Anda di halaman 1dari 19

MAKA

LAH
Menapaki Jalan Terjal Penegakan Hak Asasi Manusia Di Indonesia

Nama Kelompok 1:




Danang Wisnu Pratama
Dea Melrosa
Deny Fatkha Aprilian
Mukhlis
Novi Rosyana Devia Sari Tarakanita

Kelas
Sekolah
Tugas

:XI-LISTRIK 2
:SMK NEGERI 2 TARAKAN
: PKN

TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017
Daftar Is

..............................1 KESIMPULAN......15 1.........................14 A........................................3 BAB I PENDAHULUAN................Daftar Isi...........................................................4 2........................7 3............ Peraturan Perundang-Undangan Yang Mengatur Permasalahan HAM........6 BAB II PEMBAHASAN..........................3 Upaya Pemerintah Dalam Menegakkan Hak Asasi Manusia.........................................................................................................................7 3......:.........3 TUJUAN PERMASALAHAN.........................................................................................................................................16 3.....................................................................1 Pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia)....2 SARAN.......................................1 Kata Pengantar..........................) Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia)........................................... Pembentukan Komisi Nasional Yang Berkaitan Dengan HAM....2 Kasus Pelanggaran HAM Yang Ada Di Indonesia.....) Pembentukan Instrumen HAM.....................................................................................................................................7 2) Pelanggaran HAM Berdasarkan Sifatnya..............................................................................................................18 4.............................................15 2...................................17 BAB III PENUTUP...........................................................................................................2 RUMUSAN MASALAH...........5 2......................19 ..............................................................................18 4..............................11 3.........................7 1) Bentuk Pelanggaran HAM Yang Sering Muncul Biasa Terjadi Dalam 2 Bentuk....................................................................16 B...............................................................................) Pembentukan Pengadilan HAM..1 LATAR BELAKANG...................................4 2........................................................

Agar Pemahaman Terhadap Permasalahan Lebih Mudah Di Pahami Dan Lebih Singkat Dan Akurat . Dan Saran Makalah Ini.KATA PENGANTAR Segala Puji Syukur Kehadiran Allah SWT Yang Telah Memberikan Anugrah. Diharapkan Pembaca Dapat Mengkaji Berbagai Permasalahan Tentang KASUS PELANGGARAN HAM DI INDONESIA Akhirnya. TARAKAN.Kesempatan Dan Pemikiran Kepada Kami Untuk Dapat Menyelesaikan Makalah Ini . Terimakasih. Semoga Makalah Ini Bermanfaaat Bagi Anda Semua. Saya Menyadari Bahwa Makalah Ini Masih Belum Semmpurna Untuk Menjadi Lebih Sempurna Lagi Saya Membutuhkan Kritik Dan Saran Dari Pihak Lain Untuk Membagikannya Kepada Saya Demi Memperbaiki Kekurangan Pada Makalah Ini. Makalah Ini Merupakan Pengetahuan Tentang KASUS PELANGGARAN HAM DI INDONESIA . Pembaca Akan Masuk Pada Inti Pembahasaan Dan Diakhiri Dengan Kesimpulan.Selanjutnya. Kami Penyusun Mengucapkan Terimakasih Kepada Semua Pihak Yang Telah Membantu Proses Pembuatan Makalah Ini.Sistematika Makalah Ini Dimulai Dari Pengantar Yang Merupakan Apersepsi Atas Materi Yang Telah Dan Akan Dibahas Dalam Bab Tersebut . Semua Ini Dirangkum Dalam Makalah Ini .22 Agustus 2016 .

Indonesia Mengalami Kemajuan Dalam Bidang Penegakan HAM Bagi Seluruh Warganya. Pelanggaran HAM Kemudian Juga Sering Terjadi Di Sekitar Kita. Untuk Itulah Kami Menyusun Makalah Yang Berjudul “Pelanggaran Hak Asasi Manusia Di Indonesia”. Instrumen-Instrumen HAM Pun Didirikan Sebagai Upaya Menunjang Komitmen Penegakan HAM Yang Lebih Optimal. Hal Inilah Yang Kemudian Bisa Memunculkan Pelanggaran HAM Seorang Individu Terhadap Individu Lain. Namun Seiring Dengan Kemajuan Ini. Ataupun Sebaliknya.1 LATAR BELAKANG Hak Merupakan Unsur Normatif Yang Melekat Pada Diri Setiap Manusia Sejak Manusia Masih Dalam Kandungan Sampai Akhir Kematiannya.Kelompok Terhadap Individu.Untuk Memberikan Informasi Tentang Apa Itu Pelanggaran HAM. .BAB I PENDAHULUAN 2. Di Di Dalamnya Tidak Jarang Menimbulkan Gesekan-Gesekan Antar Individu Dalam Upaya Pemenuhan HAM Pada Dirinya Sendiri. Setelah Reformasi Tahun 1998.

Maka Masalah Yang Dapat Diidentifikasi Sebagai Berikut : 1. Apa Saja Macam-Macam Pelanggaran HAM? 3.2 RUMUSAN MASALAH Sesuai Dengan Judul Makalah Ini “Penegakan Hak Asasi Manusia” . Bagaimana Upaya Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM? .2. Apa Contoh Pelanggaran HAM Di Indonesia? 4. Apa Pengertian Pelanggaran HAM ? 2.

Untuk Mengetahui Macam-Macam Pelanggaran HAM. 2. 4. 3. Untuk Mengetahui Contoh Pelanggaran HAM Di Indonesia.2.3 TUJUAN PERMASALAHAN Tujuan Dari Mengangkat Materi Ini Tentang Kasus Hak Asasi Manusia Di Indonesia Yaitu: 1. . Upaya Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM. Untuk Mengetahui Pengertian Pelanggaran HAM.

Yakni Suatu Pembatasan. Diskriminasi. Ras. Pelanggaran HAM Berat Yaitu Meliputi Kejahatan Genosida Dan Kejahatan Kemanusiaan. Keyakinan Beserta Politik Yang Selanjutnya Berimbas Pada Pengurangan. Maupun Kolektif Di Dalam Berbagai Aspek Kehidupan. Etnik.Atas Dasar Agama. Yang Baik Disengaja Maupun Tidak Disengaja Atau Kelalaian Yang Secara Hukum Mengurangi.BAB II PEMBAHASAN 3. . Yang Baik Dilakukan Oleh Individu Maupun Oleh Institusi Negara Atau Institusi Lainnya Terhadap Hak Asasi Individu Lain Tanpa Ada Dasar Atau Alasan Yuridis Dan Alasan Rasional Yang Menjadi Pijakannya. Membatasi. Menghalangi Dan Mencabut Hak Asasi Manusia Seseorang Atau Kelompok Orang Yang Dijamin Oleh UU Dan Tidak Didapatkan Atau Dikhawatirkan Tidak Akan Memperoleh Penyelesaian Hukum Yang Benar Dan Adil. (2) Pelanggaran HAM Ringan: Bentuk Pelanggaran HAM Ringan Ialah Pelanggaran HAM Yang Dilakukan Selain Dari Kedua Bentuk Pelanggaran HAM Berat Tersebut. 2) Pelanggaran HAM Berdasarkan Sifatnya. Penyiksaan. Kelompok. Dengan Demikian Pelanggaran HAM Adalah Tindakan Pelanggaran Kemanusiaan. 2. Golongan. Bentuk Penyimpangan Atau Penghapusan Hak Asasi Manusia Dan Kebebasan Dasar Dalam Kehidupan Baik Secara Individu.: (1) Pelanggaran HAM Berat: .1 PELANGGARAN HAM (HAK ASASI MANUSIA) Setiap Perbuatan Seseorang Atau Kelompok Orang Termasuk Juga Aparat Negara. Yang Didasarkan Pada Mekanisme Hukum Yang Berlaku. 1) Bentuk Pelanggaran HAM Yang Sering Muncul Biasa Terjadi Dalam 2 Bentuk. Jenis Kelamin. Suku. Yaitu : 1. Pelecehan Atau Bahkan Pengucilan Secara Langsung Maupun Tidak Langsung Didasarkan Pada Pembedaan Manusia. Yakni Perbuatan Yang Dilakukan Secara Sengaja Sehingga Menimbulkan Rasa Sakit Yang Teramat Atau Penderitaan Baik Itu Jasmani Maupun Rohani Pada Seseorang Untuk Mendapat Pengakuan Dari Seseorang Ataupun Orang Ketiga.

Derajat Dan Martabat Manusia. Penindasan Dan Dominasi Suatu Kelompok Ras Atau Kelompok Ras Lain Untuk Mempertahankan Dominasi Dan Kekuasaannya. Kejahatan Genosida Dilakukan Dengan Cara : (1) Membunuh Anggota Kelompok. (5) Memindahkan Secara Paksa Anak-Anak Dari Kelompok Tertentu Ke Kelompok Lain. (6) Berupa Penyiksaan.  Kejahatan Kemanusiaan Adalah Suatu Perbuatan Yang Dilakukan Dengan Serangan Yang Meluas Dan Sistematis. Adapun Serangan Yang Dimaksud Tersebut Ditujukan Secara Langusng Terhadap Penduduk Sipil Berupa : (1) Berupa Pembunuhan. Kelompok Etnis. Kalian Wajib Untuk Menghindarkan Diri Dari Segala Penyebab Yang Bisa Mendorong Kalian Untuk Melakukan Tindak Pelanggaran HAM Tersebut. Pelanggaran HAM Berat Merupakan Bentuk Penghinaan Terhadap Harkat. (2) Mengakibatkan Penderitaan Fisik Atau Mental Yang Berat Terhadap Anggota-Anggota Kelompok. Agama. Pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) Di Atas Pada Dasarnya Adalah Bentuk Pelanggaran Kepada Hak Hidup. (9) Berupa Penghilangan Orang Secara Paksa. Adapun Faktor Penyebab Dari Pelanggaran HAM Antara Lain: .Maka Dari Itu. Dan Hak Kebahagiaan Yang Dimiliki Oleh Setiap Manusia. Perbudakan Seksual. Pelacuran Secara Paksa. (8) Berupa Penganiayaan Terhadap Suatu Kelompok Tertentu Atau Perkumpulan Yang Didasari Persamaan Paham Politik. Ras. Etnis. (4) Berupa Pengusiran Atau Pemindahan Penduduk Secara Paksa. Jenis Kelamin Atau Alasan Lain Yang Telah Diakui Secara Universal Sebagai Hal Yang Dilarang Menurut Hukum Internasional. Budaya. (7) Berupa Pemerkosaan. Hak Kemerdekaan. Selain Itu Pula. (10) Berupa Kejahatan Apartheid. Pemaksaan Kehamilan. (4) Memaksakan Tindakan-Tindakan Yang Bertujuan Mencegah Kelahiran Di Dalam Kelompok. (2) Berupa Pemusnahan. (3) Berupa Perbudakan. (3) Menciptakan Kondisi Kehidupan Kelompok Yang Akan Mengakibatkan Kemusnahan Atau Kehancuran Secara Fisik Baik Seluruh Maupun Sebagiannya. Kejahatan Genosida Adalah Setiap Perbuatan Yang Dilakukan Dengan Tujuan Untuk Memusnahkan Atau Menghancurkan Seluruh Atau Sebagian Dari Kelompok Bangsa. (5) Berupa Perampasan Kemerdekaan Atau Perampasan Kebebasan Fisik Lain Secara SewenangWenang Yang Melanggar (Asas-Asas) Ketentuan. Kelompok Agama Dan Ras. Pemandulan Atau Sterelisasi Secara Paksa Atau Bentuk-Bentuk Kekerasan Seksual Lain Yang Setara. Kebangsaan.

Rendahnya Kesadaran HAM Akan Mengakibatkan Seorang Pelanggar HAM Berbuat Semena-Mena Kepada Orang Lain.Tiap Manusia Di Dunia Ini Memiliki Hak Asasi Yang Memang Harus Dilindungi Dan Dijunjung Tinggi.) Faktor Internal Faktor Internal Berarti Adanya Dorongan Seseorang Untuk Melakukan Pelanggaran HAM Yang Berasal Dari Dalam Diri Pelaku Pelanggaran HAM. Karena Itulah Selayaknya Tidak Ada Seorang Pun Yang Boleh Untuk Melanggar Sebuah Hak Asasi Manusia Orang Lain. Semakin Rendah Kesadaran HAM Seseorang. 3. Ada Yang Sangat Menghargai HAM Dan Ada Juga Yang Sangat Mengabaikan Adanya HAM Tersebut. Akan Tetapi Hak Asasi Yang Dimiliki Oleh Manusia Dibatasi Oleh Hak Asasi Manusia Lainnya. Ego Yang Tinggi Dan Selalu Mementingkan Diri Sendiri. Seakan-Akan Kedudukan Seseorang Direndahkan Dan Dilecehkan. Pelanggar Tidak Mau Tahu Bahwa Orang Lain Juga Mempunyai Hak Asasi Manusia Yang Harus Dijaga Dan Dihormati. Akhirnya Bukan Tidak Mungkin Seseorang Akan Menghalalkan Segala Cara Agar Haknya Terpenuhi Walau Caranya Bisa Melanggar Hak Orang Lain. a. Kurangnya Sikap Toleransi Sikap Tidak Toleran Akan Mengakibatkan Munculnya Rasa Saling Tidak Menghormati Dan Menghargai Atas Keberadaan Orang Lain. Pada Akhirnya Sikap Ini Akan Menjerumuskan Seseorang Untuk Melakukan Diskriminasi Pada Orang Lain. Sikap Egois Dan Mementingkan Diri Sendiri Akan Mengakibatkan Seseorang Lalai Dari Kewajibannya Dan Selalu Menuntut Haknya Dalam Berbagai Kepentingan. Makin Besar Pula Sikap Masa Bodoh Seseorang Terhadap HAM. Sikap Ini Tentu Akan Berakibat Penyimpangan Terhadap Hak Asasi Manusia. 2. 1. Sikap Ini Juga Akan Menyebabkan Seseorang Memiliki Hasrat Yang Besar Untuk Mencapai Sesuatu Yang Diinginkan. Karena Sikap Buruk Tersebut. Kesadaran Akan HAM Rendah Tingkat Kesadaran Masing-Masing Orang Memang Berbeda-Beda. .

Secara Tidak Langsung Juga Kemajuan Teknologi Dapat Berdampak Negatif Bagi Banyak Orang. Para Pelanggar Tidak Akan Merasa Jera/Kapok Untuk Melakukan Hal Serupa Jika Tidak Diberi Hukuman Setimpal Sesuai Perbuatan Yang Dilakukannya. Di Lingkungan Masyarakat Atau Pun Dilingkungan Bangsa Dan Negara. Seperti Halnya Sentra Produksi Pabrik Yang Mencemari Lingkungan Sehingga Kesehatan Manusia Terancam.b. Namun. 3. Perbudakan. Namun Dalam Bentuk Kekuasaan Lain Salah Satunya Kekuasaan Di Sebuah Perusahaan. Misalnya Saja Perampokan Uang Dalam ATM Oleh Sekumpulan Hacker Atau Bisa Juga Penculikan Seseorang Melalui Jejaring Sosial. Salah Satu Dampak Positifnya Kita Dapat Memperoleh Informasi Dengan Mudah Melalui Internet Segudang Manfaat Yang Ditawarkan Dalam Internet Juga Dapat Dipergunakan Oleh Pelaku Kejahatan. Faktor-Faktor Ini Diantaranya Sebagai Berikut : 1. Para Pengusaha Yang Tidak Memperdulikan Hak-Hak Buruhnya Jelas Melanggar HAM. . 2. Kesenjangan Sosial Dan Ekonomi Yang Tinggi Ketidakseimbangan Dan Ketidakmerataan Gaya Hidup Sudah Mulai Muncul Di Era Saat Ini. Jika Teknologi Tidak Dipergunakan Sesuai Aturan Maka Yang Terjadi Adalah Timbul Bentuk Pelanggaran HAM. Penyalahgunaan Kekuasaan Kekuasaan Di Dunia Ada Banyak Sekali. Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum Aparat Penegak Hukum Yang Tidak Tegas Dan Klemar-Klemer Akan Mengakibatkan Timbulnya Banyak Pelanggaran HAM Yang Akan Terjadi. Dapat Kita Simpulkan Bahwa Setiap Kekuasaan Yang Disalahgunakan Akan Mendorong Timbulnya Pelanggaran HAM. Kekuasaan Ini Ada Di Lingkungan Keluarga. Memang Segala Sesuatu Yang Menyimpang Akan Mengakibatkan Hal Yang Buruk. Pelecehan Bahkan Pembunuhan. Hal Ini Juga Dapat Menjadi Pemicu Terjadinya Bentuk Pelanggaran HAM Lainnya. Yaitu Faktor Di Luar Diri Manusia Yang Mendorong Seseorang Atau Sekelompok Orang Melakukan Peanggaran HAM. Aparat Penegak Hukum Yang Semena-Mena Dalam Mengambil Keputusan Juga Merupakan Bentuk Pelanggaran HAM Dan Menjadi Contoh Tidak Baik. 4. Kekuasaan Tidak Selalu Mengarah Pada Kekuasaan Pemerintah. Jika Dibiarkan. Kasus Pelanggaran HAM Yang Tidak Diselesaikan Secara Tuntas Tentu Menjadi Pemicu Aksi Pelanggaran HAM Lain Yang Mungkin Lebih Merugikan.) Faktor Eksternal Faktor Eksternal. Perbedaan Tingkat Kekayaan Atau Jabatan Yang Dimiliki Seseorang Menjadi Pemicu Kesenjangan Sosial Dan Ekonomi. Teknologi Yang Disalahgunakan Majunya Teknologi Di Jaman Sekarang Memberi Dampak Positif Dan Juga Negatif. Bukan Tidak Mungkin Akan Banyak Terjadi Pelanggaran HAM Seperti Perampokan.

2. Pemerintahan Pada Masa Orde Baru Menuding Partai Komunis Indonesia (PKI) Sebagai Penyebab Masalahnya. Razia Tersebut Dikenal Dengan Operasi Pembersihan Partai Komunis Indonesia (PKI). Akan Tetapi Penanganannya Lamban Dan Pada Tahun 2013 Lalu. Ribuan Warga Lainnya Diasingkan Serta Jutaan Orang Lainnya Hidup Dibawah Bayang-Bayang ‘Cap PKI’ Hingga Bertahun-Tahun.3.000 Hingga 3 Juta Warga Tewas Dibunuh Pada Saat Itu. Dalam Peristiwa Tersebut. Kasus Penembakan Misterius (Petrus) Pada Tahun 1982-1985 . Lalu Pemerintahan Pada Saat Itu Membubarkan Organisasi Partai Komunis Indonesia Tersebut Serta Melakukan Berbagai Razia Terhadap Simpatisan Partai Tersebut.2 1. Sampai Saat Ini. Komnas HAM Telah Memperkirakan Bahwa Setidaknya 500. KASUS PELANGGARAN HAM YANG ADA DI INDONESIA Kasus Tragedi 1965-1966 Sejumlah Jenderal Telah Dibunuh Dalam Peristiwa 30 September Tahun 1965. Kejaksaan Mengembalikan Berkas-Berkas Tersebut Kepada Komnas HAM. Dengan Alasan Data Yang Di Dapat Kurang Lengkap. Komnas HAM Malah Balik Menuding Komando Operasi Pemulihan Kemanan Serta Semua Panglima Militer [Ada Daerah Yang Menjabat Pada Saat Itu Sebagai Pihak Yang Bertanggungjawab. Kasus Tragedi 1965-1966 Masih Ditangani Oleh Kejaksaan Agung.

Penembakan Misterius Atau Dapat Disebut Juga Dengan Petrus Alias Operasi Clurit Merupakan Sebuah Operasi Rahasia Yang Digelar Oleh Mantan Presiden Soeharto Dengan Dalih Untuk Mengatasi Tingkat Kejahatan Yang Tinggi Pada Saat Itu. Dalih Lainnya. Dan Hutan 3. Dari Jumlah Tersebut. Hasil Dari Operasi Clurit. Kejaksaan Agung Beranggapan Bahwa Kasus Penembakan Trisakti Sudah Diputus Oleh Pengadilan Militer Pada Tahun 1999. Kerusuhan Ini Diawali Dengan Kondisi Krisis Finansial Asia Yang Semakin Hari Semakin Memburuk. Kebut. . Tercatat 74 Orang Tewas Dan 28 Di Antaranya Tewas Akibat Ditembak. Bahwa Tidak Ditemukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat Di Dalamnya. Kasus Tersebut Dapat Ditindak Lanjuti Apabila Ada Rekomendasi Dari DPR Ke Presiden. Sebanyak 532 Orang Tewas Pada Tahun 1983. Sehingga Tidak Perlu Diadili Untuk Yang Kedua Kalinya. 367 Orang Tewas Yang Diakibatkan Karena Luka Tembakan. Operasi Tersebut Meliputi Operasi Penangkapan Dan Juga Pembunuhan Terhadap Orang Yang Dianggap Mengganggu Ketentraman Dan Keamanan Masyarakat. Tragedi Semanggi Dan Kerusuhan Pada Mei Tahun 1998 Pada Tanggal 13 Hingga 15 Mei 1998. Dalam Proses Hukumnya. Karena Belum Adanya Rekomendasi. Kejaksaan Agung Beralasan Bahwa Kasus Ini Tidak Bisa Ditindak Lanjuti Karena DPR Sudah Memutuskannya. Laut. Kemudian Tahun 1984. Puncaknya Kerusuhan Ini Di Jakarta. Tidak Pernah Tertangkap. Sebagian Besar Dari Korbannya Juga Dimasukkan Ke Karung Dan Ditinggal Di Pinggir Jalan. Depan Rumah. Selang Setahun Kemudian. Terjadi Berbagai Kerusuhan Massif Yang Terjadi Hampir Di Seluruh Tanah Air. Korban ‘Tembakan Misterius’ Tersebut Selalu Ditemukan Dalam Keadaan Tangan Dan Lehernya Terikat. Pelakunya Tidak Jelas. Khususnya Di Daerah Jakarta Dan Juga Jawa Tengah. Dan Dipicu Oleh Tewasnya 4 Anggota Mahasiswa Universitas Trisakti Yang Terkena Tembakan Dalam Demonstrasi Pada 12 Mei Tahun 1998. Kejaksaan Agung Mengembalikan Berkas Penyelidikan Tragedi Tersebut Kepada Komnas HAM. Dan Tidak Pernah Diadili. Tercatat Sekitar 107 Orang Tewas Dan Di Antaranya 15 Orang Tewas Akibat Ditembak. Kejaksaan Agung Menyatakan. Namun. Buang Ke Sungai.

Kelompok Penyerang Tersebut Diduga Membawa Lari Sejumlah Senjata Dan Juga Amunisi. Munir Said Thalib Merupakan Aktivis HAM Paling Vokal Di Tanah Air. Penculikan Itu Menjadi Alasan Dalam Pencopotan Danjen Kopassus Prabowo Subianto Serta Diadilinya Para Anggota Tim Mawar. Sampai Saat Ini. Jabatan Terakhirnya Ialah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau HAM Indonesia Imparsial. Terdapat Sekelompok Massa Yang Tidak Dikenal Membobol Sebuah Gudang Bersenjata Markas Kodim 1702/Wamena. Setelah Soeharto Sudah Jatuh Tidak Menjadi Presiden. Yaitu Lettu TNI AD Napitupulu Serta Prajurit Ruben Kana Yang Keduanya Merupakan Penjaga Gudang Senjata. 5. Polly Mendapatkan Vonis Hukuman Penjara Selama 14 Tahun Lamanya Karena Ia Terbukti Berperan Sebagai Salah Satu Pelaku Yang Meracuni Munir Dalam Penerbangan Menuju Amsterdam. Kasus Tersebut Hanya Mengadili Seorang Pilot Maskapai Garuda Yang Bernama Pollycarpus Budihari Priyanto. Namanya Mencuat Sebagai Pejuang Bagi Orang-Orang Hilang Yang Diculik Pada Kala Itu. Namun. Pada Saat Itu Ia Berumur 38 Tahun.4. Sampai Saat Ini Sudah Banyak Pihak Yang Meyakini Bahwa Polly Bukan Otak Pembunuhan Tersebut. . Pada Saat Itu Ia Membela Para Aktivis Yang Merupakan Korban Penculikan Tim Mawar Dari Kopasus Tentara Nasional Indonesia. Saat Menjabat Menjadi Dewan Kontras. Kasus Terbunuhnya Seorang Aktivis HAM Munir Said Thalib Munir Said Thalib Ditemukan Meninggal Dalam Pesawat Jurusan Jakarta-Amsterdam. Penyerangan Tersebut Menewaskankan 2 Anggota Kodim. Pada Tanggal 7 September 2004.00 Waktu Papua. Dalam Rangka Pengejaran Terhadap Pelaku Pembobolan Gedung Bersenjata Tersebut. Namun. Tragedi Wamena Berdarah Pada Tanggal 4 April 2003 Tragedi Wamena Berdarah Terjadi Pada Tanggal 4 April 2003 Pukul 01.

Penangkapan Sehingga Pada Saat Itu Menimbukan Korban Jiwa Serta Pengungsian Penduduk Yang Dilakukan Secara Paksa.Aparat TNI-Polri Diduga Melakukan Penyisiran. Dalam Memperjuangkan Hak Sendiri Dengan Mengabaikan Hak-Hak Orang Lain. Yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Kita Haruslah Menyadari Bahwasannya Hak Asasi Kita Selalu Berbatasan Dengan Hak-Hak Asasi Orang Lain.Berbicara Mengenai Proses Penegakan HAM . Idrus Affandi Dan Karim Suryadi Menegaskan Bahwa Bangsa Indonesia Dalam Proses Penegakan HAM Sangat Mempertimbangkan : Kedudukan Negara Indonesia Sebagai Negara Yang Berdaulat Baik Secara Hukum.Sehubungan Dengan Itu.Mengapa ? Karena Pemahaman HAM Liberal Dan Sekuler Tidak Selaras Dengan Makna Sila Pertama Pancasila. Mendapatkan Sebuah Kehormatan Sebagai Pahlawan. Sosial. Dapat Disimpulkan Bahwa Penegakkan HAM Di Indonesia Tidak Berorientasi Pada Pemahaman HAM Liberal Dan Sekuler. Dan Menerima Kenaikan Pangkat Serta Promosi Jabatan Tanpa Tersentuh Hukum Sekalipun. Upaya Pemerintah Dalam Menegakkan Hak Asasi Manusia Penegakkan HAM Di Indonesia Pada Saat Ini Tentu Mengacu Pada Pancasila Dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Serta Peraturan Perundang-Undangan Lainnya. Sementara Tersangka Terus Dapat Menikmati Hidupnya. Tercatat 42 Orang Meninggal Dunia Yang Disebabkan Karena Kelaparan Dan Sebanyak 15 Orang Jadi Korban Perampasan. Perampasan Secara Paksa. Hak Asasi Manusia Tidak Mampu Untuk Dilaksanakan Secara Mutlak. Komnas HAM Menemukan Pemaksaan Penanda Tanganan Surat Pernyataan Dan Perusakan Fasilitas Umum. Oleh Karena Itu. Terjadi Tarik Ulur Diantara Komnas HAM Dengan Kejaksaan Agung.3 UPAYA PEMERINTAH DALAM MENEGAKKAN HAK ASASI MANUSIA . Namun Karena Itulah Ketaatan Terhadap Peraturan Menjadi Sangat Penting. Merupakan Suatu Tindakan Yang Sangatlah Tidak Terpuji. Dalam Perwujudannya. Penyiksaan. Politik Harus Dipertahankan Dalam Keadaan Apapun Sesuai Dengan Prinsip-Prinsip Yang Dianut Dalam Piagam Perserikatan Bangsa Bangsa. Proses Hukum Atas Kasus Ini Sampai Saat Ini Masih Buntu. Hal Ini Karena Melanggar Hak Asasi Orang Lain. 3.

Di Indonesia. Komnas HAM Dibantu Tim Ad Hoc Yang Terdiri Dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Dan Berbagai Elemen/Unsur Masyarakat. Jadi. Dan Mediasi HAM. Secara Umum. Pembentukan Komisi Nasional Yang Berkaitan Dengan HAM 1) Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia) Siapa Itu Komnas HAM ? Komnas HAM Merupakan Sebuah Lembaga Negara Mandiri Setingkat Lembaga Negara Lainnya Yang Berfungsi Sebagai Lembaga Pengkajian.Dalam Melakukan Penyelidikannya. Tentunya Pengaduan Tersebut Harus Disertai Dengan Alasan. Jika Ada Seseorang Yang Merasa Hak Asasinya Dilanggar Boleh Melakukan Pengaduan Kepada Komnas HAM. Keberadaan Komnas HAM Selanjutnya Diatur Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999. Penyuluhan. Dalam UU Tersebut. Baik Secara Tertulis Maupun Lisan Dan Identitas Pengadu Yang Benar.Komnas HAM Beranggotakan 35 Orang Yang Dipilih Oleh DPR Berdasarkan Usulan Komnas HAM Dan Diresmikan Oleh Presiden.  Melakukan Perdamaian Kepada Kedua Belah Pihak Yang Bermasalah. Pada Tanggal 7 Juni 1993 Komnas HAM Dibentuk Melalui Keputusan Presiden Nomor 50 Tahun 1993.  Memberikan Saran Kepada Pihak Yang Bermasalah Untuk Menyelesaikan Sengketa Di Pengadilan. Pemantauan. Tujuan Komnas HAM Tujuan Dibentuknya Komnas HAM Yaitu Untuk Menjadi Lembaga Pengaduan Terhadap Pelanggaran HAM. Komnas HAM Dibentuk Dengan Tujuan Sebagai Berikut: .  Menyampaikan Rekomendasi Atas Suatu Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia Kepada Pemerintah Dan DPR Untuk Ditindaklanjuti. Anggota Komnas HAM Dapat Menjabat Selama 5 Tahun Dan Dapat Diangkat Lagi Namun Hanya Untuk Satu Kali Masa Jabatan. Adapun Langkah-Langkah Dan Tindakan Tersebut Yaitu : A. Adapun Tugas Dan Wewenang Komnas HAM Yaitu :  Menyelesaiakan Masalah Secara Konsultasi Maupun Negosiasi. Dijelaskan Bahwa Komnas HAM Adalah Lembaga Yang Mandiri Dan Mempunyai Kedudukan Yang Setingkat Dengan Lembaga Negara Lainnya. Pemerintah Telah Berupaya Melakukan Berbagai Tindakan Dan Langkah Strategis. Penelitian.

Selain Komnas HAM. Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Komnas Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Komnas Perlindungan Konsumen Dan Pelaku Usaha Komisi Kebenaran Dan Rekonsiliasi Nasional (KKRN) 2. Seperti Komnas HAM Dan Pengadilan HAM. Bentuk Dari Instrumen HAM Umumnya Berupa Peraturan PerundangUndangan Dan Lembaga Penegak HAM.Pengadilan HAM Itu Sendiri Dibentuk Berdasarkan UU RI No. Maka Proses Perlindungan Dan Penegakan HAM Akan Lebih Terjamin. Lembaga Tersebut Di Antaranya Yaitu : 1. Mengembangkan Kondisi Yang Kondusif Bagi Pelaksanaan Hak Asasi Manusia Sesuai Dengan Pancasila. 2. UUD 1945. Secara Garis Besar HAM Telah Tercantum Dalam Pasal 27 Hingga Pasal 34 Yang Dapat Dikelompokkan Sebagai Berikut : . 4. 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM. Baik Perseorangan Maupun Masyarakat.  Meningkatkan Perlindungan Dan Penegakan Hak Asasi Manusia Guna Berkembangnya Pribadi Manusia Indonesia Seutuhnya Dan Kemampuannya Berpartisipasi Dalam Berbagai Bidang Kehidupan.Dalam Pasal-Pasal UUD NRI 1945 Sebelum Amandemen Juga Memuat Berbagai Jaminan Terhadap HAM.Instrumen HAM Yang Berupa Peraturan Perundang-Undangan Dibentuk Untuk Menjamin Kepastian Hukum Serta Memberikan Arahan Dalam Proses Penegakan HAM. Adapun Tugas Dan Wewenang Pengadilan HAM Yaitu:  Memeriksa Dan Memutuskan Perkara Pelanggaran HAM Yang Berat.  Memeriksa Dan Memutus Perkara Pelanggaran HAM Yang Dilakukan Oleh Warga Negara Indonesia Dan Terjadi Di Luar Batas Teritorial Wilayah Indonesia. Maka Akan Ditindaklanjuti Lebih Lanjut Oleh Komnas HAM Dengan Prosedur Yang Telah Ada Secara Baik Dan Benar. Setelah Melakukan Pengaduan. Dan Perasaan Aman.) Pembentukan Pengadilan HAM Apa Itu Pengadilan HAM ? Pengadilan HAM Yaitu Pengadilan Khusus Terhadap Pelanggaran HAM Berat Yang Diharapkan Mampu Melidnungi Sebuah Hak Asasi Manusia Baik Perseorangan Maupun Masyarakat Dan Menjadi Dasar Penegakan. 3. 3. Ada Juga Lembaga Lainnya Yang Mengurus Tentang Pelanggaran HAM. Kepastian Hukum. Keadilan. Dan Piagam PBB Serta Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.) Pembentukan Instrumen HAM Dengan Dibentuknya Instrumen HAM.

Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 31 Ayat (1). c) Ditetapkannya Peraturan Perundang-Undangan Tentang Perlindungan Anak. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 27 Ayat (2). b) Ditetapkannya Ketetapan MPR Mengenai HAM Yaitu TAP MPR Nomor XVII/MPR/1998 Dalam Sidang Istimewa MPR Tahun 1998. Pemerintah Indonesia Membuat Peraturan Pelaksana Dari UUD 1945 Yang Mengatur Tentang Hak Asasi Manusia. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 33. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 34. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 29 Ayat (2). 4) Hak Dalam Bidang Pertahanan Dan Keamanan Hak Untuk Membela Negara. 2) Hak Dalam Bidang Ekonomi  Hak Atas Pekerjaan Dan Penghidupan Yang Layak. Dan Berserikat.) Hak Dalam Bidang Politik  Hak Persamaan Di Depan Hukum.1. Peraturan Perundang-Undangan Yang Dimaksudkan Seperti Berikut:  Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. Berkumpul. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 27 Ayat (1).  Hak Fakir Miskin Dan Anak Telantar.  Hak Mengeluarkan Pendapat.  Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG MENGATUR PERMASALAHAN HAM DIANTARANYA YAITU : a) Ditetapkannya Piagam HAM Indonesia Pada Tahun 1998. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 30.  Hak Mendapatkan Pendidikan. Dalam Perkembangan Selanjutnya. 3) Hak Dalam Bidang Sosial Dan Budaya  Hak Kebebasan Beragama.  Hak Atas Kekayaan Alam. Yaitu : . B. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 28.

f) Meratifikasi Instrumen HAM Internasional Selama Tidak Bertentangandengan Pancasila Dan UUD NRI Tahun 1945. e) Diundangkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1997 Tentang Pengadilan Anak  Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak  Undang – Undang Republik Indonesia Nomo 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak d) Pada Amandemen Kedua UUD NRI Tahun 1945. Telah Ditetapkan Satu Bab Tambahan Dalam Batang Tubuh Yaitu Bab X A Yang Isinya Tentang Hak Asasi Manusia. . Melengkapi Pasal-Pasal Terdahulu Yang Mengatur Mengenai Permasalahan HAM. Yang Selanjutnya Diikuti PERPU Nomor 1 Tahun 1999 Tentang Pengadilan HAM Yang Kemudian Ditetapkan Menjadi Undang-Undang (UndangUndang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM).

2 SARAN Sebagai Makhluk Sosial Kita Harus Mampu Mempertahankan Dan Memperjuangkan HAM Kita Sendiri. Kelompok Atau Suatu Instansi Atau Bahkan Suatu Negara Akan Diadili Dalam Pelaksanaan Peradilan HAM.1 KESIMPULAN HAM Adalah Hak-Hak Dasar Yang Dimiliki Oleh Manusia Sesuai Dengan Kiprahnya.BAB III PENUTUP 4. Dimana Setiap Bentuk Pelanggaran HAM Baik Yang Dilakukan Oleh Seseorang. Jadi Dalam Menjaga HAM Kita . Dan Jangan Sampai Pula HAM Kita Dilanggar Dan Dinjak-Injak Oleh Orang Lain. Setiap Individu Mempunyai Keinginan Agar HAM-Nya Terpenuhi. Dalam Kehidupan Bernegara HAM Diatur Dan Dilindungi Oleh Perundang-Undangan RI. 4. Tapi Satu Hal Yang Perlu Kita Ingat Bahwa Jangan Pernah Melanggar Atau Menindas HAM Orang Lain. Pengadilan HAM Menempuh Proses Pengadilan Melalui Hukum Acara Peradilan HAM Sebagaimana Terdapat Dalam Undang-Undang Pengadilan HAM. Di Samping Itu Kita Juga Harus Bisa Menghormati Dan Menjaga HAM Orang Lain Jangan Sampai Kita Melakukan Pelanggaran HAM.