Anda di halaman 1dari 15

18/05/2016

FISIKA
DASAR 2

Pertemuan 10

Gejala Gelombang

Merumuskan persamaan gelombang

Menurunkan persamaan kecepatan , energi gelombang


Mengidentifikasi refleksi, absorbsi, dan transmisi

gelombang
Mempu menjelaskan prinsip efek Doppler
Mampu menghitung taraf intensitas gelombang bunyi

18/05/2016

Situasi fisis yang ditimbulkan pada suatu titik menjalar dalam


medium kemudian dapat dirasakan pada bagian lain, merupakan
proses gerakan gelombang. Beberapa contoh sehari-hari mengenai
hal ini, misalnya bunyi yang dapat didengar (menjalar di udara), riak
yang terjadi apabila kita melempar batu kedalam air, kamar yang
terang apabila lampu dinyalakan, atau bahkan transmisi sinyal
listrik. Sekalipun mekanisme fisis untuk contoh-contoh tersebut

berbeda, semuanya menunjukkan hal yang dapat disebut sebagai


gerakan gelombang.`

Gelombang adalah suatu gangguan yang menjalar dalam


medium. Yang dimaksud dengan medium disini adalah
sekumpulan benda yang saling berinteraksi ditempat
gangguan itu menjalar. Berdasarkan arah rambatannnya
dapat dibedakan dua jenis gelombang, yiatu :
Gelombang transversal, yaitu arah rambatannya

tegak lurus arah getarannya


Gelombang longitudinal, yaitu arah rambatannya
searah dengan arah getarannya.

18/05/2016

Pada umumnya gelombang membutuhkan medium untuk


perambatan gangguannya disebut gelombang mekanik, sebagai
contoh gelombang pada tali, gelombang permukaan air dan
gelombang bunyi. Tetapi ada juga gelombang yang tidak
memerlukan medium untuk perambatannya yaitu gelombang tak
mekanik, misalnya gelombang elektromagnetik yang dapat

menjalar pada ruang hampa.

Gelombang mekanik berasal dari suatu sumber dan menjalar


didalam suatu medium. Penjalaran energi di dalam medium
terjadi karena satu bagian medium mengganggu bagian
medium disekitarnya. Nyatalah bahwa penjalaran gelombang
didalam medium terjadi karena adanya interaksi didalam
medium. Makin kuat interkasi didalam medium makin cepat
penjalaran gelombang. Kelajuan penjalaran gelombang juga
bergantung pada inersia medium, yaitu seberapa sukar medium
digerakkan. Makin besar inersia medium, makin lambat
penjalaran gelombang.

18/05/2016

PENJALARAN
GELOMBANG

Fungsi
Gelombang

Materi
pembelajaran

GELOMBANG
AIR
Gelombang
Bunyi
Gelombang
Elektromagnetik

Untuk mempermudah peninjauan kita, marilah kita melihat


sebuah gelombang pulsa yang ada pada tali. Pada tali dapat
dilihat dua sebagai berikut :
Adanya suatu gangguan berupa pulsa yang menjalar tanpa
perubahan bentuk dengan kecepatan konstan. Hal ini dapat
terjadi bila tidak ada energi yang hilang, energi itu berupa energi
gesekan antara molekul dengan udara, yang menyebabkan pulsa
teredam.
Bagian tali yang dilewati gelombang bergerak dengan arah
tegaklurus arah jalar, yaitu gelombang transversal.
Dalam ungkapan matematika dapat dituliskan :

18/05/2016

Bila digambarkan ungkapan tersebut yaitu :

(a)

(b)

a) Gelombang diam, fungsi


gelombangnya dituliskan
sebagai y = f(x),

(b) Gelombang bergerak


kekanan dengan kecepatan
v, fungsi gelombang
y = f(x-vt).

Berdasarkan Gambar diatas, dapat dilihat bahwa fungsi gelombang

berbentuk sinus atau cosinus, sehingga kita dapat mengambil fungsi


gelombang yang menjalar ke arah sumbu x positif dengan kecepatan
v sebagai berikut :

y = yoCos( 2 )(x
Cos( 2 + )

vt )

dan adalah sudut tertentu untuk harga t


tertentu.

18/05/2016

Bila besar x naik seharga , maka sudut naik sebesar 2. Jadi


adalah panjang gelombang atau gelombang akan berulang
sendiri setelah menempuh jarak . Bila sudut pada
Persamaan (2) sama dengan nol, harga Y akan maksimum,
yaitu terjadi bukit,
maka x=vt atau v=x/t
Yang merupakan kecepatan gelombang, dan jika dituliskan
dengan menggunakan frekuaensi, dapat diberikan sebagai
berikut : f =v

Dengan f adalah frekuensi gelombang. Ambil persamaan (3), kemudian kalikan kedua
ruas dengan 2,

=v
2
Dengan adalah frekuensi sudut. Jika pada Persamaan (2) kecepatan v
diganti dengan /2 maka diperoleh :

y = y0 cos(

2
x - t )

kuantitas k=2/ sering digunakan dan disebut sebagai bilangan gelombang.


Akibatnya kita dapat menuliskan,

y = y0 cos(kx - t )
Dengan
/k = v

k = 2/ (bilangan gelombang)
(kecepatan gelombang)

(10.5)

(10.4)

18/05/2016

Kadangkala persamaan y ditulis sebagai , dimana adalah sudut fasa. Hal


ini dikatakan setiap titik pada tali berosilasi naik-turun dengan gerakan
harmonik sederhana. Selanjutnya akan diturunkan persamaan kecepatan
gelombang sebagai fungsi T (gaya tegangan tali) dan (rapat massa
persatuan panjang). Ambil panjang tali yang besarnya x dan membentuk
sudut 1, dan 2 pada ujung-ujungnya dengan sumbu-x. Anggap adalah
kecil, sehingga sin ==dy/dx. Gaya vertikal total pada tali adalah :

Ftotal = (T1

T 2 )

Dan ini harus sama dengan massa (x) dikalikan percepatan arah vertikal
, sehingga

Ftotal = (T1
T

d
=
dx
d2y
dx 2

T 2 ) = (x )
=

d2y
dt 2

d2y
dt 2

d2y
dt 2

d2y
(persamaan gelombang tali)
dt 2

(10.6)

Untuk memperoleh kecepatan jalar gelombang, diturunkan persamaan (2)


dan masukkan ke Persamaan (6) :

d2y
=
dx 2

yo

Cos

(x

vt )

d2y
2
2
(x vt )
= yo
v 2 Cos
2
dt

Masukkan kedua persamaan diatas pada persamaan (6) didapat :


2

2 v

18/05/2016

v=(

T 12
)

(kecepatan jalar gelombang tali) (10.8)

d2y
1 d2y
=( 2 )
2
dx
v
dt 2

k=

(persamaan gelombang)

(10.9)

Akibatnya bentuk fungsi gelombang menjadi;

r r
y = yo Cos k r

t + o

Kecepatan jalan gelombang air bergantung pada tegangan permukaaan,


tekanan hidrostatik, kedalaman dasar, rapat massa dan gravitasi.
Akibatnya gelombang air sukar dianalisa secara matematis. Persamaan
jalar gelombang air dapat dituliskan sebagai berikut
:

v=

g 2
+
2

tanh

2 h

18/05/2016

GELOMBANG AIR
Berlainan dengan gelombang tali yang berbentuk satu dimensi, maka
gelombang air merupakan gelombang dua dimensi. Disini akan
terbentuk dua macam gelombang yaitu gelombang lingkaran yang
terjadi pada permukaan ar dan gelombang lurus, yaitu gerak vertikal
medium.
Pada gelombang lingkaran yang terjadi pada permukaan air, setiap
titik pada puncak lingkaran setiap saat menpunyai fasa yang sama.
Kedudukan titik-titik tersebut disebut muka gelombang. Jadi muka
gelombang untuk gelombang lingkaran akan berbentuk lingkaran
dan muka gelombang untuk gelombang lurus akan berbentuk garis
lurus. Kita tinjau gelombang lurus sinus yang menjalar pada arah k.
Pada medium dua dimensi, hubungan antar vektor kecepatan v dan
bilangan gelombang k dapat dituliskan sebagai berikut :

Muka gelombang
k

P
x
O
r

Gambar 10.3, Gelombang lurus sinus menjalar pada arah k


Dengan, g = perscepatan gravitasi, = panjang gelombang, = tegangan
permukaan zat cair, = rapat massa zat cair dan h = jarak permukaan ke
dasar zat cair.
untuk harga h>>>1, kecepatan jalar gelombang tidak bergantung lagi
pada h, sehingga;

18/05/2016

2h

v=

1 atau tanh
g
2
+
2

2h
1

, sehingga

(10.9)

Untuk >>>1, suku kedua Persamaan (9) dapat diabaikan sehingga ;

v=

g
2

Gelombang semacam ini disebut gelombang gravitasi, makin besar makin


cepat penjalarannya.

Untuk <<<1, suku pertama pada Persamaan (9) dapat


diabaikan sehingga;

v=

Gelombang seperti ini disebut riak, yaitu gelombang yang timbul


jika ada angin kecil yang bertiup dipermukaan air, atau gelombang
yang terjadi dalam tangki riak.

10

18/05/2016

10.4 Gelombang Bunyi

Gelombang bunyi adalah gelombang tiga dimensi, karena gelombang ini


dapat menjalar dalam ruang, akibatnya muka gelombangnya akan
berbentuk bola. Selama itu gelombang bunyi adalah gelombang mekanik
longitudinal yang disebabkan oleh perubahan tekanan.
Gelombang bunyi yang biasa kita dengar mempunyai daerah frekuensi
antara 20 Hz hingga 20.000 Hz. Dibawah frekuensi 20 Hz disebut
gelombang infrasonik, dan gelombang dengan frekuensi lebih besar dari
20.000 Hz disebut gelombang ultrasonik. Ambang pendengaran manusia
berada pada frekuensi 16 Hz. Untuk mendapatkan kecepatan jalarnya,
mari kita tnjau gelombang yang menjalar pada medium fluida.
Dengan menggunakan Hukum Newton II

F = ma

= (P + P )A

= PA

= ( o Avt )

PA

v
t

Dimana v adalah kecepatan dan o adalah rapat massa medium (kg/m3)


Daerah tekanan
P

Vdt

+ P

(V + V) t

Vdt

Gambar 10.4. gelombang bunyi

11

18/05/2016

ov 2 =

P
v / v

Bila pada tekanan P terjadi perubahan volume sebesar :

V A.v.t v
=
=
V
A.v.t
v
Jadi,
ov 2 =

P
V / V

Sedangkan besar modulus Baik untuk medium diberikan sebagai


VP , akibatnya kecepatan jalar gelombang bunyi pada
B=
V
medium fluida diberikan sebagai;

v=

B
o

(10.10)

Bila medium fluida tersebut adalah gas, maka persamaan kecepatan


menjadi;

v=

P
o

(10.11)

Jika medium gas berkelakuan gas ideal yang memenuhi persamaan


keadaan PV=nRT, maka Persamaan (11) dapat ditulis;

v=

RT
M

(10.12)

Dengan; adalah konstanta hasil bagi kalor jenis gas, R adalah tetapan
gas umum (8,31x103 J/mole.K.), T adalah temeperatur gas (Kelvin) dan M
adalah berat molekul gas dalam satuan kg/mole.

12

18/05/2016

Bila gelombang bunyi menjalar pada medium padat seperti kawat,


maka modulus Bulk diganti dengan modulus Young, tetapi bila luas
penampang tidak dapat diabaikan, maka konstanta interaksinya
akan bergantung pada modulus Bulk dan modulus geser (M),
Akibatnya kecepatan jalar gelombang menjadi ;

v=

B + 43 M
o

(10.13)

10.5 Fungsi Gelombang

Pergeseran molekul gas karena adanya gelombang bunyi pada arah


longitudinal, dan harganya sebagai fungsi posisi setimbang dari
molekul (x), dan waktu t diberikan oleh;

y = ymCos(kx

t ))

(10.14)

Fungsi gelombang tekanannya dapat diperoleh;


P=

V
=
V

A.y
=
A.x

dy
, (untuk x 0)
dx

(10.15)

13

18/05/2016

dy
= kym Sin(kx - t )
dx

Dari Persamaan (14) diperoleh


sehingga dari persamaan (15) diperoleh ;

P = Bkym Sin(kx
Karena v

B
o

t)

(10.16)

, maka Persamaan (16) dapat ditulis sebagai

P = k o v 2 ym Sin(kx

= Pm Sin(kx

t)

Jadi amplitudo gelombang tekanan Pm diberikan oleh

P = k o v 2 ym

(10.17)

Perhatikan bahwa gelombang tekanan dan gelombangsimpangan berbeda sudut fasa


sebesar 90o

10.6 Gelombang Elektromagnetik

Gelombang elektromagnetik merupakan jenis gelombang yang tidak


memerlukan medium dalam perambatannya.Didalam ruang hampa gelombang
elektromagnetik menjalar dengan kecepatan 3x108m/dt, yaitu sama dengan
kecepatan cahaya. Sumbernya yaitu akibat gerakan muatan listrik. Gelombang
elektromagnetik mempunyai dua komponen, yaitu medan listrik E dan medan
magnet B. Kedua medan ini saling tegak lurus arah perambatannya, sehingga
gelombang elektromagnetik termasuk dalam jenis gelombang transversal.
Persamaan gelombang medan listrik:

d 2E
1 d 2E
=
dt 2
o o dx2
Persamaan gelombang magnetnya
2

(10.18)

d B
1
d B
=
2
dt
o o dx 2

14

18/05/2016

Dimana kecepatan gelombangya

v2 =

1
o o

Spektrum gelombang elektromagnetik berkisar antara 103 Hz hingga 1022 Hz.


Beberapa contoh gelombang elektromagnetik :
Gelombang Radio
Frekuensi berkisar antara beberapa Hertz hingga 109 Hz. Sedangkan energi fotonnya
berkisar dari hampir 0 - 10-5 eV, digunakan pada televisi dan pemancar radio.
b) Gelombang Mikro
Daerah frekuensi berkisar antara 109 Hz 3x1011 Hz. Energi fotonnya berkisar 10-5 eV10-3 eV, digunakan pada radar dan sistem komunikasi. Daerah gelombang mikro juga
disebut sebagai UHF (Ultra Frequency Relative to Radio Frequency)
c) Gelombang Imframerah
Daerah frekuensi berkisar antara 3x1011 Hz. Energi fotonnya berkisar dari 10-3 eV-1,6 eV.
Digunakan dalam bidang industri, kedokteran, dan astronomi.
a)

d)

Cahaya Tampak
Daerah frekuensinya sama dengan frekuensi sensitif retina mata manusia, yaitu
4x1014 Hz - 8x1014 Hz, Energi fotonnya berkisar dari 1,6 eV 3,2 eV

e) Ultraviolet
Daerah frekuensinya berkisar antara 8x1014 Hz - 3x1017 Hz, Energi fotonnya
berkisar dari 3 eV 2x103 eV energi ini berhubungan dengan efek kimia pada
mahluk hidup.
f) Sinar X
Daerah frekuensinya berkisar antara 3x1017 Hz -5x1019 Hz. Energi fotonnya berkisar
dari 1,2x103 eV- 2x103 eV. Sumber sinar X adalah Bremsstrahlung atau perlambatan
radiasi dalam atom. Biasa digunakan dalam bidang kedokteran.
g) Sinar Gamma
Daerah frekuensinya berkisar antara 3x1018 Hz -5x1022 Hz. Energi fotonnya
berkisar dari 104 eV- 10-7 eV, energi ini berhubungan dengan proses nuklir.

15