Anda di halaman 1dari 36

Penyusunan Metode Penelitian

Agus S. Muntohar, Ph.D(Eng.)

Department of Civil Engineering

10

Bried CV

Nama: Agus Setyo Muntohar, ST., M.Eng.Sc.,


Ph.D.(Eng)
Ruang: Lab. Komputer Teknik Sipil
Email: muntohar@umy.ac.id
No. Ekstensi Telp.: 229

Pendidikan :
ST (1993 1997): Teknik Sipil UGM (Wisudawan
Berprestasi Februari 1998
M.Eng.Sc. (2002 2003): University of Malaya (Peraih
Gold Medal in Invention & Innovation July 2006)
Ph.D.(Eng) (2005 2008): Taiwan Tech (Summa Cum
Laude January 2008)
Postdoctoral Fellow (2008): Taiwan Tech

Department of Civil Engineering

11

Kerangka Proposal Skripsi


Bab 1 Pendahuluan
Bab II Kajian Teori
Bab III Metode Penelitian
A. Model atau Metode Penelitian dan Desain
B.
C.

D.
E.
F.

Penelitian
Subyek penelitian
Populasi dan Sampel Penelitian
Lokasi Penelitian
Teknik Pengumpulan data
Teknik Analisis Data

A. Model atau Metode Penelitian


(Tentukan model/metode penelitian yg akan dipakai)

Metode penelitian merupakan rangkaian


cara atau kegiatan pelaksanaan penelitian
yang didasari oleh asumsi-asumsi dasar,
pandangan-pandangan filosofis dan
ideologis, pertanyaan dan isu-isu yang
dihadapi.

Jenis-jenis Metode Penelitian


(pilih salah satu jenis penelitiannya)

lanjutan

Desain Penelitian
(gambarkan desain penelitiannya)

Desain penelitian adalah kerangka kerja yang


digunakan untuk melaksanakan penelitian.
Pola desain penelitian dalam setiap disiplin ilmu
memiliki kekhasan masing-masing, namun
prinsip-prinsip umumnya memiliki banyak
kesamaan.
Desain penelitian memberikan gambaran
tentang prosedur untuk mendapatkan informasi
atau data yang diperlukan untuk menjawab
seluruh pertanyaan penelitian/rumusan masalah
(Tajul Arifin, 2013)
6

Contoh Desain Penelitian Korelasional

Variabel Penelitian

(Jelaskan apa saja variabel penelitiannya & beri definisi operasionalnya)

Variabel atribut dari seseorang atau obyek yg


bervariasi
1. Jelaskan variabel penelitiannya

Variabel Terikat ???


Variabel Bebas ???
Variabel Moderator
Variabel intervening
Variabel Kontrol ???

2. Definisi Operasional Variabel:

Menjelaskan bagaimana cara mengukur variabel.


Misal: Kinerja guru adalah unjuk kerja yg di-tunjukkan
guru dlm PBM berdasarkan persepsi siswa, yg meliputi:
9

Jenis-Jenis Variabel Penelitian


Variabel Bebas/independen (variabel perlakuan/eksperimen, variabel
prediktor/regresi) merupakan variabel yang akan dilihat pengaruhnya terhadap
variabel terikat/dependen, variabel kriterium, atau variabel dampak.

Variabel Terikat/dependen (variabel dampak, variabel kriterium) merupakan


variabel hasil/dampak/akibat dari variabel bebas/ perlakuan/prediktor.

Variabel Moderator variabel yang mempengaruhi (memperkuat/memperlemah)


tingkat hubungan (pengaruh) variabel bebas terhadap variabel terikat. Misal: umur,
jenis kelamin, dll

Variabel Intervening variabel yang secara teoritis mempengaruhi


(memperlemah/memperkuat) tetapi tidak dapat diukur

Variabel Kontrol (Pengendali) variabel yang berpengaruh terhadap variabel


terikat, tetapi pengaruhnya ditiadakan/ dikendalikan dengan cara dikontrol
(diisolasi) pengaruhnya (kondisinya dibuat sama).

10

Contoh
Akan dilakukan penelitian tentang Kontribusi
tunjangan sertifikasi profesi guru terhadap
kinerja guru
Variabel Bebas: tunjangan sertifikasi profesi guru
Variabel terikat: kinerja guru
Variabel moderator: umur, jarak sekolah dgn rumah
guru, motivasi guru, dll
Variabel intervening: Kebutuhan hidup tiap guru
berbeda-beda
Variabel kontrol: (hanya diperlukan jika ingin membandingkan)

11

B. Subyek Penelitian
(sebutkan siapa saja subyek penelitiannya)

Subyek penelitian adalah semua


individu yang akan di teliti.
Pengertian individu ini termasuk
didalamnya adalah manusia, hewan,
tumbuh-tumbuhan maupun bendabenda mati.
Contoh subyek penelitian: Kepala
sekolah, guru, siswa.
12

C. Populasi dan Sampel Penelitian


(Tentukan populasi , teknik sampling dan hitung banyak sampelnya)

Populasi: wilayah/sasaran generalisasi hasil


penelitian
Sampel: bagian (wakil) dari populasi yg
terpilih menjadi subyek penelitian.
Jika tidak menggunakan sampel maka
disebut penelitian populasi, dan tidak
perlu menggunakan statistik inferensial
13

Jenis Teknik Sapling

14

Perhitungan Banyaknya Sample


(dengan nomogram Harry King)

15

Dengan tabel krejcie

16

Simple Random Samping

17

Proportionate Stratified Random Sampling

18

D. Lokasi Penelitian

Sebutkan lokasi yang dipakai untuk


penelitian serta alasannya.

19

E. Teknik Pengumpulan Data


(Pilih teknik yg dipakai)

20

Persyaratan Instrumen
(Harus dipenuhi semua)

Valid
Dilakukan dengan uji validitas
Reliable
Dilakukan dengan uji reliabilitas
Objective
Instrumen dibuat seobyektif mungkin

21

Langkah Pembuatan Instrumen


1. Pembuatan kajian teori (bab II)
2. Pembuatan kisi-kisi instrumen berdasarkan
kajian teori
3. Penulisan instrumen berdasarkan kisi-kisi
instrumen
4. Uji validitas dan reliabilitas
5. Jika lolos uji validitas dan reliabilitas,
instrumen baru bisa dipakai utk mengambil
data
22

Validitas
dan
Reliabilitas

23

Pengujian Validitas Instrumen


(Lakukan pengujian validitas instrumen)

Validitas Internal / Rasional


Pengujian validitas konstruksi pendapat ahli dan
dilanjutkan dgn ujicoba yg dianalisis dgn analisis
faktor.
Pengujian validitas isi membandingkan isi
istrumen dengan isi materi yg telah disampaikan.
Validitas Eksternal / Empirik
Dengan membandingkan kriteria yang ada di
instrumen dengan fakta empiris yg terjadi di
lapangan

24

Pengujian Reliabilitas Instrumen


(Lakukan pengujian reliabilitas instrumen)

Reliabilitas Eksternal
Pengujian Stability tes retes (kelompok sama,
waktu beda)
Pengujian Equivalent membandingkan dengan
instrumen yg sejenis yg dicobakan dlm waktu sama
Gabungan keduanya
Reliabilitas Internal
Diuji dengan splithalf, KR 20, KR 21, Anova hoyt

25

F. Teknik Analisis Data


(Tentukan teknik yg akan dipakai)

Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif

26

2. Teknik Analisis Data Penelitian Kuantitatif

27

Statistik yg dipakai
1. Statistika Deskriptif bertujuan/digunakan utk

menggambarkan atau mendeskripsikan data (faktafakta) tanpa menarik kesimpulan thd populasi

2. Statistika Induktif (Inferensial) bertujuan/

digunakan untuk menggeneralisasikan hasil temuan


yg diperoleh pada sampel thd populasi.
Statistika Inferensial dibedakan:

a. Statistika Parametrik
b. Statistika Non Parametrik

28

Statistik Dekriptif

Mean
Median
Modus
Standar Deviasi
Tabel distribusi Frekuensi
Histogram

29

Statistik Induktif/Inferensial

Statistika Parametrik mensyaratkan


persyaratan-persyaratan tertentu: sampel
random, distribusi data normal, hubungan
linier, homogenitas varians, dsb.
Statistika Non Parametrik tidak
mensyarat-kan persyaratan-persyaratan
tertentu maka dikatakan statistika
Bebas Distribusi
30

Statistik Parametrik
The Comparison of Groups (Compare Mean)
t-test
Anova
Manova
Measure of Association between Two or more
Variables (Correlate)
Pearsons Product Moment
Regression
Path Analysis, Structural Analysis.

31

Statistik Non parametrik


Untuk data yang distribusi populasinya tidak
diketahui
Untuk data yg distribusinya tidak normal.
Untuk data yang diambil dari sampel yang
tidak random.
Untuk data dengan skala nominal atau
ordinal.
Untuk data yang jumlahnya sedikit (< 30).

32

Uji Hipotesis Penelitian


Ho Hipotesis nol
Biasanya berbunyi tidak ada perbedaaan,
Tidak ada hubungan dll
Ha Hipotesis alternatif
Biasanya berbunyi ada perbedaaan, ada
hubungan dll

33

Signifikansi Hasil Penelitian


Signifikan berarti kesimpulan di sampel
dapat diberlakukan/diterapkan di populasi.
Jika tidak signifikan, berarti kesimpulan
penelitian hanya berlaku pada sampel saja.
Jika tidak menggunakan sampel, maka
tidak perlu menggunakan signifikansi.
Taraf kesalahan (alpha) untuk uji
signifikansi pada penelitian pendidikan
(penelitian sosial) biasanya diambil sebesar
5%
34

Selamat mencoba !!!

35