Anda di halaman 1dari 1

HALOPERIDOL

Obat antipsikotik dapat dibagi ke dalam dua kelompok utama, yaitu antipsikotik
konvensional yang sering disebut juga first-generation antipsycholtics (FGA) atau dopamine
receptor antagonist dan antipsikotik golongan kedua yang sering disebut juga secondgeneration antipsychotics (SGA) atau serotonin- dopamine antagonist (SDA).
Istilah FGA dan SGA berdasarkan pada teori bahwa efek antipsikotik dari obat
antagonis reseptor dopamin dihasilkan dari blokade reseptor dopamin tipe 2 (D2) sedangkan
pada SGA berbeda, terkait rasio blokadenya sebagai antagonis D2dan 5-hydroxytryptamine
type 2A (5-HT 2A).
Antagonis reseptor dopamin selanjutnya lagi dapat dibagi dengan yang berpotensi
rendah, sedang dan tinggi terhadap reseptor D2 dan mempunyai tendensi menimbulkan efek
samping ekstrapiramidal yang lebih besar pula. Sedangkan obat yang potensi rendah akan
menimbulkan efek samping ekstrapiramidal yang lebih kecil tetapi lebih sering pula
menyebabkan hipotensi postural, sedasi dan efek antikolinergik.
Haloperidol merupakan butirofenon pertama dari antipsikotik utama. Kerja terapeutik
obat-obat antipsikotik konvensional adalah menghambat reseptor D2 khususnya di jalur
mesolimbik. Hal ini menimbulkan efek berkurangnya hiperaktivitas dopamin pada jalur ini,
yang didalilkan sebagai penyebab simtom positif pada psikosis.
Haloperidol adalah salah satu obat yang umumnya digunakan untuk mengobati pasien
agresif dan berbahaya, walaupun mempunyai efek samping yang berat, termasuk simtomsimtom ekstrapiramidal dan akatisia. Perilaku agresif kelihatan berhubungan dengan simtom
positif pada skizofrenia.
Semua antagonis reseptor dopamin diabsorpsi dengan baik setelah pemberian oral,
sedangkan pada preparat liquid lebih efisien diabsorpsi dibandingkan dengan tablet atau
kapsul. Puncak konsentrasi plasma biasanya mencapai 1 hingga 4 jam setelah pemberian oral
dan 30 hingga 60 menit setelah pemberian parenteral.
Tingkat steady-state tercapai kira-kira dalam 3 hingga 5 hari. Waktu paruh obat-obat
ini adalah kira-kira 24 jam. Orang dewasa dalam keadaan akut cukup sesuai dengan
menggunakan dosis ekivalen haloperidol 5 hingga 20 mg. Haloperidol yang tersedia 0,5; 1; 2;
5; 10; 20 mg tablet