Anda di halaman 1dari 13

TUGAS FINAL

KEWIRAUSAHAAN
Nurul Si Dampo Pisang

By :
NURUL HUDAYA
321 12 001
III A LISTRIK D3
PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
2015

Nama saya Nurul Hudaya. Saya seorang mahasiswa Politeknik Negeri Ujung
Pandang Jurusan Teknik Elektro Prodi Teknik Listrik D3 yang berasal dari kota
Bulukumba yang suka menceritakan khayalannya pada sang teman. Suatu ketika
gadis cerdas ini bermimpi besar untuk membuat sebuah toko yang nantinya akan
dikenal luas oleh masyarakat.
Pada saat ini Bulukumba merupakan salah satu daerah pantai yang banyak
ditanam oleh masyarakat adalah pohon pisang. Mayoritas buah pisang dijual dalam
bentuk masih buah pisang asli belum diproses lebih lanjut. Hal itu menjadikan nilai
tambah dari budi daya pisang belum optimal, di samping itu sering terjadi kerusakan
buah pisang karena tidak langsung laku terjual atau menunggu kenaikan harga.
Nurul sangat menyukai buah pisang, Ia pun mengangkat usaha dampo pisang
ini karena karena pisang merupakan makanan yang mudah di dapat dan banyak di
gemari oleh beberapa masyarakat. Tujuan dari usaha dampo pisang ini lebih di
tekankan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal,menyalurkan hobi
memasak,dan juga untuk meningkatkan keterampilan dalam memasak dan
mengoreng pisang.
Dan akhirnya dia membuat sebuat percobaan dengan bahan seadanya yaitu
pisang yang sudah rusak dikelola kembali dengan cara dijemur. Lambat laung Nurul
mulai memperkenalkan percobaannya (Dampo Pisang) pada teman-temannya.,
hingga membuat mereka semakin menjadi ketagihan untuk memakannya lagi. Setelah
meminta persetujuan teman-temannya Nurul mulai mencoba menjajahkan dampo
pisang di pertokoan kecil dengan harapan tinggi makanannya diminati para khalayak
dengan harga yang cukup terjangkau Rp 10 ribu perbungkus.
Setelah satu bulan, Nurul menjajahkan makanannya di toko-toko terdekat, ia
pun mulai menghitung keuntungan yang dicapainya ternyata masih kurang tidak
sesuai dengan harapan. Hingga membuatnya berfikir untuk membuat kembali resep
baru dengan menambahkan berbagai macam bahan seperti balado, barbeque, keju dll.

Nurul termotivasi untuk menjajahkan kembali makanannya, bukan hanya


memasarkan makanannya di toko-toko terdekat melainkan ia juga memasarkannya di
pasar. Selang beberapa waktu kemudian harapannya pun mulai tercapai, sedikit demi
sedikit keuntungannya mulai bertambah. Setelah beberapa hari orderan mulai
berjalan, bahan utama (pisang) mulai berkurang sehingga membuat seseorang
pelanggan untuk menganjaknya berbisnis dengan cara jual beli pisang.
Setelah dampo pisang di kenal luas masyarakat Nurul mulai membuka toko
dengan menyewa tempat teman dengan harga Rp 4 Juta per tahun dengan
memberikan nama Nurul Si Dampo Pisang. Ia juga mulai mempromosikan dampo
pisangnya dengan mengenalkan produk pada toko penjual makanan di daerah sekitar
Bulukumba, Bantaeng, dan sekitar Sul-Sel dengan cara memberikan sampel dampo
pisang yang di tawarkan untuk dicicipi pelanggan dan setelah pelanggan tertarik bisa
langsung di jual dan tak lupa pula Nurul pun memasang iklan dampo pisangnya di
internet. Apabila pelanggan meyukai dampo tersebut maka ia akan mengirimkan
langsung pada pasar sasaran dengan cara mengantar ke toko-toko makanan.
Beberapa hari kemudian saya pun merekrut pegawai-pegawai yang akan
memegang toko untuk sementara, apabila saya sibuk dalam masa perkuliahan. Jumlah
tenaga kerja yang saya butuhkan untuk perusahaan ini terdiri dari 2 orang pegawai
kantor untuk administrasi dan marketing, 1 orang petugas lapangan, 2 orang bertugas
mengelupas dan menggoreng.
Dua bulan selanjutnya, bisnis pun mulai berjalan. Perhitungan saya mulai dari
modal, keutungan dan kerugian yang akan dihadapi nantinya. Pertama-tama untuk
sumber modal dari usaha dampo pisang ini yaitu dari uang atau modal sendiri untuk
belanja bahan baku sebesar Rp. 1.571.000,- dan modal pinjaman di Bank sebesar Rp.
10.000.000,- . Ia pun menghitung pengeluaran biaya peralatan dan perlengkapan
usahanya yaitu :

1. Peralatan Kerja
No
1
2
3
4
5
6

Nama Barang
Kompor Gas
Gas LPG 3 kg
Wajan
Susruk
Tampah
Pisau

Jumlah
2
2
1
1
2
2

2. Perlengkapan Kerja
No
1
2
3

Nama Barang
Nota
Plastik
Transport

Jumlah
1
1 pcs
1 liter bensin

Harga
Rp. 3000,Rp. 3000,Rp. 7000,-

3. Rencana Belanja Bahan Baku (Variabel kost) Per Bulan


No Nama Barang
1
Pisang
2
Tepung beras
3
Kelapa
4
Minyak goreng
5
Telur
6
Keju
7
Balado
8
Berbeque
9
Gula Merah
10 Gas
11 Nota
12 Plastik
13 Transport
TOTAL

Jumlah
10 kg
30 kg
30 biji
30 liter
60 butir
15 bungkus
15 bungkus
1 bungkus
15 bungkus
8 buah
30
30 pcs

Harga Beli
@20.000,@5.500,@3.000,@12.000,@1500
@8000
@5000
@5000
@10000

Jumlah Harga
Rp. 200.000,Rp. 165.000,Rp. 90.000,Rp. 360.000,Rp. 90.000,Rp. 120.000,Rp. 75.000,Rp. 75.000,Rp. 150.000,Rp. 136.000,Rp. 50.000,Rp. 30.000,Rp. 210.000,Rp. 1.571.000,-

4. Biaya Tetap (Fixed cost)


No Nama Barang
1
Kontrak toko/bulan
2
Kursi meja,lemari
3
Kulkas
4
Listrik, air, dll
5
Sewa telpon
6
Periklanan
7
Upah /Gaji
7
Biaya Pengadaan
8
Biaya tak terduga
TOTAL

Jumlah Harga
Rp. 250.000,Rp. 2.000.000,Rp. 1.500.000,Rp. 300.000,Rp. 200.000,Rp. 350.000,Rp. 3,750.000,Rp. 3.000.000,Rp. 1.000.000,Rp. 12.350.000,-

Total Biaya (Total Cost)


TC = TVC + TFC
TC = Rp 1.571.000,- + Rp 12.350.000,TC = Rp 13.921.000,-

5. Pendapatan
OMSET (PENDAPATAN)
Proyeksi Omset dari usaha Dampo pisang ini dari hasil perhari adalah:
Hari
Hari 1
Hari 2
Hari 3
Hari 4
Hari 5

Penghasilan
Rp 550.000,Rp 500.000,Rp 600.000
Rp 850.000
Rp 750.000,-

Hari 6
Hari 7
Hari 8
Hari 9
Hari 10
Hari 11
Hari 12
Hari 13
Hari 14
Hari 15
Hari 16
Hari 17
Hari 18
Hari 19
Hari 20
Jumlah

Rp 800.000,Rp 900.000,Rp 850.000,Rp 900.000,Rp 1.050.000,Rp 700.000,Rp 800.-00,Rp 600.000,Rp 750.000,


Rp 850.000,Rp700.000,Rp 850.000,Rp 850.000,Rp 950.000,Rp 1.100.000,Rp 16.750.000,-

6. Penghitungan Harga
a. Harga Pokok/Biaya Variabel = Rp 1.571.000,b. Hpp per Bungkus
= Rp 1.571.000,- / 500
= Rp 3.142,- Rp
4.000,c. Laba yang diinginkan = Rp 10.000.- Rp 4.000,-

= Rp 6.000,-

7. Analisis Titik Impas (Break-Event Point)


BEP = Biaya Tetap = Rp 12.350.000,- = 2.058 bungkus
Profit

Rp 6.000,-

Berarti akan BEP dalam = 2.058 / 500 = 4.116 bulan


SUMBER DANA INVESTASI
Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana
pinjaman dari bank, yaitu:
Modal sendiri :

Rp

5.000.000,00

(40%)

Kredit Bank :

Rp 10.000.000,00

(60%)

Total

Rp 15.000.000,00 (100%)

Pengembalian Pinjaman
Biaya pinjaman senilai Rp. 10.000.000,- berjangka 5 tahun dengan bunga sebesar 10
% dan pembayaran akan dilakukan setiap tahun.
Tahun
0
1
2
3
4
5

Bungan 10 %
Rp. 1.000.000,Rp. 800.000,Rp. 600.000,Rp. 400.000,Rp 200.000,-

Cicilan Pokok

Pembayaran

Saldo Pinjaman

Rp. 2.000.000,Rp. 2.000.000,Rp. 2.000.000,Rp. 2.000.000,Rp. 2.000.000,-

Pokok
Rp. 3.000.000,Rp. 2.800.000,Rp. 2.600.000,Rp. 2.400.000,Rp. 2.200.000,-

Rp. 10.000.000,Rp. 8.000.000,Rp. 6.000.000,Rp. 4.000.000,Rp. 2.000.000,Rp. 0,-

CASH FLOW STATEMENT


Untuk SIsa Tahun 2011

Cash Flow

September (Rp)

Oktober (Rp)

November

Desember

Total

sisa

(Rp)

(Rp)

Tahun 2011

Pemasukan
Tunai
Saldo

16.750.000

17.250.000

17.800.000

18.100.000

51.800.000

16.750.000

17.250.000

17.800.000

18.100.000

51.800.000

tetap/bulan
Sewa

300.000

350.000

370.000

350.000

1.370.000

Listrik
Periklanan
Sewa

350.000
200.000

300.000
230.000

320.000
215.000

280.000
170.000

1.250.000
815.000

Pendapatan
Total
Pengeluara
n Tunai
Biaya

telepon

Upah/Gaji
Biaya

3,750.000
3.000.000

3,750.000
3.000.000

3,750.000
3.000.000

3,750.000
3.000.000

15.000.000
12.000.000

pengadaan
Biaya tak 1.000.000

1.000.000

1.000.000

1.000.000

4.000.000

terduga
Total

11.675.000

11.835.000

11.787.000

47.647.000

12.350.000

pengeluara
n tunai
Saldo awal

1.150.000

1.150.000

CASH FLOW STATEMENT


Untuk Periode 2011 -2015

Cash Flow
Pemasukan

2011 (Rp)

2012 (Rp)

2013 (Rp)

2014 (Rp)

2015 (Rp)

Tunai
Saldo

51.800.000 54.800.00

61.500.000

67.600.000

71.400.000

Pendapatan
Total

0
51.800.000 54.800.00

61.500.000

67.600.000

71.400.000

0
Pengeluaran
Tunai
Biaya
tetap/bulan
Pembayaran

3.000.000

2.800.000

2.600.000

2.400.000

2.200.000

pinjaman
Sewa Listrik
Periklanan
Sewa telepon
Upah/Gaji

1.370.000
1.250.000
815.000
15,000.000

5.570.000
1.670.000
4.415.000
24,000.00

5.570.000
1.670.000
4.415.000
24,000.000

5.570.000
1.670.000
4.415.000
24,000.000

5.570.000
1.670.000
4.415.000
24,000.000

Biaya

0
12.000.000 22.000.00

22.000.000

22.000.000

22.000.000

6.000.000

6.000.000

6.000.000

pengadaan
Biaya
tak 4.000.000

0
6.000.000

terduga
Total

47.647.000 51.675.00

pengeluaran
tunai
Saldo awal

50.835.000

49.787.000

48.647.000

39.350.000

51.550.000

71.600.000

0
1.150.000

14.950.00
0

LABA (KEUNTUNGAN)
1. Grass profit
Untuk menghitung laba kotor (Grass profit) rumusnya adalah :
Omset Variabel Cost = 16.750.000 - 1.571.000= Rp 15.179.000,2. Nett profit
Untuk menghitung laba bersih (Nett profit) rumusnya adalah :
Grass profit total fixed cost =15.179.000 12.350.000= Rp 2.829.000.,ANALISIS SWOT
Analisis SWOT adalah analisis berdasarkan Strong (Kekuatan), Weak
(Kelemahan), Opportunity (Kesempatan), dan Threat (Ancaman). Sebelum buka
usaha lebih baik Anda melakukan analisis SWOT untuk rencana usaha yang akan
dipilih dan lakukan analisis SWOT pada usaha pesaing. Tujuannya agar Anda dapat
mengetahui kekuatan, kelemahan usaha Anda, dan juga menganalisis apa kesempatan
yang membuat usaha Anda dapat maju dan juga ancaman yang dapat menjadi kendala
pada usaha.

1. Kekuatan (Strength)

a. Pisang merupakan buah yang diminati banyak orang di semua kalangan


masyarakat.
b. Mudahnya untuk mendapatkan bahan baku.
c. Menyajikan makanan yang berkualitas tinggi dengan menggunakan bahanbahan alami.
d. Semakin banyak penyakit yang timbul dikalangan masyarakat, dikarenakan
makanan yang kurang sehat. Disini kami menawarkan makanan yang sehat
dengan harga yang terjangkau.
e. Kekuatan yang terdapat pada dampo pisang dibandingkan dengan buahbuahan lainnya adalah buah pisang merupakan komoditas buah tropis yang
sangat popular di dunia. Hal ini dikarenakan rasanya lezat, gizinya tinggi, dan
harganya relatif murah. Pisang merupakan salah satu tanaman yang
mempunyai prospek cerah di masa datang karena di seluruh dunia hampir
setiap orang gemar mengkonsumsi buah pisang. Selain itu juga pisang
mengandung kalium dalam dosis besar dan sedikit kromium, yang diperlukan
untuk pembentukan enzim. Baik untuk divertikulitis, ulkus, kolitis, heartburn,
dan kelelahan. Secara tradisional, air umbi batang pisang kepok dimanfaatkan
sebagai obat disentri dan pendarahan usus besar sedangkan air batang pisang
f.

digunakan sebagai obat sakit kencing dan penawar.


Pisang merupakan salah satu bahan pangan penting di daerah tropika
basah. Buah yang masih berwarna hijau mengandung 40% karbohidrat dan
6% protein, vitamin dan mineral. Satu ton buah pisang masak hijau
mengandung sekitar 545 kg daging buah segaratau 218 kg daging buah
kering, setara dengan 364 800 kalori. Hasil pengujian oleh Direktorat Gizi
(1979) menunjukkan bahwa daging buah pisang mengandung protein, lemak,
karbohidrat, kalsium, fosfor, besi dan vitamin A, B, C, dan air. Setiap 100 g
daging buah pisang masak menghasilkan kalori sebesar 68-127 kcal. Ditinjau
dari segi enerji dan gizi, tanaman pisang dapat menggantikan kedudukan

ubikayu.
g. Ditinjau dari nilai gizinya, daging buah (pulp) pisang mengandung air sebesar
70 %, karbohidrat 27 %, serat kasar 0,5 %, protein 1,2 %, lemak 0,3 %, abu

0,9 % dan vitamin serta mineral sebesar 0,1 %. Pada pisang yang masih hijau
tetapi sudah cukup tua mempunyai kandungan karbohidrat sebesar 21 - 25
persen. Selain itu tanaman pisang sangat mudah dibudidayakan dan cepat
menghasilkan sehingga lebih disukai petani untuk dibudidayakan, contohnya
saja di Indonesia tepatnya di Kabupaten Cianjur banyak ditanami pohon
pisang, daerah ini sendiri mempunyai luas wilayah 350.148 Ha dengan jumlah
penduduk 1.931.840 jiwa dan laju pertumbuhan penduduk 1,57 % merupakan
potensi yang cukup besar.
2. Kelemahan ( Weakness )
a. Ada kekuatan pasti ada kelemahan. Kelemahan pada komoditi pisang
khususnya di Indonesia adalah kurangnya kepedulian pemerintah terhadap
perkebunan maupun petani pisang karena pemerintah hanya sibuk mengurusi
urusan politik saja urusan perkebunan khususnya pisang terlupakan. Alhasil
Kualitas SDM relatif masih rendah dan banyak pula buah pisang yang
terserang hama yang mengakibatkan produksi buah pisang menurun.
Sebenaranya industri pengolahan pisang di Indonesia sudah mampu memasok
pasar domestik dan juga sudah mulai mengekspor. Namun terbatasnya daya
serap pasar domestik dan persaingan pasar yang semakin ketat, sehingga
kesinambungan industri pengolahan masih kurang lancar. Hal ini dikarenakan
rendahnya daya saing produk pada aspek jaminan mutu / penerapan HACCP
(Hazard Analytical Critical Control Point) dan jaminan suplai, manajemen
distribusi, time delivery, cost efficiency, product appearance, tuntutan atribut
produk misalnya kesesuaian dengan ISO series (ecolabeling, ecoefficiency),
dll sesuai dengan tuntutan pasar.
b. Kurangnya publikasi tentang makanan tradisional sehingga banyak orang
yang tidak mengetahui makanan tradisional daerah sendiri.
c. Varian yang banyak membuat konsumen bingung untuk membeli, karena
mereka belum tentu paham benar mengenai perbedaan tiap produk.
d. Terbatasnya tenaga kerja yang mengerti tentang pisang.

e. Keseluruhan aspek tersebut merupakan hambatan ekspor yang menurut


tatacara aturan perdagangan global WTO dimasukkan dalam kategori SPS
(Sanitary dan Phytosanitary) dan TBT (Technical Barrier to Trade). Misalnya
saja Negra Jepang yang menolak masuknya beberapa buah-buahan Indonesia
seperti pisang dan beberapa jenis buah-buahan lainnya dengan alasan lalat
buah. Dalam hal ini Indonesia tidak mengajukan protes ke Komisi SPS WTO
karena kenyataannya memang terjadi di Indonesia dan Indonesia sejauh ini
belum mampu mengatasinya, dan masih banyak lagi kelemahan lainnya.
Kelemahan - kelemahan ini terjadi tidak lain dan tidak bukan karena
kurangnya perhatian pemerintah terhadap perkebunan pisang.
3. Peluang ( Opportunity )
a. Sebenarnya buah pisang mempunyai peluang yang cukup besar. Hal ini
karena buah pisang mudah didapat sehingga besarnya angka konsumsi buah
pisang yang tak berhenti akan membuat peluang ekspor menjadi lebih besar
dimasa mendatang. Dan banyaknya pengusaha - pengusaha menjadikan
pisang sebagai lahan bisnis baru yang juga akan memperbesar peluang
produksi pisang. Keuntungan yang di peroleh dari produksi pisang juga sangat
besar, misalkan saja Usaha tani pisang yang sekarang dilakukan oleh
penduduk umumnya masih tergolong"low input, sehingga secara ekonomis
memberikan keuntungan petani.
b. Belum adanya resto yang bertemakan Nurul Si Dampo Pisang maupun
ditempat lain.
c. Makanan tradisional banyak di buru sebagai buah tangan.
d. Kami ingin mewujudkan keinginan para pecinta pisang yang ada di Makassar.
e. Analisis kelayakan ekonomis usaha tani pisang secara monokultur
menunjukkan prospek yang sangat menguntungkan.
4. Kendala ( Threat )
Setiap kegiatan pasti mempunyai kendala, tak terkecuali dalam pengembangan
produksi pisang. Kendala yang di hadapi dalam pengembangan pisang antara lain :

a. Banyaknya toko disekitar gerai kami yang juga menjual makanan. Mereka
bisa menjadi pesaing kami dalam hal mendapatkan pelanggan.
b. Kenaikan harga bahan pangan yang tidak menentu, sehingga mempengaruhi
harga dari produk yang kami tawarkan.
c. Munculnya makanan-makanan dari luar negeri yang menyebabkan makanan
tradisional semakin sulit di jumpai.
d. Tingkat kebosanan konsumen.
e. Ketidakpastian iklim politik, situasi dan kondisi stabilitas nasional yang
belum sepenuhya pulih, secara langsung maupun tidak langsung berimbas
pula pada goyahnya stabilitas daerah.
f. Ketidakpastian perekonomian nasional, pertumbuhan ekonomi daerah tidak
g.

terlepas dari fenomena pertumbuhan ekonomi nasional.


Ketidakmenentuan iklim global.

Dengan adanya mata kuliah kewirausahaan diharapkan menjadi motivasi bagi


mahasiswa untuk lebih kreatif dan menjadi awal dari pengalaman potensi yang
dimulai sebagai acuan dimasa yang akan datang.
Dan setiap Kita berwirausaha harus ada niat, kemauan, dan tekad untuk maju
serta berdoa kepada Allah semoga melancarkan usaha sampai akhir. Ini yang
menjadi modal saya untuk bisa melakukan usaha khususnya bidang usaha
perdagangan dampo pisang.