan snowring, adanya

: tingkat kesadaran lemah,

nadi 94x/ menit, warna kulit menurun, akral dingin

hembusan/aliran udara

c.

Circulation

PEMERIKSAAN FISIK
1. Keadaan Umum
: lemah
2. Kesadaran
: sopor
3. Tanda-Tanda Vital
:
TD
: 80 / 50 mmHg
Nadi
: 94 x/ menit

4.

5.

6.

7.

8.

RR
: 10 x/ menit
Suhu
: 38 c
Kepala
:
Ekspresi Wajah
:
Rambut
:
Mata
: simetris
Telinga
: simetris
Hidung
: adanya pernafasan cuping hidung
Mulut
:
Leher
:
Thorax
:
Inspeksi
:
Palpasi
:
Perkusi
:
Auskultasi
:
Abdomen
:
Inspeksi
:
Palpasi
:
Perkusi
:
Auskultasi
:
Ekstremitas :
Atas
:
Bawah
:
Genetalia
:
B. DIAGNOSA KEPERAWATAN

a. pola nafas tidak efektif berhubungan dengan tidak adekuatnya ventilasi


b. Pertukaran gas b.d gangguan suplai oksigen
C. INTERVENSI KEPERAWATAN
a.

Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan tidak adekuatnya ventilasi


Tujuan: pola nafas adekuat
Intervensi:
Kaji/awasi secara rutin keadaan kulit klien dan membran mukosa
Awasi tanda vital dan irama jantung
Kolaborasi: .berikan oksigen tambahan sesuai dengan indikasi hasil AGDA dan toleransi klien
Sianosis mungkin perifer atau sentral mengindikasikan beratnya hipoksemia
Penurunan getaran vibrasi diduga adanya penggumpalan cairan/udara
Takikardi, disritmia, dan perubahan tekanan darah dapat menunjukkan efek hipoksemia
sistemik

b. Pertukaran gas b.d gangguan suplai oksigen


Tujuan:

perbaikan

ventilasi

dan

oksigen

jaringan

adekuat

Intervensi:
Kaji/awasi secara rutin keadaan kulit klien dan membran mukosa
Awasi tanda vital dan irama jantung
Kolaborasi: .berikan oksigen tambahan sesuai dengan indikasi hasil AGDA dan toleransi klien
Sianosis mungkin perifer atau sentral mengindikasikan beratnya hipoksemia
Penurunan getaran vibrasi diduga adanya penggumpalan cairan/udara
Takikardi, disritmia, dan perubahan tekanan darah dapat menunjukkan efek hipoksemia
sistemik.