Anda di halaman 1dari 22

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
SOPRAN (SOFTWARE PROGRAMSMS FOR SCHOOL INFORMATION )
UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI PERKEMBANGAN SISWA KEPADA
ORANGTUA
BIDANG KEGIATAN:
PKM-GAGASAN TERTULIS

diusulkan oleh :
Alfiyatuz Zahro F

(150111601171/ 2015)

Adinda Alfi Nur R

(150111606856/2015)

Ilmadia Riswana S

(150111604629/ 2015)

Krisna Agatama

(150111604339/2015)

Muhammad Alvin

(150111602575/2015)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


2016

PENGESAHAN PKM GAGASAN TERTULIS

ii

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI...........................................................................................................iii
RINGKASAN..........................................................................................................1
PENDAHULUAN...................................................................................................2
Latar Belakang.........................................................................................................2
Tujuan......................................................................................................................3
Manfaat....................................................................................................................3
GAGASAN..............................................................................................................4
Kondisi Kekinian Pencetus Gagasan.......................................................................4
Solusi yang Pernah Diterapkan Sebelumnya Untuk Memperbaiki Keadaan
Pencetus Gagasan.....................................................................................................5
Seberapa Jauh Kondisi Kekikian Pencetus Gagasan Dapat Diperbaiki Melalui
Gagasan yang Diajukan...........................................................................................6
Pihak-pihak yang terkait..........................................................................................7
Langkah - langkah Strategis Implementasi Gagasan...............................................8
Simpulan................................................................................................................10
Inti Gagasan...........................................................................................................10
Teknik Implementasi Gagasan...............................................................................10
Prediksi Keberhasilan Gagasan..............................................................................10
Daftar Pustaka........................................................................................................11
LAMPIRAN...........................................................................................................19

iii

RINGKASAN
Peran orangtua dalam mencapai nilai ketuntasan anak sangat penting,
terutama dalam tindakan mengawasi anak belajar, memprioritaskan tugas yang
terkait dari sekolah, memenuhi segala keperluan yang dibutuhkan, memberikan
dorongan anak untuk aktif dalam kegiatan sekolah, dan memberikan kesempatan
mengikuti berbagai aktivitas yang menunjang kegiatan belajar, peran orangtua
dalam penataan waktu kapan saat mengerjakan PR sekolah, kapan membantu
orangtua mengerjakan tugas sehari-hari di rumah, memberikan dampak positif
bagi perkembangan siswa. Keterlibatan orangtua secara langsung ataupun tidak
langsung terhadap kegiatan belajar anak di sekolah sangat berpengaruh terhadap
capaian prestasi anak serta proses pembelajaran anak ternyata akan berdampak
positif bagi anak yang menjadi siswa, tetapi juga bagi orangtua dan guru. Hornby
G dalam Parental Involvement in Childhood Education: Building Effective
School-Family Partnerships (2011) menyatakan, Dengan terlibat dalam proses
pembelajaran anak, orangtua dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan diri
dalam proses pengasuhan anak dan orangtua akan semakin tertarik dengan
pendidikan anak. Keterlibatan orangtua dalam pendidikan pada tingkat sekolah
tinggi memiliki efek positif pada perilaku siswa dan sikap terhadap sekolah dan
prestasi akademik. Di sisi lain, kurangnya keterlibatan orangtua dalam pendidikan
anak-anak memberikan efek yang sangat signifikan.
(http://print.kompas.com/baca/2015/05/05/PentingnyaPartisipasiKeluargadalamPe
ndidikan-A?utm_source=bacajuga diakses pada 1 Maret 2016).
Berdasarkan survei pada responden, partisipasi orangtua terhadap
pembelajaran anak di Sekolah Dasar saat ini mencapai katagori sedang 43,75%
dan 28,12% sedikit dan besar 28,12%. Survei ini menunjukkan bahwa orangtua
tidak seluruhnya mengikuti perkembangan anaknya disekolah. Orangtua jarang
mencari informasi tentang kegiatan anak disekolah bahkan orangtua kurang
mendapat informasi tentang perkembangan anaknya disekolah. Apabila masalah
ini dibiarkan akan mengakibatkan proses pembelajaran terganggu. Perlu adanya
terobosan solusi untuk mengatasi masalah ini. PKM-GT ini digagas untuk
mengatasi masalah kurang efektifnya penyebaran informasi tentang
perkembangan anak kepada orangtua atau wali. Metode penulisan dalam gagasan
ini melalui metode analisis dan pengamatan terhadap hubungan orangtua dan
sekolah pada Sekolah Dasar. SOPRAN merupakan software untuk penyebaran
informasi perkembangan siswa yang dapat dimiliki semua sekolah, softwere ini
sangat efektif untuk kondisi masyarakat saat ini, karena layanan SMS (Short
massage servise) SOPRAN dapat diakses oleh setiap orangtua siswa atau wali
siswa. Dengan software ini informasi perkembangan siswa dapat tersebar merata
ke seluruh orangtua atau wali murid sehingga mempermudah jalannya komunikasi
antara pihak sekolah dan orangtua atau walisiswa.

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Sebuah sekolah akan menjadi efektif apabila mampu menjalin kerjasama
yang baik dengan orang tua siswa dan masyarakat (Segiovanni, T.J 1991).
Kerjasama itu dikembangkan dalam menunjang kegiatan pembelajaran dan
pengajaran di sekolah. Kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah diperlukan
guna menciptakan hubungan yang harmonis, sebab pendidikan merupakan
tanggung jawab bersama antara sekolah, guru, orangtua siswa, masyarakat dan
pemerintah. Kerjasama tersebut akan mewujudkan pendidikan yang ideal dan
perkembangan anak optimal karena terjadi proses belajar yang berkelanjutan di
rumah. Orang tua sebagai pendamping anak akan mengerti perkembangan serta
potensi anak karena melalui kerjasama antara pihak sekolah dan orangtua terjadi
pertukaran informasi sekitar kehidupan siswa, baik lingkungan sekolah, keluarga,
maupun masyarakat serta informasi tentang perkembangan siswa khususnya siswa
Sekolah Dasar.
Pemahaman orangtua akan perkembangan anak di era digital masih
minim, padahal sudah ada media sosial yang bisa digunakan untuk mendapatkan
informasi tentang anaknya dari pihak sekolah seperti Whatsapp, BBM dll. Namun
banyak orangtua yang belum bisa menggunakan itu atau karena tidak
menggunakan smartphone. APJII (Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia)
bekerja sama dengan PusKaKom (Pusat Kajian Informasi) Universitas Indonesia
pada tahun 2014 melakukan survei pada penggunaan internet di Indonesia
menunjukkan bahwa berdasarkan usia pengguna internet terbanyak pada umur
1825 tahun yaitu sebesar 49%, sedangkan umur 26-35 tahun sebesar 33,8%,
umur 36-45 tahun sebesar 14,6%, umur 46 keatas sebesar 2,6%
(http://www.slideshare.net/internetsehat/profil-pengguna-internet-indonesia-2014riset-oleh-apjii-dan-puskakom-ui diakses 20 Feb 2016). Survei ini menunjukkan
bahwa minimnya orangtua yang menggunakan internet sehingga media sosial
dirasa kurang efisien untuk sekarang dalam proses menjalin kerjasama antara
pihak sekolah dan orangtua siswa atau wali siswa khususnya yang tidak
menggunakan media sosial. Hal ini tentu akan mengakibatkan kesalahan pahaman
antar orangtua dan pihak sekolah. Sedangkan tugas wali kelas akan berat apabila
tidak ada kerja sama karena tidak ada pendampingan belajar yang berkelanjutan
pada siswa dirumah oleh orangtua masing - masing. Akibatnya perkembangan
anak tidak optimal. Lebih dari itu ada beberapa orangtua yang tidak sempat untuk
memperhatikan perkembangan anaknya setiap hari karena kesibukan mereka, atau
tidak datang dalam undangan wali murid dan akhirnya menyerahkan sepenuhnya
pada pihak sekolah.
Melihat situasi ini, perlu sebuah inovasi untuk mengatasi masalah tersebut
yaitu dengan menggunakan aplikasi yang semua orang bisa menggunakannya.
Gagasan ini mendekonstruksi software SMS (short massage service) massal yang
banyak digunakan untuk merugikan atau mengambil keuntungan dari pihak lain
dengan pembaharuan yang bertujuan dapat memberikan manfaat. SOPRAN
(Software ProgramSMS for School Information) adalah gagasan yang dicetuskan
2

berupa aplikasi berbasis SMS yang dapat mengirimkan informasi kepada orangtua
atau wali siswa tentang perkembangan anaknya disekolah karena SMS bisa
diakses setiap orang dengan menggunakan HP masing masing dan semua jenis
HP dapat menerima SMS. Sehingga jika tidak ada SOPRAN hubungan antara
orang tua dan pihak sekolah tetap tidak maksimal dalam menjalin kerjasama.
SOPRAN sebagai satu satunya solusi yang harus diimplementasikan untuk
mencapai tujuan pendidikan yang ideal.
Tujuan
Meninjau latar belakang pada karya tulis ini, maka tujuan gagasan yang
ingin dicapai adalah :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Memudahkan sosialisasi pihak sekolah dengan siswa


Akurasi informasi karena langsung dari guru kelas
Membantu memonitor perkembangan prestasi peserta didik
Menyajikan informasi yang dibutuhkan orangtua / siswa
Meningkatkan layanan informasi kepada orang tua / wali siswa
Membantu proses pengawasan aktifitas siswa di sekolah

Manfaat
1. Menyajikan informasi yang dibutuhkan orangtua/siswa
2. Meningkatkan citra sekolah sebagai sekolah yang peduli, transparan, dan
selangkah lebih maju dibidang teknologi
3. Memudahkan wali kelas dalam melaporkan perkembangan siswa kepada
orangtua atau wali siswa
4. Sebagai alternatif pengiriman pengumuman/pemberitahuan/peringatan kepada
orang tua atau wali murid sebagai ganti surat edaran sekolah.

GAGASAN
Kondisi Kekinian Pencetus Gagasan
Usia anak khususnya seusia Sekolah Dasar merupakan masa kanak kanak yang kondisi psikis anak pada umumnya tenang, senang belajar dan
bermain serta rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hal - hal baru. Pada masa ini
anak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Menurut (Moh. Ali, 1995: 36),
Pada rentang usia sekolah dasar tersebut, anak mulai menunjukkan
perilaku belajar sebagai berikut: (1) mulai memandang dunia
secara objektif, bergeser dari satu aspek situasi ke aspek lain
secara reflektif dan memandang unsur-unsur secara serentak; (2)
Mulai berpikir secara operasional: mempergunakan cara berpikir
operasional untuk mengklasifikasikan benda - benda, membentuk
dan mempergunakan keterhubungan aturan-aturan, prinsip ilmiah
sederhana, dan mempergunakan hubungan sebab akibat, memahami
konsep substansi.

Kurikulum 2013 menuntut anak harus bisa calistung (membaca, menulis dan
berhitung). Dalam hal ini peran orang tua sangat penting, orangtua sebagai
pendamping mereka harus bekerjasama dengan sekolah khususnya dalam
perkembangan anak, memahami kurikulum dan memberikan pengajaran saat
mendampingi anak belajar dirumah.
Kerjasama yang baik antara sekolah dengan orangtua dapat
menguntungkan kedua belah pihak. Namun kenyataannya kerjasama antara
sekolah dan orangtua selama ini tidak berjalan mulus, karena disebabkan oleh
beberapa hal yaitu belum adanya penghubung yang efektif antara orangtua dan
guru, keterbatasan waktu yang dimiliki oleh orang tua sehingga interaksi antara
orang tua dengan guru kelas menjadi tidak maksimal dan pihak orangtua yang
cenderung pasif dalam mengikuti perkembangan anaknya disekolah.
Disisi lain betapa beratnya tugas guru, terutama wali kelas di Sekolah
Dasar yang bertugas untuk mengatur, bertanggung jawab dan membina suatu
kelas. Wali kelas harus mengetahui keadaan siswa, mulai dari jumlah, nama
-nama, identitas siswa, absensi kehadiran, status sosial, ekonomi dsb. Serta
mengetahui masalah - masalah yang dihadapi siswa saat mengikuti pembelajaran.
Penilaian juga harus dilakukan oleh wali kelas terkait dengan tingkah laku anak
didik sehari-hari di sekolah, kerajinan, ketekunan, dan kesantunan, serta
kepribadian/tatib. Wali kelas dapat memberi tindakan bila diperlukan yang
selanjutnya dilakukan pemberitahuan, pembinaan, dan pengarahan. Saat ini wali
kelas Sekolah Dasar dituntut untuk melaporkan hasil pembelajaran siswa, dan
perkembangan siswa di sekolah.

Fenomena yang seringkali terjadi di sekolah yaitu orang tua atau wali
siswa datang ke sekolah hanya untuk memenuhi panggilan pada saat kenaikan
kelas atau awal tahun ajaran bahkan tidak jarang panggilan ini diwakilkan oleh
orang lain. Padahal beberapa sekolah menggunakan kesempatan penerimaan
laporan siswa diakhir semester untuk penyebaran informasi sekolah dan himbauan
mengenai perkembangan anak kepada orangtua. Karena keadaan itulah sekolah
perlu adanya alat penyebar informasi yang mudah dioperasikan, efisien dan
akurat, sehingga diharapkan semua orangtua dapat menerima informasi mengenai
perkembangan dan kegiatan siswa secara tidak langsung tanpa harus bertatap
muka.

Solusi yang Pernah Diterapkan Sebelumnya Untuk Memperbaiki Keadaan


Pencetus Gagasan

Berdasarkan pengamatan, ada beberapa solusi yang pernah diterapkan tapi


kurang maksimal, yaitu :
1. Surat edaran
Pada umumnya surat edaran didefinisikan sebagai surat tertulis yang bertujuan
untuk memberitahukan sebuah informasi dan bersifat formal. Surat edaran
justru sering tidak sampai kepada orangtua karena sering digunakan anak
mainan
2. Media sosial
Sekolah yang teknologi informasinya telah memadai akan menggunakan
media social untuk menghubungi atau menyebarkan informasi kepada
orangtua siswa. Misalnya grup WhatsApp, BBM, atau website. Tetapi faktanya
banyak orangtua yang belum bisa mengoperasikan media sosial sejenis itu
sehingga informasi tidak dapat diakses oleh semua orangtua siswa
3. Buku informasi atau buku tugas
Dibeberapa sekolah dasar menggunakan buku informasi atau buku tugas yang
didalamnya berisi tabel tugas, pekerjaan rumah dan pemberitahuan yang
ditujukan untuk orangtua. Tetapi buku ini kurang efektif bagi wali kelas
karena harus menulis laporan perkembangan siswa dan tugas disetiap buku
siswa di kelas. Bahkan orangtua sering tidak sempat membuka buku anak
dirumah sehingga orangtua tidak mengetahui perkembangan dan tugas anak.

Seberapa Jauh Kondisi Kekikian Pencetus Gagasan Dapat Diperbaiki


Melalui Gagasan yang Diajukan

Berdasarkan survei APJII (Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia)


bekerja sama dengan PusKaKom (Pusat Kajian Informasi) Universitas Indonesia
pada tahun 2014 pengguna internet yang berumur 26-35 tahun sebesar 33,8%,
umur 36 45 tahun sebesar 14,6% , umur 46 keatas sebesar 2,6% dan yang tidak
menggunakan internet presentase lebih besar dari pada itu. Maka bisa disimpulkan
orang tua siswa sekolah dasar yang menggunakan HP bukan smartphone lebih
banyak dan mereka cenderung berkomunikasi dengan menggunakan SMS atau
telepon. Maka sehubungan dengan itu kami membuat terobosan dengan
menggunakan SOPRAN.
SOPRAN (Software ProgramSMS for School Information) adalah suatu
jembatan atau penghubung untuk lalu lintas data dan informasi melalui SMS yang
mengkomunikasikan antara program sms gateway (modem) dari PC dengan
perangkat ponsel. SOPRAN merupakan terobosan dalam hal penyebaran
informasi perkembangan siswa yang dapat dimiliki semua sekolah, software ini
sangat efektif karena hanya dengan satu kali klik dari PC, informasi akan dikirim
secara massal ke setiap nomer orangtua yang telah didata. Untuk kondisi
masyarakat saat ini, SMS (Short Massage Service) tidak asing lagi di kalangan
masyarakat maka SOPRAN tidak menyulitkan bagi orangtua atau wali murid.
Dengan software ini, informasi perkembangan siswa dapat tersebar merata ke
seluruh orangtua atau wali siswa sehingga mempermudah komunikasi antara wali
kelas, orangtua, dan anak. Melalui SMS yang dikirim secara tidak langsung orang
tua dapat memantau perkembangan anak. Karena menurut beberapa teori
psikologi perkembangan anak, menyatakan bahwa anak yang didampingi orang
tua di rumah akan cenderung lebih baik dalam proses pembelajarannya. Hal itu
selaras dengan teori pendidikan dari tokoh zona of proximal development bahwa
anak akan lebih berkembang dalam proses pembelajaran ketika didampingi orang
dewasa.

Pihak-pihak yang terkait

Kepala
Sekolah

Wali Kelas 1

Seluruh Wali
Murid Kelas 1

Wali Kelas 2

Seluruh Wali
Murid Kelas 2

Wali Kelas 3

Seluruh Wali
Murid Kelas 3

Wali Kelas 4

Seluruh Wali
Murid Kelas 4

Wali Kelas 5

Seluruh Wali
Murid Kelas 5

Wali Kelas 6

Seluruh Wali
Murid Kelas 6

Server
Utama

Operator Telepon

Keterangan :
Menunjukkan perintah/koordinasi
Menunjukkan komunikasi

Gagasan ini membutuhkan pihak-pihak yang dapat mendukung dalam


mengimplementasikan gagasan , yaitu kepala sekolah, operator telepon, server,
wali kelas dan orangtua. Pihak-pihak tersebut memiliki wewenang serta posisi
masing-masing dalam gagasan ini sebagai berikut : (1) Kepala Sekolah
mempunyai peranan penting dalam gagasan ini, karena memegang kebijakan
tertinggi di sekolah. Kepala Sekolah sebagai pengawas serta koordinator utama
dalam gagasan ini. Semua SMS yang dikirim oleh server dapat dipantau dan telah
melalui persetujuan Kepala Sekolah, (2) Server utama dapat dioperasikan oleh
guru TI atau guru yang mempunyai kemampuan di bidang TI. Server utama
bertugas untuk mengendalikan SOPRAN (Software ProgramSMS for School
Information) dan disaat guru kelas mengalami masalah dalam penggunaannya
server utama bertanggung jawab untuk membantunya, (3) Wali kelas atau guru
kelas memiliki peranan sebagai server dari setiap kelas mereka masing-masing.
Wali kelas dari kelas 1 menjadi server dari kelas 1 dan seterusnya. Wali kelas juga
bertugas untuk mengirimkan SMS kepada setiap wali siswa tentang laporan
perkembangan anak mereka di kelas. Catatan yang dikirim terkait dengan tingkah
laku anak didik sehari-hari di sekolah, kerajinan, ketekunan, dan kesantunan, serta
kepribadian/tatib misalkan raport bulanan perkembangan anak, serta pesan - pesan
yang berkaitan dengan kegiatan anak mereka di sekolah, dan (4) Orang tua atau
7

wali siswa berperan sebagai penerima pesan yang dikirim pihak sekolah. SMS
tersebut akan dikirim secara berkala sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.
Program dari gagasan ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan
dari kedua belah pihak. Sebab bila ada dukungan dari kedua belah pihak maka
tujuan dari program ini akan berjalan dengan lancar.

Langkah - langkah Strategis Implementasi Gagasan


Langkah strategis untuk mengimplementasikan gagasan SOPRAN ini dengan cara
sebagai berikut :
1. Download terlebih dahulu ProgramSMS dalam search engine
2. Install ProgramSMS dengan mengklik program Setup-ProgramSMS-

3.22.exe
3. Akan muncul layar seperti ini lalu klik Next

4. Lalu Klik I accept The Agreement Lanjutkan dengan menekanNext

5. Pilh lokasi untuk meletakkan Program SMS ( Default Drive C: ) lalu klik
next

6. Selanjutnya pilihan untuk mengaktifkan langsung Program SMS ketika

windows start up. ( Default tidak Aktif ). Ini adalah langkah terakhir untuk
menginstall, tekan next untuk menginstall, tunggu hingga selesai lalu klik
finish.

Simpulan
Inti Gagasan
Gagasan SOPRAN ini pada dasarnya meliputi pemberitahuan informasi
atau laporan kepada orang tua atau wali siswa tentang perkembangan anaknya di
sekolah, siswa telah melakukan atau mempelajari apa saja dalam Sekolah Dasar,
terkait kegiatan dan agenda sekolah berikutnya dan konfirmasi tugas atau PR yang
harus diselesaikan oleh anak, serta motivasi kepada orangtua dalam mendampingi
anaknya yang berbasis SMS kemudian dikirim melalui server atau wali kelas
kepada setiap orang tua atau wali siswa.
Teknik Implementasi Gagasan
1. Kepala sekolah mensosialisasikan SOPRAN kepada orang tua murid.
Sosialisasi tersebut berupa penjelasan tentang SOPRAN, kode etik yang
ditentukan dan sistematika kerja SOPRAN.
2. Setelah mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak. Guru melakukan
pendataan nomer orangtua atau wali siswa.
3. Wali kelas melakukan need assesment kepada siswa terkait dengan konten
yang akan dikirim kepada orangtua atau wali murid.
4. Wali kelas melakukan klasifikasi jenis - jenis kebutuhan yang perlu
diinformasikan melalui SOPRAN.
5. Wali kelas dan pihak sekolah melakukan kesepakatan layanan dan diklarifikasi
kepada orangtua mengenai informasi tentang raport bulanan perkembangan
anak, kegiatan yang dilakukan anak disekolah, perilaku siswa disekolah serta
pemberitahuan, pembinaan, dan pengarahan yang dilakukan sekolah untuk
anak mereka.
6. Wali kelas mengirimkan pesan-pesan layanan yang sudah disepakati
sebelumnya.
7. Orangtua akan mendapatkan pesan tentang perkembangan anak mereka.
Orangtua dapat langsung berkomunikasi kepada setiap wali kelas sebab sms
yang dikirim dapat dibalas sewaktu-waktu.
Prediksi Keberhasilan Gagasan
Gagasan software SMS ini secara langsung bisa menguntungkan orangtua
atau wali siswa dalam mendapatkan informasi perkembangan anaknya di sekolah
dari SMS yang dikirimkan oleh wali kelas. Orangtua dapat mempercayai
informasi yang diperoleh karena akurasi data yang dikirim. Keberhasilan dari
seluruh gagasan ini nantinya ditentukan dari komitmen antara pihak sekolah dan
orangtua atau wali siswa. Jika gagasan SOPRAN (Software ProgramSMS for
10

School Information) diterapkan di semua sekolah dasar di Indonesia maka akan


semakin banyak orangtua yang memahami anaknya dan mengerti perkembangan
anaknya secara nyata, karena semua tipe HP dapat menerima layanan SMS.

Daftar Pustaka
PUSKAKOM. 2015. Profil Pengguna Internet Indonesia 2014 (Riset oleh APJII
dan PUSKAKOM UI). http://www.slideshare.net/internetsehat/profil-penggunainternet-indonesia-2014-riset-oleh-apjii-dan-puskakom-ui di akses pada tanggal
20 Februari 2016
Sergiovanni, Thomas J. 1991. The principalship : a reflective practice
perspective. Boston : Allyn and Bacon
Wibowo, Thomas Gunawan. 2009. Orang Tua Bukan Musuh Sekolah.
www.kompasiana.com/Orang-Tua,-Bukan-Musuh-Sekolah-! di akses pada
tanggal 22 Februari 2016
Marbun, Julkifli. 2015. Pentingnya Peran Orang Tua dalam Belajar Anak.
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/15/01/08/nhtpqlpentingnya-peran-orang-tua-dalam-belajar-anak di akses pada tanggal 21 Februari
2016
Suarnaya, I Putu. 2010. Managemen Pendidikan. Malang. Gunung Samudera
M.A, Hamdani. 2012. Bimbingan dan Penyuluhan. Bandung. CV Pustaka Setia
Adhiputra, Anak Agung Ngurah. 2013. Bimbingan dan Konseling : Aplikasi di
Sekolah Dasar dan Taman Kanak kanak. Yogyakarta. Graha Ilmu

11

A. Identitas Ketua
1 Nama Lengkap (dengan gelar)
2 Jenis Kelamin L/P
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

Alfiyatuz Zahro Firdhousy


Perempuan
Bimbingan dan Konseling
150111601171
Banyuwangi, 28 Oktober 1996
alfiyatuz28@gmail.com
081230474293

B. Riwayat Pendidikan

Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SD

SMP

SMA

MI Al-Hidayah

SMPN 1 Bangorejo

SMAN 1 Purwoharjo

UMUM
2003-2009

UMUM
2009-2012

IPA
2012-2015

C. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi
Penghargaan
Tahun
Pemberi

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-GT.
Malang, 25 Februari 2016
Pengusul

(Alfiyatuz Zahro Fidhousy)

12

A.Identitas Anggota 1
1 Nama Lengkap (dengan gelar)
2 Jenis Kelamin L/P
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

Adinda Alfi Nur Rochmahningsih


Perempuan
Bimbingan dan Konseling
150111606856
Kediri, 18 Juli 1996
Adflanogi_18@yahoo.co.id
085736963218

B. Riwayat Pendidikan
SD

SMP

SMA

Nama Institusi

SDN 1 Gondang

MTsN 2 Kediri

MAN 2 Kediri

Jurusan
Tahun MasukLulus

UMUM
2003-2009

UMUM
2009-2012

IPA
2012-2015

C. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi
Penghargaan
Tahun
Pemberi

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-GT.
Malang, 25 Februari 2016
Pengusul

( Adinda Alfi Nur R. )

13

A. Identitas Anggota 2
1 Nama Lengkap (dengan gelar)
2 Jenis Kelamin L/P
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

Ilmadia Riswana Subechi


Perempuan
Bimbingan dan Konseling
150111604629
Malang, 3 Januari 1997
ilmadia08@gmail.com
082257096968

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SD

SMP

SMA

SDN 4 Ardirejo

SMPN 4 Kepanjen

SMAN 1 Kepanjen

UMUM
2003-2009

UMUM
2009-2012

IPS
2012-2015

C. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi
Penghargaan
Tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-GT.
Malang, 25 Februari 2016
Pengusul

( Ilmadia Riswana S. )

14

A. Identitas Anggota 3
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin L/P
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

Muhammad Alfin
Laki-laki
Bimbingan dan Konseling
150111602575
Tangerang, 15 November 1997
muhammadalfin198@gmail.com
085384092353

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SD

SMP

SMA

SDN 72 Pagaralam

SMPN 2 Pagaralam

SMAN 4 Pagaralam

UMUM
2001-2007

UMUM
2007-2010

IPS
2010-2013

C. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi
Penghargaan
Tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-GT.
Malang, 25 Februari 2016
Pengusul

( Muhammad Alfin )

15

A. Identitas Anggota 4
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin L/P
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

Krisna Agatama
Laki-laki
Bimbingan dan Konseling
150111604339
Blitar, 23 Agustus 1996
keyto000@gmail.com
081357911615

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SD

SMP

SMA

SDN Babadan 1

SMPN 1 Wlingi

SMAN 1 Talun

UMUM
2001-2007

UMUM
2007-2010

IPS
2010-2013

C. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi
Penghargaan
Tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-GT.
Malang, 25 Februari 2016
Pengusul

( Krisna Agatama )

16

A.Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan
gelar)
2 Jenis Kelamin L/P
3 Program Studi
4
5
6
7

NIDN
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/HP

Yuliati Hotifah,S.Psi.,M.Pd
Perempuan
S1-Psikologi STAIN MALANG, S2-Bimbingan
dan Konseling Universitas Negeri Malang
0014047811
Malang, 14 April 1978
Yuliati.hotifah.fip@um .ac.id
081803811757

B. Riwayat Pendidikan
SD
Nama Institusi

SMP

SDN Ampelgading
Malang
1985-1991

Jurusan
Tahun Masuk-Lulus
S1
Psikologi
STAIN Malang
1997-2002

SMP Ampelgading
Malang
1991-1994

MA Annur
Bululawang Malang
IPA
1994-1997

S2
Bimbingan dan Konseling
Universitas Negeri Malang
2003 2007

C.Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No
Nama Pertemuan
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar
Seminar Nasional
Perempuan Tercipta dari
1
Tulang Rusuk Laki-laki
Perspektif Psikologi
Sekolah Gender bagi
Gender Prespektif
Aktivitas Mahasiswa UIN
Psikologi
2 Malang
Lokakarya bagi
Stakeholder Pesantren

SMA

Kondisi Psikologis
Santri

Waktu dan Tempat


Oktober, 2010
Aula Usman
Mansyur Unisma
Maret, 2011 Aula
Pusat Studi
Gender UIN
Maulana Malik
Ibrahim Malang
19 Februari 2012,
Pondok Pesantren
Al-Yasini
Pasuruan

D.Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Penghargaan
Tahun

17

Dosen Berprestasi

Universitas
Negeri Malang

Dosen
Berprestasi
Tingkat
Fakultas

2014

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-GT.
Malang, 22 Februari 2016
Pembimbing

(Yuliati Hotifah,S.Psi.,M.Pd)
NIDN. 0014047811

18

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)


Jalan Semarang 5, Malang 65145
Telepon: 0341-551312
Laman: www.um.ac.id
SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama
: Alfiyatuz Zahro Firdhousy
NIM

: 150111601171

Program Studi

: S1 Bimbingan Konseling

Fakultas

: Ilmu Pendidikan

Dengan ini menyatakan bahwa proposal Program Kreatisfitas Mahasiswa Bidang


Gagasan Tertulis saya dengan
Judul
: SOPRAN (Software ProgramSMS for School
Information)
yang diusulkan untuk tahun anggaran 2016 bersifat original dan belum pernah
dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,
maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenarbenarnya.

Mengetahui,
Wakil Rektor III Universitas Negeri
Malang

( Dr. Syamsul Hadi, M.Pd, M.Ed )


NIP. 196108221987031001

Malang , 25 Februari 2016


Yang menyatakan,

(Alfiyatuz Zahro Firdhousy)


NIM 150111601171

19