Anda di halaman 1dari 4

KELEBIHAN ILWIS

Open Source (Gratis dan Murah Meriah)

Lebih familiar digunakan untuk analisa ketinggian, kontur, arah aliran material,
dan fungsi pendukung analisis hidrologi dan DAS

Konsistensi dalam pemakaian georeference pada peta rupa bumi (georeference


dilaksanakan di awal, dan tidak dapat di by pass)

Ilwis memiliki kemampuan raster processing yang bagus

Konsisten dalam prinsip topologi saat editing dan pembuatan poligon

Tampilan layoutnya bagus

Tak perlu di install, tak butuh resource dan spesifikasi komputer yang tinggi

Ada log yang membantu user men-tracking tahapan-tahapan kerjanya

Kemudahan dalam mengimpor peta vektor dan raster dalam banyak macam format
umum (mis: Bitmap, TIFF, GIF, ArcView, AutoCAD)

Kemampuan untuk mengintegrasikan data spasial (dalam berbagai format) dan


data tabular (kekhususannya: ILWIS paling baik dalam mengimpor data tabular
dalam format .dbf seperti di arcview)

Sangat baik dan lengkap untuk sebuah software tak berbayar

KEKURANGAN ILWIS

Digitasi Point kurang sempurna (point yang sudah di hapus di view, tidak terhapus
di record table)

Measure item kurang sempurna (tidak mencerminkan panjang suatu segmen yang
berliku-liku, hanya mencerminkan panjang bagian segmen saja yang berupa garis
lurus

Modul export import map dan table terkadang tidak konsisten menghasilkan path
directory output

Pemakaian polygon bersifat one way, artinya, jika mau menambahkan polygon
tambahan maka harus mengedit dari garis penyusunnya dan attribut harus
dilekatkan satu-satu lagi. Ini bermasalah jika jumlah data sangat banyak

Attribute dan tabel map dibuat secara terpisah

Penggunaan Open Pixel Informasinya kurang sesuai dengan pilihan kursor

Ada beberapa bug kecil yg agak menyulitkan bagi user pemula, seperti proses

melalui GUI yg kurang konsisten


Terlalu saintifik, sehingga user perlu melakukan semua prosesnya secara berurut

sesuai teori dan prinsip GIS/RS

Tidak ada perintah "undo", "redo", "copy", "paste" yg sudah sangat populer

Tidak bisa menyimpan data berformat BLOB (mis: foto atau gambar) pada
tabelnya, dan tidak ada fungsi insert hyperlink
Operasional software lebih rumit dibandingkan software komersil lain (misalnya:

proses rektifikasi dan mozaik)


Pengguna harus memahami betul konsep domain dan struktur data (mis: jumlah

row dalam tabel dan domain harus diseting lebih awal)

Apabila ada dua tabel yang berbeda domain tidak bisa langsung di gabungkan

Proses tidak dapat diproses dan tidak dapat dilihat previewnya

KEMUDAHAN PENGGUNAAN
Secara umum mudah dipahami kecuali konsep penggunaan domain

KELEBIHAN GRASS
1.

GRASS dapat dijalankan dalam platform seperti : GNU/Linux (Intel, PowerPC,


Sun), Solaris (SPARC, i86), SGI IRIX, HP UX, Mac OS X (Darwin), IBM AIX,
BSD-Unix variants, FreeBSD, CRAY Unicos, iPAQ/Linux handhelds and other
UNIX compliant platforms (32/64bit), additionally MS-Windows native atau
Cygnus.

2. Didukung oleh banyak jenis database seperti; DBF, SQLite, PostgreSQL RDBMS,
MySQL RDBMS, UnixODBC. (PostgreSQL danOracle).
3. Import dan Export data raster dalam bentuk 2D, 3D dan topological vector data
(2D and 3D).
4.

Didukung oleh arsitektur hardware seperti : Intel x86, Motorola PPC, SGI
MIPS, Sun SPARC, Alpha AXP, HP PA-RISC dan CRAY.

5.

Mendukung raster: ASCII, ARC/GRID, E00, GIF, GMT, TIF, PNG, ERDAS LAN,
Vis5D, SURFER (.grd).

6.

Dapat membaca format gambar seperti : Images: CEOS (SAR, SRTM,


LANDSAT7 etc.), ERDAS LAN, HDF, LANDSAT TM/MSS, NHAP aerial photos,
SAR dan SPOT.

7.

Vector: ASCII, ARC/INFO ungenerate, ARC/INFO E00, ArcView SHAPE (with


topology correction), BIL, DLG (U.S.), DXF, DXF3D, GMT, GPS-ASCII, USGSDEM, IDRISI, MOSS, MapInfo MIF, TIGER dan VRML.

8.

Analisis Spasial, Peta Generasi dan Visualisasi data (2D, 2.5D dan 3D).

KEKURANGAN GRASS
1. User interfacenya tidak menarik
2. Masih menggunakan command-line
3. Hampir seluruh proses menggunakan data grid
KELEBIHAN ENVI
1. Pendekataan yang unik dalam pengolahan citra, mengkombinasikan teknik file-based
dan band-based dengan fungsi yang interaktif
2. Ketika file data input dibuka, band (saluran) dari citra disimpan dalam sebuah
daftar, dimana semua saluran bisa diakses oleh semua fungsi system
3. Jika multiple files dibuka, saluran (8 atau 24 bit) dalam tipe data yang terpisah dapat
diproses sebagai sebuah grup
4. Grup tampilan ENVI terdiri dari Image window, Zoom window, dan Scroll
window, semuanya bisa diubah ukurannya
5. ENVI menyediakan penggunanya dengan banyak kemampuan analisis yang
interaktif dan unik, diakses dalam window tersebut. Kemampuan multiple dynamic
overlay ENVI, memberikan kemudahan membandingkan citra dalam multiple
displays
6. Ekstraksi real-time dan spatial/spectral profiling dari multiband dan data
hyperspectral memberikan pengguna cara baru dalam melihat data dengan dimensi
tinggi
7. ENVI juga menyediakan tools interaktif untuk melihat dan menganalisis data vektor
dan atribut Sistem Informasi Geografis (SIG)
8. Kemampuan standar seperti perentangan kontras dan scatter plots dua dimensi
adalah beberapa saja dari fungsi interaktif yang tersedia untuk pengguna ENVI
9. ENVI mempunyai antarmuka visual yang baik serta menggabungkan secara
komprehensif dengan algoritma pemrosesannya
10.
ENVI memasukan semua fungsi dasar (transformasi data, filtering, klasifikasi,
registrasi dan koreksi geometri, analisis spektral, dan radar) pengolahan citra dalam
antarmuka pengguna grafis yang mudah

11.

ENVI tidak membatasi jumlah saluran yang dapat diproses, sehingga data

multispektral atau hiperspektral dapat digunakan


12.
ENVI dapat digunakan dalam area masalah pengolahan citra pada umumnya
seperti input dari tipe data yang tidak standar, menampilkan dan menganalisis citra
berukuran besar, dan ekstensi untuk kemampuan analisis (ada fungsi plug-in)
13.
Perangkat lunak memasukan perlengkapan untuk pengolahan citra dalam
berbagai disiplin, dan mempunyai fleksibilitas untuk mengijinkan implementasi
strategi analisis yang berbeda dari biasanya
KEKURANGAN ENVI