Anda di halaman 1dari 9

A.

Penyalahgunaan napza/narkoba
Karena pengaruh napza/narkoba yang menimbulkan rasa nikmat dan
nyaman itulah maka disalahgunakan. Akan tetapi, pengaruh itu sementara,
sebab setelah itu timbul rasa tidak enak. Untuk menghilangkan rasa tidak
enak, ia mengunakanya lagi. Oleh karena itu, napza/narkoba mendorong
orang untukk memakainya.
Penyalahgunaan napza adalah penggunaan yang dilakukan tidak untuk
maksud mengobatan, tetapi karena ingin menikmati pengaruhnya, dalam
jumlah berlebih yang secara kurang teratur, dan berlangsung cukup

lama,

sehingga menyebabkan gangguan kesehatan fisik, mental dan kehidupan


sosialnya.
Pemakaian narkoba secara berlebihan tidak menunjukkan jumlah atau
dosisnya, tetapi yang penting pemakaianya berakibat pada gangguan salah
satu fungsi, baik fisik, psikologis, maupun sosial. Gangguan fisik berarti
gangguan fungsi atau penyakit pada organ-organ tubuh, seperti peyakit hati,
jantungm HIV/AIDS. Gangguan psikologis meliputi cemas, sulit tidur, depresi,
paranoia, (perasaan seperti oranglain mengejar). Wujud ganguan fisik dan
psikologis bergantung jenis narkoba yang digunakan. Gangguan sosial,
meliputi kesulitan dengan orang tua, teman, sekolah, pekerjaan, keuangan,
dan berurusan dengan polisi.1
Ketergantungan NAPZA dapat ditandai dengan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Keinginan kuat untuk memakai napza


Tidak dapat mengendalikan pemakainya
Toleransi dosis makin tinggi
Gejala putus zat
Tak dapat menikmati kesenangan hidup lain
Tetap menggunakan napza walaupun sakit berat akibat napza.

Alasan memakai narkoba


Banyak alasan yang digunakan diantaranya agar dapat diterima oleh
lingkungan, mengurangi stres, mengurangi kecemasan agar bebas dari rasa
1 Lydia harlina martono satya joewana,pencegahan dan penanggulangan
penyalahgunaan narkoba berbasis sekolah, (jakarta: balai pustaka, 2006) hal 17

murung, mengurangi keletihan, kejenuhan, kebosanan, dan mengatasi masalah


pribadi, dann lain-lain.
Akan tetapi terlepas dari semua alasan diatas, seseorang memakai
narkoba, karena narkoba membuatnya merasa nikmat, enak dan nyaman pada
awal pemakaian. Perasaan yang dihasilkan oleh narkoba itulah yang mula-mula
dicari pemakai. Mereka tidak melihat akibat buruk penggunaan narkoba. Justru
mereka tidak percaya akibat buruk atau bahayanya, sebagaimana dikatakan
orang dewasa. Akibat buruk itu baru dirasakan setelah beberapa kali pemakaian,
tetapi saat itu telah terjadi kecanduan dan ketergantungan.2
B. Jenis obat-obatan yang dipakai
Dextromethorphan
Dextromethorphan adalah obat yang digunakan untuk meredakan batuk. Jenis
batuk yang dapat ditangani dengan obat ini adalah batuk kering yang
menyertai pilek atau flu. Senyawa dextromethorphan bekerja dengan menekan
dorongan untuk batuk yang berasal dari otak kita.
Obat ini tidak cocok untuk menyembuhkan batuk jangka panjang yang mungkin
disebabkan

oleh asma atau

merokok.

Jenis

batuk

yang

menyebabkan

pengidapnya mengeluarkan dahak juga sebaiknya tidak ditangani dengan


dextromethorphan karena batuk berguna untuk mendorong dan mengeluarkan
dahak dari sistem pernapasan.
Tentang Dextromethorphan

Jenis obat
: Obat antitusif atau penekan batuk
Golongan
: Obat bebas
Manfaat
: Meredakan batuk kering
Dikonsumsi oleh
: dewasa dan anak-anak
Bentuk
: obat cair yang diminum. Permen pelega
tenggorokan, tablet

Dextromethorphan tersedia dalam berbagai merek dan dapat dibeli secara bebas
di apotek.
Peringatan:

Bagi wanita hamil dan menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter.

2 Satya joewana, lusi margiyani, Narkoba petunjuk praktis bagi keluarga untuk
mencegah penyalahgunaan narkoba, (yogyakarta: media presindo, 2001), hal 11-12.

Tanyakan dosis dextromethorphan untuk anak-anak kepada dokter atau


baca informasi pada kemasan dengan seksama.

Hubungi dokter jika gejala Anda tidak kunjung reda setelah mengonsumsi
dextromethorphan selama satu minggu.

Harap berhati-hati jika menderita asma atau gangguan pernapasan lain,


gangguan hati, serta diabetes.

Jika

mengonsumsi

obat

ini,

sebaiknya

tidak

mengemudi

atau

mengoperasikan alat berat karena obat ini bisa menyebabkan rasa kantuk.

Sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat batuk, pilek, atau flu
lain untuk menghindari overdosis.

Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Dextromethorphan:
Dextromethorphan merupakan salah satu zat dalam komposisi berbagai
obat batuk, flu, dan pilek. Dosis penggunaan obat ini umumnya tidak sama untuk
tiap bentuk obat dan dapat dilihat pada masing-masing kemasan.
Jika Anda mengonsumsi dextromethorphan dalam bentuk cair, gunakanlah
sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan. Begitu juga dengan dosis
penggunaan untuk tablet dan permen pelega tenggorokan.
Mengonsumsi Dextromethorphan dengan Benar
Gunakanlah dextromethorphan sesuai keterangan pada kemasan dan
tanyakan pada dokter jika Anda ragu. Dextromethorphan dapat diminum
sebelum atau sesudah makan. Selama menggunakan obat ini, pasien dianjurkan
menghindari konsumsi minuman keras untuk mencegah efek samping. Pengidap
diabetes sebaiknya berhati-hati dan memantau kadar gula darah selama
mengonsumsi dextromethorphan karena beberapa jenis obat ini mengandung
glukosa. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis
berikutnya.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Dextromethorphan

Tiap

obat

dextromethorphan.

berpotensi
Beberapa

menyebabkan
efek

samping

efek
yang

samping,
umumnya

mengonsumsi obat ini adalah: mengantuk, pusing, mual da muntah.

termasuk

terjadi

saat

Trihexyphenidyl
Trihexyphenidyl digunakan untuk mengatasi gangguan gerakan yang tidak
normal dan tidak terkendali akibat penyakit Parkinson atau efek samping obat.
Contoh obat yang berpotensi memberikan efek samping masalah pada
pergerakan adalah obat untuk psikosis, masalah kejiwaan atau emosional, mual,
dan perasaan gelisah.
Gangguan gerakan ini termasuk kondisi-kondisi seperti tremor, gerakan
wajah dan tubuh yang tidak terkendali. Gejala-gejala ini juga sering disebut
sebagai

efek

sampingextrapyramidal.

Trihexyphenidyl

bermanfaat

meningkatkan kendali otot dan mengurangi kekakuan. Saat gejala berkurang,


obat ini akan membuat gerakan tubuh menjadi lebih normal. Trihexyphenidyl
bisa digunakan sendiri atau bersama levodopa untuk mengobati penyakit
Parkinson.
Tentang Trihexyphenidyl

Jenis obat : Antimuskarinik


Golongan : Obat resep
Manfaat : Mngobati Penyakit Parkinson
Dikonsumsi oleh : Dewasa
Bentuk : Tablet dan cairan yang diminum
Penggunaan trihexyphenidyl membutuhkan resep doker. Pastikan untuk

mengikut resep dan petunjuk yang disarankan oleh dokter menurut kondisi
keshatan anda.
Peringatan

Bagi wanita hamil, menyusui, atau yang mencoba memiliki anak


disarankan untuk tidak mengonsumsi trihexyphenidyl.

http://www.alodokter.com/dextromethorphan

Harap berhati-hati bagi penderita gangguan hati, gangguan ginjal,


psikosis,

tekanan

darah

tinggi,

glaukoma, myasthenia

gravis,

prostat,

konstipasi, gangguan jantung, atau pembuluh darah.

Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Trihexyphenidyl
Dosis trihexyphenidyl untuk penyakit Parkinson adalah 6-10 mg per hari
dan bisa ditingkatkan sesuai kondisi pasien oleh dokter. Namun biasanya dosis
per hari tidak lebih dari 15 mg. Sedangkan dosis untuk mengobati efek samping
yang diakibatkan oleh pengobatan lain adalah 5-15 mg per hari. Untuk semua
awal konsumsi trihexyphenidyl, 1 mg diberikan untuk hari pertama, 2 mg untuk
hari ke dua, dan ditingkatkan sebanyak 2 mg untuk 3-5 hari berikutnya hingga
dosis yang ideal dicapai.
Mengonsumsi Trihexyphenidyl dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan
trihexyphenidyl sebelum menggunakannya. Trihexyphenidyl dapat dikonsumsi
pada saat atau setelah makan, dan usahakan mengonsumsinya di waktu yang
sama tiap hari agar tidak lupa. Bagi yang tidak sengaja melewatkan jadwal
meminum trihexyphenidyl, disarankan untuk segera meminumnya begitu
teringat. Namun jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan
dosis trihexyphenidyl yang diminum berikutnya.
Pastikan Anda memeriksakan diri ke dokter secara teratur selama
mengonsumsi trihexyphenidyl agar dokter dapat memonitor perkembangan
kondisi Anda. Hindari konsumsi minuman keras saat sedang menggunakan
trihexyphenidyl karena berpotensi meningkatkan risiko efek samping seperti
membuat Anda mengantuk. Jangan berhenti mengonsumsi trihexyphenidyl
secara mendadak dan tanpa anjuran dokter karena bisa menyebabkan masalah.
Beberapa obat pencegah alergi dan pereda nyeri yang kuat bisa bertentangan
dengan trihexyphenidyl dan meningkatkan risiko efek samping.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Trihexyphenidyl
Semua obat berpotensi menyebabkan efek samping, termasuk trihexyphenidyl.
Namun

gejala

akibat

efek

samping

umumnya

membaik

setelah

tubuh

menyesuaikan diri. Yang terpenting, beri tahu dokter jika Anda bermasalah

dengan obat yang dikonsumsi. Beberapa efek samping yang umum terjadi
antara lain:

Konstipasi

Pusing

Sulit buang air kecil

Mulut kering

Pandangan buram

Mual4
ALPRAZOLAM OGB MERSI

Alprazolam adalah obat yang termasuk dalam kelompok benzodiazepines.


Biasanya obat ini digunakan untuk mengatasi kecemasan dan serangan panik.
Obat ini membuat penderita merasa lebih tenang dan tidak terlalu tegang. Dosis
obat ini sebaiknya diambil yang paling rendah dengan frekuensi paling pendek
sesuai dengan gejala yang ada.

Obat ini bekerja di dalam otak dan saraf untuk menghasilkan efek menenangkan
dengan meningkatkan efek dari zat kimia alami dalam tubuh yang disebut GABA
atau gamma aminobutyric acid. Setelah pengobatan selama empat minggu,
peninjauan ulang sebaiknya dilakukan dilakukan jika ingin diperpanjang.
Maksimum penggunaan obat ini umumnya adalah 3 bulan.
Tentang Alprazolam
Jenis obat

Obat benzodiazepine

Golongan

Obat resep
Mengatasi kecemasan, serangan panik, kecemasan yang berkaitan

Manfaat

dengan depresi

Dikonsumsi oleh

Dewasa

4 http://www.alodokter.com/trihexyphenidyl

Bentuk obat

Tablet, cairan oral, obat larut

Alprazolam adalah jenis obat keras yang diberikan sesuai dengan resep dokter.
Pastikan untuk mengikuti resep yang disarankan oleh dokter berdasarkan kondisi
kesehatan Anda. Tanyakan kepada dokter sebelum Anda mulai meminum obat ini
untuk mengetahui risiko dan manfaatnya.
Peringatan:

Berhati-hatilah dan beri tahu dokter jika Anda alergi dengan kelompok
obat benzodiazepine atau alergi lainnya.

Jika

mengonsumsi

obat

ini,

sebaiknya

tidak

mengemudi

atau

mengoperasikan alat berat. Obat ini bisa menyebabkan pusing dan mengantuk.
Orang-orang

lanjut

usia

akan

lebih

sensitif

dengan

alprazolam.

Mereka

cenderung lebih mengantuk dan bisa mengalami gangguan keseimbangan.

Bagi wanita hamil, sesuaikan dosis dan pemakaian berdasarkan anjuran


dokter. Obat ini bisa berbahaya bagi janin jika diminum dalam dosis tinggi.

Ibu

yang

sedang

menyusui

tidak

dianjurkan

untuk

mengonsumsi

alprazolam karena dapat berdampak pada bayi melalui ASI.

Terdapat

kemungkinan

Anda

kesulitan

mengingat

kejadian

sejak

mengonsumsi obat ini hingga efek dari obat menghilang. Untuk mengurangi
dampaknya, Anda butuh tidur yang cukup setelah minum obat ini.

Jika tidak sengaja melewatkan dosis meminum alprazolam, disarankan


segera meminum begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat.
Jangan mengganti jadwal yang terlewat dengan menggandakan dosis alprazolam
berikutnya.

Berhenti mengonsumsi obat ini perlu dilakukan secara bertahap dengan


mengurangi dosis secara perlahan-lahan. Langsung berhenti mengonsumsi
alprazolam secara mendadak dapat menimbulkan efek buruk seperti kejangkejang.

Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.


Dosis Alprazolam
Alprazolam umumnya diberikan sebanyak 0.25-0.5 mg, 2-3 kali sehari. Dosis
maksimum alprazolam adalah 4 mg per hari. Dosis akan diberikan sesuai dengan
kondisi kesehatan, umur dan respons pasien terhadap obat ini. Peningkatan dan

pengurangan

dosis

obat

ini

perlu

dilakukan

secara

bertahap

untuk

meminimalisasi efek samping dan gejala putus obat.


Mengonsumsi Alprazolam dengan Benar
Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran
dokter dalam mengonsumsi alprazolam. Keberhasilan obat ini juga tergantung
pada cara mengonsumsi dengan benar.
Usahakan untuk mengonsumsi alprazolam pada waktu yang sama tiap hari untuk
memaksimalisasi

efeknya.

Jangan

mengubah

dosis

alprazolam

kecuali

disarankan oleh dokter Anda. Jika Anda melewatkan satu jadwal, segera
konsumsi jika jadwal berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengonsumsi dua
dosis sekaligus untuk menggantikan dosis yang terlewat.
Obat

ini

bisa

menyebabkan

gejala-gejala

kecanduan.

Jadi

jika

ingin

menghentikan pemakaian alprazolam, ikuti anjuran dari dokter. Jangan berhenti


atau melanjutkan mengonsumsi alprazolam kecuali disarankan dokter. Dosis
obat bisa dikurangi perlahan sebelum akhirnya dihentikan. Hal ini dilakukan
untuk menghindari gejala putus obat atau menyebabkan penyakit awal kembali.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Alprazolam
Alprazolam akan diberikan oleh dokter jika manfaatnya lebih banyak daripada
efek samping yang ditimbulkan. Reaksi tiap orang terhadap obat ini berbedabeda. Sulit menentukan efek samping mana atau apakah Anda akan merasakan
efek samping. Yang terpenting, beri tahu dokter jika Anda bermasalah dengan
obat yang dikonsumsi.
Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah:

Mudah mengantuk

Pusing

Peningkatan produksi air liur

Perubahan pada nafsu atau gairah seksual

Perubahan suasana hati

Gangguan ingatan

Jika terjadi efek samping yang sangat jarang terjadi seperti penyakit kuning,
kejang-kejang, kesulitan berbicara, atau gangguan keseimbangan, segera temui
dokter.5

Akibat penyalagunaan Narkoba


1. Bagi diri sendiri:
a) Terganggunya fngsi otak dan perkembangan normal remaja
b) Intoksikasi
c) Overdosis
d) Gejala putus zat
e) Berulang kali kambuh
f) Gangguan perilaku/mental sosial
g) Gangguan kesehatan
h) Kendornya nilai-nilai
i) Keuangan dan hukum
2. Bagi keluarga
3. Bagi sekolah
4. Bagi masyarakat, bangsa, dan negara. 6

http://www.farmasi-id.com/alprazolam-ogb-mersi/

6 Lydia harlina martono satya joewana,pencegahan dan penanggulangan


penyalahgunaan narkoba berbasis sekolah, (jakarta: balai pustaka, 2006) hal 24-26