Anda di halaman 1dari 12

LEMBAR PENGESAHAN

Paket Penyuluhan Penatalaksanaan / perawatan pada pasien


dengan pengobatan kemoterapi
telah disetujui dan disahkan pada:
Hari

Tanggal

:
Mengetahui,
Pembimbing Klinik

______________________________
NIP.

Kepala Ruang 24A


Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar

NIP.

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Hari/Tanggal

Pukul

Tempat

: Ruang 24A RSU Dr. Saiful Anwar

Pokok bahasan

:Penatalaksanaan / perawatan pada pasien dengan pengobatan


kemoterapi

Sasaran

:Pasien, keluarga pasien, petugas kesehatan, dan pengunjung


ruang 24A RSU Dr. Saiful Anwar

I. LATAR BELAKANG
Kanker adalah salah satu penyakit paling berbahaya yang disebabkan oleh
pertumbuhan atau pembelahan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal, yang
berkembang dengan cepat, tidak terkendali, dan akan terus membelah diri.
Penyakit kanker bukanlah penyakit yang baru dikenal, tetapi masih tetap
menantang. Sudah banyak sekali biaya yang dikeluarkan dalam usaha manusia
untuk menaklukkan penyakit ini, terlebih-lebih di negara dimana penyakit
kanker menduduki tempat utama dalam urutan penyebab kematian.
Perkembangan teknologi yang semakin pesat, berpengaruh juga pada
perkembangan teknologi dibidang kesehatan. Salah satunya adalah kemoterapi,
dulu pada saat teknologi belum berkembang, pengobatan hanya dilakukan
seadanya dan memanfaatkan apa yang ada di alam. Namun Seiring dengan
bertambahnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka pengobatan pun juga ikut
berkembang, ada metode penyinaran, operasi dsb.Dan salah satu perkembangan
itu adalah kemoterapi.
Kemoterapi adalah sebuah kemajuan besar dalam sejarah manusia melawan
kanker, yaitu cara pengobatan yang menggunakan obat kimia untuk membunuh
sel kanker dan menghambat pertumbuhan sel kanker, saat ini masih merupakan
cara utama dalam pengobatan kanker.
II.

II.TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan pasien, keluarga pasien, petugas
kesehatan dan pengunjung di Ruang 24A RSUD Dr. Saiful Anwar Malang
dapatmengetahui dan memahami tentang penatalaksanaan/perawatan pasien
dengan pengobatan kemoterapi.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan, diharapkan pasien dan keluarga pasien di
Ruang 24A dapat mengetahui dan memahami:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
III.

Pengertian kemoterapi.
Tujuan kemoterapi.
Jenis kemoterapi.
Macam-macam cara pemberian kemoterapi.
Syarat kemoterapi.
Efek samping kemoterapi.
Interval kemoterapi.
Saran/anjuran bagi pasien yang menjalani kemoterapi.

MATERI
Terlampir.

IV.

METODE PENYULUHAN
1. Ceramah
2. Tanya jawab/Diskusi

V. MEDIA
LCD + Power Point
Leaflet
VI.

VII.

JOB DESCRIPTION
1. Moderator
: Catur Nofita W
2. Penyaji
: Danis Feny Suwella
3. Fasilitator
: Mefasa Nutfa S
4. Observer
: Rio Candra W.

RENCANA KEGIATAN

TAHAP
Pembukaan

WAKTU
5 menit

KEGIATAN
PENGAJAR
1.Salam pembuka.

KEGIATAN
PESERTA
1.Menjawab

METODE

MEDIA

Ceramah

(Moderator)

2.Memperkenalkan diri.
3.Menjelaskan

salam.

tujuan 2.Mendengarkan

penyuluhan.

keterangan dari

4.Kontrak waktu.

moderator.

5.Menggali pengetahuan 3.Peserta


keluarga

pasien

diperkenankan

mengenaipenatalaksa

meninggalkan

naan/pengobatan

tempat

pasien

penyuluhan

dengan

kemoterapi.
penyaji

kecuali
untuk

menyajikan materi

(Penyaji)

15 menit

Penyaji

saat

berlangsung,

6.Mempersilahkan

Penyajian

tidak

ada

kepentingan
yang tidak bisa

ditinggalkan
menjelaskan Mendengarkan

materi yang meliputi:

penjelasan

a.Pengertian

materi

kemoterapi.

penyaji.

Ceramah

LCD
PPT

dari

Leaflet

b.Tujuan kemoterapi.
c.Jenis kemoterapi.
d.Macam-macam cara
pemberian kemoterapi.
e.Syarat kemoterapi.
f.Efek

samping

kemoterapi.
g.Interval kemoterapi.
h.Saran/anjuran

bagi

pasien yang menjalani


kemoterapi.

Diskusi
(Seluruh
anggota
penyaji
dan
peserta)

10 menit 1. Memberikan

Bertanya,

kesempatan peserta mendengarkan,


untuk bertanya.
dan menanggapi.
2. Penyaji memberikan
jawaban

dari

pertanyaan

yang

diajukan

oleh

Ceramah
dan tanya
jawab.

peserta.
3. Memberikan
kesempatan peserta
untuk

menanggapi

jawaban.
10 menit 1.Memberikan

Penutup
(Moderator )

pertanyaan

1. Mendenga Ceramah
kepada

rkan, dan dan tanya

peserta tentang materi

menjawab jawab.

yang

pertanyaan

telah

disampaikan.

penyaji.

2.Menyimpulkan

hasil

2. Menjawab

penyuluhan.

salam.

3.Menutup
penyuluhan

Leaflet

acara
dengan

mengucapkan salam.
4.Pembagian leaflet.
VIII. KRITERIA EVALUASI
1.

Evaluasi Struktur
-

Membuat Satuan Acara Penyuluhan.

Melakukan kontrak tempat dan waktu.

Menyusun media (alat-alat) penyuluhan.

Menyiapkan daftar hadir penyuluhan.

MATERI PENYULUHAN
PENATALAKSANAAN/PERAWATAN PADA PASIEN DENGAN
PENGOBATAN KEMOTERAPI
A. Pengertian Kemoterapi
Kemoterapi adalah suatu metode pengobatan yang bertujuan untuk
membunuh sel kanker dengan obat kanker dengan cara menghambat proliferasi
sel. (Munir, 2005). Kemoterapi merupakan pengobatan kanker dengan

menggunakan obat sitostatika (zat-zat yang dapat menghambat proliferasi sel-sel


kanker.Obat-obatan kemoterapi biasanya diberikan melalui suntikan atau infus.
Kemoterapi lebih sering diberikan setelah operasi untuk menghilangkan kanker
atau menurunkan kemungkinan munculnya kanker kembali.
B. Tujuan pemberian Kemoterapi
1)

Sebagai pengobatan kanker

2)

Mengurangi massa tumor selain pembedahan atau radiasi.

3)

Meningkatkan kelangsungan hidup dan memperbaiki kualitas hidup pasien.

4)

Mengurangi komplikasi akibat metastase.

C. Cara Kerja Kemoterapi


Kemoterapi bekerja dengan menghentikan sel-sel yang sedang tumbuh secara
cepat, sehingga beberapa sel-sel tubuh normal seperti akar rambut dapat juga
mengalami gangguan pertumbuhan selama mendapatkan kemoterapi, tetapi tubuh
akan dapat memperbaikinya (itu sebabnya rambut akan kembali tumbuh setelah
selesainya kemoterapi). Sel-sel kanker akan lebih sulit untuk dapat memperbaiki
setelah mendapatkan kemoterapi, sehingga kemoterapi memang lenih selektif
menghancurkan sel-sel kanker.
D. Jenis Kemoterapi
1.

Neo-adjuvant Chemotherapy, dilakukan sebelum operasi dengan tujuan


untuk memperkecil sel tumor sehingga saat dilakukan operasi.

2.

Adjuvant Chemotherapy, dilakukan setelah operasi dengan tujuan untuk


menghilangkan sel tumor yang mungkin masih tersisa setelah dilakukan
operasi atau radioterapi.

3.

Chemoradiation, diberikan bersamaan dengan radiasi dengan tujuan


memerkecil kemungkinan kambuh

E.

Macam-macam Cara Pemberian Kemoterapi


1. Pemberian per oral
Pemberian per oral biasanya adalah obat Leukeran, Alkeran,Myleran,
Natulan, Puri-netol, hydrea, Tegafur, Xeloda,Gleevec.
2. Pemberian melalui intra vena/ selang infus
Cara yang paling sering dilakukan karena lebih efektif dan efek terapi obat
lebih cepat.
3. Pemberian secara subcutan/ intramuscular (injeksi)
Cara ini jarang dilakukan karena sangat beresiko, bisa menimbulkan syok
anafilaksis.

F. Syarat Pemberian Kemoterapi


1. Keadaan umum harus cukup baik, Usia<70 tahun
2. Memahami tujuan dan efek samping yang terjadi
3. Semua hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil yang normal
4. Mendapat persetujuan baik dari pasien maupun dari keluarga. Hal ini sangat
penting, karena kemoterapi merupakan salah satu pengobatan pada kanker
yang membutuhkan biaya yang mahal, memiliki efek samping yang sangat
besar pada kondisi pasien nantinya, dan termasuk obat yang berbahaya.
5. Faal ginjal ( kadar ureum < 40 mg % dan kadar kreatinin < 1,5 mg % ) dan
faal hati baik
6. Diagnosis hispatologik diketahui
7. Jenis kanker diketahui sensitif terhadap kemoterapi
8. Hemoglobin > 10 gr %
9. Leucosit > 5000 / ml
10. Trombosit > 100.000 / ml

G. Efek Samping Pemberian Kemoterapi


1. Mual Muntah.
Penyebab mual dan muntah yang diakibatkan dan juga merupakan
efek dari pemberian kemoterapi ini adalah karena pengaruh obat kemoterapi
yang digunakan tersebut terhadap dinding lambung dan juga bagian otak yang
mengontrol muntah.
Cara perawatan kanker atau cara mengatasi efek samping dari mual muntah
ini bisa dilakukan dengan :
1. Makan dalam porsi kecil (namun sering).
2. Menghindari makanan yang berlemak dan juga berbautajam.
3. Minum air yang banyak agar tubuh tidak kekurangancairan.
4. Jika keadaan bertambah berat, mintalah dokter untukmemberikan obat
untuk mengatasi mual dan muntahtersebut.
2. Mencret (Diare) dan Sulit BAB.
Tanda gejala penyakit kanker atau lebih tepatnya diare atau mencret akibat
kemoterapi ini disebabkan oleh karena pengaruh kemoterapi terhadap sel
pelapis usus. Tips mengatasi efek samping kemo ini adalah sebagai berikut:
a. Bila terjadi diare :
Minum banyak air dan juga makan makanan yang lunak seperti halnya
pisang, bubur atau pun roti.
b. Bila sulit BAB (sembelit) :
Cara mengatasi sembelit adalah dengan mengkonsumsi makanan tinggi
serat seperti sayur dan buah-buahan.
3. Rambut Rontok.
Akibat kemoterapi yang mudah dan sering kali kita jumpai pada pasien tekait
kanker yang sedang menjalani metode pengobatan kemoterapi ini adalah
rambut yang rontok dan mudah rontok.Karena memang kemo bisa
menyebabkan terjadinya kerontokan rambut. Dan ini pada umumnya akan bisa
tumbuh lagi rambutnya setelah selesai menjalani terapi kemoterapi itu sendiri.
Cara mengatasi rambut rontokadalah dengan :

a.

Memilih model rambut yang pendek sehingga kerontokannya tidak

b.

terlalu mencolok.
Bila pada pasien penyakit kanker wanita bisa juga dengan menggunakan
kerudung, selendang. Pada laki-laki bisa dengan memakai topi, sorban
atau juga alternatif lainnya dengan memakai rambut palsu untuk dalam

rangka menutupi kerontokan rambut tersebut.


4. Sariawan
Obat kemo bisa juga merusak sel-sel pelapis rongga mulut sehingga
menimbulkan sariawan.Cara mengatasi sariawan karena kemo adalah bisa
dengan kita melakukan hal-hal seperti :
a. Gosok gigi setiap selesai makan menggunakan sikat gigi berbulu halus.
b. Setelah menggosok gigi berkumurlah dengan 1/2 sendok teh soda kue
atau garam yang dicampur dengan satu gelas air.
c. Jangan menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol.
d. Memilih makanan lunak atau lembek yang tidak terlalu merangsang
mulut.

5. Kekurangan Darah
Pengobatan kanker juga bisa mengurangi sel darah merah (sel darah yang
mempunyai

tugas

dan

fungsi

menghantarkan

oksigen

keseluruh

tubuh).Sehingga efek samping yang dirasakan oleh para pasien yang


menjalani pengobatan dan perawatan kanker adalah letih, lesu, lemah,
berkunang-kunang sesak dan tanda gejala lainnya. Untuk mengatasinya bisa
dilakukan dengan cara cukup istirahat (karena manfaa tidur adalah besar
bagi tubuh manusia), dan juga mengkonsumsi makanan yang bergizi agar
mampu melawan keletihan dan kelemahan akibat dari kekurangan darah.
6. Mudah Terserang Infeksi.
Karena pengaruh dalam terapi kemo ini akan bisa mengakibatkan penurunan
sel darah putih sehingga tubuh akan lebih mudah untuk terserang infeksi dan
juga kuman penyakit. Berikut beberapa cara tips mencegah infeksi adalah
dengan :
1. Cuci tangan sesering mungkin.
2. Menghindari mereka yang sedang sakit agar tidak tertular.
3.

Memakai masker untuk menghindari tertular penyakit pernafasan.

7. Kelelahan
Perasaan letih akan terjadi karena beberapa sebab diantaranya yaitu karena
penyakit kanker itu sendiri, penanganan penyakit, aspek emosional yang
terkait dengan kanker dan nyeri kanker, serta karena anemia (kurang darah).
Mengatasi rasa letih tersebut dapat dilakukan dengan cara :
a. Lakukan istirahat di kursi yang nyaman

b. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan


c. Cobalah melakukan aktifitas ringan yang menyenangkan
d. Mintalah teman atau keluarga untuk membantu melakukan pekerjaan
yang berat
e. Hemat tenaga yang dimiliki
8. Perubahan pada Kulit dan Kuku
Beberapa jenis obat kemoterapi dapat menyebabkan perubahan pada kulit
dan kuku. Kulit mungkin akan berubah menjadi lecet, kering, kemerahan
atau

adanya

rasa

nyeri

yang

tidak

nyaman

dan

mengakibatkan

hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi adalah berubahnya warna kulit menjadi


lebih gelap daripada sebelumnya. Hal tersebut biasanya terjadi setelah tiga
minggu dimulainya pengobatan. Hiperpigmentasi ini akan berkurang setelah
10-12 minggu obat dihentikan. Kuku mungkin akan berubah menjadi
kehitaman, kuning atau pecah-pecah.
a. Masalah ringan pada kulit dapat diatasi dengan :
1. Gunakan sabun yang lembut untuk kulit
2. Gunakan lotion atau krim kulit yang lembut
3. Hindari penggunaan produk untuk kulit yang mengandung alcohol
atau parfum
4. Hindari terkena sinar matahari dalam waktu yanglama
5. Jika berada di luar, gunakan pelembab bibir, krim pencegah sinar
matahari (sunblock), pakaian yang panjang dan penutup kepala.
6. Mandi dengan air hangat.
b. Masalah pada kuku akibat efek samping kemoterapi dapat dikurangi
dengan :
1. Kuku dalam keadaan bersih dan pendek
2. Gunakan sarung tangan untuk mencuci,
membersihkanrumah
3. Jika masalah kulitdan

kuku

terus

berkebun

atau

berkembang,konsultasikan

dengandokter
9. Bengkak
Bengkak dapat disebabkan oleh kemoterapi. Beberapa jenis kanker atau
akibat adanya perubahan hormon dapat menyebabkan bengkak baik pada
wajah, lengan, tangan, kaki atau perut. Hal-hal yang dapat mengurangi
bengkak yaitu :
1. Gunakan stocking atau kaus kaki khusus dapat didiskusikan dengan
dokter atau perawat
2. Gunakan pakaian yang tidak ketat
3. Hindari pemakaian alas kaki dengan hak tinggi
4. Tinggikan kaki dengan bantal atau ganjalan lainnya saat duduk atau
berbaring.
5. Tidak berdiri atau berjalan terlalu lama.
6. Hindari makanan dengan kandungan garam tinggi.
7. Cek label makanan, jika makanan tersebut mengandung sodium lebih
baik dihindari.

10. Gangguan pada Saraf


Beberapa pasien yang mendapatkan kemoterapi kemungkinan pernah
mengalami mati rasa atau lemas pada tangan atau kaki. Gejala yang
berhubungan dengan adanya masalah dengan persarafan, diantaranya:
1. Kesulitan fokus terhadap objek, misalnya kesulitan mengancingkan
baju.
2. Gangguan keseimbangan pada tubuh
3. Kesulitan berjalan
4. Nyeri pada rahang
5. Kehilangan pendengaran
6. Segera konsultasi ke dokter apabila mengalami gangguan tersebut.
H. Interval Pemberian Kemoterapi

Pemberian kemoterapi dilakukan selama 6 siklus/ 6x kemoterapi dengan

jarak antar kemoterapi selama 21 hari.


Bila dalam jarak 21 hari keadaan umum pasien baik dan hasil lab normal,
maka pasien bisa langsung menjalani kemoterapi. Namun jika tidak, maka

I.

harus dilakukan perbaikan keadaan umum pasien terlabih dahulu.


Saran/ Anjuran bagi Pasien yang menjalani Kemoterapi
1. Makan makanan yang bernutrisi tinggi.
2. Perbanyak konsumsi makanan yang mangandung anti-oksidan tinggi.
Beberapa makanan yang kaya akan anti-oksidan diantaranya kurma, kismis,
stawbery, anggur merah, teh hijau, bayam, cengkeh, kedelai, wortel, tomat,
apel dan kiwi.
3. Menjalankan kemoterapi sesuai jadwal yang telah diberikan oleh dokter.

DAFTAR PUSTAKA
Rasjdi, Imam. 2007. Kemoterapi Kanker Ginekologi Dalam Praktek Sehari-hari.
Jakarta : Sagung Seto.
http://www.suaradokter.com/2011/03/kemoterapi-bukan-radiasi.html
http://www.cancerhelps.com/kemoterapi.html
http://www.cancercareindonesia.com
http://www.ziddu.com/download/18556965/Laporan

Pendahuluan

Kemoterapi.doc.html
file:///F:/MATERI%20KEMO/tindakan-kemoterapi.html.

Kanker

dan

PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT (PKRS)


RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
Materi Penyuluhan
Sasaran
Tempat
:
Hari, Tanggal
Metode
Media
Jumlah Sasaran
No.

Evaluasi :

Nama

:
:
:
:
:
:
Alamat

Ttd