Anda di halaman 1dari 6

Nama : Gilang Sekartajie

NPM : 120820110051

STUDI KASUS MSDM


Shell Know it When She See it

BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Joel Buckner dan partnernya Sidney Muller membeli 7 hotel dalam dekade terakhir ini,
dan di beberapa kasus hotel tersebut menguntungkan dari sebelumnya. Bulan lalu, mereka
membeli 700 ruang hotel di Gulf Coast dan tepatnya di dalam proses renovasi dan mendapatkan
semuanya siap untuk pembukaan. Di waktu yang sama, mereka memperkerjakan Richard
McKenzie untuk mengatur operasi. Richard telah memiliki 15 tahun pengalaman kerja dengan
dua diantaranya terdiri dari rantai hotel terbesar di negaranya dan memiliki sebuah catatan
performa yang sangat bagus. Disamping tugas yang lainnya, Richard akan mengawasi fungsi
management sumber daya, termasuk pelatihan dan pengembangan. Hotel tersebut telah memiliki
425 asosiasi, termasuk di dalamnya asosiasitukang kebun, pemeliharaan, dan restaurant.
Richard ialah seseorang yang memiliki kepercayaan kuat di dalam pelatihan. Beberapa Hotel
menawarkan fasilitas-fasilitas yang serupa, jadi rahasia untuk sukses ialah melakukan sesuatu
lebih baik dari kompetitor mereka. Inilah darimana pelatihan itu berasal. Semua orang dapat
menyiapkan meja atau check in tamu, tetapi restaurant dan hotel terbaik berbeda dari yang
lainnya. berpegang dalam philosophy, Richard berkata kepada Margareth Dunlap, ketua dari
divisi Human Resaources, untuk memberikan dia sebuah rencana pelatihan dan pengembangan
untuk 2 tahun setelah operasi. Richard ingin melihat tipe-tipe dari asosiasi pelatihan yaitu jadwal
untuk penerimaan, yang kemudian ama dilanjutkan dengan pelatihan, dan bagaimana maksud
dari Margareth untuk mengukur keefektifan dan program yang berbeda-beda. Dia juga ingin
tahu, tipe-tipe dari program pengembangan Margareth menyarankan untuk staf manajerial.
Margareth tahu bahwa 2 bulan kedepan dia akan menjadi sangat sibuk untuk menyusun
pengembangan rencana yang sudah dipinta oleh Richard. Tentunya, dia berharap untuk
memberikan rencana pelatihan dan pengembangannya sebuah tambahan Degree dari Panache.

Dia berkata kepada asistennya bahwa, saya tidak ingin memberikan saran yang sama dari
pelatihan run-of-the-mill yang kita dapat lihat di dalam organisasi rumah sakit 10 tahun yang
lalu.. saya ingin pelatihan ini lebih luas, lebih berguna, dan lebih interaktif untuk peserta.
Ketika asistennya menekan dia untuk lebih mengklarifikasi, Margareth mengakui bahwa dia
tidak tahu dengan pasti apakah pelatihan ini diperlukan. Bagaimanapun juga, dia menjamin
asistennya, saya akan tahu itu setelah saya melihat itu. Sekarang asistennya ada di dalam
sebuah proses untuk membantunya merancang program-program pelatihan tersebut, tapi
perasaannya sangat tidak nyaman dengan petunjuk yang diberikan Margareth untuknya. saya
tau dia akan tahu ketika dia melihat itu, tetapi saya satu-satunya orang yang membuat proposal
program dan saya tidak yakin dia akan tahu ketika dia melihatnya. Saya harap saya lebih
mendapatkan petunjuk dari tugas ini.
1.2 Identifikasi Masalah
1. Apa saja jenis program-program pelatihan yang direkomendasikan untuk asisten
Margareth? Jelaskan 2 dari tipe-tipe pelatihan tersebut.
2. Apa saja jenis program-program pengembangan yang direkomendasikan untuk manager
hotel? Jelaskan secara singkat satu konten dari program pengembangan tersebut.
3. Apakah mungkin untuk mengukur keefektifan dari program-program pelatihan dan
pengembangan ini? Bagaimana?

BAB II
Pembahasan

1. Jenis program-program pelatihan yang mungkin dapat di berlakukan oleh asisten


Margareth antara lain adalah :
a. On the Job Training :
Job Instruction Training

(Latihan

Instruktur

Pekerjaan)

Adalah model pelatihan dengan memberikan petunjuk-petunjuk pekerjaan


secara langsung pada pekerjaan dan terutama digunakan untuk melatih
para karyawan tentang cara-cara pelaksanaan pekerjaan. Pada metode ini
didaftarkan semua langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pekerjaan
sesuai dengan urutannya.

Apprenticeships

Merupakan proses belajar dari seseorang atau beberapa orang yang lebih
berpengalaman. Metode ini digunakan untuk mengembangkan keahlian
perorangan,

sehingga

para

karyawan

yang

bersangkutan

dapat

mempelajari segala aspek dari pekerjaannya

Coaching

Adalah suatu cara pelaksanaan pelatihan dimana atasan mengajarkan


keahlian dan ketrampilan kerja kepada bawahannya. Dalam metode ini
pengawas diperlukan sebagai petunjuk untuk memberitahukan kepada
peserta mengenai tugas atau pekerjaan rutin yang akan dilaksanakan dan
bagaimana cara mengerjakannya.

b. Off the Job Training


Vestibule Training

Merupakan pelatihan yang dilakukan dalam suatu ruangan khusus yang


terpisah dari tempat kerja biasa dan disediakan jenis pelaralatan yang sama
seprti yang akan digunakan pada pekerjaan sebenarnya. Latihan ini
berguna sebagai pendahuluan dari latihan kerja.
Lecture
Merupakan metode pelatihan dengan memberikan kuliah atau ceramah
dalam rangka penyampaian informasi-informasi yang dibutuhkan petatar
Metode ini mengeluarkan biaya yang tidak tinggi, namun kelemahannya
adalah peserta kurang partisipasi dan kurang respon.

2. Jenis

pengembangan yang dapat di rekomendasikan untuk Manajer-Manajer Hotel

tersebut salah satunya dengan cara melakukan studi banding ataupun pelatihan khusus di
luar Hotel. Maksudnya adalah para manajer dapat melakukan studi banding dengan
berkunjung pada hotel-hotel lain ataupun tempat sejenis untuk melakukan riset dan
mengambil pelajaran / ilmu tertentu sesuai dengan tujuan yang ingin diketahui dan
dikembangkan oleh perusahaan. Ataupun perusahaan dapat mengirimkan kandidatkandidat manajernya untuk dilatih dan diberi pengetahuan yang lebih seputar informasi
yang dibutuhkan untuk pembelajaran kedepannya agar para manajer tersebut dapat
memahami dan mengembangkan kemampuannya untuk mencapai dan memajukan tujuan
perusahaan
3. Mungkin, karena untuk mengetahui keberhasilan/keefektifan suatu program perlu adanya
evaluasi secara sistematis. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pelatihan
dan pengembangan dengan tujuan yang diharapkan. Kriteria yang efektif digunakan
untuk untuk mengevaluasi adalah berfokus pada hasil akhir. Hal yang perlu doperhatikan
antara lain :

Reaksi dari pelatihan terhadap kegiatan pelatihan


Pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman pelatihan
Hasil yang dapat diukur baik secara individu maupun organisasi
Mengukur prestasi kerja sebelum dan sesudah pelatihan / pengembangan