Anda di halaman 1dari 6

1

Keluarga Binaan Tn. Umin


Keluarga binaan Tn. Umin terdiri dari 5 anggota keluarga, yaitu keluarga
Tn. Umin sebagai kepala keluarga, Istrinya bernama Ny. Aminah, Anaknya ke 2
bernama Mimi Aditya, anak ke 4 bernama Suhari dan Anaknya ke 6 bernama
Nurhayati.
Keluarga Tn. Agus bertempat tinggal di kampung Pangkalan, RT 003/RW
005, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Propinsi
Banten. Tn. Umin, berusia 62 tahun, bekerja sebagai buruh bangunan di daerah
Tegal Angus dengan penghasilan berkisar Rp 2.000.000 perbulan. Pendapatan
Tn. Umin digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti
membeli makanan, membayar listrik, pengobatan, kebutuhan rumah dan lain-lain.
Istrinya, Ny. Aminah berusia 47 tahun, bekerja sebagai guru mengaji di
perumahan rumahnya. Pendidikan Tn. Umin dan Ny. Aminah SD kelas 3.
Tn. Umin memiliki 6 orang anak, 2orang anak telah menikah sedangkan 3
orang anaknya belum menikah dan mash tinggal bersama Tn. Umin. Anak
keduanya bernama Tn. Mimy Aditya, berusia 29 tahun, tidak bekerja. Dia mampu
membaca dan menulis karena dia sempat mengenyam pendidikan hingga tamat
Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tn. Mimy Aditya sampa saat ini belum

menikah.
Tn. Suhari., berusia 26 tahun, bekerja sebagai buruh di pabrik dengan
penghasilan sekitar Rp. 1.500.000,- per bulan yang digunakan untuk kebutuhan
hidup sehari- hari. Dia mampu membaca dan menulis karena dia sempat
mengenyam pendidikan hingga tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). Tn. Suhari
sampai saat ini belum menikah.
Nn. Nurhayati., berusia 22 tahun, bekerja sebagai buruh di pabrik dengan
penghasilan sekitar Rp. 900.000,- per bulan yang digunakan untuk kebutuhan
hidup sehari- hari. Dia mampu membaca dan menulis karena dia sempat
mengenyam pendidikan hingga tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). Nn.
Nurhayati sampai saat ini belum menikah.

Keluarga Tn. Umin tinggal di perumahan padat penduduk. Rumah milik


sendiri, dengan luas tanah sekitar 230m2 dan luas bangunan berukuran 10 m x 6
m. Bangunan tempat tinggal tidak bertingkat, berlantaikan keramik, hanya bagian
dapur yang berlantaikan semen, beratapkan genteng dengan plafon, dan
dindingnya terbuat dari batu bata dan disemen di seluruh bangunan tempat
tinggal. Ventilasi yang ada berasal dari pintu depan 30 cm x 60 cm, dan di kamar
tidur 15 cm x 15 cm. Jendela yang berada di samping pintu depan 100 cm x 40 cm
dan memberikan jalan untuk cahaya dan udara masuk kerumah. Tidak terdapat
jendela di kamar tidur sehingga hanya bisa sedikit dimasuki cahaya matahari.
Rumah ini terdiri dari satu ruang tamu sekaligus ruang keluarga dan berukuran 4
m x 5 m, dua kamar tidur masing-masing berukuran 2.5 m x 2.5 m. Satu kamar
digunakan oleh Tn. Umin bersama Ny. Erna, sedangkan anaknya menggunakan
kamar tidur yang lainnya. Selain itu terdapat satu ruang dapur 3 m x 3 m.
Pencahayaan di rumah ini terdapat 6 buah lampu di dalam rumah, berwarna putih
dan kuning. Dan terdapat 1 buah lampu di teras serta halaman belakang rumah,
berwarna putih. Keluarga ini memiliki kamar mandi dengan jamban.
Rumah Tn. Umin terletak di pemukiman yang padat penduduk. Rumah
Tn. Umin berada di pinggir jalan utama. Di samping kiri dan kanan terdapat
rumah tetangganya Tn. Umin.
Keluarga Tn. Umin memiliki kebiasaan makan dua kali sehari. Istri Tn.
Umin, Ny. Aminah memasak makanan dengan menu seadanya, contoh menu
yang disajikan sehari-hari ialah nasi, ikan, tempe, sayuran dan terkadang
menggunakan telur, ayam, ataupun daging. Ny. Aminah memasak satu kali sehari
untuk makan siang dan makan malam untuk semua anggota keluarga.
Semua anak Ny. Aminah lahir normal dirumah dengan bantuan dukun.
Ny. Erna tidak mau ke bidan ataupun rumah sakit karena sudah menjadi kebiasaan
turun-temurun. Semua anak Ny. Aminah juga lahir dengan berat badan normal
dengan rata-rata berat lahir 3000 gram. Sejak lahir keenam anak Tn. Umin
mendapatkan imunisasi, diberikan ASI eksklusif dan makanan pendamping sesuai
dengan usia.

Ketika ada anggota keluarga yang sakit ringan, keluarga ini biasanya
memilih berobat dengan membeli obat warung dulu, bila tak ada perbaikan dan
sakit dirasa cukup berat baru berobat ke puskesmas. Keluarga Tn. Umin tidak
memiliki kartu jaminan kesehatan nasional. Saat ini keluarga Tn. Umin tidak ada
yang sedang sakit dan tidak ada riwayat sakit yang lamaataupun dirawat.
Keluarga Tn. Umin ada yang merokok yaitu Tn. Umin yang merokok
aktif dan kedua anak laki-lakinya. Keluarga Tn. Umin mengaku mencuci tangan
sebelum makan dan jika tangan tampak kotor dengan menggunakan sabun. Tn.
Umin mengaku tidak ada kebiasaan berolahraga, hanya saat ketika berjalan
ketempat saja.
Dalam kesehariannya Tn. Umin menggunakan air dari sumur kemudian
disaring untuk mandi dan mencuci. Keluarga Tn. Umin mengumpulkan sampah di
bak belakang rumah jika terlihat sudah banyak, mereka membakarnya di halaman
depan rumah.
Tabel 1.11 Food Record Keluarga Tn. Umin

No.

1.

Nama

Tn.
Umin
Ny. Erna

Jenis
Kelamin

Tanggal Waktu
Makan

Menu
Makan

Banyaknya
URT

Laki-laki
Perempua
n

23 Juli
2016

Nasi
Ayam
goreng

1 porsi
1 potong

Tempe
goreng

1 porsi

Air putih

2 gelas

Pagi

Berat
(Gram)
100

Malam

Nasi
Ayam
goreng

1 porsi
1 potong

100

2 porsi
Tempe
goreng
2 gelas
Air putih
24 Juli
2016

Pagi

Malam

25 Juli
2016

Pagi

Nasi
Telur
dadar

1 porsi
1 butir

Tahu
goreng

2 butir

Air putih
Nasi
Telur
Ceplok

2 gelas
1 porsi
1 butir

Tahu
goreng

1 butir

Air putih
Nasi
Ikan
goreng

2 gelas
1 porsi
1 ekor

100
55

1 porsi

50

Air putih
Nasi
Ikan
goreng

2 gelas
1 porsi
1 ekor

100
55

Oseng
tempe

1 porsi

Air putih

2 gelas

Oseng
Tempe

Malam

100
55

50

100
55

50

50

Data Dasar Keluarga Tn. Iyus


Keluarga Tn. Iyus tinggal RT/RW 003/005, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluk
Naga, Kabupaten Tangerang. Di rumah ini Tn. Iyus tinggal dengan istri dan satu orang
anaknya. Tn. Iyus saat ini berusia 33 tahun , pekerjaan Tn.Iyus adalah peternak san
pedagang ikan lele. Istri Tn. Iyus bekerjasebagai pembungkus pernak-pernik. Tn. Iyus
miliki satu orang anak, berusia 6 tahun yang saat duduk di kelas 1 SD. Perekonomian
keluarga berasal dari Tn. Iyus dengan pendapatan Rp. 1.200.000-2.000.00,00 perbulan
dan Ny. Erna dengan pendapatan Rp. 200.000,00 perminggu Penghasilan Tn. Iyus
dirasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Keluarga Tn. Iyus tinggal disebuah bangunan rumah di atas tanah seluas 10 x 5.5
m2. Rumah Tn. Iyus terdiri dari teras rumah yang berukuran 4 x 1 m 2. Pada teras terdapat
2 buah sofa. Pada bagian dalam rumah terdapat sebuah ruang keluarga berukuran 4 x 3
m2. Di ruangan ini terdapat TV kecil, 2 buah lemari, dan 1 buah kipas. Ruang keluarga
sering digunakan untuk ruang makan, menonton TV, dan ruang tidur. Di samping ruang
keluarga terdapat satu kamar. Kamar utama berukuran 2.5 x2.5 m2, terdapat ventilasi
berukuran 20x10 cm2 diatas jendela. Untuk pencahayaan berasal dari 1 buah lampu
kuning ditiap ruangan. Terdapat dapur berukuran 3 x 2 m 2. Dapur ini berhubungan
dengan kamar tidur berukuran 2.5 x 2.5 m 2, namun kamar ini hanya digunakan sebagai
gudang. Tn Iyus tidak memiliki kamar mandi sendiri, selama ini menggunakan kamar
mandi disebelah rumahnya yaitu rumah orangtuanya. Kamar mandi tersebut terdapat
dibelakang rumah yang terdiri dari bak air, keran air, gayung, dan jamban jongkok
dengan leher angsa. Pada ruangan ini terdapat 2 buah ventilasi berukuran 10 x 10 cm 2.
Rumah ini mempunyai 1 pintu depan dan 1 jendela di ruang tamu (bagian depan rumah)
dengan ventilasi masing diatasnya berukuran 20 x 10 cm 2. Seluruh ruang di rumah ini
teralasi dengan keramik kecuali dapur dan kamar mandi yang memiliki alas lantai semen.
Rumah Tn. Iyus beratapkan seng.
Tn. iyus makan 3 kali sehari. Ny. Erna memasak nasi putih dan lauk pauk sendiri.
Lauk pauk yang biasa ia makan adalah ikan atau ayam. Sebelum dan sesudah makan

selalu mencucui tangan. Keluarga Tn. Iyus jarang memakan buah. Konsumsi air minum
dari galon.
Anak Tn. Iyus lahir di rumah dengan bantuan dukun. Selama kehamilan Ny. Erna
tidak pernah melakukan pemeriksaan ke dokter. Diakui tidak ada keluhan selama
kehamilan. Dari keterangan Tn. Iyus, Anaknya diberikan imunisasi dasar, namun tidak
mengetahui secara pasti lengkap atau tidaknya imunisasi dasar tersebut. Sewaktu kecil
anak Tn. Iyus diberikan ASI selama 6 bulan.
Rumah keluarga Tn. Iyus berada di lingkungan perumahan padat dimana tidak
terdapat sela antar rumah, dan di depan rumah tersebut terdapat jalanan kecil untuk akses
jalanan bagi masyarakat. Tn. Iyus memiliki tempat sampah di dalam rumah dan bila
penuh maka sampah akan dibawa ke lapangan depan rumah dan dibakar. Sumber air Tn.
Iyus berasal dari air tanah.
Dalam segi kesehatan, keluarga Tn. Iyus belum pernah mengalami sakit yang
serius. Gangguan kesehatan yang sering Tn. Iyus alami adalah pegal-pegal di bagian kaki.
Biasanya Tn. Iyus akan mengkonsumsi obat warung untuk mengatasi keluhan ini.. Tn.
Iyus baru akan berobat ke puskesmas bila obat warung yang ia konsumsi tidak bisa
menghilangkan keluhannya.
Tn. Iyus memiliki kebiasaan merokok. Ia biasa mengkonsumsi 1-2 bungkus
perhari. Tn. Iyus jarang berolahraga. Keluarga Tn. Iyus tidak memiliki kebiasaan
menabung. Kegiatan sehari-hari Tn. Iyus adalah di rumah setelah bekerja.