Anda di halaman 1dari 5

Ivaniar Hijab

Vida, Bumi Alam Hijau, F33 - 21 Cluster Frambosa, Bekasi Timur


Jl. Nitikan ................

SURAT PERJANJIAN KERJA

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama

: Anita Dwi Nurjanah

Alamat
Jabatan

: Jl.
: Penanggung Jawab Cabang Yogya

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Ivaniar Hijab, selanjutnya disebut Pihak
Pertama.

Nama

: ....................................................................................................................

Alamat

: ....................................................................................................................

Dalam hal ini bertindak dan atas namanya sendiri, yang selanjutnya disebut Pihak
Kedua.

Pada hari ................... tanggal ...... Januari 2016, di kediaman Pihak Kedua sepakat
untuk mengikatkan diri dalam Perjanjian Kerja dengan syarat-syarat dan ketentuanketentuan berikut:
Pasal 1
PENGERTIAN PERJANJIAN KERJA
Yang dimaksud dengan Perjanjian Kerja di sini adalah bahwa Pihak Pertama
menyerahkan suatu pekerjaan jasa jahit barang produksi untuk dikerjakan oleh Pihak
Kedua dan dalam mengerjakan pekerjaan tersebut Pihak Kedua tunduk pada peraturan
dan sistem kerja yang berlaku pada Pihak Pertama.
Pasal 2
HAK DAN KEWAJIBAN
(1) Pihak Pertama kepada Pihak Kedua wajib:
a. memberikan arahan dan informasi terkait cara kerja dan produk yang akan
dihasilkan;
b. memberikan upah sesuai dengan tingkat kesulitan pembuatan produk sesuai
dengan kesepakatan Para Pihak;
c. memberikan tunjangan transportasi Rp. 5000.00 setiap pengambilan dan/atau
pengantaran barang;
d. memberikan bonus apabila telah bekerja dengan baik.

Pasal 3
TATA TERTIB KERJA
(1) Dalam melaksanakan pekerjaan tersebut, maka Pihak Kedua harus tunduk pada
tata tertib kerja serta perintah langsung dan/atau tidak langsung dari Pihak
Pertama.
(2) Apabila Pihak Kedua melakukan pelanggaran batas waktu kerja atau kualitas
produksi yang telah disepakati, maka Pihak Pertama berhak memberikan
teguran sesuai tingkat kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh Pihak
Kedua.

(3) Pihak Kedua wajib melakukan revisi atas barang produksi apabila terdapat
kekeliruan atau cacat terhadap barang produksi yang dihasilkan.

Pasal 4
CARA KERJA
(1) Pengaturan mengenai cara kerja seperti tugas dan tanggung jawab Pihak Kedua
akan disampaikan dalam sebuah pengarahan langsung oleh Pihak Pertama atau
wakilnya sebelum Pihak Kedua memulai pekerjaannya.
(2) Pihak Kedua hanya diperkenankan mengerjakan pekerjaan dari Ivaniar Hijab dan
dengan demikian Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk mengerjakan
pekerjaan lain kecuali atas persetujuan tertulis dari Pihak Pertama.
(3) Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk memproduksi dan menjual model yang
sama dari Ivaniar Hijab atas kemauan sendiri atau atas perintah pihak lain.

Pasal 5
JANGKA WAKTU
(1) Hubungan kerja antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua berlaku selama 6 bulan
terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani.
(2) Apabila perkerjaan tersebut ternyata belum selesai, maka kedua belah pihak
dapat membuat pembaruan perjanjian atas kesepakatan tertulis dari Pihak
Pertama dan Pihak Kedua.
Pasal 6
UPAH, BONUS DAN TUNJANGAN
(1) Pihak Pertama setuju dan bersedia memberikan upah kepada Pihak Kedua sebesar
Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah) pada setiap barang produksi yang dihasilkan oleh
Pihak Kedua.
(2) Pihak Pertama memberikan tunjangan transportasi kepada Pihak Kedua sebesar
Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) pada setiap pengambilan dan pengantaran barang
produksi.

(3) Apabila Pihak Kedua tidak bekerja dengan baik dan terdapat cacat barang produksi
yang tidak dapat direvisi kembali maka Pihak Pertama akan memotong upah Pihak
Kedua sesuai dengan kerugian yang dialami oleh Pihak Pertama.
Pasal 7
SISTEM PEMBAYARAN
Sistem Pembayaran upah oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua dilakukan dengan
cara transfer atau langsung tunai yakni pada setiap akhir bulan.
Pasal 8
WAKTU KERJA DAN CUTI
(1) Pihak Kedua dalam satu hari kerja minimal harus dapat mengerjakan 10 buah
barang produksi.
(2) Pihak Kedua dapat mengajukan cuti dengan cara memberitahukan kepada Pihak
Pertama 3 hari sebelum cuti.
Pasal 9
PENGAKHIRAN HUBUNGAN KERJA
Setiap waktu hubungan kerja antara Pihak Pertama dengan Pihak Kedua dapat diakhiri
bilamana pihak kedua melakukan pelanggaran berat seperti di bawah ini :
1. Melakukan pencurian, penggelapan dan atau perbuatan melawan hukum lainnya.
2. Pihak Kedua telah mendapat teguran sebanyak 5 (lima) kali dari Pihak Pertama.
3. Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohannya yang menimbulkan kerugian
yang besar bagi Pihak Pertama.
4. Pihak Kedua menjual produksi barang dari Ivaniar Hijab tanpa seizin Pihak Pertama.
5. Menghina dan atau mencemarkan nama baik Pihak Pertama dan atau mitra
bisnisnya.
6. Membantah dan atau menolak perintah atau instruksi dari Pihak Pertama.
7. Pihak Kedua tidak bekerja dan/atau tidak dapat dihubungi selama 7 (tujuh) hari
berturut-turut tanpa izin atau alasan yang dibenarkan oleh Pihak Pertama

Pasal 10
KEADAAN DARURAT (FORCE MAJEUR)
Perjanjian kerja ini batal dengan sendirinya jika karena keadaan atau situasi yang
memaksa, seperti: bencana alam, pemberontakan, perang, huru-hara, kerusuhan,
Peraturan Pemerintah atau apapun yang mengakibatkan perjanjian kerja ini tidak
mungkin lagi untuk diwujudkan.
Pasal 11
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Perjanjian ini dan segala akibat hukumnya hanya tunduk pada hukum dan ketentuan
ketentuan yang berlaku di negara Republik Indonesia.
2. Apabila terjadi perselisihan atas penafsiran dan atau pelaksanaan atas perjanjian
ini, maka diselesaikan secara musyawarah.
3. Dalam hal musyawarah seperti yang tersebut dalam Pasal 11 ayat (2) ini tidak
tercapai, maka Para Pihak sepakat untuk diselesaikan secara hukum.
PASAL 12
PENUTUP
Demikianlah perjanjian ini dibuat, disetujui, dan ditandatangani dalam rangkap dua, asli
dan tembusan bermaterei cukup dan berkekuatan hukum yang sama. Satu dipegang
oleh PIHAK PERTAMA dan lainnya untuk PIHAK KEDUA.

Yogyakarta,

Januari 2016