Anda di halaman 1dari 20

SISTEM SISTEM EKONOMI

DAN
SISTEM EKONOMI
INDONESIA

sistem ekonomi adalah sekumpulan


komponen atau unsur unsur terdiri atas unit unit
dan agen agen ekonomserta lembaga lembaga
ekonomi, yang bukan saja saling berhubungan
dan berinteraksi, melainkan juga smpai tingkat
tertentu saling menopang dan mempengaruhi

Gregory Grossman

Dari definisi diatas, beberapa aspek penting dalam suatu


sistem ekonomi adalah:
a. Komponen komponen yang terdiri atas unit, pelaku dan
instansi
b. Saling terkait dan saling mempengaruhi secara teratur
dan continue,
c. Memiliki fungsi koordinasi

Aspek Penting Sistem Ekonomi


Unit
ekonomi

Agen
ekonomi

Instiitusi
ekonomi

Individu atau kelompok dalam sistem ekonomi


yang bekerja sama untuk mencapai tujuan
tertentu, contoh : rumah tangga konsumen

Seseorang yang menjalankan fungsi fungsi


ekonomi tertentu, contoh: konsumen

Sekumpulan norma-norma atau aturan main dan


cara pikir yang telah baku, contoh : pajak, uang

Klasifikasi sistem sistem ekonomi


mekanisme
koordinasinya
a. Sistem
tradisi
b. Sistem
komando
c. Sistem
ekonomi
pasar

Penekanan hak
kepemilikan dan
diberlakukan

a. Sistem
sosialis
b. Sistem
kapitalis

tidak termasuk
keduanya (tidak
diklasifikasikan)

Sistem
ekonomi
campuran

Sistem tradisional
Mekanisme koordinasi berdasarkan tradisi
berlaku dalam perekonomian yang masih berada
dalam tahap sangat sederhana

Ciri- ciri
a. Masih bersandar dan terikat adat istiadat
b. Sektor yang berkembang adalah pertanian dan
peternakan
c. Tujuan berproduksi tidak selalu mencari keuntungan
d. Skala produksi masih sangat kecil

Kekurangan
a. Menghabat
motivasi para
pelaku ekonomi
b. Menimbulkan
kesenjangan sosial
c. Teknologi
sederhana
sehingga
produktivitas
rendah

Sistem Komando
Sistem koordinasinya berdasarkan komando
pusat kekuasaan, dimana semua kegiatan
ekonomi yg pentingnya ditentukan oleh
lembaga kekuasaan

Ciriciri

Segala
kegiatan
ekonomi
diatur oleh
pemerintah

Semua
sumber dan
alat
produksi
adalah
milik
negara

Harga
harga
ditentukan
oleh
pemerintah

a. Pemerintah bertanggung
jawab penuh atas segala
kegiatan ekonomi
b. Pengawasan dan
pengendalian ekonomi
lebih mudah
c. Dapat mengurangi
kesenjangan sosial

a. Potensi, kreativitas
masyarakat tidak bisa
berkembang
b. Tidak ada kebebasan
berusaha
c. Keberhasilan sistem
tergantung pada baik/
buruknya kualitas
pemerintah

3. Sistem ekonomi pasar


Sistem yang mengandalkan interaksi kekuatan
permintaan-penawaran sebagai alat alokasi
yang efisien.

a. Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk


barang modal
b. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
c. Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh
masyarakat
d. Persaingan diakukan secara bebas

Setiap
individu bebas
memiliki
sumbersumber
produksi.

Barang yang
dihasilkan

kekurangan

bermutu
tinggi

a. Sulitnya melakukan
pemerataan pendapatan
b. Cendrung terjsdi
eksploitasi oleh buruh
oleh para pemilik modal

Munculnya
persaingan
untuk maju

c.Munculnya monopoli

4. Sistem Kapitalis
Sistem Ekonomi Kapitalis adalah system ekonomi
yang memberikan kebebasan secara penuh kepada
setiap orang untuk melaksanakan kegiatan
perekonomian.
Kapitalis Awal

Kapitalis awal
adalah kapitalis
pada abad ke-17
sampai sekitar
menjelang atau
awal abad ke-20.

Kapitalis Modern

kapitalis modern
adalah sistem
ekonomi kapitalis
yang telah
disempurnakan.

Pengakuan yang luas


atas hak-hak pribadi

Pemilikan alat-alat
produksi ditangan
individu

Individu bebas memilih


pekerjaan/usaha yang
dipandang baik bagi
dirinya

Perekonomian diatur
oleh mekanisme pasar

Campur tangan
pemerintah
diusahakan sekecil
mungkin

Lebih efisien dalam


memanfaatkan sumbersumber daya dan
distribusi barang-barang.
Kreativitas masyarakat
menjadi tinggi
Pengawasan politik dan
sosial minimal, karena
tenaga waktu dan biaya
yang diperlukan lebih
kecil

Persaingan tidak sempurna


dan persaingan
monopolistik.
Sistem harga gagal
mengalokasikan sumbersumber secara efisien,
karena adanya faktorfaktor eksternalitas (tidak
memperhitungkan yang
menekan upah buruh dan
lain-lain).

5. Sistem Sosialis
Suatu sistem yang memberikan kebebasan
yang cukup besar kepada setiap orang untuk
melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan
campur tangan pemerintah. Pemerintah mengatur
berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin
kesejahteraan masyarakat.

a) Lebih mengutamakan kebersamaan


b) Peran pemerintah aktif
c) Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi

Disediakannya
kebutuhan pokok
oleh pemerintah
Kegiatan ekonomi
didasarkan
perencanaan
negara
Produksi dikelola
oleh Negara

Sulit melakukan
transaksi
Membatasi kebebasan
Mengabaikan
pendidikan moral

6. Sistem Ekonomi Campuran


Sistem ekonomi campuran merupakan
gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat,
dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi
dalam memecahkan masalah ekonomi.

Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan


terpusat
Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh
pemerintah
Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan
membuat peraturan
Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang

Sistem ekonomi Pancasila digali dan dibangun dari


nilai-nilai yang dianut dalam masyarakat Indonesia.
Beberapa prinsip dasar yang ada dalam SEP tersebut antara
lain berkaitan dengan prinsip kemanusiaan, nasionalisme
ekonomi, demokrasi ekonomi yang diwujudkan dalam
ekonomi kerakyatan, dan keadilan.

Peranan negara penting tetapi tidak domian


Sistem ekonomi tidak didominasi oleh modal dan tidak
didominasi buruh
Masyarakat memegang peranan penting
Negara menguasai bumi, air, dan kekayaan alam yg
terkandung didalamnya

Perekonomian disusun sebagai


usaha bersama berdasarkan
asas kekeluargaan
Warga negara memiliki
kebebasan dalam memilih
pekerjaan yang dikehendaki
serta mempunyai hak akan
pekerjaan dan penghidupan
yang layak.
Hak milik perorangan diakui
dan pemanfaatannya tidak
boleh bertentangan dengan
kepentingan masyarakat

Sistem free fight liberalism yang


menumbuhkan eksploitasi
terhadap manusia
Sistem etatisme dalam arti
bahwa negara berserta aparatus
ekonomi negara bersifat
dominan, mematikan potensi
serta daya kreasi unit-unit
ekonomi diluar sektor negara.
Persaingan tidak sehat serta
pemusatan kekuatan ekonomi
pada satu kelompok