Anda di halaman 1dari 3

1.

Apa saja yang menyebabkan modal saham dapat mengalami kenaikan dan
penurunan?
2. Bagaimana cara investor mencatat investasinya dengan metode ekuitas?
3. Sebutkan dan jelaskan perbedaan metode alokasi untuk beban depresiasi!
4. a. Apa perbedaan pendapatan dan keuntungan?
b. Apa perbedaan beban dan kerugian?

Jawaban
1. Penyebab modal saham dapat mengalami kenaikan dan penurunan sbb:
Kenaikan modal saham
- Stock options / opsi saham yaitu kontrak yang memberi hak kepada
karyawan perusahaan untuk membeli saham perusahaan dalam jangka
waktu tertentu dengan harga tertentu
- Stock deviden & stock splits / deviden saham & pemecah saham
- Capital stock subscription / pemesanan pembelian saham
- Convertible prefered stock / saham prioritas berhak tukar
- Stock rights / hak beli saham yaitu hak untuk membeli saham pada
penerbitan saham baru kepada pemegang saham lama
- Convertible bonds / obligasi berhak tukar yaitu obligasi yang dapat ditukar
dengan saham biasa atas inisiatif pemegang obligasi
- Stock warrants / kupon saham yaitu penjualan hak beli saham kepada non
pemegang saham
Penurunan modal saham
- Theasury stock / saham treasuri yaitu penarikan kembali saham yang
beredar oleh perusahaan. Saham treasuri bisa menggunakan konsep satu
transaksi maupun dua transaksi. Konsep satu transaksi yaitu pembelian
saham treasury dan penjualan kembali dianggap sebagai satu kesatuan
transaksi. Sedangkan konsep dua transaksi adalah perolehan kembali
saham treasuri dianggap proses likuidasi modal pemegang saham dan
penjualan kembali saham treasuri dianggap sebagai penerbitan saham
baru
- Pembayaran deviden likuidasi
2. Cara investor mencatat investasinya dengan metode ekuitas sbb:
Pencatatan investasi yang pada awal perolehan investor mencatat investasi
sebesar biayanya, dividen maupun distribusi laba dicatat sebagai pengurang
akun investasi. Nilai investasi ditambah atau dikurangi dengan bagian
laba/rugi investor pada perusahaan asosiasi[1] setelah tanggal perolehan.
Untuk investasi dalam perusahaan asosiasi diatur dalam PSAK No. 15 tentang
Akuntansi untuk Investasi dalam Perusahaan Asosiasi. Metode ekuitas harus
diterapkan oleh investor yang memiliki saham berhak suara pada perusahaan
investee baik secara langsung maupun tidak langsung dengan kepemilikan
20% atau lebih. Dengan kepemilikan 20% atau lebih, secara akuntansi
investor dianggap memiliki pengaruh yang signifikan pada investee, oleh
karena itu pengakuan penghasilan berdasarkan dividen yang diterima tidak
dapat digunakan sebagai ukuran yang memadai untuk merefleksikan

penghasilan yang diperoleh investor dari investasi dalam investee karena


distribusi yang diterima tersebut hampir tidak ada hubungannya dengan
kinerja investee. Mengingat pengaruh yang signifikan terhadap investee,
investor memiliki tolok ukur atas kinerja investee, yaitu imbalan
investasi (return on investment). Investor melaksanakan tanggung jawab ini
dengan memperluas lingkup laporan keuangan konsolidasi sehingga
mencakup bagiannya atas hasil usaha investee dan dengan demikian
menyediakan analisis terhadap penghasilan serta investasi sehingga rasio
yang lebih relevan dapat dihitung. Dengan demikian, penerapan metode
ekuitas memungkinkan pelaporan aktiva bersih dan penghasilan bersih oleh
investor dengan lebih informatif.
3. Perbedaan metode alokasi untuk beban depresiasi sbb:
Metode alokasi secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu metode
alokasi garis lurus dan metode alokasi dipercepat. Metode alokasi garis lurus
(straight-line) merupakan metode pengalokasian biaya aktiva pada masa
manfaat umur aktiva berdasarkan beban periodik yang sama. Alasan
penyusutan menggunakan garis lurus adalah asumsi bahwa kerusakan fisik
terjadi seragam sepanjang waktu. Analis harus menyadari kelemahan dari
konseptual penyusutan garis lurus. Penyusutan garis lurus secara implisit
mengasumsikan bahwa penyusutan pada tahun-tahun awal sama dengan
tahun berikutnya saat aktiva mungkin kurang efisien dan membutuhkan
pemeliharaan yang tinggi. Permasalahan dari penggunaan metode garis lurus
adalah adanya distorsi pada tingkat pengembalian. Dengan kata lain
penyusutan menggunakan metode garis lurus menghasilkan bias yang
semakin
besar
terhadap
tingkat
pengembalian
aktiva.
Metode penyusutan dipercepat (accelerated) mengalokasikan biaya aktiva
sepanjang masa manfaat dengan pola yang semakin menurun. Daya menarik
untuk penggunaan metode ini adalah untuk kepentingan perpajakan. Hal ini
dikarenakan semakin cepat aktiva dihapuskan untuk tujuan pajak, maka
semakin besar pula penangguhan pajak pada masa depan, dan semakin
banyak dana yang tersedian untuk operasi perusahaan. Konsep yang
mendukung penggunaan metode dipercepat adalah pandangan bahwa beban
penyusutan yang semakin kecil sepanjang waktu merupakan kompensasi atas
peningkatan biaya perbaikan dan perawatan, penurunan pendapatan dan
efisiensi operasi, peningkatan ketidakpastian pendapatan atas aktiva berumur
dimasa yang akan datang. Metode penyusutan dipercepat yang paling umum
digunakan adalah penggunaan metode saldo menurun dan jumlah angka
tahun. Metode saldo menurun (declining balance method) mengenakan tarif
yang tetap terhadap saldo akun yang semain menurun (nilai tercatat). Metode
jumlah angka tahun (sum of the years digits method) menerapkan bagian dari
aktiva dikurangi nilai sisa yang semakin kecil. Untuk metode penyusutan
terdapat metode khusus dalam menentukan nilai beban penyusutan
perusahaan. Beban penyusutan ini dihitung berdasarkan aktivitas dan
intensitas penggunaan aktiva semisal mesin berat dan baja.
4. a. Pendapatan berasal dari kata revenue atau total sesuatu yang kita peroleh
atau

dapatkan dari suatu yang kita usahakan. Misal kita menjual barang maka
total harga
penjualan barang tersebut akan menjadi pendapatan kita. Dalam kasus lain
menerima
sebuah bunga dari pinjaman yang kita berikan , kita juga mencatatnya
sebagai sebuah
pendapatan karena kita sebelumnya sudah mengeluarkan kas untuk
memberikan
pinjaman terebut.
Laba berasal dari kata income atau yang berarti pemasukkan atau
penghasilan . Laba
merupakan keseluruhan pendapatan dikurangi biaya-biaya operasional
lainnya bahasa
gampangnya dalam pendapatan kita belum tentu mendapat laba (atau
bahasa
mudahnya suatu keuntungan), karena belum dikurangi biaya-biaya
operasional
lainnya. Sedangkan untuk pemasukan, itu sudah pasti merupakan laba bagi
kita.
b. Beban adalah arus keluar atau penggunaan aset lainnya atau timbulnya
kewajiban
(atau kombinasi keduanya) selama satu periode mulai dari penyerahan atau
produksi
barang, pemberian jasa atau aktifitas lain yang merupakan operasi utama
perusahaan.
Kerugian adalah penurunan nilai aset bersih yang berasal dari transaksi
yang
bersifat peripheral atau insidental dari suatu entitas DAN dari semua
transaksi lain
serta dari peristiwa lain DAN keadaan-keadaan yang mempengaruhi entitas
tersebut
selama satu periode KECUALI yang termasuk beban atau distribusi kepada
pemilik.