Anda di halaman 1dari 4

0

1
0
1
2
0
1

Krim
susu
dalam
bahan
(Xn)
14,0156
0
18,8144
9,7281
0
21,4323
3,0996

Jumlah
krim
terekstrak
per tahap
(a)
0
14,0156
0
9,0863
9,7281
0
18,3327

0,167

Tahap

Ekstrak
krim
kumulati
f

Jumla
h
pelarut
(ml)

0
14,0156
0
9,0863
18,8144
0
18,3327

100
100
100
100
100
100
100

0
14,0156
100
5,846896
0
18.8144
48.29439153
8.7391
100
4.0592
0
21.4323
85.53771644 10.06620847

2,9326

21,2653

100

13.68308581 4.727843161

0,167

21,4323

100

0.779197753 2.220548186

(Sumber : Dokumentasi Pribadi, 2016)

Konsentrasi
krim (%)

Xn Hitung

Kn

1
0
1
1.1132
0
1
0.30792
1
0.03532
3
0

Xn
praktikum
modifikasi
14.0156
0
22.66
6.156
0.8295
9.05086029
2.700763733
0.540392473
-0.088155763

Tabel 1. Hasil
Pengamatan
Leaching

Upnyk
Pemisahan
minyak
kelapa
dalarn
santan
merupakan
prinsip
pemecahan
sistem
koloid
dengan
fase
terdispersi
cair
dan
fase
pendbpeni
cair,
yang
biasa
disebut
emulsi.
Seperti
halnya
larutan
yang
tersusun
dari
zat
pelarut

dan
terlarut,
nraka
sistem
koloid
juga
tersusun
dari
dua
komponen,
yaitu
fase
terdispersi,
yaitu
zat
yang
tersebar
rrrcrata,
serta
fase
pendispersi,
yaitu
nt
med
ium
tempat
partikel-partike
I
koloid
itu
tenebar.
Emulsi

adalah
sistem
koloid
yang
partikel
terdispersi
dan
medium
pendispesinya
saru-sarna
cair.
Ditinjau
dari
segi
kepolaran,
ernulsi
tnerupakan
campumn
cairan
polar
dan
cairan
nonpolar,
misalnya
air
dan
minyak