Anda di halaman 1dari 19

BAB V

BILANGAN KOMPLEKS
Kompetensi Dasar
Setelah mempelajari bab ini mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan
operasi pada bilangan kompleks, menghitung bilangan kompleks bentuk kartesius
dan bentuk polar, menggunakan hukum de Moivre untuk menyelesaikan
persamaan dan menggunakan bilangan kompleks dalam bidang teknik mesin.
Indikator
Setelah mempelajari bab ini mahasiswa diharapkan dapat

Menyelesaikan operasi pada bilangan kompleks bentuk kartesius

Mengubah bilangan kompleks bentuk kartesius menjadi bentuk polar dan


sebaliknya

Menyelesaikan operasi pada bilangan kompleks bentuk polar

Menggunakan hukum de Moivre untuk menyelesaikan persoalan yang


berkaitan dengan bilangan kompleks

5.1 Pendahuluan
Dalam semesta pembicaraan bilangan real (R ), himpunan penyelesaian
dari x2 + x + 1 = 0 adalah kosong (void set) karena harga-harga akar dari
persamaan tersebut memuat bilangan khayal -1, yaitu
x1 = -1/2 - -3 = -1/2 - 3 -1 dan
x2 = -1/2 - -3 = -1/2 + 3 -1.
Oleh karena itu semesta pembicaraan bilangan real yang selama ini telah
kita pelajari bersama perlu diperluas menjadi bilangan yang memuat -1, yaitu
himpunan bilangan kompleks agar penyelesaian dari persamaan seperti contoh di
atas tidak kosong.
Satuan bilangan khayal -1 biasanya dinyatakan dengan huruf i atau huruf
j. Pada buku ini digunakan huruf j, agar tidak rancu dengan rumus arus listrik
yang banyak ditemui pada bidang teknik. Karena j 1 , maka
Bilangan Kompleks

79

j 2 1
j 3 j 2 . j 1. j j
j 4 ( j 2 ) 2 (1) 2 1 ............................................................................. 5-1
j 5 j 4 . j 1. j j
.... dan seterusnya

Harus berhati-hati dalam menggunakan beberapa hukum yang berlaku


untuk bilangan Nyata (Real). Salah satu contoh yang mungkin bisa terpengaruh
adalah dalam menulis
4. 4 (4)(4) 16 4 , yang hasilnya salah.

Untuk menghindari kesalahan, bilangan

m selalu dinyatakan dalam

mj

dimana m adalah sebuah bilangan positif. Sehingga permasalahan di atas menjadi


4. 4 4 j. 4 j 2 j.2 j 4 j 2 4.(1) 4.

5.2 Pengertian Bilangan Kompleks


Sebuah bilangan kompleks adalah suatu bilangan yang berbentuk a + bj,
dengan a, b bilangan real dan j 1 . Suatu bilangan kompleks biasa ditulis
dengan huruf z, sehingga
z = a + bj ;
a disebut bagian Real dari z, ditulis Re(z) = a ..................................... 5-2
b disebut bagian Imajiner dari z, ditulis Im(z) = b .............................. 5-3
Jika a = 0, bilangan kompleks disebut imajiner murni. Jika b = 0, bilangan
kompleks berubah menjadi bilangan Real. Jadi semua bilangan nyata dan semua
bilangan imajiner murni termasuk bilangan kompleks.
Contoh 5.1:
Selesaikan persamaan x2 - 2x + 5 = 0.
Penyelesaian:
Dengan menggunakan rumus persamaan kuadrat

x1,2

b b 2 4ac
2a

diperoleh
D = b2 - 4ac = (-2)2 - 4(1.5) = -16
Bilangan Kompleks

80

x1

b D (2) (16) 2 16(1) 2 4 (1) 2 4 j

1 2 j
2a
2.1
2
2
2

x2

b D (2) (16) 2 16(1) 2 4 (1) 2 4 j

1 2 j
2a
2.1
2
2
2

5.3 Kesamaan Bilangan Kompleks


Dua bilangan kompleks a + bj dan c + dj adalah sama jika dan hanya jika a
= c dan b = d. Jadi a + bj = 0 jika dan hanya jika a = 0 dan b = 0. Apabila c + dj =
3, maka c = 3 dan d = 0.
Contoh 5.2:
Jika (a + b) + (a b)j = 7 + 2j, carilah nilai-nilai a dan b.
Penyelesaian:
(a + b) + (a b)j = 7 + 2j
Maka diperoleh
ab7
a b 3

Dengan menggunakan eliminasi atau substitusi diperoleh a = 5 dan b = 2.


5.4 Diagram Argand
Apabila bilangan real dapat digambarkan pada suatu garis (ruang
berdimensi 1/ R1), maka bilangan kompleks tidak dapat digambarkan dalam R1.
Hal ini dikarenakan dalam bilangan kompleks tersebut terdapat dua unsur, yaitu
bagian real dan bagian imajiner. Untuk menggambarkan bilangan kompleks
diperlukan ruang berdimensi 2 (R2) yang disebut sebagai diagram Argand.
Bilangan kompleks berbentuk a + bj disebut sebagai bilangan kompleks
Kartesius. Dalam diagram Argand sumbu mendatar merepresentasikan bagian
real, sedangkan sumbu tegak merepresentasikan bagian imajiner. Gambar 5.1
adalah diagram Argand yang dimaksud.

Bilangan Kompleks

81

sumbu imajiner

a + bj

2
1

-3

-2

-1

1
0
-1

2 a 3 sumbu real

Gambar 5.1 Diagram Argand


Contoh 5.3:
Gambar pada diagram Argand bilangan kompleks p = 3 + 2j, q = -5 - 2j.dan w
= 2 - 3j.
Penyelesaian:

Sumbu imajiner
5

(+)

4
3

p = 3 + 2j

2
(-) -5

-4

-3

-2

-1

1
-1

sumbu real

-2
q = -5 2j

-3
-4

w = 2 3j

-5 (-)
Gambar 5.2. Diagram Argand dari contoh 5.3
Bilangan Kompleks

82

5.5 Beberapa Operasi Bilangan Kompleks


5.5.1 Penjumlahan/pengurangan
Ambil z1 = a + bj dan z2 = c + dj. Penjumlahan atau pengurangan dua
buah bilangan kompleks dilakukan dengan menjumlahkan/mengurangkan bagian
real dan imajinernya. Jadi,
i) z1 + z2

= (a + bj) + ( c + dj)
= (a + c) + (b + d)j .................................................................... 5-4

ii) z1 - z2

= (a + bj) - (c + dj)

....................... = (a - c) + (b - d)j ...................................................................... 5-5


Contoh 5.4:
Misalkan z1 = 4 + 5j dan z2 = -3 - 2j. Hitung z1 + z2 dan z1 z2.
z1 + z2 = (4 + 5j) + (-3 -2j)
= (4 - 3) + (5 -2)j = 1 + 3j
sedangkan
z1 - z2 = (4 + 5j) (3 2j)
= (4 + 3) + (5 +2)j = 7 + 7j
5.5.2 Perkalian
Ambil z1 = a + bj dan z2 = c + dj. Dengan perhitungan j2 = -1, maka
z1.z2

= (a + bj)(c + dj)
= ac + (ad + bc)j + bd(j2)
= ac + (ad + bc)j + bd(-1)
= (ac - bd) + (ad + bc)j ........................................................................ 5-6

Contoh 5.5:
Berdasarkan contoh 5.3, tentukan z1.z2.
Penyelesaian:
z1 . z2 = (4 + 5j) (-3 -2j)
= {4(-3) - 5(-2)} + {4(-2) + 5(-3)}j = -2 - 23j
Bagaimana hasil bagi z1/z2 ?
Untuk melakukan operasi pembagian diperlukan pengertian tentang
konjugat atau sekawan dari suatu bilangan kompleks. Berikut adalah
keterangannya
Bilangan Kompleks

83

5.5.3 Sekawan (conjugate)


Conjugate dari suatu bilangan kompleks z = a + bj yang dinotasikan sebagai zk
(atau z ) didefinisikan sebagai z = a - bj. Sehingga perkalian suatu bilangan
dengan sekawannya dalah:
z. z = (a + bj)(a - bj)
= {a2 - b2 (j2)} + (ab - ab)j = a2 + b2 ......................................................... 5-7
5.5.4 Pembagian
Misalkan z1 = a + bj dan z2 = c + dj. Maka
z1 z1 z2 (a bj )(c dj ) (ac bd ) (bc ad ) j

................................... 5-8
z2 z2 z2 (c dj )(c dj )
c2 d 2

Contoh 5.6:
Misalkan z1 = 4 + 5j dan z2 = 3 - 2j, maka hasil bagi kedua bilangan itu adalah
z1 4 5 j (4 5 j )(3 2 j ) 12 8 j 15 j 10 j 2 12 23 j 10

z2 3 2 j (3 2 j )(3 2 j )
32 22
13

2 23 j 2 23

j
13
13 13

5.6 Bentuk Polar Bilangan Kompleks


Ambillah z bilangan kompleks dalam bentuk Kartesius sebagai z = a + bj.
Bilangan ini ditunjukkan oleh diagram Argand berikut

z
r

Gambar 5.3. z dinyatakan dalam dan r.


Misalkan r adalah jarak OZ (dari O ke Z) dan adalah sudut yang dibentuk
antara OZ dengan sumbu real positip.
Bilangan Kompleks

84

Dalam trigonometri didapat,


cos =

a
atau a = r cos dan
r

sin =

b
atau b = r sin
r

Sehingga secara polar bentuk z = a + bj dapat dinyatakan sebagai


z

= a + bj
= r cos + (r sin )j
= r(cos +j sin )

z = r(cos +j sin ) .................................................................................... 5-9


Persamaan 5-9 disebut bentuk polar bilangan kompleks z = a + bj. Notasi lain
yang sering digunakan adalah
z = r cis ......................................................................................................... 5-10
atau
z = r ............................................................................................................ 5-11
atau
z = [ r, ].......................................................................................................... 5-12
Selanjutnya r disebut sebagai modulus (magnitude) dan ditulis dengan
notasi mod z atau dengan notasi harga mutlak z. Dengan rumus Phytagoras
diperoleh
z = r =

a 2 b 2 .............................................................................. 5-13

Modulus tersebut dalam diagram argand digambarkan sebagai jarak OZ.


Selanjutnya disebut sebagai argumen atau amplitudo dari z dan ditulis dengan
notasi arg z. Adapun harga dari argumuen tersebut adalah
= arg z = arctan

b
............................................................ 5-14
a

Dalam penulisan umum yang dipakai, dinyatakan dalam -< . Misalnya


jika ada suatu bilangan kompleks z = -4 - 4j, maka bentuk ini lebih tepat disajikan
sebagai
z = 42 1350
kendatipun pernyataan z = 42 2250 secara matematis juga benar.
Bilangan Kompleks

85

Beberapa contoh berikut adalah contoh-contoh penyajian bentuk kartesius


ke dalam bentuk polar yang gambarnya dapat dilihat pada .
Contoh 5-7:
Tulis dalam bentuk polar bilangan kompleks berikut
a. z1 = -3 + 4j
b. z2 = -2 - 2j

Z=-3+4j

c. z3 = 5 - 3j

Penyelesaian:

a. z1 = -3 + 4j (bentuk kartesius)

Misalkan z1 = r1 1
2

r1 4 3 25 5 , dan

1 arctan

4
5308'
3

-3

Gambar 5.4 a

Karena z1 berada pada kuadran ke-2, maka 1 = 180o - 53o 81 = 126o 521
Jadi z1 = -3 + 4j = 5 126052
b. z2 = -2 - 2j (bentuk Kartesius)
Misalkan z2 = r2 2
r2 2 2 2 2 8

2 arc tg

2
45o
2

Karena z2 berada pada kuadran ke-3, maka 2 = 180o + 45o = 225o dan lebih
tepat disajikan sebagai -135o
Jadi z2 = -2 - 2j = 8 1350
c. z3 = 5 - 3j (bentuk Kartesius)
Dengan cara sama seperti soal a dan b diperoleh:
r3 = 5,8 dan 3 = -30,96o
Jadi secara polar z3 = 5 - 3j = 5,8 30,960

Bilangan Kompleks

86

5.6.1 Operasi Bilangan Kompleks bentuk Polar


Operasi perkalian dan pembagian pada bilangan kompleks lebih mudah
dilakukan pada bentuk polar dari pada bentuk Kartesius. Uraian berikut
menjelaskan operasi perkalian dan pembagian bilangan kompleks dalam bentuk
polar.
a) Perkalian
Misalkan z1 = [r1 , 1] dan z2 = [ r2 , 2], maka
z1 z2 = [r1, 1][ r2 , 2]
= [r1 (cos 1 + j sin 1)][r2 (cos 2 + j sin 2 )]
= r1r2 [(cos 1 cos 2 + j2 sin 1 sin 2)+ j (sin 2 cos 1 + cos 2 sin 1)]
= r1r2 [(cos 1 cos 2 - sin 1 sin 2) + j (sin 2 cos 1 + cos 2 sin 1)]
= r1r2 [cos (1 + 2) + j sin (1 + 2)]
=[ r1r2 , 1 + 2]
Jadi z1 z2 = [ r1r2 , 1 + 2]........................................................................... 5-15
b) Pembagian
Misalkan z1 = [r1 , 1] dan z2 = [ r2 , 2], maka
z1 r1 , 1

z2 r2 , 2

r1 (cos 1 j sin 1 )
r2 (cos 2 j sin 2 )

r1 (cos 1 j sin 1 ) r2 (cos 2 j sin 2 )

r2 (cos 2 j sin 2 ) r2 (cos 2 j sin 2 )

r1 (cos 1 cos 2 sin 1 sin 2 ) j (sin 1 cos 2 sin 2 cos 1 )]


r2 (1)

r1
[cos( 1 2 ) j sin( 1 2 )] 1 , 1 2
r2
r2

Jadi

z1 r1
, 1 2 ................................................................................. 5-16
z2 r2

Dari rumus tersebut tampak bahwa hasil pembagian dua buah bilangan

kompleks adalah modulusnya dibagikan, sedangkan argumennya dikurangkan.

Bilangan Kompleks

87

Contoh 5.8:
9, 650
a.
3, 440
3, 210
12 1350 12
b.

1350 44035 2, 4 900 25


0
5, 44 35 5
c.

10cis 2 10
cis (2 4 ) 5cis 74
5cis 4
2

5.6.2 Teorema De Moivre


Dengan menggunakan kaidah perkalian bilangan kompleks dalam bentuk
polar sebagaimana dipaparkan pada rumus 5-15, maka
Jika z = [r , ], maka
z2 = [r , ] [r , ] = [r2 , 2]
Dengan cara yang sama diperoleh
z3 = z2. z = [r2 , 2] [r , ] = [r3 , 3]
z4 = z3. z = [r3 , 3] [r , ] = [r4 , 4]
Sehingga secara umum
zn = zn - 1. z = [rn , n] .......................................................................... 5-17a
atau
zn = rn (cos n + j sin n)..................................................................... 5-17b
Hasil pada 5-17a atau 5-17b disebut Teorema de Moivre.
Contoh 5.9:
Misalkan z = [3, 300]. Tentukan nilai z6 .
Penyelesaian:
z6 = [3 , 300]6 = [36 , 6.300] = [729 , 1800]
Rumus perpangkatan 5-17a tersebut berakibat pada penarikan akar sebagai
berikut
n

z r , n r n , 1n r n cos n j sin n ........................................ 5-18

Pada trigonometri berlaku hubungan

Bilangan Kompleks

88

cos cos( k .3600 )


k bilangan bulat ......................................... 5-19
sin sin( k .3600 )

Sehingga diperoleh
n

0
0
0
z r , n r n , k n.360 r n cos k n.360 j sin k n.360 ................... 5-20

Untuk menentukan seluruh akar ambil nilai k secara berurutan 0, 1, 2, 3, ... ,n-1.
Contoh 5.10:
Hitung 3 1 3 j , dan tulis hasilnya dalam bentuk a + bj.
Penyelesaian:
Terlebih dahulu bentuk 1 3 j diubah menjadi bentuk polar.
2

Modulo atau harga mutlak r 12 3 4 2


Amplitudo atau argumen arctan

3
arctan( 3) 600 ; karena terletak
1

pada Kuadran IV. Sehingga


3

0
0
1 3 j [2, 600 ]3 3 2, 60 3k .360

0
k 0 z1 3 2, 603 3 2, 200 3 2(cos(200 ) j sin(200 ))

1, 2599(0,9397 0,3420 j )
1,1839 0, 4309 j
0
0
k 1 z2 3 2, 60 3 360 3 2,1000 3 2(cos1000 j sin1000 )
1, 2599(0,1736 0,9848 j )

0, 2188 1,2408j
0
0
k 2 z3 3 2, 60 3 720 3 2, 2200 3 2(cos 2200 j sin 2200 )
1, 2599(0, 7660 0, 6428 j )

0,9651 0,8098j

5.7 Soal dan Pembahasan


1. Sederhanakanlah: a. j12

b. j27

c. j41.

Penyelesaian:

Bilangan Kompleks

89

a.

j12 ( j 4 )3 13 1

b.

j 27 ( j 4 )6 . j 3 16. j 3 1.( j ) j

c.

j 41 ( j 4 )10 . j 14. j j

2. Sederhanakanlah
a. (5 9j) (2 6j) + (3 4j)

b. (6 3j)(2 + 5j)(6 2j)

c. (4 3j)2

d. (5 4j)(5 + 4j)

Penyelesaian:
a. (5 9j) (2 6j) + (3 4j) = (5 2 + 3) + (-9 + 6 4)j = 6 7j

b. (6 3 j )(2 + 5j)(6 2 j ) (12 6 j 30 j 15 j 2 )(6 2 j )


(12 24 j 15)(6 2 j ) (27 24 j )(6 2 j )
162 144 j 54 j 48 j 2 210 90 j
c. (4 3j)2 = 16 24j + 9j2 = 16 24j 9 = 7 24j
d. (5 4j)(5 + 4j) = 25 16j2 = 25 + 16 = 41
3. Tentukan bagian Real dan bagian Imajiner dari bilangan kompleks z

23j
.
2 j

Penyelesaian:
2 3 j (2 3 j )(2 j ) 4 8 j 3 1 8 j 1 8

j
2 j
(2 j )(2 j )
4 1
5
5 5
1
8
Re( z ) dan Im( z )
5
5
z

4. Tentukan hasil kali (3 + j)(- 3 + 3j).


Penyelesaian:
(3 + j)(- 3 + 3j) = -3 + 33j - 3j 3 = -6 + 23j
5. Tentukan hasil bagi

22 3j
.
1 j

Penyelesaian:
2 2 3 j (2 2 3 j )(1 j ) 2 2 j 2 3 j 2 3 2(1 3) 2(1 3) j

1 j
(1 j )(1 j )
11
2
(1 3) (1 3) j

6. Sederhanakan (2 5 j ) 2

5(7 2 j )
j (4 6 j ) dan nyatakan hasilnya dalam
3 4 j

bentuk a + bj.
Bilangan Kompleks

90

Penyelesaian:
(2 5 j ) 2

5(7 2 j )
(35 10 j )(3 4 j )
j (4 6 j ) 4 20 j 25 j 2
4 j 6 j2
3 4 j
(3 4 j )(3 4 j )

105 170 j 40
4j6
9 16
65 170
27 16 j
j 27 16 j 2, 6 6,8 j 24, 4 22,8 j
25 25
4 20 j 25

7. Jika z1 2 j , z2 2 4 j dan

1 1 1
, tentukanlah nilai z3 dalam bentuk a
z3 z1 z2

+ bj.
Penyelesaian:
1
1
1
2 j 2 4 j 2 j 2 4 j 4 2 j 1 2 j 3 4 j

z3 2 j 2 4 j 4 1 4 16
5
20
10
10
10
10(3 4 j ) 30 40 j

1, 2 1, 6 j
3 4 j
9 16
25
8. Carilah bentuk polar tiap-tiap bilangan kompleks berikut.

z3

a. 2 + 2j

b. -3 + 3j

c. 3 - j

Penyelesaian:

d. -1 - 3 j
Y

a. 2 + 2j
Modulo atau harga mutlak r 22 22 8 2 2
Amplitudo atau argumen arctan

2
arctan1 450
2

2 2
450

Jadi 2 + 2j = 2 2, 450

b. -3 + 3j
Modulo atau harga mutlak r 32 32 18 3 2
Amplitudo atau argumen arctan

3
arctan( 1) 1350
3

Jadi -3 + 3j = 3 2,1350

Y
3

3 2
1350

c. 3 - j

Bilangan Kompleks

-3

91

Modulo atau harga mutlak r

3 12 4 2

Amplitudo atau argumen arctan


Jadi

1
300
3

3
300

3 - j = 2, 300

-1
d. -1 - 3 j
2

Modulo atau harga mutlak r 12 3 4 2


3
Amplitudo atau argumen arctan
arctan 3 1200
1
-1

Jadi

3 - j = 2, 300

Y
X
120

9. Tulislah bentuk polar bilangan kompleks berikut menjadi bentuk persegi/


kartesius (a + bj).
a. 2(cos 300 + j sin 300)

b. 6 cis 600

c. [10, 450]

d. 3 900

Penyelesaian:
a. 2(cos 300 + j sin 300) = 2( 12 3 12 j ) 3 j
b. 6 cis 600 = 6(cos 600 j sin 600 ) 6( 12 j 12 3) 3 3 3 j
c. [10, 450] = 10(cos 450 j sin 450 ) 10( 12 2 j 12 2) 5 2 5 2 j
d. 3 900 = 3(cos 900 j sin 900 ) 3(0 j.1) 3 j
10. Tentukan pangkat yang ditunjukkan bilangan kompleks berikut dan nyatakan
hasilnya ke dalam bentuk kartesius.
a. [2 cis 800]6

b. (1 j)5

c.

1
2

3 12 j

100

Penyelesaian:

Bilangan Kompleks

92

a.[2cis800 ]6 26 cis (6.800 ) 64(cos 4800 j sin 480 0 ) 64(cos120 0 j sin1200 )


64( 12 12 3 j ) 32 32 3 j

b. (1 j )5 [ 2, 450 ]5 [4 2, 2250 ] 4 2 cos(2250 ) j sin(2250 )


4 2(cos 2250 j sin 2250 ) 4 2( 12 2 j ( 12 2)) 4 4 j
c.

1
2

3 12 j

100

1 ,300

100

1100 ,100.300 1 ,30000

cos 30000 j sin 30000 cos1200 j sin1200 12 12 3 j

11. Tentukan akar-akar bilangan kompleks berikut dan nyatakan hasilnya secara
grafik.
a. 16 cis 600

b.

32 500

Penyelesaian:
600 k .3600
4cis (300 k .1800 )
2
Y
0
k 0 z1 4(cos 30 j sin 300 )

a. 16 cis 600 16 cis

k 1 z2 4(cos 2100 j sin 2100 )


Diagram Argand dari akar-akarnya

2100

adalah

500 k .3600
5

z2

b. 5 32 500 5 32

z1

4
300

2 100 k .720

k 0 z1 2(cos100 j sin100 )
k 1 z2 2(cos820 j sin 820 )
Y

k 2 z3 2(cos1540 j sin1540 )
0

k 3 z4 2(cos 226 j sin 226 )


k 4 z5 2(cos 298 j sin 298 )

z2

1540

z3

820

z1

Diagram Argand dari akar-akarnya


2260

adalah
z4

Bilangan Kompleks

30
2980 2

z5

93

12. Tentukan akar-akar bilangan kompleks berikut dan nyatakan hasilnya dalam
bentuk kartesius.
a.

b.

22 3j

Penyelesaian
a.

8 3 80 j

Apabila diubah menjadi bentuk polar:


r 82 0 2 8

arctan 80 arctan 0 00
00 k .3600
2 cis (k .1200 )
3
k 0 z1 2(cos 00 j sin 00 ) 2(1 0) 2
3

8 3 8 cis 00 2 cis

k 1 z2 2(cos1200 j sin1200 ) 2( 12 j. 12 3) 1 3 j
k 2 z3 2(cos 2400 j sin 2400 ) 2( 12 j. 12 3) 1 3 j

b.

22 3j

Apabila diubah menjadi bentuk polar:

r 22 (2 3) 2 16 4

arctan 2 2 3 arctan 3 600


4

600 k .3600
600 k .3600
j sin
)
4
4
2 cos(150 k .900 ) j sin(150 k .900 )
1

2 2 3 j [4, 600 ] 4 4 4 (cos

k 0 z1 2(cos150 j sin150 ) 2(0,9659 0, 2588 j )


1,3660 0,3660 j
k 1 z2 2(cos1050 j sin1050 ) 2(0, 2588 0,9659 j )
0,3660 1,3660 j
k 2 z3 2(cos1950 j sin1950 ) 2(0,9659 0, 2588 j )
1,3660 0,3660 j
k 3 z4 2(cos 2850 j sin 2850 ) 2(0, 2588 0,9659 j )
0,3660 1,3660 j

Bilangan Kompleks

94

5.8 Rangkuman
1. Bentuk polar bilangan kompleks
z

= a + bj
= r cos + (r sin )j
= r(cos + j sin ) dengan r a 2 b 2 dan arctan ba

2. Operasi bentuk Kartesius


Jika z1 = a + bj dan z2 = c + dj, maka:
a. z1 + z2 = (a + c) + (b + d)j
b. z1.z2 = (a + c) (b + d)j
= (ac - bd) + (ad + bc)j
c.

z1 (ac bd ) (bc ad ) j

z2
c2 d 2

3. Operasi bentuk polar


Misalkan z1 = [r1 , 1 ] dan z2 = [r2 , 2], maka
a) Perkalian

z1 z2 = [ r1r2 , 1 + 2]

z1 r1
, 1 2
z2 r2

b) Pembagian :

4. Teorema De Moivre
n

0
0
0
z r , n r n , k n.360 r n cos k n.360 j sin k n.360

Latihan 5
1. Tentukan akar-akar dari persamaan kuadrat berikut !
a. x2 + 25 = 0

b. x2 + 2x + 2 = 0

c. 2x2 + 3x + 4 = 0

d. 5y2 + 2y = 0

e. 4t2 t = -1
2. Tunjukkan dalam diagram Argand bilangan-bilangan kompleks berikut ini !
a. z1 = 6 + 3j

b. z2 = 3 - 2j

c. z3 = -4 + 3j d. z4 = -3 - 4j

3. Selesaikan dengan menggunakan diagram Argand.


a. (3 2j) + (2 + 3j)

b. (-4 j) + (-1 + j)

c. (-1 2j) (2 3j)

4. Selesaikan soal berikut, dan gambar hasilnya pada diagram Argand:


Bilangan Kompleks

95

a. (2 - 3 j)(2 + 3 j)

b. (1 + j)(1 j)

c. (1+ 2 j)2

d. (4 + 2j)3

e. 3j (3 j)2
5. Tuliskan conjugate dari bilangan-bilangan kompleks berikut !
(a) -3j

(b) -3 + 4j

(c) -4 - 3j

(d) 4

(e) 3j

6. z menyatakan sekawan dari z, gunakan soal nomor (2) untuk menghitung:


a. ( z1 z 2 )
d.

b. z1.z 2

c. z2 .z3

z
e. 1
z2

z1
z2

7. Nyatakan dalam bentuk kartesius (a + bj), z1 = 2 + 3j; z2 = 3 - 4j; z3 = -1 + 2j


dan z4 = -2 - 5j
(a) z1 - z2

(b) z2 + z3 - z4

(c) 3z2 - 2z3 + 4z4

(e) z2 z4

(f) (z1 z3) z4

(g) z1 (z2 z4)

(d) z1 z3

8. Jika z1 = 3 + 2j, z2 = -4 + 3j , z3 = 5 - 3j dan z4 = -2 - 4j tentukanlah !


a. z1 + z2 - z3

b. 3z1 + z2 - 2z3

c. -2z1 + 3z2 - z3

d. z1 . z2

e. ( z1 . z2)z3

f. ( z2 . z3)z4

g.
j.

z1
z2

h.

z2
z4

z1 z3
z2 z4

k.

z2 z4
z1 z3

i.

1 1

z1 z2

9. Berdasarkan soal nomor 8), hitung:


a. z1 z2 dan z1 z2
b.

c. z2 z4 dan z2 .z4

z
z3
dan 3
z4
z4

z
z
d . 1 dan 1
z3
z3
(1 j ) 2 (2 j ) 2
.
j

10. Tentukan hasilnya

11. Jika z1 = 4 - 3j dan z2 = 3 + 2j, tentukan x dan y: x yj

1
1
.

z1 z2 z1 z2

12. Sederhanakanlah

Bilangan Kompleks

96

a. j2

b. j3

c. j4

d. j5

e. j7

f.

5
j7

g.

7
j5

54j
32 j

13. Tentukan z 2 jika z

14. Pada soal-soal berikut tentukan modulus dan argumennya.


a. 3 + 4j

b. 4 - 2j
2

e. (2 + 3j)

c. -3 - 4j

d. -5 + 2j

f. j(3 - 2j)

15. Untuk soal-soal berikut nyatakan dalam bentuk polar.


a. 6 + 5j

b. 3 - 2j

c. -3 + 2j

d. -2 - 3j

16. Untuk soal-soal berikut nyatakan kedalam bentuk Kartesius !


a. [6 , 300]

b. [5 , -500]

c. [7 , -1350]

d. [9 , 1500]

17. Pada soal-soal berikut tentukan hasilnya.


a. 5 350 6 1400

b. 4,5 1320 6 680

[3,5 350 ][8 45030' ]


c.
6 650

4, 600 8, 400
d.
2, 200

18. Pada soal-soal berikut tentukan hasilnya dalam bentuk Kartesius dan Polar.
a. (2 + 2j)5

b. (3 - j)6

c. (-1 + 3 j)8

d. (-1 - j)10

19. Selesaikan dan tulis hasilnya dalam bentuk Kartesius.


a. [4 , 45030]2 b. [4,85030]4

c. [4,45030]8

20. Tentukan akar-akar bilangan kompleks berikut dan tulis hasilnya dalam bentuk
Kartesius.
a. 3 4 j

b.

e.

f.

4j

22 3j

4 4 j

d. 5 1

8 -8

21. Soal berikut ubah dulu kebentuk polar kemudian carilah z7, jika z = -5 - 5j.
22. Tunjukkanlah bahwa persamaan z3 = 1 memiliki satu akar real dan dua akar
lainnya tidak real, dan bahwa jika salah satu akaryang tidak real itu ditandai
dengan , maka yang lainnya adalah 2.

Bilangan Kompleks

97