Anda di halaman 1dari 4

Lembar Kerja Praktikum Bioanalisis 2016

LEMBAR KERJA PRAKTIKUM


Konsultasi

Penilaian Pre-test

ke-1

*)

Konsultasi
ke-2

*)

Konsultasi
ke-3

Konsultasi

*)

ke-4

*)

Pemahaman teori

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

Kesesuaian skema kerja

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

Kesesuaian form data pengamatan

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

Lulus / Gagal

80

60

**)

Nilai Pre-test
100
90
Tanda tangan / paraf Dosen
Keterangan : *) lingkari salah satu pilihan yang sesuai
** ) lingkari salah satu nilai terakhir waktu konsultasi

PENETAPAN KADAR OBAT DAN


JUMLAH METABOLITNYA DALAM URIN

KELOMPOK IV/1B
Ahmad Faruq

G1F013024

Fahmi Haqi Agiza

G1F013026

Niken Permatasari

G1F013028

Risa Sintya Dewi

G1F013030

Kiki Faysh Fauzy

G1F013032

ASISTEN PRAKTIKUM
.................................................................
DOSEN JAGA PRAKTIKUM
Hendri Wasito, M.Sc., Apt.

LABORATORIUM KIMIA FARMASI


JURUSAN FARMASI
FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

Page 1 of 4

Nilai
Laporan Akhir

Lembar Kerja Praktikum Bioanalisis 2016

2016SKEMA KERJA
-

didiamkan selama 15 menit,


disentrufugasi selama 10 menit dengan
kecepatan 2000 rpm,
- dipindahkan bagian jernih kedalam
tabung reaksi lain sebanyak 1,5 mL,
- ditambah HCl 6 N sebanyak 0,5 mL dan
NaNO2 10% sebanyak 1 mL,
- divortex selama 5 menit,
- ditambah 1 mL As. Sulfamat 15%,
- ditambah 2,5 mL NaOH 10%
- ditambahkan 1 naftol 1,5 ml
- didiamkan selama 5 menit,
Kadar paracetamol
dalamabsorbansi
urin
- diukur

A; Penentuan panjang gelombang

pengukuran ( max)
Larutan baku paracetamol 1 mL

- ditambah asetonitril sebanyak 1 mL,


- didiamkan selama 5 menit,
- disentrifugasi selama 10 menit dengan
kecepatan 2000 rpm,

- dipindahkan bag jernih 1,5 mL ke tabung


lain,

- direndam dalam wadah berisi es


- ditambah HCl 6 N sebanyak 0,5 mL dan

NaNO2 10% sebanyak 1 mL,


divortex selama 5 menit,
ditambah 1 mL As. Sulfamat 15%,
Ket : Blanko urin sebelum konsumsi
ditambah 2,5 mL NaOH 10% ,
paracetamol
ditambahkan 1 naftol 1,5 ml
didiamkan selama 5 menit,
D; Identifikasi metabolit dalam sampel urin
Urin sesudah mengkonsumsi paracetamol
Urin sebelum mengkonsumsi paracetamol
ditentukan panjang gelombang dan
absorbansi,
Panjang gelombang maksimum

Larutan baku paracetamol 1 mL


B; Pembuatan krva baku

dibuat 5 seri konsentrasi pada rentang


absorbansi 0,2 0,8
- diambil 1 mL dan ditambah 1mL
asetonitril
- didiamkan selama 5 menit,
- disentrufugasi selama 10 menit dengan
kecepatan 2000 rpm,
- dipindahkan bagian jernih kedalam
tabung reaksi lain sebanyak 1,5 mL,
- direndam di dalam wadah berisi es
- ditambah HCl 6 N sebanyak 0,5 mL dan
NaNO2 10% sebanyak 1 mL,
- divortex selama 5 menit,
- ditambah 1 mL As. Sulfamat 15%,
- ditambah 2,5 mL NaOH 10% ,
- didiamkan selama 5 menit
- ditambahkan 1 naftol 1,5 ml
- ditentukan panjang gelombang dan
absorbansi
- dibuat kurva baku dan regresi linear,
Kurva Baku

- diencerkan 2x dengan metanol,


- dilakukan penotolan sample dan
standar paracetamol pada plat
KLT,
- dikeringkan dan dimasukkan
dalam chamber,
- dilakukan pengembangan atau
elusi fase gerak I,
- plat KLT dikeringkan
- dipotong pada bagian standar
parasetamol
- diputar 90o
- ditotolkan standar parasetamol
pada bagian plat KLT lain
- dilakukan pengembangan atau
elusi dengan fase gerak II,
- diamati di bawah UV 254 nm,
- digambar profil bercak,
- dihitung nilai Rf dan
dibandingkan dengan standar
Nilai Rf

C; Penetapan kadar paracetamol dalam urin


Sample urin 1 mL

diambil 1 mL dan ditambah 1 ml


asetonitril

Page 2 of 4

FORM DATA PENGAMATAN


Data Penimbangan Sampel :
Parasetamol

Gambar Profile max

Massa wadah
Massa penimbangan
Massa wadah setelah
penimbangan
Massa sampel
Gambar Kurva kalibrasi
Penentuan kurva kalibrasi standar sampel
max

: ............
Konsentrasi (mg/mL) Absorbansi

1
2
3
4
5
Persamaan regresi linier :

Gambar lempeng KLT sebelum


konsumsi parasetamol

Gambar lempeng KLT setelah


konsumsi paracetamol

Perhitungan kadar sampel


Replikasi
1
2
3
4
Rata-rata

Absorbansi

Nilai Rf
Kadar mg/ml

Jarak Jarak Pelarut


Bercak Pengembang
Sebelum
konsumsi PCT
Setelah
konsumsi PCT
Standar
Parasetamol

Contoh perhitungan:

Pembahasan

Nilai
Rf

Kesimpulan

Referensi