Anda di halaman 1dari 21

BAB IV

HASIL
4.1. Hasil Pelaksanaan PBL
4.1.1. Gambaran Daerah PBL
Lokasi PBL di Desa Gunung Ambat Kecamatan Sei Bingai. Dengan luas wilayah
4444 m2 yang terdiri dari :
Desa Gunung Ambat Berbatasan dengan :
-

Sebelah utara
Sebelah barat
Sebelah Selatan
Sebelah Timur

Jumlah Penduduk

Jumlah KK

: Desa Namu Ukur Selatan


: Kec. Kuala
: Desa Sp. Kuta Buluh
: Desa Blintang
: 3629 Jiwa

Pria

Wanita

: 1751 jiwa
: 1878 jiwa

: 833 KK

Letak Geografis dari Desa Gunung Ambat Kecamatan Sei Bingai Adalah :

Jarak ke ibukota Provinsi


= 35 Km
Jarak ke ibukota Kabupaten = 55 Km

4.1.2. Gambaran Status Kesehatan Masyarakat


Berdasarkan observasi dan hasil pengumpulan data yang diperoleh melalui kuesioner
dan diolah secara komputerisasi dengan spss maka dilakukan tabulasi terhadap hasil yang
diperoleh dan dijelaskan dalam tabel-tabel dibawah ini.
4.1.2.1. Analisis Situasi Kesehatan Masyarakat didusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat
Melalui analisis situasi kesehatan masyarakat terdapat sosiodemografi yaitu distirbusi
frekuensi anggota rumah tangga berdasarkan jenis kelamin, umur, tiingkat pendidikan,
pekerjaan, suku, agama, status perkawinan, kegiatan terbanyak, pengeluaran makanan dan
non makanan per bulan.

4.1.2.1.1. Data Sosiodemografi

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di lapangan terhadap 56 KK dengan


jumlah penduduk 212 jiwa di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat, maka didapatkan
gambaran sosiodemografi, karakteristik penduduk, dan masalah kesehatan sebagai berikut :
a. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Jenis Kelamin
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga berdasarkan jenis kelamin yang terdapat pada tabel 4.1
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Jenis
Kelamin di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan
Sei Bingei Tahun 2011
No.
Jenis Kelamin
1
Laki-laki
2
Perempuan
Jumlah

Jumlah
103
109
212

%
48,6
51,4
100,0

Dari Tabel 4.1 di atas dapat dilihat bahwa responden berjenis laki-laki sebanyak 103
orang (48,6%) dan responden berjenis perempuan sebanyak 109 orang (51,4%).
b. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Umur
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga berdasarkan umur yang terdapat pada tabel 4.2
Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Umur
di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei Tahun
2011
No
1
2
3
4
5
6

Umur
<1 tahun
1-4 tahun
5-14 tahn
15-49 tahun
50-65 tahun
>65 tahun
Jumlah

Jumlah
8
15
36
124
18
11
212

%
3,8
7,1
17,0
58,5
8,5
5,2
100,0

Dari Tabel 4.2 diatas dapat dilihat bahwa dari 212 orang anggota rumah tangga
(ART), ART yang paling banyak berada pada interval 15-49 tahun sebanyak 124 orang
(58,5%) dan yang paling sedikit berada pada interval <1 tahun sebanyak 8 orang (3,8%).
2

c. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Tingkat Pendidikan pada


ART berusia >5 Tahun
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga berdasarkan tingkat pendidikan yang terdapat pada tabel 4.3
Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Tingkat
Pendidikan pada ART berusia >5 Tahun di Dusun Karang Mega Desa
Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No
1

Tingkat Pendidikan
Belum/tidak sekolah/putus

2
3

sekolah dari SD
SD/Madrasah Ibtidaiyah
SLTP/Madrasah

4
5
6
7
8
Total

Tsanawiyah/Kejuruan
SLTA/Madrasah Aliyah
Diploma I/II/III
Sarjana
Strata 2 (S2)
Strata 3 (S3)

Jumlah

%
69

36,5

53
43

28,0
22,8

23
1
0
0
0
189

12,2
0,2
0
0
0
100,0

Dari Tabel 4.3 diatas dilihat bahwa dari 189 orang anggota rumah tangga tingkat
pendidikan yang paling banyak adalah belum/tidak sekolah/putus sekolah dari SD sebanyak
69 orang (36,5%).
*Bayi dan Balita tidak masuk kategori tingkat pendidikan pada umur >5 tahun
yaitu bayi sebanyak 5 orang dan balita sebanyak 8 orang.
d. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga >10 tahun Berdasarkan pekerjaan
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga berdasarkan pekerjaan yang terdapat pada tabel 4.4
Tabel 4.4. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga >10 tahun
Berdasarkanpekerjaan di Rumah Tangga di Dusun Karang Mega Desa
Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No

Tingkat pekerjaan

Jumlah

%
3

1
2
3
4
5
6
7

PNS
Peg.Swasta
Wiraswasta
Buruh
Bertani
Nelayan
Lainnya
Jumlah

0
0
9
2
118
0
40
169

0
0
5,3
1,2
69,8
0
23,7
100,0

Dari Tabel 4.4 di atas dapat dilihat bahwa dari 169 orang anggota rumah tangga,
sumber penghasilan utama yang paling banyak adalah bertani sebesar 118 orang (69,8%).
e. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Suku bangsa
f. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan agama
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga berdasarkan agama yang terdapat pada tabel 4.6
Tabel 4.6. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Agama
di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei
Tahun 2011
No
1
2
3
4
5

Agama
Islam
Kristen Protestan
Katolik
Hindu
Budha
Jumlah

Jumlah
77
72
63
0
0
212

%
36,3
34,0
29,7
0
0
100,0

Dari Tabel 4.6 di atas dapat dilihat bahwa dari 212 orang anggota rumah tangga
bertdasarkan agama yang paling banyak adalah agama Islam sebanyak 77 orang (36,3%).
g. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Status Perkawinan
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga berdasarkan status perkawinan yang terdapat pada tabel 4.7
Tabel 4.7 Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan

Status

Perkawinan di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat Kecamatan Sei


Bingai Tahun 2011
4

No
1.
2.
3.

Status Perkawinan
Jumlah
%
Belum Kawin
104
49,1
Kawin
98
46,2
Cerai Mati
10
4,7
Jumlah
212
100,0
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 212 anggota rumah tangga, ada 104

orang (49,1%) yang belum kawin, 98 orang (46,2%) yang kawin, dan 10 orang (4,7%) yang
cerai mati.
h. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga >10 Tahun Berdasarkan Kegiatan
Terbanyak Penduduk
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga >10 tahun berdasarkan kegiatan terbanyak yang terdapat pada tabel 4.8
Tabel 4.8

Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga >10 Tahun Berdasarkan


Kegiatan Terbanyak Penduduk dalam Satu Minggu di Dusun Karang
Mega Desa Gunung Ambat Kecamatan Sei Bingai Tahun 2011

No
1.
2.
3.
4.

Jenis Kegiatan
Bekerja
Sekolah
Mengurus rumah tangga
Lainnya
Jumlah

Jumlah
127
29
4
9
169

%
75,1
17,2
2,4
5,3
100 ,0

Dari data di atas dapat diketahui bahwa mayoritas penduduk kegiatan terbanyak
penduduk sepuluh tahun ke atas dalam satu minggu adalah bekerja sebanyak 127 penduduk
(75,1 %%).
i. Distribusi Frekuensi Rumah Tangga Berdasarkan Pengeluaran Makanan Per Bulan
Di Rumah Tangga
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga berdasarkan pengeluaran makanan per bulan yang terdapat pada tabel
4.9
Tabel 4.9 Distribusi Frekuensi Rumah Tangga Berdasarkan Pengeluaran Makanan Per
Bulan Di Rumah Tangga Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat
5

Kecamatan Sei Bingei Tahun 2011


No.

Pengeluaran Makanan Per

Jumlah

5
9
42
56

8,9
16,1
75,0
100,0

Bulan (Rp)
1
2
3

<500000
500000-1000000
>1000000
Jumlah

Dari Tabel 4.9 di atas dapat dilihat bahwa dari 56 rumah tangga, ada 5 tangga (8,9%)
pengeluaran makanan per bulan <500000, ada 9 rumah tangga(16,1%) pengeluaran makanan
per bulan 500000-1000000, dan ada 42 tangga (75,0%) pengeluaran makanan per bulan
>1000000.

j. Distribusi Frekuensi Rumah Tangga Berdasarkan Pengeluaran Non Makanan Per


Bulan di Rumah tangga
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dusun karang mega maka diketahui jumlah
anggota rumah tangga berdasarkan pengeluaran non makanan per bulan yang terdapat pada
tabel 4.10
Tabel 4.10. Distribusi Frekuensi Rumah Tangga Berdasarkan Pengeluaran Non
Makanan Per Bulan Di Rumah Tangga Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No.

Pengeluaran Non Makanan Per

Jumlah

50
4
2
56

89,3
7,1
3,6
100,00

Bulan (Rp)
1
2
3

<1000000
1000000-2000000
>2000000
Jumlah

Dari Tabel 4.10 di atas dapat dilihat bahwa dari 56 rumah tangga, ada 50 tangga
(89,3%) pengeluaran non makanan per bulan <1000000, ada 4 tangga (7,1%) pengeluaran
non makanan per bulan 1000000-2000000, dan ada 2 rumah tangga (3,6%) pengeluaran non
makanan per bulan >1000000.

4.1.2.1.2. Data Fasilitas Kesehatan


Di Kecamatan Sei Bingai Desa Gunung Ambat Dusun Karang Mega tersedia 1
puskesmas, 1 puskesmas pembantu, dan 4 posyandu.
4.1.2.1.3. Data Kesehatan
a. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang Meninggal Dunia dalam 5 tahun
Terakhir
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui jumlah anggota rumah tangga yang meninggal
dunia dalam kurun 5 tahun terakhir dapat dilihat pada Tabel 4.11.
Tabel 4.11. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang Meninggal
Dunia dalam 5 tahun Terakhir di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat
kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No.
1
Hidup
2
Mati

Meninggal
Jumlah

Jumlah
212
8
220

%
96,4
3,6
100,0

Dari Tabel diatas dapat diketahui bahwa anggota rumah tangga yang meninggal dalam
kurun 5 tahun terakhir sebanyak 8 orang (3,6%).
b. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang Sakit dalam 1 Bulan Terakhir
Dari hasil wawncara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat
Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui jumlah anggota rumah tangga yang sakit dalam kurun
1 bulan terakhir dapat dilihat pada Tabel 4.12.
Tabel 4.12. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang Sakit dalam 1
Bulan Terakhir di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat
kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No.
Kesakitan
1
Tidak Sakit
2
Sakit
Jumlah

Jumlah
98
114
212

%
46,2
53,8
100,0

Dari Tabel diatas dapat diketahui bahwa paling banyak anggota rumah tangga yang
sakit pada 1 bulan terakhir sebanyak 114 orang (53,8%).
c. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang mengalamai gangguan kesehatan
dalam 1 Bulan
Dari hasil wawncara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat
Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui jumlah anggota rumah tangga yang mengalami
gangguan kesehatan dalam 1 bulan terakhir dapat dilihat pada Tabel 4.13.
Tabel 4.13. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang mengalamai gangguan
kesehatan dalam 1 Bulan berdasarkan prioritas masalahTerakhir di Dusun Karang
Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Gangguan kesehatan
ISPA
Diare
Rematik
Malaria
Struck ringan
Maag
TBC
Darah rendah
Gatal-gatal
Thypus

Jumlah
40
12
6
1
1
6
1
2
3
1

d. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Ketersediaan Jaminan /


Asuransi unruk Keperluan Berobat Jalan / Inap
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat
Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui jumlah anggota rumah tangga Berdasarkan
Ketersediaan Jaminan / Asuransi unruk Keperluan Berobat Jalan / Inap dapat dilihat pada
Tabel 4.14.
Tabel 4.14.

Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga Berdasarkan Ketersediaan

Jaminan / Asuransi unruk Keperluan Berobat Jalan / Inap di Dusun Karang Mega
Desa Gunung Ambat Kecamatan Sei Bingai Tahun 2011
No. Ketersediaan Jaminan Kesehatan
1
Askes
1.Ya
2. Tidak

Jumlah
0
114

%
0
100
8

Total
114
2
Jamsostek
1.Ya
0
2. Tidak
114
Total
114
3
Perusahaan/kantor
1. Ya
0
2. Tidak
114
Total
114
4
JPKM
1.Ya
0
2. Tidak
114
Total
114
5
Jamkesmas
1. Ya
15
2. Tidak
99
Total
114
6.
Kartu sehat/askeskin
1.Ya
1
2.Tidak
113
Total
114
7
Asuransi lainnya
1.Ya
0
2.Tidak
114
Total
114
Dari 114 orang yang sakit, yamg menggunakan jaminan

100,0
0
100
100,0
0
100
100,0
0
100
100,0
13,2
86,8
100,0
0,9
99,1
100,0
0
100,0
100,0
kesehatan, ada 15 orang

(13,2%) yang menggunakan jamkesmas, dan kartu sehat/askeskin sebanyak 1 orang (0,9%).
e. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang Sakit dan Mencari Pengobatan
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui jumlah anggota rumah tangga yang sakit dan
mencari pengobatan dalam satu bulan terakhir dapat dilihat pada Tabel 4.15

Tabel 4.15 Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang Sakit dan Mencari
Pengobatan di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei Tahun
2011
No.
Pernah Berobat Jalan
1
Ya
2
Tidak

Jumlah
43
71

%
37,7
62,3
9

Jumlah
114
100,00
Dari 114 orang yang sakit, ada 43 orang (37,7%) yang mencari tempat pengobatan,
sedangkan 71 orang lainnya (62,,3%) tidak mencari tempat pengobatan.

f. Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang Sakit Berdasarkan Tempat


Mencari Pengobatan
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui tempat mencari pengobatan dalam satu bulan
terakhir dapat dilihat pada Tabel 4.16
Tabel 4.13 Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga yang Sakit Berdasarkan
Tempat Mencari Pengobatan di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat
kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Total

Tempat Mencari Pengobatan


RS Pemerintah
RS Swasta
Praktek Dokter
Puskesmas
Puskesmas Pembantu
Poliklinik
Praktek Petugas Kesehatan
Praktek Pengobatan tradisional
Polindes
Posyandu

Jumlah

%
0
1
12
7
0
7
8
4
4
0
43

0
2,3
27,9
16,3
0
16,3
18,6
9,3
9,3
0
100,0

Dari Tabel 4.16 di atas dapat dilihat bahwa dari 114 orang yang sakit ada 43 orang
yang mencari tempat pengobatan dan yang paling banyak tempat berobat adalah praktek
dokter sebanyak 12 orang (27,9%).
4.2.5 Data Kesehatan Lingkungan
a. Distribusi Frekuensi Rumah Tangga Berdasarkan Komponen Rumah
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui komponen rumah dan dapat dilihat pada Tabel
4.17
Tabel 4.17 Distribusi Frekuensi Rumah Tangga Berdasarkan Komponen Rumah
di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingai
10

Tahun 2011
No.
Komponen Rumah
1
Jenis Atap
1. Beton
2. Genteng
3. Sirap
4. Seng
5. Asbes
6. Ijuk/Rumbia
Total
2
Jenis Plafon
1. Asbes
2. Bukan asbes
3. Tidak ada plafon
Total
3
Jenis dinding
1. Tembok
2. Kayu
3. Bambu
Total
4
Jenis Lantai
1. Bukan Tanah
2. Tanah
Total
5
Sumber Penerangan
1. Listrik PLN
2. Listrik Non PLN
3. Petromak aladin
4. Pelita/Senter/Obor
Total

Jumlah

0
0
0
35
2
19
56

0
0
0
62,5
3,6
33,9
100,0

8
3
45
56

14,3
5,4
80,4
100,0

9
26
21
56

16,1
46,4
37,5
100,0

45
11
56

80,4
19,6
100,0

52
2
0
2
56

92,9
3,6
0
3,6
100,0

Dari Tabel 4.17 di atas dapat dilihat bahwa rumah tangga memiliki jenis atap seng
sebanyak 35 rumah (62,5%), rumah tangga yang memiliki jenis plafon yang paling banyak
itu yang tidak ada plafon sebanyak 45 rumah (80,4%), sementara jenis dinding yang
terbanyak adalah kayu sebanyak 26 rumah (46,4%), jenis lantai yang terbanyak adalah bukan
tanah sebanyak 45 rumah (80,4%), dan sebagian besar rumah tangga telah menggunakan
listrik PLN sebagai sumber penerangan yakni sebanyak 52 rumah (92,9%).
b. Distribusi Frekuensi rumah tangga Berdasarkan Penyediaan Air Bersih dan Air
Minum

11

Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui ketersediaan air bersih dan air minum dan
dapat dilihat pada Tabel 4.17
Tabel 4.17 Distribusi Frekuensi rumah tangga Berdasarkan Penyediaan Air Bersih dan
Air Minum di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei
Bingai Tahun 2011
No.
Air Bersih dan Air Minum
1
Sumber air bersih
1. Air dalam kemasan
2. Air leding (PAM)
3. Air pompa
4. Sumur Terlindung
5. Sumur Tak Terlindung
6. Mata air terlindung
7. Mata air tak terlindung
8. Air Sungai
9. Air hujan
Total
2
Jarak sumur dengan septic tank
1. <=10 m
2. > 10 meter
3. Tidak ada
Total
3
Fasilitas Air Minum
1. Ada
2. Tidak ada
Total

Jumlah

0
0
3
0
0
53
0
0
0
56

0
0
5,4
0
0
94,6
0
0
0
100,0

0
3
53
56

0
5,4
94,6
100,0

3
53
56

5,4
94,6
100,0

Dari Tabel 4.17 di atas dapat dilihat bahwa dari 56 rumah tangga, sebagian besar sumber
air bersih adalah mata air terlindungi sebanyak 53 rumah (94,6%) dan rumah yang memiliki
jarak sumur septic tank tidak ada sebanyak 53 rumah (94,6%), sementara dari fasilitas air
minum yang paling banyak itu yang tidak ada fasilitasnya sebanyak 53 rumah (94,6%).

c. Distribusi Frekuensi rumah Tangga Berdasarkan Kondisi SPAL dan Jamban


Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui ketersediaan SPAL dan jamban yang dapat
dilihat pada Tabel 4.18

12

Tabel 4.18 Distribusi Frekuensi rumah Tangga Berdasarkan Kondisi SPAL dan
Jamban di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei
Tahun 2011
No.
SPAL dan Jamban
1
Tempat Penampungan Air Limbah
1. Penampungan tertutup di

Jumlah

7,1

pekarangan
2. Penampungan terbuka di

pekarangan
3. Penampungan di luar

3,6

50
56

89,3
100,0

1
2
53
56

1,8
3,6
94,6
100,0

4
52
56

7,15
92,85
100,0

3
1
0
52
56

5,4
1,8
0
92,9
100,0

3
0
53
0
0
56

5,4
0
94,6
0
0
100,0

pekarangan
4. Tanpa penampungan
Total
2
Sarana Pembuangan Air Limbah
1. Dengan saluran tertutup
2. Dengan saluran terbuka
3. Tanpa saluran
Total
3
Fasilitas BAB
1. Ada
2. Tidak ada
Total
4
Jenis Kloset
1. Leher angsa
2. lengsengan
3. Cemplung
4. Tidak ada
Total
5
Tempat pembuangan akhir tinja
1. Septi tank
2. Kolam/sawah
3. Sungai
4. Lobang tanah
5. Pantai/tanah lapang/kebun
Total

Dari Tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 56 Rumah tangga, 50 rumah (89,3%) tanpa
penampungan air limbah, 53 rumah (94,6%) tanpa saluran, ada 53 rumah (94,6%) yang tidak
ada fasilitas BAB, sementara jenis kloset ada 52 rumah (92,9%) yang tidak ada klosetnya,
dan untuk tempat pembuangan akhir tinja ada 53 rumah (94,6%) yang tempat pembuangan
akhir tinja di sungai.

13

d. Distribusi Frekuensi KK Berdasarkan Keberadaan dan Pengolahan Sampah


Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui cara pembuangan sampah dapat dilihat pada
Tabel 4.19
Tabel 4. 19 Distribusi Frekuensi KK Berdasarkan Keberadaan dan Pengolahan
Sampah di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingai
Tahun 2011
No
1
2
3
4
5
6

Cara pembuangan sampah


Jumlah
%
Diangkat petugas
0
0
Ditimbun
0
0
Dibuat Kompos
0
0
Dibakar
56
100
Dibuang ke kali
0
0
Dibuang sembarangan
0
0
Jumlah
56
100,0
Dari Tabel 4.19 di atas dapat dilihat bahwa dari 56 rumah tangga, cara pembuangan
sampah yang paling banyak dilakukan dengan cara dibakar sebanyak 56 rumah (100%).
4.2.4. Data Perilaku kesehatan
a. PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat)
Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga berjenis kelamin laki-laki
>10 tahun berdasarkan perilaku merokok

Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui jumlah laki-laki >10 tahun yang merokok
dapat dilihat pada Tabel 4.20
Tabel 4.20 Distribusi Frekuensi Anggota Rumah Tangga berjenis kelamin laki-laki
>10 tahun berdasarkan perilaku merokok di Desa Gunung Ambat Dusun Karang
Mega kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No.
1
Ya
2
Tidak

Merokok

Jumlah
%
63
78,8
17
21,2
Jumlah
80
100,0
Dari Tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 80 anggota rumah tangga yang berjenis
kelamin laki-laki >10 tahun, yang merokok ada 63 orang (78,8%) dan yang tidak merokok
sebanyak 17 orang (21,2%).
b. Aspek Gizi
Distribusi Frekuensi Rumah Tangga Bersadarkan Aspek Gizi

14

Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui tingkat pengetahuan anggota rumah tangga
tentang manfaat makanan yang beraneka ragam dan dapat dilihat pada tabel 4.21
Tabel 4.21 Distribusi Frekuensi Rumah Tangga Bersadarkan Aspek Gizi di dusun
Karang Mega Desa Gunung ambat Kecamatan Sei Bingai tahun 2011
No.

Pengetahuan manfaat makanan

Jumlah

yang beraneka ragam


1
2

Tahu
16
Tidak tahu
40
Jumlah
56
Dari Tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 56 rumah tangga, 16

28,6
71,4
100,0
rumah tangga (28,6%)

yang tahu tentang pengetahuan jenis makanan yang beraneka ragam dan 40 (71,4%)
tangga yang tidak tahu tentang pengetahuan jenis makanan yang beraneka ragam.
a. ASI
Distribusi Frekuensi Balita yang mendapatkan ASI Eksklusif
Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui banyaknya balita yang mendapat ASI eksklusif
dan dapat dilihat pada tabel 4.22
Tabel 4.22 Distribusi Frekuensi Balita yang mendapatkan ASI Eksklusif di Dusun
Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei Tahun 2011
No.
ASI
Jumlah
%
1
ASI Eksklusif
1. Ya
2
11,1
2. Tidak
16
88,9
Total
18
100,0
2
Umur balita tidak diberi ASI lagi
1. <4
3
16,7
2. 4-5 bulan
0
0
3. 6-24 bulan
11
61,1
4. >24 bulan
4
22,2
Total
18
100,0
Dari Tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 18 balita, ada 16 balita (88,9%) yang tdak
diberi ASI Eksklusif, dan 11 responden (61,1%) yang memiliki bayi berumur 6-24 bulan
yang tidak diberi ASI lagi.
4.2.6. data Pelayanan Kesehatan
a. Kesehatan Ibu
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Kesehatan Ibu
15

Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui kesehatan ibu yang dapat dilihat pada tabel
4.23
Tabel 4.23.Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Kesehatan Ibu di Dusun
Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingai Tahun 2011
No.
Kesehatan Ibu
1
Tempat Persalinan
1. Rumah
2. Klinik Bersalin
3. RS Pemerintah
4. Tempat lain
Total
2
Penolong Bersalin
1. Tidak ada
2. Dukun beranak
3. Bidan
4. Dr. Umum
5. Dr. Sp. Kebidanan
6. Keluarga sendiri
Total
4
Cara Persalinan Berlangsung
1. Spontan
2. Forcep
3. Vacum
4. Sectio Caesaria
Total
5
Pemeriksa Kehamilan
1.
Tidak pernah
2.
<3 kali
3.
4-6 kali
4.
>7 kali
Total

Jumlah

6
11
4
1
22

27,3
50,0
18,2
4,5
100,0

0
0
19
1
2
1
22

0
0
81,8
4,5
9,1
4,5
100,0

18
1
0
2
22

86,4
4,5
0
9,1
100,0

6
0
7
9
22

27,3
0
31,8
40,9
100,0

Dari Tabel di atas dapat dilihat bahwa tempat persalinan yang paling banyak adalah
klinik bersalin yaitu 11 orang (50,0%), penolong bersalin yang paling banyak ditolong oleh
bidan sebanyak 19 orang (81,8%), sementara cara persalinan berlangsung spontan lebih
banyak sebesar 18 orang (86,4%), dan yang memeriksa kehamilan yang paling banyak pada
interval >7 kali sebanyak 9 orang (40,9%).
No.
1
Ya

Wanita Usia Subur

Jumlah
22

%
20,2
16

Tidak
Jumlah

87
114

79,8
100,0

Dari Tabel di atas dapat dilihat bahwa wanita usia subur sebanyak 22 orang (20,2%),
sedangkan yang tidak wanita usia subur ada 87 orag (79,8%).
b. Kesehatan bayi dan balita

Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Kesehatan Anak (Balita)

Dari hasil wawancara yang kami lakukan di Dusun Karang Mega Desa Gunung
Ambat Kecamatan Sei Bingai, maka diketahui kesehatan bayi dan balita yang dapat dilihat
pada tabel 4.24

Tabel 4.24. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Kesehatan Anak (Balita)


di Dusun Karang Mega Desa Gunung Ambat kecamatan Sei Bingei
Tahun 2011
No.
1

Kesehatan Balita
Jumlah Balita
Balita yang mempunyaki KMS
1. Ya
2. Tidak
3. Tidak tahu

Total
2
Balita yang mendapatkan
imunisasi
1. Lengkap
2. Tidak lengkap
Total

Jumlah
18

%
100,00

10
8
0
18

55,6
44,4
0
100,0

9
9
18

50,0
50,0
100,00

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa dari 18 orang balita ada 10 orang (55,6%) yang
mempunyai KMS, dan balita yang mendapatkan imunisasi sebanyak 9 balita (50,0%).
4.3.
Gambaran Data Puskesmas
4.3.1. Gambaran Kegiatan dan Fasilitas di Puskesmas
A. Gambaran Kegiatan di Puskesmas
Puskesmas Namu Ukur melaksanakan 6 program pokok puskesmas, yaitu :
a) Promosi Kesehatan
b) Kesehatan Lingkungan
c) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan KB
d) Peningkatan Gizi
e) Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular
f) Pengobatan

17

Puskesmas Namu Ukur juga melaksanakan beberapa program pengembangan,


yaitu :
a. UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)
Petugas kesehatan untuk UKS sudah ada dan program sudah berjalan
b. Kesehatan Gizi dan Mulut
Petugas kesehatan untuk gigi dan mulut sudah ada dan program telah berjalan
dengan baik, ada 2 orang dokter gigi PNS
c. Kesehatan Usia Lanjut
Petugas kesehatan usia lanjut sudah ada dan program sudah berjalan dengan

1.

2.

3.

4.

baik serta posyandu lansia juga ada


Adapun pembagian ruangan di puskesmas Namu Ukur adalah :
Ruang Pendaftaran/Loket
a) Tempat pendaftaran dan pengambilan kartu
b) Melayani pasien berobat
c) Mengisi kartu pasien umum/Askes/Kartu sehat
Ruang Periksa
a) Anamnese pasien
b) Memeriksa pasien
c) Memberikan resep dari dokter
Ruang Obat/Apotek
a) Menerima resep dokter
b) Memberi obat sesuai resep dokter
c) Memberikan obat sesuai kebutuhan pasien
Ruang KIA/KB
a) Memberikan kartu anamnese pasien, menimbang bayi, balita, anak. Ibu hamil
b) Pemeriksaan pada ibu hamil, memberi zat besi dan vitamin
c) Memberikan suntikan vitamin B12 pada ibu hamil
d) Memberikan suntikan TT pada ibu hamil
e) Menyarankan pada ibu hamil agar datang ke puskesmas secara teratur untuk

memeriksakan kehamilannya
f) Memberikan imunisasi pada bayi, balita, dan anak-anak
5. Ruang Poliklinik Gigi
Pemeriksaan, perawatan, pengobatan gigi dan mulut
6. Ruang Laboratorium
a) Pemeriksaan laboratorium sederhana (hemoglobin, leukosit, trombosit,
eritrosit, dan malaria)
b) Pemeriksaan kimia klinik darah (faal hati, ginjal, dan lemak)
c) Pemeriksaan lain-lain (golongan darah, TB Paru, Widal Test, Analisis sperma
dan urine)

B. Gambaran Fasilitas di Puskesmas


1. Fasilitas Gedung
Fasilitas gedung Puskesmas Kuala terdiri dari :
18

1. Loket pendaftaran
2. Ruang periksa/Poliklinik
3. Poliklinik Anak/MTBS/Kesling
4. Poli gigi
5. Ruang KIA
6. Ruang KB
7. Gudang obat
8. Ruang obat/apotek
9. Ruang rawat inap
10. Ruang imunisasi
11. Ruang laboratorium
12. Ruang dokter/Kapus
13. Kamar mandi
14. Ruang Rapat
15. Tempat parkir ambulans
16. Ruang suntik
17. Ruang bendahara/TB Paru
18. Ruang Tata Usaha

: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 2 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah

2. Fasilitas Administrasi
Puskesmas Namu Ukur dalam menjalankan perannya sebagai sarana dari
reporting dan recording system, mempunyai fasilitas yang mendukung proses
administrasi :
1. Kartu berobat
2. Kartu KIA/KB
3. Buku catatan
4. Lemari
5. Rak kartu
6. Lemari alat
7. Meja, kursi
8. Stempel
9. Arsip
10. White board
3. Fasilitas Imunisasi
Dalam mendukung kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular,
Puskesmas Namu Ukur mempunyai fasilitas imunisasi :
1. Lemari pendingin
2. Alat imunisasi
3. Vaksin seperti BCG, DPT, Polio, Campak, TT dan Hb
4. Fasilitas Peralatan Puskesmas
Fasilitas alat-alat kesehatan yang dimiliki Puskesmas Namu Ukur untuk
menunjang kegiatannya dalam usaha kesehatan, dilengkapi dengan alat-alat :
1. Stetoskop
2. Tensi meter
3. Timbangan dewasa
4. Tongue spatel
5. Pengukur tinggi badan
6. Perlengkapan gigi
19

7. Lemari es
8. Tempat tidur
9. Lemari peralatan
10. Lemari obat
11. Ginekology bed
12. Lemari arsip steel
13. Lemari kartu
14. Meja
15. Kulkas vaksin
16. Alat-alat P3K
17. Termometer
18. Tempat tidur rawat inap
5. Ruang Gigi
- Diagnosa
Kaca mulut
Sondere
Excavator
Pinset
- Konservasi
Amalgam stopper
Amalgam pistol
Burnisher
Plastic instrument
Cemen stopper
Spatula
Gunting hecting
Korentang

: 4 buah
: 2 buah
: 4 buah
: 2 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 2 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah

6. Fasilitas Tenaga Kesehatan


Tabel Tenaga Kesehatan Berdasarkan Jenis Ketenagaan dan Kualifikasi
Pendidikan di Puskesmas Namu Ukur Kabupaten Langkat
Tahun 2011
No
1.
2.
3.
4.

Jenis Ketenagaan
Dokter
Dokter Gigi
Kesehatan Masyarakat
Perawat

Pendidikan
S1 Fakultas Kedokteran
S1 Fakultas Kedokteran Gigi
S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat
-DIII Akademi Keperawatan

Jumlah
6
2
1
1
20

5.
6.

Bidan

-SPK
-DIII Akademi Kebidanan

3
7

Perawat Gigi

-DI Program Pendidikan Bidan


-DIII Akademi Kesehatan Gigi

3
1

-SPRG
7.
Asisten apoteker
SAA
8.
Sanitarian
SPPH
9.
Pelaksana Gizi
SPAG
10. Administrasi
SMA
11. Kebersihan
SMA
Jumlah
Sumber : Unit Tata Usaha Puskesmas Namu Ukur Tahun 2011

1
1
2
3
1
1
43

Dari Tabel diatas terlihat bahwa tenaga kesehatan Puskesmas Namu Ukur yang
paling banyak adalah bidan sebanyak 10 orang.
7. Fasilitas Bagunan Puskesmas Pembantu Jangkauan Puskesmas Namu Ukur
1. Puskesmas Pembantu Telaga
2. Puskesmas Pembantu Rumah Galuh
3. Puskesmas Pembantu Simpang Buluh
4. Puskesmas Pembantu Gunung Ambat
5. Puskesmas Pembantu Simpang Sukaramai
6. Puskesmas Pembantu Namu Ukur Utara
7. Puskesmas Pembantu Namu Ukur Selatan
8. Puskesmas Pembantu Mekar Jaya
9. Puskesmas Pembantu Proyek

21