Anda di halaman 1dari 8

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Proyek Bank merupakan lembaga keuangan yang menawarkan jasa keuangan seperti kredit, tabungan, pembayaran jasa dan melakukan fungsi-fungsi keuangan lainnya secara professional. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang. Bank Bukopin saat ini telah tumbuh dan berkembang menjadi bank yang masuk ke kelompok bank menengah di Indonesia dari sisi aset. Dengan terbukanya kesempatan dan peningkatan kemampuan melayani kebutuhan masyarakat yang lebih luas, Bank Bukopin telah mengembangkan usahanya ke segmen komersial dan konsumer. Ketiga segmen ini merupakan pilar bisnis Bank Bukopin, dengan pelayanan secara konvensional maupun syariah, yang didukung oleh sistem pengelolaan dana yang optimal, kehandalan teknologi informasi, kompetensi sumber daya manusia dan praktek tata kelola perusahaan yang baik. Landasan ini memungkinkan Bank Bukopin melangkah maju dan menempatkannya sebagai suatu bank yang kredibel. Pembangunan Gedung Bank Bukopin didasari untuk membantu perkembangan perekonomian di kota Cilegon itu sendiri. Selain karena untuk membuka cabang baru, pembangunan Bank Bukopin juga karena Cilegon merupakan kota yang memiliki daerah industri terbesar di provinsi Banten. Karena banyaknya beberapa perusahaan industri besar, sebagian banyak orang baik dari daerah Banten maupun luar daerah banyak yang ingin mendirikan usahanya di Kota Cilegon, oleh sebab itu peran Bank sangat diperlukan. Berkaitan dengan adanya pembangunan proyek Gedung Bank Bukopin beserta pengambilan mata kuliah tentang kerja praktek. Penulis memilih proyek ini sebagai tempat kerja praktek dikarenakan proyek ini memenuhi persyaratan untuk kerja praktek, dengan jumlah lantai sebanyak 5 lantai dan dengan nilai kontrak Rp. 24.801.200.000. Selain itu, penulis ingin meninjau tentang Metode Pelaksanaan pembangunan proyek Gedung Bank Bukopin ini.

B. Maksud dan Tujuan Proyek dan Kerja Praktek

1. Maksud dan Tujuan Proyek Maksud dibangunnya Gedung Bank Bukopin ini adalah untuk membuka cabang yang lebih besar di Kota Cilegon. Selain itu pembangunan ini juga

bertujuan meningkatkan ekonomi dan membantu masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan, didukung dengan terletak dilokasi yang strategis yaitu dipusat bisnis di daerah Kota Cilegon serta diharapkan bisa memfasilitasi masyarakat Cilegon maupun luar Kota Cilegon.

2. Maksud dan Tujuan Kerja Praktek Maksud dari kerja prakek ini adalah mengamati dan memahami bagaimana cara kerja dan prosedur pembangunan Gedung Bank Bukopin tahap demi tahap. Adapun tujuan kerja praktek ini adalah untuk dapat memahami proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan pada bangunan sipil dan segala pemecahan permasalahan yang ada dilapangan. Selain itu dalam proyek pembangunan Gedung Bank Bukopin ini penulis menekankan peninjauan dalam metode pelaksanaan pada proyek Bank Bukopin. Kerja praktek ini dilakukan sebagai salah satu syarat menyelesaikan studi S1 jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kerja praktek ini diharapkan dapat menambah pegetahuan dan wawasan penulis mengenai metode pelaksanaan pembangunan dalam bidang sipil. Semoga nantinya akan menjadi ilmu yang dapat bermanfaat pada saat terjun ke dunia kerja yang nyata.

C. Lokasi Proyek Lokasi Proyek Pembangunan Bank Bukopin cabang Cilegon ini terletak di

Jl. Sultan Ageng Tirtayasa 97. Batas batas lokasi proyek adalah sebagai berikut:

1. Sebelah timur

2. Sebelah barat

3. Sebelah utara

4. Sebelah selatan

: Karaoke Evann

: Sate Cilegon

: Perumahan Desa Jombang

: Hotel Gondang

Gambar 1 Peta Lokasi Proyek Bank Bukopin Cilegon (Sumber : Google Earth , 2016) Gambar

Gambar 1 Peta Lokasi Proyek Bank Bukopin Cilegon (Sumber: Google Earth, 2016)

Proyek Bank Bukopin Cilegon (Sumber : Google Earth , 2016) Gambar 2 Peta Lokasi Proyek (Sumber

Gambar 2 Peta Lokasi Proyek (Sumber: Google Map, 2016)

Gambar 3 Rencana Arsitektural Gedung Bank Bukopin (Sumber : Data Proyek, 2016) D. Ruang Lingkup

Gambar 3 Rencana Arsitektural Gedung Bank Bukopin (Sumber : Data Proyek, 2016)

D. Ruang Lingkup

1. Ruang Lingkup Kerja Proyek Proyek Pembangunan Gedung Bank Bukopin Cilegon mempunyai

lingkup pekerjaan yang meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan tanah dan pondasi, pekerjaan sub struktur, pekerjaan struktur atas. Ruang lingkup pekerjaan-pekerjaan lapangan tersebut adalah sebagai berikut:

a. Pekerjaan Struktur Bawah

1)

Penentuan titik

2)

Pekerjaan pondasi tiang pancang

3)

Pemboran tanah

4)

Pengerjaan pondasi bored pile dan

5)

Pekerjaan pile cap dan tie beam

b. Pekerjaan Struktur

1)

Pekerjaan Kolom, Balok dan Pelat

2)

Ground Water Tank (GWT)

3)

Retaining Wall

4)

Pekerjaan kolom

5)

Pekerjaan balok

6)

Pekerjaan pelat lantai

7)

Pekerjaan tangga

8)

Pekerjaan atap

c. Pekerjaan Arsitektur

1)

Pekerjaan dinding bata merah

2)

Pekerjaan plester aci dinding

3)

Pekerjaan keramik lantai

4)

Pekerjaan plafon

5)

Pekerjaan pengecatan dinding (dalam) dan Plafon

6)

Pekerjaan pintu, jendela dan railing tangga

7)

Pekerjaan cat

8)

Pekerjaan sanitary

9)

Pekerjaan Waterproofing

d. Pekerjaan Mekanikal, Elektrikal dan Plumbing

1)

Elektrikal

a) Tata Suara

b) Tata Udara

c) Fire Alarm dan Fire Fighting

d) Telepon

e) MATV dan CCTV

f) Genset

g) Lift

h) Penangkal Petir

2)

Plumbing (air bersih, air kotor ,air hujan)

3)

AC (Air Conditioner)

4)

Drainase

5)

Pompa-pompa

2. Ruang Lingkup Kerja Praktek Ruang lingkup kerja praktek sebagai cakupan pengamatan dan pembahasan. Subyek yang diamati pada kerja praktek dalam proyek ini adalah pekerjaan upper structure pada proyek Pembangunan Gedung Bank Bukopin 2 yaitu meliputi :

a. Pekerjaan kolom (column)

b. Pekerjaan balok (beam)

c. Pekerjaan lantai (slab)

E. Metode Penyusunan dan Pengumpulan Data Penyusunan laporan kerja praktek ini adalah berdasarkan data-data yang diperoleh penulis selama melaksanakan kerja praktek pada proyek pembangunan Gedung Bank Bukopi . Data-data yang diperoleh dengan metodologi atau langkah-langkah pengumpulannya sebagai berikut :

1. Data Primer

a. Pengamatan Langsung Saat Pelaksanaan Proyek Pengamatan ini dilakukan terhadap pekerjaan yang pada saat itu sedang dilaksanakan. Data-data visual hasil pengamatan tersebut sangat menunjang pemahaman terhadap data-data tertulis dari pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Pengamatan langsung dapat juga digunakan untuk mengetahui tahapan-tahapan dari pelaksanaan pekerjaan yang bersangkutan. Metode pengamatan langsung sangat memungkinkan untuk mendapatkan pengetahuan baru yang tidak bisa didapatkan di bangku kuliah. Kondisi yang sangat bervariasi dan sangat kompleks terkadang memerlukan langkah-langkah yang dapat mempermudah pelaksanaan pekerjaan. Pengamatan yang dilakukan dalam proyek pembangunan Bank Bukopin Cilegon ini diantaranya adalah :

1)

2) Mengamati ketertiban para pekerja pada saat dilapangan dan

Mengamati pekerjaan yang sedang berlangsung dilapangan.

3)

pekerjaan sedang berlangsung. Mengamati cara kerja alat dilapangan secara langsung dan mencoba

4)

menggunakan alat tersebut. Mengamati sistematika pengerjaan yang dilaksanakan apakah sesuai

dengan rencana yang ditetapkan.

b. Diskusi dan Tanya Jawab Kepada Pihak Proyek Metode ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pengamatan langsung, karena kadang-kadang data-data visual belum cukup jelas

untuk dapat dimengerti. Penjelasan-penjelasan lebih lanjut terutama mengenai hal-hal praktis yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang muncul. Dalam hal ini yang menjadi sumber wawancara adalah tukang, mandor atau kepala tukang dan pelaksana dari pihak kontraktor ataupun pembimbing kerja praktek. Interview yang dilakukan penulis pada saat kerja praktek adalah sebagai berikut :

1) Permasalahan yang sering dihadapi pada saat proyek sedang berlangsung.

Cara menghadapi permasalahan yang timbul akibat ketidak sesuaian

2)

pada saat pembacaan gambar perencanaan dengan kenyataan dilapangan. 3) Fungsi dan proses pengerjaan dari struktur-struktur yang sedang

dikerjakan. 4) Material dan bahan-bahan campuran yang digunakan dalam proses

5)

pengerjaan struktur tertentu. Ketertiban para pekerja dan pihak kontraktor pada saat dilapangan.

2. Data Sekunder

a. Studi Pustaka Sebagai pembanding digunakan buku-buku dan rujukan dalam menganalisa hal-hal atau permasalahan-permasalahan yang timbul pada pelaksanaan proyek tersebut, dari beberapa pustakaakan didapatkan hal- hal yang berguna sebagai pelengkap dari data-data yang diperoleh di lapangan, yang nantinya akan sangat membantu dalam penyusunan dan penulisan laporan ini.

b. Pengumpulan Data Tertulis Proyek Pengumpulan data tertulis proyek ini meliputi pengumpulan gambar-gambar kerja serta metode-metode yang digunakan berdasarkan ketentuan-ketentuan pelaksanaan proyek yang tercantum dalam buku spesifikasi teknis (spek). Data-data tersebut diperoleh dari pihak owner dan kontraktor pelaksana. Data-data tersebut dilaksanakan sebagai acuan pelaksanaan proyek, serta dapat digunakan untuk menyusun langkah-langkah suatu

pekerjaan. Data-data tersebut oleh penulis digunakan sebagai bahan awal untuk melakukan peninjauan di lapangan.

F. Sistematika Penulisan Laporan Garis besar sistematika penulisan Laporan Kerja Praktek ini adalah sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi latar belakang proyek, maksud dan tujuan kerja praktek, lokasi proyek ruang lingkup kerja proyek, dan sistematika pengumpulan data. BAB II MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI Bab ini berisi tentang pengertian, tata cara, dan tahapan-tahapan manajemen proyek, tahapan-tahapan dalam rencana pelaksanaan proyek, unsur- unsur pengelola proyek, serta hubungan kerja antar unsur-unsur pengelola proyek tersebut. BAB III TINJAUAN PERENCANAAN Bab ini membahas tentang tinjauan perencanaan yang terdiri dari tinjauan umum, perencanaan struktural, dan perencanaan non struktural. BAB IV METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI Bab ini berisi tentang pemaparan tinjauan umum, pelaksanan pekerjaan lantai dasar hingga struktur atas, dibahas pula mengenai permasalahan yang terjadi dilapangan serta solusi yang di lakukan. BAB V PENUTUP Bab ini merupakan penutup laporan kerja praktek yang berisikan kesimpulan dan saran penulis selama kerja praktek. LAMPIRAN Lampiran ini berisi tentang: dokumen/tabel/gambar, surat-surat, presentasi, asistensi dan kegiatan konsultasi selama proyek, absensi kehadiran di proyek yang disahkan oleh pihak proyek, serta dokumen- dokumen lain yang berhubungan proyek. DAFTAR PUSTAKA