Anda di halaman 1dari 9

TUGAS II

MANAJEMEN PEMASARAN II
Desain Produk adalah Keberhasilan Merek
HELM BOGO

Disusun oleh:
FAUZIAH LATIFAH SELVIANA -02113303
FITRI NOVIA - 02113280
NOVI MARDIANA-02113299
SISILIA SUSI SUSANTI - 02113292

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA MEMBANGUN


Jl Soekarno Hatta 448
Bandung

BAB I
PENDAHULUAN

a. Latar belakang
Pada dunia pemasaran persaingan merupakan hal yang lumrah dan wajar. Maka dari itu
berbagai usaha dilakukan dalam upaya memenangkan persaingan ini. Salah satu diantaranya
adalah membuat desain kemasan produk yang menarik sehingga dapat mengundang konsumen
untuk membeli produk yang dipasarkan. Menurut Christine Suharto Cenadi, daya tarik suatu
produk tidak dapat terlepas dari kemasannya. Kemasan merupakan pemicu karena ia langsung
berhadapan dengan konsumen. Karena itu kemasan harus dapat mempengaruhi konsumen untuk
memberikan respon positif.
Desain kemasan belum begitu populer, karena pemahaman tentang manfaatnya belum
dirasakan. Disamping itu untuk usaha-usaha mikro dan idustri kecil rumahan, kemasan masih
dipandang hanya sebagai pembungkus semata bukan sebagai media pemikat konsumen.
Demikian juga kemasan masih dianggap penyebab ongkos produksi tinggi.
Keberhasilan pemasaran suatu barang, tidak hanya ditentukan oleh mutu barang serta
usaha promosi yang dilakukan, tetapi juga dalam upaya yang sama oleh mutu dan penampilan
kemasan itu sendiri.
Untuk kenyataan ini kita kenal filsafat pemasaran yang sudah lazim sejak abad ke 19 di
Inggris the product is the package, barang produk ditentukan oleh kemasannya sendiri.
Kesadaran akan kemasan adalah bagian yang tak terpisah dari barang produk, sehingga tidak
mengherankan bila sebuah biro perencanaan grafis bersikap Kami tak dapat menaikkan mutu
barang produk, karena itu kami tingkatan kemasannya.
Tujuan utama desain grafis, tidak saja menciptakan desain atau perencanaan fungsional
estetis, tetapi juga yang informatif dan komunikatif dengan masyarakat. Bila dilengkapi dengan
pengertian psikologi massa, dan teori-teori pemasaran (ekonomi), maka karya-karya desain grafis
ini dapat merupakan alat promosi dengan yang sangat ampuh.
Pengertian tentang merek, Merek adalah istilah, tanda, simbol, desain atau kombinasi
dari semuanya ini yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan produk atau jasa dari seorang

atau sekelompok penjual, yang membedakan produk/jasa tersebut dengan produk lain terutama
produk saingannya (Kotler,1987, p. 440).
Hal hal yang berkaitan erat dengan merek adalah :
1. Nama merek (brand name), yaitu bagian dari suatu merek yang dapat diucapkan atau
dilafalkan. Contoh : Avon, Toyota, Disneyland, Pepsodent, dan lain-lain.
2. Tanda merek (brand mark), yaitu bagian dari merek yang dapat dikenali,namun tidak
dapat dibaca atau diucapkan. Tanda merek ini berupa logo, simbol, warna, gambar,
desain.
b. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud desain produk ?
2. Apa yang mempengaruhi desain produk adalah keberhasilan merek ?
c. Tujuan
Untuk mengetahui desain produk mempengaruhi keberhasilan merek dan untuk
memenuhi salah satu tugas mata kuliah Manajemen Pemasaran II.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Desain Produk

Desain Produk adalah sebagai alat manajemen untuk menterjemahkan hasil kegiatan
penelitian dan pengembangan yang dilakukan sebelum menjadi rangcangan yang nyata yang akan
diproduksi dan dijual dengan menghasilkan laba.
Salah satu fungsi manajemen terpenting dalam semua organisasi adalah menjamin bahwa
masukan masukan berbagai sumber daya organisasi menghasilkan produkproduk atau jasa
yang dirancang secara tepat atau menghasilkan keluaran keluaran yang dapat memuaskan
keinginan para pelanggan.
Untuk menghasilkan keluarankeluaran yang tepat guna dan sesuai dengan keinginan
pelanggan maka perlu adanya desain produk. Ada pun beberapa pengertian tentang desain produk
menurut para ahli.
Sebelum menerangkan tentang pengertian desain produk, maka produk pun memiliki
pengertian sendiri sebagaimana dikemukakan oleh W.J. Stanton ( 1981 ; 192 ), dimana :
A product is a set of tangible and intangible attributes, including, packaging, color, price,
manufakture prestige, retailer prestige, and manufacture and retailer service, which the buyer
may accept as offering want satisfaction
Yang telah diterjemahkan oleh DR. Buchori Alma dalam bukunya Manajemen Pemasaran
dan pemasaran jasa, yaitu :
Yang dikatakan produk adalah seperangkat atribut baik berwujud maupun tidak berwujud,
termasuk didalamnya masalah warna, harga nama baik perusahaan, nama baik toko yang
menjual, dan pelayanan pabrik serta pelayanan pengecer yang diterima pembeli guna
memuaskan keinginannya.

B. Desain Produk adalah Keberhasilan Merek


Berdasarkan beberapa pengertian desain produk diatas ternyata bahwa produk desain
mempunyai maksud dan tujuan untuk membantu perusahaan dalam menciptakan dan
mengembangkan produk baru atau untuk menjamin hasil produki yang sesuai dengan keinginan
pelanggan disatu pihak serta dipihak lain untuk menyesuaikan dengan kemampuan perusahaan.
Sedangkan tujuan dari Desain Produk itu sendiri, adalah :
Untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan mempunyai nilai jual yang

tinggi.
Untuk menghasilkan produk yang trend pada masanya.

Untuk membuat produk seekonomis mungkin dalam penggunaan bahan baku dan biaya
biaya dengan tanpa mengurangi nilai jual produk tersebut.
Contohnya Helm bogo merupakan merk helm modern dengan desain futuristic. Helm

keren dengan sudah berstandar SNI ini cocok untuk anak muda yang ingin tetap tampil modis
dengan gaya yang clasik

meskipun dengan

menggunakan

helm

yang

sni.

Helm

identik

dan dikhususkan

untuk anak vespa

ini terbilang helm

yang unik.

Produk yang baik dan akan digunakan semaksimal mungkin dalam pasar harus
mempertimbangkan dan dapat menampilkan beberapa faktor, antara lain sebagai berikut :
1. Faktor pengamanan
Produk harus melindungi produk terhadap berbagai kemungkinan yang dapat menjadi
penyebab timbulnya kerusakan barang, misalnya: cuaca, sinar matahari, jatuh, tumpukan, kuman,
serangga dan lain-lain. Contohnya : Helm bogo sebagai pelindung kepala dari sinar matahari.
2. Faktor ekonomi
Perhitungan biaya produksi yang efektif termasuk pemilihan bahan, sehingga biaya tidak
melebihi proporsi manfaatnya. Pemilihan bahan helm bogo menggunakan lapisan kulit sehingga
menambah kesan klasik.
3. Faktor pendistribusian
Desain harus mudah didistribusikan ke distributor atau pengecer sampai ke tangan
konsumen. Bentuk dan ukuran desain harus direncanakan dan dirancang sedemikian rupa
sehingga tidak sampai menyulitkan saat penggunaan.

4. Faktor komunikasi
Sebagai media komunikasi desain menerangkan dan mencerminkan produk, citra merek,
dan juga bagian dari produksi dengan pertimbangan mudah dilihat, dipahami dan diingat.
Contohnya desain Helm Bogo yang unik dan futuristic sehingga membuat konsumen mencari
barang-barang yang berbeda dari biasanya.
5. Faktor ergonomic
Pertimbangan desain mempengaruhi bentuk dari kemasan itu sendiri juga mempengaruhi
kenyamanan pemakai produk atau konsumen.
6. Faktor estetika
Keindahan pada kemasan merupakan daya tarik visual yang mencakup pertimbangan
penggunaan warna, bentuk, merek atau logo, ilustrasi, huruf, tata letak atau layout, dan maskot .
Tujuannya adalah untuk mencapai mutu daya tarik visual secara optimal.

7. Faktor identitas
Secara keseluruhan desain helm harus berbeda dengan desain helm lainnya, memiliki
identitas
produk agar mudah dikenali dan dibedakan dengan produk-produk yang lain.
8. Faktor promosi
Desain mempunyai peranan penting dalam bidang promosi, dalam hal ini desain
berfungsi sebagai silent sales person. Peningkatan desain dapat efektif untuk menarik perhatian
konsumen-konsumen baru.
9. Faktor lingkungan
Kita hidup di dalam era industri dan masyarakat yang berpikiran kritis. Dalam situasi dan
kondisi seperti ini, masalah lingkungan tidak dapat terlepas dari pantauan kita. Trend selalu
beriringan dengan masyarakat. Contohnya dalam hal desain dari Helm Bogo menjadi Trend saat
ini, banyak merek-merek yang menjadi para pesaing baru.
Faktor-faktor ini merupakan satu kesatuan yang sangat vital dan saling mendukung dalam
keberhasilan penjualan, terlebih di masa sekarang dimana persaingan sangat ketat dan produk

dituntut untuk dapat menjual sendiri. Penjualan maksimum tidak akan tercapai apabila secara
keseluruhan penampilan produk tidak dibuat semenarik mungkin. Keberhasilan penjualan
tergantung pada citra yang diciptakan oleh desain tersebut.
Penampilan harus dibuat sedemikian rupa agar konsumen dapat memberikan reaksi
spontan, baik secara sadar ataupun tidak. Setelah itu, diharapkan konsumen akan terpengaruh dan
melakukan tindakan positif, yaitu melakukan pembelian di tempat penjualan.

KESIMPULAN

Tujuan dari desain produk yaitu untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan
mempunyai nilai jual yang tinggi, menghasilkan produk yang trend pada masanya dan membuat
produk seekonomis mungkin dalam penggunaan bahan baku dan biayabiaya dengan tanpa
mengurangi nilai jual produk tersebut.
Penampilan harus dibuat sedemikian rupa agar konsumen dapat memberikan reaksi
spontan, baik secara sadar ataupun tidak. Setelah itu, diharapkan konsumen akan terpengaruh dan
melakukan tindakan positif, yaitu melakukan pembelian di tempat penjualan.

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas karunia rahmat hidayah-Nya, kegiatanpenyusunan
makalah dapat terlaksana dengan baik.
Penyusunan makalah ini merupakan salah satu kegiatan memenuhi salah satu tugas Manajemen
Pemasaran II untuk meningkatkan pengetahuan khususnya dalam bidang pemasaran. Makalah yang
berjudul Desain Produk adalah Keberhasilan MerekHELM BOGO. ini menyajikan tentang bagaimana
suatu disain dan merek produk dapat mempengaruhi pemasaran.
Makalah ini berasal dari kumpulan berbagai situs yang kami cari, kemudian sedemikian rupa kami
singkat menjadi sebuah makalah.Akhirnya, semoga Allah meridhoi kegiatan penyusunan makalah ini dan
memberikan manfaat bagi kita semua yang membacanya.