Anda di halaman 1dari 61

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan baik! Kerjakan dengan jujur! Jangan mencontek!

Jangan lupa berdoa!


1. Berikut adalah negara yang menggunakan Bahasa Arab sebagai bahasa nasional, kecuali....
a. Arab Saudi
c. Yaman
b Qatar
d Turki
.
.
2. Kata (

( dalam Bahasa Arab terdiri dari 3 macam, kecuali....

a.
b
.

c.
d.

3. Kata yang menunjukan sebuah aktivitas/pekerjaan disebut...

a.
b
.
4. Berikut adalah permbagian fiil, kecuali
a. Fiil Madhi
b Fiil Mudhori
.

c.
d.

c. Fiil Amr
d Fill Isim
.

5. Berikut merupakan macam-macam kalam (kalimat), kecuali


a. Kalam Khobar
c. Kalam Nahyi
b Kalam Madhi
d Kalam Amr
.
.
6. Berikut adalam isim isyaroh yang tepat adalah

a. Ini (laki-laki):
b Ini (perempuan) :
.
7. artinya....
a. Kamu (perempuan)
b Kamu (laki-laki)
.

c. Itu (laki-laki):
d. Itu (perempuan):

c. Dia (laki-laki)
d Dia (Perempuan)
.

8. Bahasa Arab dia perempuan adalah....

a.
b
.
9. Bahasa Arab kita/kami adalah....

c.
d.

a.
b
.
10. Bahasa Arab Di sini" adalah....

a.
b
.

11. Berikut yang bukan termasuk adalah

a.
b.

12. Artinya....
a. Ke
b Dari
.
13. ""
a. Ke
b Dari
.
14. ""
a. Dan
b Dengan
.

c.
d.

c.
d.

c.
d.
c. Di
d Bawah
.

c. Di
d Bawah
.

c. Dari
d Ke
.

15. Perhatikan kalam (kalimat berikut): kata yang digarisbawahi adalah....


a.
Mubtada
style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;
text-justify: inter-ideograph;"> c.

Mubtada Khobar
b.
Khobar
d.
Khobar Ahad
16. Perhatikan kalam (kalimat berikut):
a. Mubtada
b Khobar
.

kata yang digarisbawahi adalah....


c. Mubtada Khobar
d Khobar Ahad
.

17. Bahasa Arab di depan adalah....

a.
b
.

c.
d
.

18. Berikut yang termasuk contoh isim mudzakar adalah......

a.
b
.

c.
d.

19. Berikut yang termasuk contoh isim muanats adalah......

a.
b
.

c.
d.

20. Berikut contoh isim mufrod adalah....


a.
b
.

c.
d.

21. ""
a. Sedang membaca
b Telah membaca
.

c. Akan membaca
d Besok membaca
.

22. ""
a. Sedang membaca
b Telah membaca
.

c. Akan membaca
d Besok membaca
.

23. " "


a. Apa
b Siapa
.

c. Kapan
d Mengapa
.

Perhatikan percakapan berikut, kerjakan nomor 24-26!

( )( )):
( ):

24. Arti dari kata yang digarisbawahi ( )adalah.....


a. Wahai Nabiku
b Wahai Nabila

c. Yah Nabila
d Yuk Nabila

25. Arti dari kata yang digarisbawahi ( )adalah.....


a. Apa maumu?
b Siapa kamu?
.

c. Bagaimana kabarmu?
d Bagaimana rumahmu?
.

26. Arti dari kata yang digarisbawahi ( )adalah.....


a. Saya Khoer
b Saya Baik
.

c. Ini Khoir
d Ini baru
.

27. (Pulpen)

a.
b
.

28. (Buku Tulis)

a.
b
.

29.(Penghapus)

a.
b
.

30. (Meja)
a.
b
.

c.
d.

c.
d.

c.
d.

c.
d.

Demikianlah CONTOH SOAL UJIAN SEKOLAH (US) BAHASA ARAB pilihan ganda, yang esainya
InsyaAllah menyusul

Bismillah,
berikut ini adalah istilah-istilah singkat yang biasa digunakan oleh para penuntut ilmu syari :

Afwan = maaf.
Tafadhdhol = silahkan (untuk umum
Tafadhdholiy = silahkan (untuk perempuan)

Mumtaz : Hebat, Nilai sempurna, bagus banget


Naam : iya
La adri = tidak tahu
Syukron : terima kasih Zadanallah ilman wa hirsha = smoga ALLAH manambah kita ilmu & semangat
Yassarallah/sahhalallah lanal khaira haitsuma kunna = semoga ALLAH mudahkan kita dalam kebaikan dimanapun
berada Allahummaghfir lana wal muslimin = ya ALLAH ampunilah kami & kaum muslimin
Laqod sodaqta = dengan sebenarnya
Ittaqillaah haitsumma kunta = Bertaqwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada
Allahul mustaan = hanya ALLAH-lah tempat kita minta tolong
Barakallah fikum = semoga ALLAH memberi kalian berkah
Wa iyyak = sama-sama
Wa anta kadzalik = begitu jg antum
Ayyul khidmah = ada yg bisa dibantu ?
Nas-alullaha asSalamah wal afiah = kita memohon kepada ALLAH keselamatan dan kebaikan
Jazakumullah khayran = semoga ALLAH memmbalas kalian dengan lebih baik
Jazaakallahu khayran = semoga ALLAH membalasmu (laki2) dengan lebih baik
Jazaakillahu khayran = semoga ALLAH memmbalasmu (perempuan) dengan lebih baik
Allahumma ajurny fi mushibaty wakhlufly khairan minha = ya ALLAH berilah pahala pada musibahku dan gantikanlah
dg yg lebih baik darinya.
Rahimakumullah = smoga ALLAH merahmati kalian
Hafizhanallah = semoga ALLAH menjaga kita
Hadaanallah = semoga ALLAH memberikan kita petunjuk/hidayah.
Allahu yahdik = semoga Allah memberimu petunjuk/hidayah
ala rohatik = ala kaifik = tereserah anda
(biasanya digunakan dalam percakapan bebas, atau lebih halusnya silahkan dikondisikan saja..)

ana = y = saya
anta = ka = kamu laki2
anti = ki = kamu prempuan
(maksudnya ==> kalau untuk kepada kamu laki2= kaifa haluka ? ; Kalau kepada kamu perempuan : kaifa haluki?)
antum = kum = kalian laki2
antunna = kunn = kalian prempuan
huwa = hu = dia laki2
hiya = ha = dia prempuan ===
maa dza tamalu ? = apa yg sedang kamu kerjakan ?
maa dza tamaluna ? = apa yg sedang kalian kerjakan ?
qorotu fiil madi = aku telah membaca
ahfadhuhaa mahlan mahlan = saya akan menghafalnya pelan-pelan

::

Min aina anta qaadim, ya akhii? / Dari mana Anda berasal, wahai Saudaraku?

A
::



Anaa qaadim min Jaawaa asy-syarqiyyah / Saya berasal dari Jawa Timur
::



Hal anta thaalib? / Apakah Anda seorang mahasiswa?

L

::

Laa, anaa muwadhdhaf / Tidak, saya seorang karyawan




::
Aina maktabuka? / Di mana kantormu?





::

Maktabii fisy-syaari Sudirman / Kantorku di jalan Sudirman





::

Bimaadzaa tadzhab ilal-maktab? / Dengan apa Anda pergi ke kantor

::



Adzhab ilal-maktab bis-sayyaarah / Saya pergi ke kantor dengan mobil


Akalti : kamu sudah makan
ana ataallamu = saya sedang belajar
nahnu nataallamu = kami sedang belajar al idhofatu = sandaran
contoh :

kitaabun Muhammad > kitaabun Muhammadin = bukunya Muhammad > nah, ini dalam bahasa arab disebut :
mudhoofun ilaih (mabniun alal kasry) lagi.. baitun mudarrisyun > baitu mudarrisyin/baitul mudarrisyi = rumah guru
nah..
TIPS:
bagaimana kalau berdiskusi dgn para ahlul bidah dan mereka tetap bersikeras kepada kebidahannya ?
Cukup tutup dengan kalimat,
mauiduna yaumal janaiz! = nantikanlah sampai kematian menjemput anda
Setelah itu, tinggalkan tempat kejadian perkara
selesai
___________________________________________
Afwan, berhubung ada yang bertanya tentang arti kalimat2 umum dan sederhana dalam bahasa Arab yang sering di
gunakan di group ini, maka semoga artikel sederhana (terjemahan bebas) ini bermanfaat.
- ana = saya
- anta = ka = kamu laki2
- anti = ki = kamu prempuan
- antum = kum = kalian laki2
- antunna = kunn = kalian prempuan
- huwa = hu = dia laki2
- hiya = ha = dia perempuan
- ya akhi = wahai saudaraku (laki2)
- ya ukhti = wahai saudaraku (perempuan)
- Akhi fillah = saudaraku seiman (kepada Allah)
- Jazaakallahu khayran = smoga ALLAH memmbalasmu dengan kebaikan.
- Jazakumullah khayiran = smoga ALLAH memmbalas kalian dengan kebaikan

- Allahu yahdik = Semoga Allah memberimu petunjuk


- Rahimahullah = Semoga Allah merahmatinya
- Rahimakumullah = smoga ALLAH mrahmati kalian
- Hafizhanallah = smoga ALLAH menjaga kita
- Hadaanallah = semoga ALLAH memberikan kita petunjuk.
- Afwan = maaf
- ISTAGHFARA-YASTAGHFIRU ( = )meminta ampun.
- Zadanallah ilman wa hirshan = Semoga ALLAH manambah kita ilmu & smangat
- Yassarallah / sahhalallah lanal khaira haitsuma kunna = Semoga ALLAH mudahkan kita dalam kebaikan dimanapun
berada
- Allahummaghfir lana wal muslimin = ya ALLAH ampunilah kami & kaum muslimin
- Allahul mustaan = hanya ALLAH lah tempat kita minta tolong
- Barakallahu fiik/kum = Semoga ALLAH memberi kalian berkah
- Wa iyyak/kum = sama2
- Wa anta kadzaalik = begitu jg antum
- Nas-alullaha assalamah wal aafiah = kita memohon kepada ALLAH keselamatan dan kebaikan
dipersilahkan bagi yg mau menambahkan / mengkoreksi,
& kalo ada yg mau menambahkan dgn huruf hijaiyah itu lebih baik
jazakumullah khayran
ana aidon = aku juga
thoyyib = baik lah..
laa bahsa = ga papa
mafi musykila = ga masalah
sway-sway = dikit-dikit
_________________________________
kata afwan dibeberapa ayat dengan beberapa makna yang saling berbeda. Antara lain:
Pertama, ( : )QS. Ali Imran : 155, maknanya maaf.
Kedua, ( : : ) QS. Al-Baqarah : 237, maknanya meninggalkan.
Ketiga, (
A
A :

) QS. al-Araf : 95, maknanya tambah banyak.
Keempat, ( ) QS. al-Baqarah : 219, maknanya kelebihan dari harta.
Dari beberapa kata afwan yang ada dalam al-Quran tersebut, dapat kita tafsirkan makna dari kata afwan:
Menurut pengertian pertama, maafkan saya atas kekurangan saya yang tidak mampu memberikan pelayanan lebih.
Menurut pengertian kedua, tinggalkan terimakasih tersebut, karena saya tak butuh terima kasih itu.
Menurut pengertian ketiga, diantara kita ada yang lebih banyak dari apa yang telah saya berikan.
Menurut pengertian keempat, apa yang telah saya berikan merupakan limpahan pemberian yang tidak berhak
disyukuri.
Wallahu alam.
penggunaan afwan kalau dalam keseharian sama dengan you welcome dlm bhs Inggris. juga sering digunakan
sebagai permintaan maaf dalam mengusulkan sesuatu, atau kalau tidak dapat memenuhi sesuatu. (dikedua
kesempatan ini kata afwan digunakan commonly) Wallahuaklam..
Nah, ngomong2 soal wa iyyaka atau wa iyyakum, kayaknya ada artikel bagus nih, khusus membahas masalah
ucapan wa iyyaka atau wa iyyakum


Banyak orang yang sering mengucapkan waiyyak (dan kepadamu juga) atau waiyyakum (dan kepada kalian juga)
ketika telah didoakan atau mendapat kebaikan dari seseorang. Apakah ada sunnahnya mengucapkan seperti ini?
Lalu bagaimanakah ucapan yang sebenarnya ketika seseorang telah mendapat kebaikan dari orang lain misalnya
ucapan jazakallah khair atau barakalahu fiikum?
Berikut fatwa Ulama yang berkaitan dengan ucapan tersebut:
Asy Syaikh Muhammad Umar Baazmool, pengajar di Universitas Ummul Quraa Mekah, ditanya: Beberapa orang
sering mengatakan Amiin, waiyyaak (yang artinya Amiin, dan kepadamu juga) setelah seseorang mengucapkan
Jazakallahu khairan (yang berarti semoga ALLAH membalas kebaikanmu). Apakah merupakan suatu keharusan
untuk membalas dengan perkataan ini setiap saat?
Beliau menjawab:
Ada banyak riwayat dari sahabat dan dari Rasulullah shallahu alaihi wasallam, dan ada riwayat yang menjelaskan
tindakan ulama. Dalam riwayat mereka yang mengatakan Jazakalahu khairan, tidak ada yang menyebutkan bahwa
mereka secara khusus membalas dengan perkataan wa iyyaakum.
Karena ini, mereka yang berpegang pada perkataan wa iyyaakum, setelah doa apapun, dan tidak berkata
Jazakallahu khairan, mereka telah jatuh ke dalam suatu yang baru yang telah ditambahkan (untuk agama).
Al-Allamah Asy-Syaikh Al-Muhaddits Abdul Muhsin Al-Abbad hafizhahullah Taala ditanya: apakah ada dalil bahwa
ketika membalasnya dengan mengucapkan wa iyyakum (dan kepadamu juga)?
Beliau menjawab:
tidak ada dalilnya, sepantasnya dia juga mengatakan jazakallahu khair (semoga Allah membalasmu kebaikan
pula), yaitu didoakan sebagaimana dia berdoa, meskipun perkataan seperti wa iyyakum sebagai athaf (mengikuti)
ucapan jazaakum, yaitu ucapan wa iyyakum bermakna sebagaimana kami mendapat kebaikan, juga kalian
,namun jika dia mengatakan jazakalallahu khair dan menyebut doa tersebut secara nash, tidak diragukan lagi
bahwa hal ini lebih utama dan lebih afdhal.
Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi ditanya: Apa hukumnya mengucapkan, Syukran (terimakasih) bagi
seseorang yang telah berbuat baik kepada kita?
Beliau menjawab:
Yang melakukan hal tersebut sudah meninggalkan perkara yang lebih utama, yaitu mengatakan, Jazaakallahu
khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu. Dan pada Allah-lah terdapat kemenangan.
Menjawab dengan Wafiika barakallah.
Apabila ada seseorang yang telah mengucapkan doa Barakallahu fiikum atau Barakallahu fiika kepada kita, maka
kita menjawabnya: Wafiika barakallah (Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu) (lihat Ibnu Sunni hal.
138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Ibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun)
Menjawab dengan jazakallahu khair.
Ada satu hadits yang menjelaskan sunnahnya mengucapkan jazakallahu khairan, dari Usamah bin Zaid

radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:


Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan :
jazaakallahu khair (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam
menyatakan rasa syukurnya. (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Almukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam
shahih Tirmidzi)
Ada beberapa ketentuan dalam mengucapkan jazakallah:
- jazakallahu khairan (engkau, lelaki)
- jazakillahu khairan (engkau, perempuan)
- jazakumullahu khairan (kamu sekalian)
- jazahumullahu khairan (mereka)
Fatwa ulama seputar ucapan jazakallah:
Al-Allamah Asy Syaikh Abdul Muhsin hafizhahullah ditanya:
Sebagian ikhwan ada yang menambah pada ucapannya dengan mengatakan jazakallah khaeran wa zawwajaka
bikran (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan dan menikahkanmu dengan seorang perawan), dan yang
semisalnya. Bukankah tambahan ini merupakan penambahan dari sabda Rasul shallallahu alaihi wasallam, dimana
beliau mengatakan sungguh dia telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.?
Beliau menjawab:
Tidak perlu (penambahan) doa seperti ini, sebab boleh jadi (orang yang didoakan) tidak menginginkan doa yang
disebut ini. Boleh jadi orang yang didoakan dengan doa ini tidak menghendakinya. Seseorang mendoakan kebaikan,
dan setiap kebaikan sudah mencakup dalam keumuman doa ini. Namun jika seseorang menyebutkan doa ini, bukan
berarti bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melarang untuk menambah dari doa tersebut. Namun beliau
hanya mengabarkan bahwa ucapan ini telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya. Namun seandainya jia
dia mendoakan dan berkata: jazakallahu khaer wabarakallahu fiik wa awwadhaka khaeran (semoga Allah
membalas kebaikanmu dan senantiasa memberkahimu dan menggantimu dengan kebaikan pula maka hal ini tidak
mengapa. Sebab Rasul Shallallahu alaihi wasallam tidak melarang adanya tambahan doa. Namun tambahan doa
yang mungkin saja tidak pada tempatnya, boleh jadi yang didoakan dengan doa tersebut tidak menghendaki apa
yang disebut dalam doa itu.
Al-Allamah Asy Syaikh Abdul Muhsin hafizhahullah ditanya:
Ada sebagian orang berkata: ada sebagian pula yang menambah tatkala berdoa dengan mengatakan : jazaakallahu
alfa khaer (semoga Allah membalasmu dengan seribu kebaikan ?
Beliau -hafidzahullah- menjawab:
Demi Allah, kebaikan itu tidak ada batasnya, sedangkan kata seribu itu terbatas, sementara kebaikan tidak ada
batasnya. Ini seperti ungkapan sebagian orang beribu-ribu terima kasih, seperti ungkapan mereka ini. Namun
ungkapan yang disebutkan dalam hadits ini bersifat umum. (transkrip dari kaset: durus syarah sunan At-Tirmidzi,oleh
Al-Allamah Abdul Muhsin Al-Abbad hafidzahullah, kitab Al-Birr wa Ash-Shilah, nomor hadits: 222)
Kesimpulan:

Ucapan Waiyyak secara harfiah artinya dan kepadamu juga. Ini adalah bentuk doa `yang walaupun ulama kita
tidak menemukan itu sebagai sunnah. Dalam kasus manapun, namun tidak ada ulama yang melarang berdoa
dengan selain ucapan Jazakumullah khairan dengan syarat tidak boleh menganggapnya merupakan bagian dari
sunnah. Namun untuk lebih afdholnya kita ucapkan jazakalla khair, inilah sunnahnya.
Ada satu kaidah ushul fiqih yang dengan ini mudah-mudahan kita bisa terhindar dari bidah dan kesalahan-kesalahan
dalam beramal atau beribadah.
Al-Imam Al-Bukhari (dalam kitab Al-Ilmu) beliau berkata, Ilmu itu sebelum berkata dan beramal. Perkataan ini
merupakan kesimpulan yang beliau ambil dari firman Allah taala Maka ilmuilah (ketahuilah)! Bahwasanya tiada
sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu (QS. Muhammad: 19).
Dari ayat yang mulia ini, Allah taala memulai dengan ilmu sebelum seseorang mengucapkan syahadat, padahal
syahadat adalah perkara pertama yang dilakukan seorang muslim ketika ia ingin menjadi seorang muslim, akan
tetapi Allah mendahului syahadat tersebut dengan ilmu, hendaknya kita berilmu dahulu sebelum mengucapkan
syahadat, kalau pada kalimat syahadat saja Allah berfirman seperti ini maka bagaimana dengan amalan
lainnya? Tentunya lebih pantas lagi kita berilmu baru kemudian mengamalkannya. Kita tidak boleh asal ikutikutan orang lain tanpa dasar ilmu, seseorang sebelum berbuat sesuatu harus mengetahui dengan benar
dalil-dalilnya.
Muraja:
- sunniforum.com/forum/showthread.php?t=3105
- darussalaf.or.id/stories.php?id=1520
- Hisnul Muslim, Syaikh Said bin Ali Al Qathan

()

)Ibuku Mmty;
Waldety

Suamiku(mu)
Goozy (Goozak)

)Istrimu
Mortak

Laki-laki Ragil
Perempuan Sitt
Anakanak Atfal; Iyl

Anak bayi
Beebi
Temenku (mu)
Sahby
Kekasihku
Habbi, Habibty
(pr)

)Orang asing
Agnaby/ah

Orang Barat
Khawga/Khaw
agyah

Profesor
Ustz/ah

Dosen Muhadir

Mas, Pak, Om
(panggilan
basa-basi)
Astho, Afandim,
Rayis, Basya

,
,
,

Tabel
18.Tentang
Waktu dan Hari

Sekarang juga
Dilwati, hlan

Nanti Badin
Hari ini
Innahardah

Malam ini
Innaharda bilLeel

Besok Bukroh
Lusa
Awwilimbrih

Kemarin
Imbarih

Pagi Is-Subh

Sore Bad id

-Duhr

Pada
waktunya Fil
Mad

Jam 8 Malam
IsSah tamniah
masan

Jam 5.30 IsSah khamsa


we nush

Lebih awal
Badri

Tabel 19.
Mufrodat Untuk
Kata Ganti
Saya Ana

Kamu Inta/
Inti(pr)

Dia Huwwa
Dia (pr) Hiyya
Kami Ihna

Kamu (jamak)
Intu
Mereka
Humma

Ini/Itu Da(lk) /
Di(pr)

Itu (jamak)
Dool

Tabel 20.
Mufrodat Untuk
Kata Sifat

Besar Kibr/ah

Kecil
Sughayyar/ah

Banyak ; lebih
banyak Katiir ;
Aktar

Sedikit ; lebih
sedikit Ulaiyil ;
Aall

Baek/Sehat
Kwayyis;
Thayyib

Cantik Gamil;
Hilw

Jelek Wihisy;
Mish Kwayyis

Bosen Mumill

Penting
Muhimm
Macet Zahmah
Panjang Thawl
Pendek
Ushayyar

Gemuk Tikhin

Kurus Rufayya

Lucu Mud-Hik

Bahagia/senen
g Mabsth

Tamak
Thamm

Baek hati
Karm
Terpercaya
Amn; Syarf

Panas / Dingin
(cuaca) Hr /
Bardan

Air Panas
Moyya Sukhnah

Air Dingin
Moyya Sah

Pedas
Harrah;
Hmi/Hamyah

Sakit Ayn;
Mard

Sopan
Muaddab
Aneh Gharb

Mengerikan
Faz

Capek Tabn

Gede banget
Hyyil/Haylah

Tabel 21.
Mufrodat Untuk
Sebutan Tukang

Tukang Cukur
Hall

Tukang Kayu
Naggr

Penjaga
Apartemen
Bawwb

Tukang Jahit
Khayyt

Sopir Saww

Tukang Listrik
Kahrubi
Tukang Kebun
Gineeni

Tukang Pos
Bustgi
Tukang Ledeng
Sabbk

Tukang Masak
Thabbah
Petani Fallh

Pelaut Mallh

Jagal (jual
daging) Gazzr

Tabel 22.
Mufrodat Untuk
Perabot Rumah

Ranjang Sirr

Selimut
Bathniya
Lemari Dulb
Tirai Sitra
Lampu Lamba
Cermin Mirya

Bantal Tidur
Mikhadda
Bantal Sofa
Khudadiya
Seprai Milya
Rak Raf

Kursi Sofa
Kanaba

Meja Tarabeza

AC Mukayyif

Bak Air Banyu


Kamar Tidur
Odit nom

Kamar Oda

Lift Mashad

Kran Air
Hanafiya
Lantai Ardh
Pemanas
Ruangan
Deffye
Oven Furn
Shower Dusy

Westafel Houd
Toilet Twalit
Tangga Sillim
Kompor Gas
Butagas
Pemanas Air
Sakhna
Mesin Cuci
Ghassala

Jendela
Syubbak

Skakel Mufth
Nr

Handuk Fta
Tabung Gas
Ambba
Mobil Arabiyya
Pipa Mawasir

Karpet Saggd

Vacuum
cleaner
Miknasah
kahrobiyyah

Kipas angin
Morwahah

Source: http://4
hmadsarbaini.wor
dpress.com/
1. Seputar bahasa Arab fusha
kosa kata
Ungkapan sehari-hari
Percakapan
2. Seputar bahasa amiyah (pasaran)
kosa kata
Ungkapan sehari-hari
Percakapan
A. Seputar Bahasa Arab Fusha
Bahasa arab Fusha adalah bahasa Al-quran dan hadits. Bahasa ini depergunakan sebagai bahasa tulisan atu bahasa
sastra dalam buku, surat kabar, majalah, dalam permasalahan hukum, administrasi , penyusunan puisi (syair) dan
prosa, Dalam ceramah-ceramah agama, seminar ilmiah, proses belajar mengajar dan tidak menutup kemungkinan
digunakan untuk berkomunikasi. Sebagaiman yang banyak dipelajari di indonesia adalah bahasa arab fusha. Karena
bahasa fusha sangat berguna bagi para pencari ilmu, dikarenakan sebagian besar buku-buku ditulis dengan bahasa
arab fusha.
BEBERAPA CONTOH PERCAKAPAN DAN KOSA KATA PENTING</b
B.Arab Ejaan Latin
1 Waahid
2 Ithnayn
3 thalaathah

4 Arbaah
5 Khamsah
6 Sittah
7 Sabah
8 Thamaniyah
9 Tisah
10 Asyarah
11 Ihda Asyar
12 Ithnaa Asyar
13 Thalathata Asyar
14 Arbaata Asyar
15 Khamsata Asyar
16 Sittata Asyar
17 Sabata Asyar
18 Thamaniyata Asyar
19 Tisata Asyar
20 Isyriin
30 Thalathin
40 Arbaiin
50 Khamsiin
60 Sittiin
70 Sabiin
80 Thamaniin
90 Tisiin
100 Miyah
500 Khamsu miyah
1000 Alf
2000 Alfain
3000 Thalaathata Alf
4000 Arbaata Alf
5000 Khamsata Alf
20000 Isyriin Alf
50000 Khamsiin Alf
100000 Miyat Alf
C. Kata B.Arab Ejaan Latin
Toko Barang Antik Dukkaan Al-Tuhaf
Bank Bank

Pasar Suuq
Toko Buku Maktabah
Apotek (Toko Obat) Shaidaliyah
Toko Pakaian Dukkaan Malaabis
Laundry Maghsalat Malabis
Toko Bunga Dukkaan Zuhuur
Toko perhiasan Dukkaan Jawahir
Studio Foto Dukkaan Taswiir
Percakapan Bahasa Arab PERKENALAN
Assalaamualaikum
(Assalaamualaikum)


Waalaikumsalam
(Waalaikumsalam)

Selamat pagi, Tuan?


(Shobaahal-khoiri yaasayyidii)

Selamat pagi
(Shobaahan-nuuri)

Apa kabar?
(Khaifa haaluka?)

Baik, alhamdulillah. Anda bagaimana?
(Bikhoirin, alhamdulillah. Wa anta?)


Saya juga baik, alhamdulilllah
(Bikhoirin, alhamdulillah)


Siapakah nama Anda?
(Masmuka?)

Nama saya Ahmad dan nama Anda siapa?
(Ismii Ahmad wa anta?)

Nama saya Yusuf


(Ismii Yuusuf)

Anda berasal dari mana?
(Min fiin qoodim?)

Saya dari Indonesia dan Anda dari mana?
(Min Induuniisiyaa wa anta?)

Saya dari Afghanistan
(Ana min Afghoonistan?)

D. Kata-kata yang sering dipakai :
Mar-haba =Halo
Ahlan-Wa-Sahlan =Selamat datang
Syukron =Terimakasih
Aasif =Maaf
(Lafadz Aa artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Afwan =Permisi
Kam =Berapa?
Man = Siapa?
Min = Dari ?
ila = ke, sampai
Tafadhol = silahkan

>> Dho sebelum tho

(dari Aan-nash W R Qurtubhy)


Naam =Ya
Ahsan = benar
La =Tidak
Mabruuk =Selamat
(Lafadz uu artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Afwan =Permisi
Yamiin =Kanan (arah)
(Lafadz ii artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Yasar =Kiri
Ana =Saya
Anta (p) / anti

= Anda

(Antum (p/w jamak) artinya Kalian / Anda

mafi = tidak ada


limadza = kenapa ?
dari Ukhti Maratun Sholeha
limadza la = kenapa tidak, why not
lianna = karena
waiyyakum / afwan = sama-sama, Youre welcome
kul = makan
qul = katakan
kum = bangun
khalas = sudah
lamma = belum
E. Kalimat yang sering digunakan
As-salaamu-alaikum =Assalamualaikum (keselamatan atasmu (salam dalam
Islam)
Kaifa-haluk? =Bagaimana kabarmu?
Kam-is-saah? =Jam berapa sekarang?
Al-hamdu- lillah =Alhamdulillah (sering digunakan sebagai jawaban untuk
bagaimana kabarmu?)
Maas-salamah =Selamat tinggal / Selamat Jalan
F. Ucapan Selamat
Mengucapkan selamat biasanya disebut dengan ( penghormatan),
berikut ini beberapa contoh ucapan selamat.

shobaakhul khoir
(boleh juga: Shobaakhannur)
Selamat Pagi

thooba nahaaruk
Selamat Siang

thooba yaumuk
Selamat Sore

masaa.ul khoir
Selamat Malam

ahlan wa sahlan
Selamat Datang

ilal liqoo.
Sampai Jumpa Lagi / Sampai bertemu kembali

hanii.an marii.an
Selamat Makan

tashbakhu alal khoir
Selamat Tidur

kullu aam, wa antum bi khoir
Selamat Tahun Baru

iidun mubaarok
Selamat Hari Raya

maas salaamah
Selamat Jalan/Selamat Tinggal
Percakapan :
A : Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh. Kaifa khaluk?
B : Waalaikumussalam Warohmatullohi Wabarokatuh. Bi Khoir Walhamdulillah.
Wa Kaifa Antum? > anti (pr), anta(lk)
A : Bi Khoir Walhamdulillah atau Alhamdulillah bi khoir.
- > NB : (huruf ha dalam Alhamdu adalah huruf ha setelah jim. By Akhi
Zuhair Saailul Khair )

A : Barokallohufiik. = Semoga kamu diberkahi Alloh


B : wa fika barokalloh = Dan kamu juga
G. Al- Mufrodat (KOSAKATA) :
( Berita)
( Hati)
( Kemudahan)
( Kemudahan)
( Ujian)
( Jalan keluar)
( Kesulitan)
( Kebenaran)
( Bumi)

( Langit)
( Surga)
( Neraka)
( Sesuatu)
( Bulan)
( Ilmu)
( Bijaksana)
( Bermanfaat)
( Hadiah)
( Hari)
( Perkataan)
( Baik)
( Pria)
( Kitab)
( Baru)
( Surat)
( Pelajar)

( Pelajaran)
( Pena)
( Meja)
( Guru)
( Kelas)
( Rumah)
( Pintu)

) (Besar
) (Perempuan
) (Kamar
) (Orang yang rajin
) (Berdiri

) (Kepala
) (Makanan
) (Manusia
) (Fakir
) (Sebab

) (Jiwa
) (Air
) (Panas
) (Lemah
) (Sedikit
) (Jernih
) (Duduk
) (Sakit

) (Pejuang
) (Semua
) (Roti
) (Dosa dosa
) (Kejelekan
) (Tercela
) (Lurus
) (Gunung
) (Hakim

) (Jalan
) (Penolong
) (Singa
) (Malam
) (Siang
) (Subuh
) (Sore
) (Tahun
) (Minggu
) (Agama
) (Jam
) (Di depan

) (Di belakang
) (Di atas
) (Di bawah
) (Di belakang
) (Kanan
) (Kiri
) (Arah
) (Terletak
) (Anak
) (Mengharap