Anda di halaman 1dari 13

KEPUTUSAN KEPALA SD NEGERI CIBAREGBEG KABUPATEN SUKABUMI

Nomor:
Tentang
Penetapan Pengangkatan Tenaga Guru Tidak Tetap

SURAT PERJANJIAN
NOMOR : .......................... 2015
TENTANG
PERJANJIAN KERJA GURU HONORER
Pada hari ini .. tanggal ............ bulan ....... tahun Dua ribu empat belas (...--2014),
bertempat di Purwokerto yang bertanda tangan di bawah ini :
1.SUKASNO, S. Pd.
:Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Lumbir, berkedudukan di Cilombang (alamat sekolah),
berdasarkan Surat Keputusan . (SK pengangkatan) dalam hal ini bertindak untuk dan
atas nama jabatannya serta sah mewakili Sekolah Dasar Negeri 4 Lumbir, selanjutnya disebut
sebagai PIHAK KESATU;2.GUNAWATI, S. Pd. SD.:Guru Honorer pada Sekolah Dasar
Negeri 4 Lumbir, bertempat tinggal di Lumbir, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama
diri sendiri, selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA;PIHAK KESATU dan PIHAK
KEDUA yang secara bersama-sama selanjutnya disebut sebagai PARA PIHAK terlebih
dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut :
1.Bahwa Sekolah Dasar Negeri 4 Lumbir Unit Pendidikan Kecamatan Lumbir Dinas
Pendidikan Kabupaten Banyumas saat ini kekurangan tenaga pengajar sehingga perlu
dilaksanakan pengadaan tenaga Guru Honorer;
2.Bahwa PIHAK KESATU adalah Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Lumbir Unit Pendidikan
Kecamatan Lumbir Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang mempunyai tugas dan
wewenang antara lain melakukan perjanjian kerja dengan tenaga Guru Honorer di lingkungan
sekolahnya;
3.Bahwa PIHAK KEDUA adalah tenaga pengajar yang berlatar belakang pendidikan
keguruan dan memiliki kemampuan secara profesional sebagai tenaga pengajar di tingkat
pendidikan dasar;
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas PARA PIHAK sepakat untuk mengadakan Perjanjian
Kerja Guru Honorer dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut :
BAB I
RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Pasal 1
(1)PIHAK KESATU melalui perjanjian ini memberi tugas pekerjaan kepada PIHAK KEDUA
sebagaimana PIHAK KEDUA menerima tugas dari PIHAK KESATU berupa pekerjaan

sebagai Guru Honorer pada Sekolah Dasar Negeri 4 Lumbir Unit Pendidikan Kecamatan
Lumbir Dinas Pendidikan Kabupate n Banyumas.
(2)Uraian tugas pekerjaan yang harus dilakukan oleh PIHAK KEDUA sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) adalah :
a.;
b.
c.Menjalankan tugas dan tanggung jawab lain terkait bidang tugasnya yang diperintahkan
oleh PIHAK KESATU atau Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Lumbir
BAB II
KEWAJIBAN DAN HAK
Pasal 2
(1)PIHAK KESATU dalam Perjanjian ini mempunyai kewajiban :
a.Membayar upah/honorarium kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp .
( rupiah) per bulan yang dibayarkan setiap tanggal bulan berjalan;
b.Membayar upah lembur kepada PIHAK KEDUA atas kerja lembur yang telah dilakukan
PIHAK KEDUA sesuai ketentuan yang berlaku pada Dinas Pendidikan Kabupaten
Banyumas;
c.Membayar uang santunan at au uang duka kepada PIHAK KEDUA apabila dalam
melaksanakan tugas pekerjaannya PIHAK KEDUA mengalami kecelakaan kerja yang
mengakibatkan cacat jasmani dan/atau meninggal dunia.
(2)PIHAK KEDUA dalam Perjanjian ini mempunyai kewajiban :
a.Masuk kerja setiap hari mulai hari Senin sampai dengan hari Sabtu (enam hari kerja)
seminggu selama jangka waktu Perjanjian ini kecuali hari libur dengan ketentuan jam kerja
mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul . WIB;
b.Mengajar pada Sekolah Dasar Negeri 4 Lumbir selama 24 Jam per minggu dan/atau jam
kerja selama 37,5 jam per minggu;
c.Mentaati peraturan dan tata tertib yang berlaku di Sekolah Dasar .;
d.Menjaga kehormatan, martabat, persatuan dan kesatuan korp di Sekolah Dasar Negeri 4
Lumbir;
e.Tidak menuntut diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil;
f.Tidak menuntut apapun di luar haknya sebagai Guru Honorer;

g.Tidak melakukan kerja rangkap di tempat lain tanpa persetujuan dari PIHAK KESATU;
h.Taat dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan PIHAK
KESATU.
Pasal 3
(1)PIHAK KESATU dalam Perjanjian ini mempunyai hak :
a.Melakukan pengawasan terhadap kinerja PIHAK KEDUA;
b.Memberikan sanksi kepada PIH AK KEDUA apabila terjadi pelanggaran terhadap
ketentuan dalam Perjanjian ini;
c.Membatalkan Perjanjian ini secara sepihak apabila PIHAK KEDUA tidak dapat
melaksanakan tugas atau meninggalkan tugas pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Dalam hal ini Para Pihak sepakat untuk menyimpangi berlakunya ketentuan dalam Pasal
1266 dan Pasal 1267 KUHPerdata.
(2)PIHAK KEDUA dalam Perjanjian ini mempunyai hak :
a.Menerima upah/honorarium dari PIHAK KESATU atas pelaksanaan pekerjaan yang
dilakukan sebesar Rp . (. rupiah) per bulan yang dibayarkan setiap
tanggal .. bulan berjalan;
b.Menerima uang santunan atau uang duka dari PIHAK KESATU apabila dalam
melaksanakan tugas pekerjaannya PIHAK KEDUA mengalami kecelakaan kerja yang
mengakibatkan cacat jasmani dan/atau meninggal dunia yang besarnya ditetapkan oleh
PIHAK KESATU;
c.Absen kerja/ijin tidak masuk kerja karena sakit, alasan tertentu atau kepentingan lain yang
tidak mungkin diwakilkan dengan mengajukan surat resmi kepada PIHAK KESATU;
d.Memperoleh cuti kerja sesuai sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
e.Mengundurkan diri sebelum jangka waktu Perjanjian ini berakhir dengan mengajukan surat
pengunduran diri kepada PIHAK KESATU.
BAB III
SANKSI
Pasal 4
Apabila PIHAK KEDUA melakukan pelanggaran kewajiban sebagaimana diatur dalam Pasal
2 ayat (2) Perjanjian ini maka adalah sebagai berikut :
a.PIHAK KEDUA diberi Peringatan Lisan dari PIHAK KESATU apabila melanggar
ketentuan Pasal 2 ayat (2) huruf c, huruf e dan huruf h Perjanjian ini, apabila PIHAK

KEDUA masih mengulangi kesalahan yang sama maka kepadanya akan diberikan Peringatan
Tertulis dari PIHAK KESATU;
b.PIHAK KEDUA diberi Peringatan Tertulis Kesatu dari PIHAK KESATU apabila
melanggar ketentuan Pasal 2 ayat (2) huruf d, huruf f, huruf g, huruf I dan huruf j Perjanjian
ini, apabila PIHAK KEDUA masih mengulangi kesalahan yang sama maka kepadanya akan
diberikan Peringatan Tertulis Kedua dari PIHAK KESATU;
c.Selain diberikan Peringatan Tertulis atas pelanggaran ketentuan Pasal 2 ayat (2) huruf d
kepada PIHAK KEDUA juga diberikan sanksi berupa :
-Pengurangan upah sebesar 25% (dua puluh lima prosen) apabila tidak masuk kerja selama 3
- 5 hari dalam 1 (satu) bulan;
-Pengurangan upah sebesar 50% (lima puluh prosen) apabila tidak masuk kerja selama 6 - 10
hari dalam 1 (satu) bulan;
d.PIHAK KESATU membatalkan berlakunya Perjanjian ini secara sepihak sebagaimana
diatur dalam Pasal 3 ayat (1) huruf c apabila PIHAK KEDUA :
-Meninggalkan kewajiban sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a Perjanjian ini
selama 6 (enam) hari kerja berturut-turut tanpa pemberitahuan atau izin kepada/dari PIHAK
KESATU;
-Melakukan perbuatan tercela yang tidak patut dilakukan oleh seorang Guru Honorer;
-Tidak dapat menjalankan tugas dengan baik dan/atau mengulangi kesalahan yang sama dan
terhadapnya telah dikeluarkan Peringatan Tertulis Kedua dari PIHAK KESATU.
BAB IV
JANGKA WAKTU PERJANJIAN
Pasal 5
(1)Perjanjian ini berlaku selama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal 2 Januari 2015 sampai
dengan tanggal 31 Desember 2015 dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan PARA
PIHAK.
(2)Selain karena jangka waktu sebagaimana diatur dalam ayat (1) tersebut di atas Perjanjian
ini juga berakhir apabila :
a.PIHAK KEDUA menyatakan mengundurkan diri terhitung sejak tanggal surat
pemberitahuan pengunduran diterima oleh PIHAK KESATU;
b.PIHAK KESATU membatalkan berlakunya Perjanjian ini secara sepihak sebagaimana
diatur dalam Pasal 3 ayat (1) huruf c terhitung sejak tanggal surat
pernyataan/ketetapan/pemberitahuan dari PIHAK KESATU.
BAB V

PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Pasal 6
(1)Dalam hal terjadi perselisihan mengenai penafsiran dan/atau pelaksanaan dari ketentuanketentuan yang diatur dalam Perjanjian ini, maka PARA PIHAK sepakat untuk
menyelesaikan melalui jalan musyawarah untuk mufakat.
(2)Apabila musyawarah untuk mufakat sebagaimana dimaksud ayat (1) tidak tercapai, maka
PARA PIHAK sepakat menyelesaikan perselisihan tersebut melalui jalur hukum.
BAB VI
KEADAAN MEMAKSA / FORCE MAJEURE
Pasal 7
(1)Yang dimaksud keadaan memaksa (selanjutnya disebut Force Majeure) adalah keadaan
yang dapat menimbulkan akibat terhadap pelaksanaan perjanjian yang terjadi diluar
kehendak/ kesalahan, tanpa diduga sebelumnya dan tidak dapat diatasi oleh PARA PIHAK
karena diluar kemampuan dan/atau wewenangnya berdasarkan pernyataan instansi yang
berwenang.
(2)Force Majeure sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah keadaan memaksa seperti
keadaan perang, kecelakaan kerja, bencana alam, kebakaran, huru-hara, pemberontakan,
kerusuhan atau demonstrasi yang disertai kekerasan, dalam keadaan disandera/di bawah
ancaman dan keadaan lain di luar kekuasaan PARA PIHAK sehingga tidak dapat
melaksanakan kewajibannya.
(3)Apabila terjadi Force Majeure maka PARA PIHAK dibebaskan dari kewajibannya dan
segala akibatnya yang terkait pelaksanaan hak dan kewajiban PARA PIHAK akan diatur
kemudian dalam addendum perjanjian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan
Perjanjian ini.
BAB VI
DOMISILI
Pasal 8
Mengenai perjanjian ini beserta segala akibat hukumnya PARA PIHAK sepakat untuk
memilih domisili hukum yang tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Purwokerto.
BAB VII
PENUTUP
Pasal 9

(1)Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Perjanjian ini akan diatur dalam addendum
perjanjian yang merupakan bagian tak terpisahkan dengan Perjanjian ini.
(2)Perjanjian ini dibuat rangkap 3 (tiga) masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang
sama bagi PARA PIHAK dengan ketentuan sebagai berikut :
a.Rangkap Pertama dan Kedua bermeterai cukup masing-masing untuk PIHAK KESATU dan
PIHAK KEDUA;
b.Rangkap Ketiga tanpa meterai untuk arsip.
Demikian perjanjian ini dibuat dan ditandatangani di Purwokerto pada hari dan tanggal
sebagaimana tersebut pada awal Surat Perjanjian, dengan disaksikan oleh :
1..: .
2..: .
PIHAK KEDUA
Gunawati, S. Pd. SD
PIHAK KESATU
SUKASNO, S. Pd.SAKSI- SAKSI :