Anda di halaman 1dari 16

BAB II

PEMBAHASAN
A. Motif yang Mendorong Pembentukan Koloni
Alasan tradisional yang sudah memola bagi pembentukan koloni
Inggris di New South Wales adalah kebutuhan akan tempat pembuanggan
narapidana dari inggris, terutama setelah Amerika Serikat memperoleh
kemerdekaannya. Masalah narapidana ini berkaitan dengan kondisi masyrakat
yang sangat buruk pada waktu itu, terutama kemiskinan, pengangguran, dan
kejahatan. Namun bagaimana gambaran yang pasti mengenai kemiskinan dan
kejahatan yang melanda Inggris pada waktu itu tidak diketahui secara pasti.
Revolusi Industri telah mendorong terjadinya perubahan besar di
bidang ekonomi dan sosial. Dalam sussana seperti ini pemerintah Inggris tetap
ingin menegakan disiplin dan ketertiban dalam masyarakat sehingga
dilakukanla hukuman sebagai cara untuk mencegah terjadinya pelanggaran
hukum. Bahkan ada kecenderunggan pengadilan menjatuhkan hukuman berat
bagi kesalahan yang tergolong ringan, dengan harapan masyarakat takut
melanggar hukum. Akibatnya penghuni penjara semakin banyak , maka
jumlah narapidana yang harus dibuang pun semakin bertambah. Sehingga
New South Wales menjadi salah satu opsi sebagai tempat pembuanggan para
nara pidana itu.
Akan tetapi selain alasan diatas sebagian sejarawan berpendapat
bahwa alasan penting lainya untukmembuka koloni di New South Wales
adalah untuk menyediakan tempat persinggahan dan pangkalan pemasokan
kapal-kapal Inggris yang melintasi Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
Charles Wilson menyebut teori ini the naval supplies theory. Untuk menguji
kebenaran teori ini, perlu dikaji usaha-usaha peleyaran dan perdaganggan
Inggris di sekitar perairan Australia pada masa itu.
Sejak tahun 1770-an perdaganggan antara Inggris yang diwakili oleh
EIC dengan Cina semakin meningkat, dan pada decade berikutnta

perdaganggan ini menghasilkan keuntunggan yang besar. Kemungkinan rute


pelayaran ke Cina yang ditempuh oleh kapal-kapal Ingris adalah:
1. Melalui Selat Malaka;
2. Melalui Selat Sunda yang dikuasai oleh VOC;
3. Melalui rute Kapten Wilson, yaitu melalui selat di sebelah
barat pulau Seram dan Ternate;
4. Melalui pantai timur Australiake arah utara.
Kekhawatiran pelayaran kapal-kapal Inggris ke Cina akan terganngu
oleh Belanda yang berkuasa di Indonesia tentu akan mendorong Inggris
mengamankan rute pelayaran melalui pantai timur Australia.
Teori naval supplies ini berkaitan dengan laporan-laporan James
Cook dan teman-temannya setelah kembali dari kunjungan mereka ke Botany
Bay. Cook dan Joseph melaporkan bahwa New South Wales, New Zeland, dan
pulau-pulau sekitarnya ( terutama Norfolk) dapat menjadi supply base bagi
kapal-kapal Inggris, disana tumbuh pohon-pohonan yang dapat dijadikan
tiang-tiang dan bahan bangunan kapal lainnya.
Di sana juga banyak terdapat rami yang sangat berguna untuk bahan
pembuatan kanvas, kain layar, dan tali-temali kapal. Selanjutnya Matra
mengatakan bahwa membuka koloni di New South Wales akan membuat
Inggris kuat sebab memiliki naval base dan port of call yang strategis,
baik terhadap perairan Asia maupun Amerika Selatan.
B. Perkembangan Koloni Sampai dengan Masa Pemerintahan William Bligh
Keputusan membuka koloni di New South Wales oleh cabinet William
Pitt pada tahun 1786, diwujudkan dengan memberangkatkan rombongan
kolonis pertama pada 13 mei 1787. Rombongan ini berangkat dari Portsmouth
dibawah pimpinan Arthur Phillip dengan 11 buah kapal dan tiba di Botany
Bay pada 18 januari 1788. namun menurut phillip tempat ini tidak layak huni
sehinnga dia melakukan penyelidikan ke sebuah tempat di sebelah utara
Botany Bay dan di tempat ini Phillip beserta anak buahnya tercengang melihat
pelabuhan yang sangat baik. Lalu tempat pilihanya ini diberi nama sesuai
dengan nama menteri dalam negeri yang bartangung jawab atas penririman

narapidana, Lord Sydney dan di tempat inilah berkambang kota Sydney


sekarang. Di tempat inilah pada tanggal 26 januari 1788 Phillip pertama
kalinya menegekkan bendera Inggris dan mendaratkan seluruh peserata
rombongganya.
Membangun suatu koloni dan membangun suatu masyarakat baru
bukanlah mudah. Apalagi dengan komposisi masyarakat yang sebahagian
besar narapidana. Phillip sebagai gubernur mengemban tugas yang tidaklah
mudah, dia diminta agar koloni itu bisa berproduksi. Sementara itu, dia harus
bisa menjaga agar persedian makanan yang dibawah dari Inggris cukup untuk
duabelas bulan.
Phillip segera mengusahakan pertanian di kokloni baru itu. Perumahan
dan rumah sakit perlu segera di bangun. Suara cangkul besi, kampak besi dan
alat-alat dari metal mulai terdengar. New South Wales telah melompat dari
zaman batu pada zaman modern. Namun dalam satu tahun pertama semuanya
itu tidak memperlihatkan hasil yang menggembirakan.
Tetapi pengalamanya tentang tenaga kerja

narapidana

telah

menbuatnya sadar bahwah koloni itu tidak akan berkembang jika hanya
mengandalkan tenaga karja dari narapidana sehingga ia berkesimpulan
bahwah masa depan permukiman itu sangat tergantung pada peran penduduk
bebas dan kepadanyalah para narapidana dapat ditugaskan sebagai pekerja.
Dengan susah payah Phillip mengusahakan agar koloni dapat
bersuasembada. Namun gubernur yang penuh pengabdian ini tidak cukup
lama menikmati buah kebijaksanaannya karena pada Desember 1792 ia
berlayar pulang ke Inggris. Tetapi setidaknya Phillip telah berhasil melewati
masa-masa kritis hingga koloni itu survive. Pada saat ia tinggalkan penduduk
koloni itu telah meningkat dari 1000 menjadi 4.500 orang, tanah yang sudah
di olah sudah mencapai 1.600 acre (1 acre = 040469 ha).
Phillip meninggalkan New South Wales pada tahun 1792. Pengantinya
adalah Hunter yang tiba disana pada bulan September 1795. Selam masa
kekosongan itu yang memimpin adalah seorang perwira senior New South

Wales Corps dengan pangkat Letna Gubernur, Mayor Francis Grose. Grose
bukanlah seorang yang mempunyai martabat dan keagungan seprti hal nya
Phillip namun ada beberapa tindakan yang dilakukanya dan itu sangat
membawa perubahan:
1. Ia memberikan hadia tanah kepada para perwira dan membujuk
mereka

mengerjakan

tanahnya

dengan

memperkerjakan

para

narapidana dan menjual kelebihanya kepada pemerintah.


2. Mendorong para perwira melekukan perdangangan dendan membeli
barang-barang dari kapal-kapal yang tiba di koloni itu dan menjualnya
dengan harga yang ditentukan sendiri.
Dengan perdagangan yang di monopoli oleh perwira maka makin
banyak kekayaan koloni itu yang di pegang oleh para perwira. Bahakan ada
beberapa diantara mereka yang kekayaannya menumpuk dengan cepat. Tetapi
sekitar tahun 1800 para perwira mulai menjadi kelompok yang ekslusif.
Mereka sombong, tidak kenal toleransi, dan mereka menuntut penghormatan
dari masyarakat di luar kelompoknya. Pada masa itu ada tiga jenis tenega
kerja di koloni itu:
1. Narapidana yang dalam rangka pelaksanaan hukumannya harus
bekarja di gedung-gedung pemerintah dan jalan-jalan umum tampa
mendapat gaji.
2. Narapidana yang di pinjamkan kepada penduduk bebas atau orang
yang telah mendapat hadiah tanah. Tenaga kerja ini menjadi tanggung
jawab pemerintah dan mereka mendapat sedikit upah berupa tembakau
3.

dan gula.
Tenaga kerja bayaran, mereka ini adalah tenaga kerja bebas dan
jumahnya sangat sedikit. Sebagian besar dari p[ara narapidana yang
sudah bebas dari masa hukumannya.
Selama masa pemerintaha Letnan Gubernur New South Wales nampak

adanya kearah perusahaan bebas dan perusahaan pribadi namun hal semacam
ini terjadi karena di dukung oleh Letnan Gubernur dan akan menjdi masalah
pada masa setelah Letnan Gubernur digantikan.

Tahun 1795 masa pemerintahan Letnan Gubernur berakhir pengantinya adlah


Kapten John Hunter. Hunter segera mengatur langkah-langkah menentang
pertumbuhan kekuasaan para perwira itu. Namun di lain pihak para perwira
corps menghantam Hunter. Mereka mengirim surat kepada pemerintah Inggris
berisi keluhan terhadap pemerintahan Hunter. Para perwira juga sama sekali
tidak mau membantu Hunter dalam mengatur lalu lintas dan perdagangan
rum. Pada akhirnya pemerintah menarik Hunter pada tahun 1800 dan
menunjuk Philip Gidley King sebagai pengantinya.
King rupanya segera menyadari bahwah peredaran dan penggunaan
rum akan menggangu perkembangan koloni itu. Walaupun sangat lambat
tetapi King berhasil mengurangi peredaran dan penggunaan rum serta
membatasi kekuasaan para perwira. Tetapi hal ini menyebabkan para perwira
tidak menyukainya bahkan perna terjadi pertengkaran antara salah satu
perwira dengan Gubernur. Tetapi King bukanya mundur dari jabatanya
malahan ia mengeluarkan aturan bahwah makanan dan pemeliharaan assigned
convicts menjadi tanggung jawab majikan yang nenerimanya. Aturan ini
menyebabkan para perwira semakin marah dan mengirim surat tenteng
keluhan-keluhan mereka terhadap King. Sementara itu gubernur semakin lelah
oleh pertengkaran yang terus terjadi , lalu ia mengajukan permohonan
berhenti, akan tetapi pemerintah baru mengabulkanya tiga tahun beriktnya.
Pemerintah Inggris menyadari betul bahwan kekuasaan dan pengaruh
perwira Corps masih menghalagi kekuasaan gubernur, oleh karena itu
pemerintah berusaha memilih orang yang di rasa tepat mengantikan King.
Pilihan jatuh kepada Kapten William Bligh karena reputasi gemilang yang
perna diperlihatkanya. Tahun 1806 Bligh tiba di New Sout Wales, ia segera
menyelesaikan masalah rum yang selalu melelahkan dua Gubernur
pendahulunya. Karena wataknya yang kasar maka terjadilah pertengkaran
dengan Macarthur. Bligh menangkap Macarthur dan hendak mengadilinya dan
hal ini menimbulkan kemarahan para perwira yang sangat menghormati

Macarthur. 26 Januari 1808, Mayor George Johnson memerintahkan anak


buahnya menangkap Gubernur, William Bligh di pecat lalu Macarthur di
bebaskan. Johnson mengangkat dirinya sebagai penganti Bligh dan Kolonel
Paterson datang dan mengambil alih kedudukan Johnson. Pemerintah Inggris
tidak dapat terus bersabar dan mengalah, tiba saatnya bagi pemerintah
memberikan pukulan yang mematikan. Maka di utuslah Lachlan Macquaie
lengkap dengan pasukan yang langsung di pimpinnya sendiri.
C. Perkembangan Pada Masa Lachlan Macquarei
Setibanya di New South Wales, Macquarei segera mengumumkan agar
semua anggota New South Wales Corps mendaptarkan diri untuk kemudian di
pulangkan ke Inggris. Mereka tidak mau kembali karena terikat oleh kegiatan
perdagangan dan pertanian, boleh tetap tinggal dengan syarat harus
melepaskan dinas militernya. Dengan pengumuman ini berarati New South
Wales Corps di bubarkan, sehingga Gubernur dapat leluasa menjalankan
pemerintahannya.
Setelah upacara resmi memangku jabatan Gubernur pada 1 Januari
1810, ia berbicara dengan penuh semangat menyatakan niatnya menegakkan
kebenaran dan keadilan. Selama tahun 1811 dan 182 Macquarei mencapai
sukses. Surat-surat kabar, parlemen, dan pemerintah Inggris mengungkapkan
kemajuan derah koloni New South Wales dalam kehidupan agama, moral, dan
pendidikan.
Tindakan Macquarei yang sangat emancipists menyebabkan Free
settlers menuduhnya berlaku tidak adil karena lebih mengutamakan
emancipists. Mereka tidak menyetujui tindakan tersebut karena mereka yang
telah banyak memajukan Koloni dan tidak adil rasanya kalau mereka di
samakan. Menhadapi situasi seperti ini Macquarei tetap pada pendiriannya. Ia
mengatakan bahwa dia adalah Gubernur untuk semua orang di koloni itu.
Hal tersebut menyebabkan terjadinya perselisihan antara Macquarei
dan free settlers, meskipun tidak setajam perselisihan yang perna terjadi pada
Gubernur-Gubernur sebelumnya. Tetapi nampaknya pemerintah inggris tidak

inggin masalah tersebut berlarut-larut sehinga dikirimlah J.T Bigge seorang


pengacara kota London yang bertugas mencari imformasi penyebab terjadinya
perselisihan tersebut.
Pemerintahan Macquarei memang tidak sepenuhnya bisa mengatasi
masalah yang ada pada koloni itu, tetapi setidaknya dia telah banyak
melakukan perbaikan pada berbagai bidang. Bagaimana kemajuan New South
Wales semenjak pemerintahan Macquarei dapat di lihat pada pada data
berikut:

Tahun

1810

1821

Penduduk,termasuk tentara

11.590

38.778

Ternak bertanduk(sapi)
Biri-biri

12.442
25.888

102.939
290.158

Babi
9.544
33.906
Kuda
1.134
4.564
Luas tanah pertanian
7.615
32.267
Tabel di atas memperlihatka betapa besarnya kemajuan New South
Wales pada masa pemerintahan Macquarei. Sejalan dengan itu pantas kiranya
dia mendapat penghargaan sebagai Gubernur nomor dua terbaik setelah Athur
Phillip.
D. Eksplorasi Lanjutan dan Wilayah Koloni New South Wales
Daerah pemukiman new south wales berpuat di port Jackson
,parramata dan Hawkesbury river,luas daerah itu idak sebanding dengan
seluruh daratan Australia berarti benua Australia belum sepenuhnya di ketahui
hanya sebatas daerah pemukiman tersebut, daerah pedalaman Australia yang
terhalang oleh barisan pegunungan blue mountains, akan tetapi semuanya ini
akan terungkap bagi mereka setelah di lakukan eksplorasi,baik melalui laut
maupun daratan atau eksplorasi pedalaman.

Seri

pelayaran

yang

menyempurnakan

tentang

pantai

Australia,berpusat pada Matthew Flinders.pelaut kenamaan ini datang ke


Australia untuk pertama kalinya.dalam pelayaran itu dia berkenalan dengan
seorang dokter yang bernama George Bass.kedua orang ini berasal dari
Lincolnshire

dan

teryata

sama-sama

tertarik

pada

eksplorasi

dan

penemuan.mereka telah melakukan dua kali eksplorasi,dari dua kali


pengalaman itu merangsang selera Bass dan Flinders untuk sungguh-sungguh
melakukan tugas-tugas penemuan yang masih tertinggal.karena ketekunan
mereka mendorong gubernur Hunter menganjurkan mereka melakukan tugastugas eksplorasi lebih lanjut.pada ekspedisi yang pertama Bass menemukan
batu bara di suatu tempat yang sekarang bernama Coalcliff,sekitar 20 mil di
sebelah selatan Botany Bay.
Bass kemudian kembali ke Inggris pada tahun 1981 dia kembali lagi
ke New South Wales sebagai pemilik sebagian kapal dang yang bernama
Venus.Flinders kembali ke Inggris dalam tahun 1800. Atas pengaruh Sir
Joseph Banks, angkatan laut Inggris membujuknya untuk mengomandoi
Investigator dengan perintah memecahkan masalah yang masih tertinggal
yang berkaitan dengan bentuk New South Wales.,Ia tiba di pantai Australia 6
Desember 1801 dan berlabuh di King George Sound(Cape Leewin), dari titik
ini ia mulai menyesuri pantai Great Australia Bight dan sangat hati-hati
memetakannya, dalam tahun berikutnya, 1803, ia mengelilingi benua itu
dengan kapal bernama Investigator, Ia kemudian menerbitkan peta seluruh
benua itu.
Dengan mengikuti kegiatan eksplorasi yang di lakukan oleh Flinders
tersebut pantas sekirahnya kalau dia yang telah berbuat banyak terhadap
Australia member nama benua itu.
Akhir karir Flinders sebagai penyelidik sarat dengan kekurang
beruntungan.setelah ia mengellilingi Australia dengan Investigator,kapal itu
sudah tidak layak berlayar lagi.Flinders kemudian memutuskan untuk kembali
ke Inggris dan menerbitkan peta-petanya sambil meminta kapal lain.

Kalau bagian pantai Autralia sudah di ketahui bahkan dengan sangat


terinci, tetapi berbeda dengan wilayah pedalaman.kelambatan eksplorasi
pedalaman ini di bandingkan dengan eksplorasi pantai,oleh sebagian orang di
nilai karena latar belakang guburnur New South Wales yang sebagian besar
adalah angkatan laut kecuali Macquarei.
Di daerah pedalaman New South Wales terbentang tanah datar luas
yang rata, terhampar berates-ratus kaki tampa diseling oleh gunung atau bukit.
Tanah datar ini berakhir pada lereng bukit Barisan yang bagaikan tulang
punggung membentang dari utara ke selatan, dari Cape York ke Wilson
Promontory, kesulitan yang dialami untuk melintasi barisan pegunungan ini
tidaklah terletak pada ketinggian gunung-gunungnya yang mencapai 7000
kaki. Kesulitanya terletak pada keadaan dan bentuknys yang ibarat dataran
tinggi yang pecah-pecah dan terdiri dari bukit-bukit batu pasir, berwujud
ngarai yang terjal dan jurang yang tidak dapat dimasuki, yang disana sini
diselinggi oleh tulang-tulang rusuk berbatu yang berlapis-lapis melintang di
celah-celah itu. Dengan demikian sepertinya tidak ada celah berupa lembah
yang dapat di ikuti untuk memotong atau melintasi pegununggan itu.
Niat meluaskan area pemukiman baru itu merupakan salah satu faktor
kuat untuk melakukan penetrasai melewati pegununggan itu. Faktor lain yang
tidak kalah juga andilnya adalah semangat bertualang. Dalam hubunga ini
dapat disebutkan beberapa nama seperti Kapten William Paterson yang
memimpin satu rombongan Skot (1793), Hendry Hacking (1796), dan Geoge
Bass, dr yang sudah kita kenal dalam ekplorasi pantai(1796).
Kegagalan-kegagalan menembus mesteri Blue Montain berakhir pada
tahun 1813. Dalam tahun itu Gregory Blaxland, Lawsondan seorang pemuda
bernama William Charles Wentworth, berangkat dari dekat Penrith. Setelah
berhasil mencapai puncak pegununggan itu mereka melihat dataran luas dan
hijau di sebelah barat pegununggaan itu, yang sekarang di kenal dataran
Bathurst.

Pada tahun 1817-1818 John Oxley menemukan sumber sungai


Lachland dan sungai Macquarie. Penemuan Oxley yang sangat penting lagi
adalah penemuan dataran Liverfoll serta pemetaan area yang terletak antara
Port Macquarei dan Newcastle.
Tahun-tahun antara 1820 dan 1830 merupakan tahun-tahun yang
penting yang di isi oleh cerita-cerita pembukaan Australia. Tahun 1824, Hume
dan Hovell berangkat dari danau George menyebrangi sungai Murrumbudgee
dan Murayy memasuki daerah Victoria sekarang. Mereka hampir mencapai
dimana Geelong sekarang terletak. Tahun 1828 Charlles Sturt mengikuti
sungai Macquarei sampai ke titik dimana sungai itu bergabung dengan sungai
Darling.

Dalam

tahun

1829

rombonggan

Sturt

mengikuti

sungai

Murrumbudgee sampai ke titik pertemuannya dengan sungai Murray.


Selanjutnya Sturt menelusuri sngai Murray dampai ke titik pertemuannya
dengan sebuah sungai yang ia duga adalah sungai Darling, lalu melanjutkanya
sampai ke danau Alexandrina.
Keberhasilan melakukan

eksplorasi

ini,

baik

pantai

maupun

pedalaman membuka pintu bagi perluasan koloni tersebut. Bukan saja


perluasan koloni New South Wales dalam arti permukiman, tetapi juga bagi
kemungkinan berdirinya bagi kolono-koloni lain di sudut-sudut Strategis
Australia.

BAB III
REFERENSI
Drs. J. Siboro.Sejarah Australia.jakarta,1989.

MAKALAH
SEJARAH AUSTRALIA-OCEANIA
PEMBENTUKAN KOLONI INGGRIS DI NEW SOUTH WALES

KELOMPOK 8 :
FEBBRIZAL

17584

EEN SYAPUTRA

16148

GITO ROLIS

16149

ANUGRAH

18574

HELPARIANTO
SUNARYA PUTRA

18577

FAKULTAS ILMU SOSIAL


UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2012

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan


makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun
tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca memahami sejarah Australia dan Oceania
pada bagian Pembentukan daerah koloni Inggris di Australia yang kami sajikan
berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun
dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang
datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari
Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada guru/dosen pembimbing
yang telah banyak membantu penyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.
Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk
saran dan kritiknya. Terima kasih.

Padang, 13 Februari 2012

Pemakalah

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Setelah timbul masa revolusi Perancis yang menjadi triggered abad
pencerahan serta munculnya Revolusi Industri Inggris yang juga menjadi
salah satu pemicu Aufklarung Eropa menimbulkan dampak sosial yang baru
bagi masyarakat Inggris, masalah sosial itu adalah benturan dari hasil
Revolusi Industri (kaum kriminal), karena banyaknya masalah serta jaman
aufklarung yang menyertainya sampai para ahli menemukan pengetahuan dari
teks-teks yunani tentang dataran kosong diselatan Tera australis incognita
yang menimbulkan gairah baru untuk menemukannya lewat penjelajahan
samudera oleh pelaut Eropa, salah satunya Inggris yang membentuk koloni di
utara Australia yang dinamakan New South Wales.
B. Rumusan Masalah
Pembentukan daerah koloni Inggris di Australia yang disebut New
South Wales.
C. Tujuan
Mengetahui dan menjelaskan masalah-masalah seputar pembentukan
koloni Inggris di Australia New South Wales .

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
a. Latar Belakang
b. Rumusan Masalah
c. Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
a.
b.
c.
d.

Motif Yang Mendorong Pembentukan Koloni


Perkembangan Koloni Sampai Dengan Masa Pemerintahan William Bligh
Perkembangan Pada Masa Lachlan Macquarei
Eksplorasi Lanjutan dan Wilayah Koloni New South Wales

BAB III REFERENSI