Anda di halaman 1dari 11

TUGAS MATA KULIAH

ANALISIS DESAIN SISTEM INFORMASI


MAKALAH TENTANG MODEL WATERFALL/SLDC
Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Analisis Desain Sistem Informasi

Oleh :
Fakhrur Rozie
Dudin Qohar
Hanifan Musliman
Malik Abdul Aziz

/10114116
/10114117
/10114140
/10114547

ADSI - 9

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
2016

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan, atas ridho Allah swt sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini sebagai bahan latih kami untuk memperlajari isi dari makalah
tersebut.
Kami mengetahui bahwa makalah kami ini masih jauh dari kesempurnaan oleh
karena itu lah kami sangat mengharapkan saran dari semua pihak yang bersifat
mendukung demi pembelajaran kami kedepan dalam penyusunan makalah berikutnya.
Pembuatan makalah ini kami buat materi yang di berikan kepada kami sebagai
acuan dalam menguasai selain itu kami juga melakukan tambahan referensi melalui
internet. Apabila dalam penulisan makalah ini kiranya ada kesalahan kami mohon maaf
sebesar-besarnya, terimakasih.

Penulis

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ................................................................................................................... i
Daftar Isi ............................................................................................................................ ii
BAB I Pendahuluan ........................................................................................................... 1
A. Latar Belakang ...................................................................................................... 1
B. Tujuan .................................................................................................................... 1
C. Perumusan Masalah .............................................................................................. 1
BAB II Pembahasan ............................................................................................................ 2
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pengertian SLDC .................................................................................................. 2


Fungsi SLDC ........................................................................................................ 2
Model Waterfall .................................................................................................... 3
Tahap Pengenbangan Waterfall ............................................................................ 5
Keuntungan Model Waterfall ................................................................................ 6
Kelemahan Model Waterfall ................................................................................. 6

BAB III Penutup ................................................................................................................ 7


1. Kesimpulan ........................................................................................................... 7
Daftar Pustaka .................................................................................................................... 8

ii

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Metode pengembangan sistem waterfall. Model SDLC air terjun (waterfall)


sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linier). metode Waterfall
SDLC ini menggambarkan aliran proses kerjanya dari atas kebawah jadi seperti air
terjun, Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara
sekuensial atau urut dimulai dari analisis, desain, pengkodean, pengujian dan tahap
support.
Winston

Royce

ialah

penemu

dari

metode

Waterfall

SDLC.

ia

mendokumentasikannya pertama kali pada tahun 1970 dan menjadi SDLC terpopuler
pada awalnya karena metodenya yang mudah dipahami dan memang yang pertama
kali diperkenalkan di dunia Software Enggineering. Proses yang linier dan berurutan
menjadikan Waterfall SDLC model yang cukup sederhana dan cocok untuk Software
Developer pemula.
System Development Lyfe Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam
membangun sistem melalui beberapa langkah. Ada beberapa model SDLC. Model
yang cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain
SDLC misalnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan
synchronize & stabilize.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Mengetahui pengertian SLDC
2. Mengetahui fungsi SLDC
3. Mengetahui pengetahuan tetang model waterfall
4. Mengetahui kelebihan dan kekurangan model waterfall

C. Perumusan Masalah
Rumusan masalah yang kami angkat ini adalah mengkaji tentang pemodelan
software dengan model Waterfall dan bagai mana tahap-tahap dalam menggunakan
modelwaterfall.

BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian SLDC
System Development Lyfe Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam
membangun sistem melalui beberapa langkah. Ada beberapa model SDLC. Model yang
cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain SDLC
misalnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize &
stabilize.
2. Fungsi SLDC
Untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dan langkah-langkah dari setiap
tahapan yang secara garis besar terbagi dalam tiga kegiatan utama, yaitu :
a. Analysis
b. Design
c. Implementation
Setiap kegiatan dalam SDLC dapat dijelaskan melalui tujuan (purpose) dan hasil
kegiatannya (deliverable).

SDLC adalah tahapan-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan
programmer dalam membangun sistem informasi. Langkah yang digunakan
meliputi :

Melakukan survei dan menilai kelayakan proyek pengembangan sistem


informasi

Mempelajari dan menganalisis sistem informasi yang sedang berjalan

Menentukan permintaan pemakai sistem informasi

Memilih solusi atau pemecahan masalah yang paling baik

Menentukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)

Merancang sistem informasi baru

Membangun sistem informasi baru

Mengkomunikasikan dan mengimplementasikan sistem informasi baru

Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru


bila diperlukan

3. Model Waterfall
a. Pengertian
Waterfall atau AIR terjun adalah model yang dikembangkan untuk
pengembangan perangkat lunak, membuat perangkat lunak. model berkembang secara
sistematis dari satu tahap ke tahap lain dalam mode seperti air terjun.
Model ini mengusulkan sebuah pendekatan kepada pengembangan software yang
sistematikdan sekuensial yang mulai dari tingkat kemajuan sistem pada seluruh analisis,
desain, kode, pengujian dan pemeliharaan. Model ini melingkupi aktivitas-aktivitas
sebgai berikut : rekayasa dan pemodelan sistem informasi, analisis kebutuhan, desain,
koding, mengujian dan pemeliharaan.
Model pengembangan ini bersifat linear dari tahap awal pengembangan system
yaitu tahap perencanaan sampai tahap akhir pengembangan system yaitu tahap
pemeliharaan. Tahapan berikutnya tidak akan dilaksanakan sebelum tahapan sebelumnya
selesai dilaksanakan dan tidak bisa kembali atau mengulang ke tahap sebelumnya.
1. Tahapan atau fase model waterfall
Ini adalah gambar tahapan atau fase yang paling umum tentang model waterfall

Akan tetapi Roger S. Pressman memecah model ini menjadi 6 tahapan meskipun
secara garis besar sama dengan tahapan-tahapan model waterfall pada umumnya.
Berikut adalah Gambar dan penjelasan dari tahap-tahap yang dilakukan di dalam
model ini menurut Pressman:

Analisis
Analisis sistem dilakukan untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi
permasalahan-permasalahan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhankebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikan

Desain
Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang focus pada desain
pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat
lunak, representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi
kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar
dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya

Implementasi
Implementasi dan pemeliharaan sistem, yaitu menerapkan dan memelihara
sistem yang telah dibuat

Pengodean
Desain harus ditranslasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari
tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap
desain

Pengujian
Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional
dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk
meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai
yang diinginkan agar software bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai
dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya.

Maintenance.
Pemeliharaan suatu software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah
pengembangan, karena software yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika
dijalankan mungkin saja masih ada errors kecil yang tidak ditemukan sebelumnya,
atau ada penambahan fitur-fitur yang belum ada pada software tersebut.
Pengembangan diperlukan ketika adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti
ketika ada pergantian sistem operasi, atau perangkat lainnya.

b. Karakteristik
Dalam model ini terdapat beberapa sifat-sifat yang menojol dan
cenderung menjadi permasalahan pada model waterfall.
Ketika problem muncul, maka proses berhenti karena tidak dapat menuju
ke tahapan selanjutnya. Apabila terdapat kemungkinan problem tersebut
muncul akibat kesalahan dari tahapan sebelumnya, maka proses harus
membenahi tahapan sebelumnya agar problem ini tidak muncul.
Karena pendekatannya secara sequential, maka setiap tahap harus
menunggu hasil dari tahap sebelumnya. Hal itu tentu membuang waktu
yang cukup lama, artinya bagian lain tidak dapat mengerjakan hal lain
selain hanya menunggu hasil dari tahap sebelumnya.
4. Tahap Pengembangan Waterfall
Tahap tahap pengembangan waterfall model adalah

Analisis dan definisi persyaratan


Pelayanan, batasan, dan tujuan sistem ditentukan melalui konsultasi dengan
user.
Perancangan sistem dan perangkat lunak
Kegiatan ini menentukan arsitektur sistem secara keseluruhan
Implementasi dan pengujian unit
Perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program
Integrasi dan pengujian sistem
Unit program diintegrasikan atau diuji sebagai sistem yang lengkap untuk
menjamin bahwa persyaratan sitem telah terpenuhi
Operasi dan pemeliharaan
Merupakan fase siklus yang paling lama. Sistem diinstall dan dipakai.
Perbaikan mencakup koreksi dari berbagai error, perbaikan dan implementasi unit
sistem dan pelayanan sistem.

5. Keuntungan Model Waterfall

Proses menjadi lebih teratur

Merupakan model pengembangan paling handal dan paling lama digunakan.

Cocok untuk system software berskala besar.

Cocok untuk system software yang bersifat generic.

Pengerjaan project system akan terjadwal dengan baik dan mudah dikontrol.

6. Kelemahan Model Waterfall


Waktu pengembangan lama. hal ini dikarenakan input tahap berikutnya adalah
output dari tahap sebelumnya. Jika satu tahap waktunya molor, maka waktu
keseluruhan pengembangan juga ikut molor.
Biaya juga mahal, hal ini juga dikarenakan waktu pengembangan yang lama
Terkadang perangkat lunak yang dihasilkan tidak akan digunakan karena sudah tidak
sesuai dengan requirement bisnis customer. hal ini juga dikarenakan waktu
pengembangan yang lama. selain itu dikarenakan waterfall merupakan aliran yang
linear, sehingga jika requirement berubah proses tidak dapat diulang lagi.
Karena tahap-tahapan pada waterfall tidak dapat berulang, maka model ini tidak
cocok untuk pemodelan pengembangan sebuah proyek yang memiliki kompleksitas
tinggi.
Meskipun waterfall memiliki banyak kelemahan yang dinilai cukup fatal, namun
model ini merupakan dasar bagi model-model lain yang dikembangkan setelahnya.
Persyaratan system harus digambarkan dengan jelas.

Rincian proses harus benar-benar jelas dan tidak boleh berubah-ubah.

Sulit untuk mengadaptasi jika terjadi perubahan spesifikasi pada suatu tahapan
pengembangan

BAB III
KESIMPULAN
Kesimpulan
Perkembangan dunia industri teknologi di dunia semakin pesat, hal ini
menjadikan persaingan setiap perusahaan semakin kuat pula. Jika di hubungkan dengan
pemodelan analisis perangkat lunak terletak pada jenis pemodelannya, karena pada
dasarnya pemodelan analisis bermacam-macam. Hal inilah yang di manfaatkan oleh
perusahaan perangkat lunak atau pembuatan software.

DAFTAR PUSTAKA
-

http://astrinursetiawati.blogspot.com/2011/03/pembangunan-perangkatlunak.html
http://www.fakhrurozy.co.cc/2009/11/model-rekayasa-piranti-lunakyang.html
https://pujidesi.wordpress.com/2011/05/02/pengertian-waterfall-2/
https://pujidesi.wordpress.com/2011/05/02/pengertian-sdlc-dan-tahapantahapannya/