Anda di halaman 1dari 4

Memaksimalkan Peran Transportasi Umum untuk Mewujudkan

Denpasar yang Modern dan Kreatif


Denpasar adalah salah satu dari sekian banyak kota besar di Indonesia. Seperti kota-kota besar
lainnya, ibukota Provinsi Bali ini tentu memiliki masalah tersendiri, seperti kepadatan penduduk,
kemacetan, kebersihan lingkungan, polusi, dan masalah lainnya. Di sisi lain, seluruh warga Kota
Denpasar tentu mengharapkan kota ini dapat menjadi kota yang nyaman untuk dihuni seluruh
warganya, sehingga dapat disebut kota yang modern dan kreatif. Apa itu kota modern dan
kreatif?

Yang dimaksud kota modern dan kreatif adalah kota masa depan yang bebas polusi, bebas macet,
ramah lingkungan, mampu memunculkan cara sendiri dan mampu menjawab masalah dengan
solusi kreatif dari warganya sendiri sehingga menjadi kota idaman seluruh orang.
Ide kreatif dapat diwujudkan dimana saja, termasuk untuk mengatasi kemacetan di Denpasar.
Pemerintah Provinsi Bali sebenarnya sudah memiliki upaya untuk mengatasi masalah kemacetan
ini, sebagai contoh yaitu menyediakan transportasi umum seperti Trans Sarbagita yang
terintegrasi di empat wilayah kabupaten/kota di Bali, yaitu di Denpasar, Badung, Gianyar, dan
Tabanan. Khusus di Denpasar, pemerintah kota ini juga sudah menyediakan transportasi umum
seperti bemo dan angkutan pengumpan Trans Sarbagita agar masyarakat tidak menggunakan
kendaraan pribadi lagi, sehingga kemacetan dapat berkurang. Namun, selain belum adanya
kesadaran dari seluruh masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, pemerintah
sepertinya juga belum memaksimalkan peran transportasi umum ini. Lalu, timbul pertanyaan,
bagaimana cara untuk memaksimalkan peran transportasi umum yang sudah ada di Kota
Denpasar, untuk mewujudkan Denpasar yang modern dan kreatif? Berikut ini penulis
menyajikan beberapa cara kreatif untuk memaksimalkan peran transportasi umum yang sudah
ada di Kota Denpasar, diantaranya :

1. Membuat angkutan umum kota yang nyaman, aman, terjangkau, dan tepat waktu
untuk seluruh masyarakat
Masyarakat memerlukan transportasi umum kota yang nyaman, aman, terjangkau, dan tepat
waktu. Sebenarnya angkutan pengumpan Trans Sarbagita menawarkan hal tersebut, namun
belum seluruhnya maksimal. Walaupun angkutan umum ini gratis dan tepat waktu, tetapi untuk
faktor kenyamanan penumpang masih belum dapat dikatakan maksimal. Lalu, apa saja yang
dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan faktor kenyamanan penumpang ini, sehingga
masyarakat mau menggunakan transportasi umum kota ini?
Yang paling utama adalah, transportasi umum ini memerlukan pendingin ruangan, sehingga
penumpang merasa lebih nyaman untuk menggunakannya. Lalu, pemerintah dapat memasukkan
unsur budaya Kota Denpasar di transportasi umum ini, seperti misalnya interior dengan kain
endek Denpasar, atau penumpang dapat mendengar musik khas bali seperti rindik, sehingga
masyarakat makin tertarik untuk menjadikan transportasi umum sebagai pilihan utama untuk
berpergian di Kota Denpasar.

2. Mensosialisasikan transportasi umum dengan berbagai cara


Setelah pemerintah dapat membuat transportasi umum yang nyaman, aman, terjangkau, dan tepat
waktu untuk seluruh masyarakat, pemerintah harus terus mensosialisasikan transportasi umum
ini. Pemerintah dapat mensosialisasikannya di sekolah, pasar, dan tempat-tempat umum lainnya
dengan menggunakan brosur, poster, atau spanduk. Pemerintah juga dapat mensosialisasikannya
melalui internet, dengan menggunakan web, atau di media sosial seperti facebook, twitter,
instagram, dan lain sebagainya. Sehingga, masyarakat tertarik untuk menggunakan moda
transportasi ini.

3. Transportasi umum menggunakan bahan bakar hemat energi


Jika ingin menjadikan Denpasar sebagai kota yang modern dan kreatif, tentu tidak dapat hanya
mengandalkan transportasi umum berbahan bakar minyak bumi saja. Selain karena persediaan
minyak bumi yang semakin sedikit, transportasi umum berbahan bakar minyak bumi ini juga
tidak ramah lingkungan. Warga Kota Denpasar dapat merancang suatu moda transportasi dengan
bahan bakar alternatif dan hemat energi, seperti berbahan bakar gas, listrik, atau tenaga surya.
Jika ini dapat diwujudkan, tentu dapat menciptakan Denpasar yang modern, kreatif, ramah
lingkungan, hemat energi dan bebas polusi.

Itulah beberapa cara kreatif untuk memaksimalkan peran transportasi umum di Kota Denpasar.
Tentunya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk mewujudkan Denpasar yang modern dan
kreatif dalam hal transportasi. Diperlukan kesadaran dan peran seluruh masyarakat Kota
Denpasar, sehingga kota kita tercinta ini dapat menjadi kota yang nyaman untuk dihuni semua
orang.

Daftar Pustaka
http://www.aipse.org/de/artikel/4-transportasi-umum-idaman.html
http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2013/02/18/pengumpan-trans-sarbagita-siap-melayanianda.html
http://www.balioutbound.com/2012/11/angkutan-kota-trayek-pengumpan-sarbagita-kotadenpasar/
http://casmudiberbagi.blogspot.com/2013/08/trans-sarbagita-terintegrasi-sebagai.html
http://feedersarbagitadps.wordpress.com/
http://metro.kompasiana.com/2013/10/24/memanfaatkan-energi-baru-untuk-transportasi-publik603379.html
http://www.republika.co.id/berita/nasional/jawa-barat-nasional/13/11/22/mwna45-indonesiausulkan-bandung-sebagai-kota-kreatif-unesco
Dokumen Penulis
Sumber Gambar : www.google.com