Anda di halaman 1dari 9

TUGAS

SISTEM BUDIDAYA
PERIKANAN

Disusun Oleh :
Nama : Hanindya S
Nim : 1650-8050-0111-047

Sistem Budidaya
Dalam budidaya ikan air tawar dan laut, ada beberapa jenis wadah yang dapat digunakan
antara lain adalah kolam, bak, akuarium, jaring terapung/ karamba jaring apung. Kolam dapat
digunakan sebagai wadah untuk budidaya ikan air tawar sedangkan bak, akuarium, jaring
terapung dapat digunakan untuk melakukan budidaya ikan air tawar dan laut.Kolam dalam
bahasa Inggrisnya pond adalah suatu wadah yang dapat menampung air dalam luasan yang
terbatas, sengaja dibuat oleh manusia dengan cara melakukan penggalian tanah pada lahan
tertentu dengan kedalaman rata-rata berkisar antara 1,5 2,0 m dan sumber air bermacammacam. Sedangkan bak atau tanki adalah suatu wadah budidaya ikan yang sengaja dibuat oleh
manusia yang berada diatas permukaan tanah yangdapat menampung air dengan bahan baku
yang digunakan untuk membuat bak tersebut disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Jenis-jenis
kolam dapat dibedakan berdasarkan sistem budidaya yang akan diterapkan dan sumber air yang
digunakan. Sedangkan jenis-jenis bak atau tanki ini biasanya dikelompokkan berdasarkan bahan
baku pembuatannya yaitu yang terbuat dari beton disebut bak beton, yang terbuat dari kayu
dilapisi dengan plastik disebut bak plastik, yang terbuat dari serat fiber disebut bak fiber.
Akuarium merupakan salah satu wadah yang digunakan untuk budidaya ikan yang terbuat dari
kaca dan mempunyai ukuran tertentu.Jaring terapung merupakan suatu wadah budidaya ikan air
tawar dan laut yang sengaja dibuat oleh manusia untuk membatasi air yang berada dalam suatu
perairan umum (danau, laut, waduk, sungai) agar dapat digunakan untuk membudidayakan ikan.
Kolam
Jenis-jenis kolam yang akan digunakan sangat tergantung kepada sistem budidaya yang akan
diterapkan. Ada tiga sistem budidaya ikan air yang biasa dilakukan yaitu :
1.

Tradisional/ekstensif, kolam yang digunakan adalah kolam tanah yaitu kolam yang
keseluruhan bagian kolamnya terbuat dari tanah.

2. Semi intensif, kolam yang digunakan adalah kolam yang bagian kolamnya(dinding
pematang) terbuat dari tembok sedangkan dasar kolamnya terbuat dari tanah.

3. Intensif, kolam yang digunakan adalah kolam yang keseluruhan bagian kolam terdiri dari
tembok.

Kolam dapat dikelompokkan berdasarkan sumber airnya,antara lain :

1.Kolam tadah hujan


2.Kolam mata air
3.Kolam pengairan setengah teknis
4.Kolam pengairan teknis

Kolam berdasarkan Asal Terjadinya,antara lain :

1. Kolam yang sengaja dibuat


2. Kolam yang tidak sengaja dibuat :sisa penggalian pasir,batu bata,dan galian tambang.

Kolam berdasarkan bentuknya,antara lain :

1. Bentuk persegi panjang


2. Bentuk bujur sangkar
3. Bentuk lingkaran/bulat

Kolam berdasarkan fungsinya,antara lain :

1. Kolam pemeliharaan induk


2. Kolam pemijahan/perkawinan
3. Kolam penetasan telur
4. Kolam pendederan
5. Kolam pembesaran
6. Kolam penumbuhan makanan alami
7. Kolam pengendapan
8. Kolam penampungan hasil

Kolam berdasarkan Aliran airnya,antara lain:

1. Kolam air tergenang


2. Kolam air mengalir
Bak
Wadah budidaya ikan selanjutnya adalah bak atau tanki yang dapat digunakan untuk
melakukan budidaya ikan. Berdasarkan proses budidaya ikan, jenis bak yang akan digunakan
disesuaikan dengan skala produksi budidaya dan hampir sama dengan kolam dimana dapat
dikelompokkan menjadi bak pemijahan, bak penetasan, bak pemeliharaan dan bak

pemberokan. Bak yang digunakan untuk melakukan pemijahan ikan biasanya adalah bak
yang terbuat dari beton (Gambar 2.8) atau fiber (Gambar 2.9) sedangkan bak plastik (Gambar
2.10) biasanya digunakan untuk melakukan pemeliharaan larva ikan.

Gambar 2.10 Bak plastic

Gambar 2.8 Bak Beton

Gambar 2.9 Bak fiber

Akuarium
Akuarium merupakan salah satu wadah pemeliharaan ikan yang relatif sangat mudah dalam
perawatannya. Akuarium dapat digunakan untuk budidaya ikan tawar dan air laut biasanya pada
proses kegiatan pembenihan ikan atau untuk pemeliharaan ikan hias. Akuarium ini terbuat dari
bahan kaca dimana penamaan akuarium ini berasal dari bahasa latin yaitu aqua yang berarti air
dan area yang berarti ruang. Jadi akuarium ini adalah ruangan yang terbatas untuk tempat air
yangberpenghuni,
yang
dapat
diawasi
dan
dinikmati.
Akuarium yang digunakan untuk budidaya ikan ini dapat dibuat sendiri atau membeli langsung
dari toko.Fungsi akuarium sebagai wadah untuk budidaya ikan juga dapat berfungsi sebagai
penghias ruangan dimana akuarium tersebut dapat dinikmati keindahannya oleh penggemarnya.
Berdasarkan fungsinya, aquarium dapat dibedakan antara lain adalah:
AkuariumUmum
Akuarium ini diisi dengan berbagai jenis ikan dan tanaman air yang bertujuan untuk penghias
ruangan. Syarat akuarium umum :

Akuarium akan diletakkan sesuai dan serasi dengan ruangan.

Alat perlengkpan akuarium meliputi aerator, kabel listrik, pipa pvc, dan lain-lain, yang
diletakkan tersembunyi supaya nampak alami

Usahakan dasar akuarium tampak alami

Tanaman disusun dengan estetika

Jenis ikan yang dipelihara harus harmonis. Jenis akuarium ini biasanya digunakan
sebagai hiasan bagi berbagai jenis ikan yang dapat dinikmati keindahan warna tubuh
ikan baik ikan air tawar maupun ikan air laut dari jenis ikan hias maupun ikan konsumsi.

a) Akuarium Kelompok
Ikan-ikan yang dipelihara di dalam akuarium kelompok harus ikan sejenis/sekeluarga serta
ditanami oleh tanaman air yang diperlukan oleh kelompok ikan yang dipelihara. Syarat akuarium
kelompok :
a. Jenis ikan yang dipelihara harus masih sekarabat
b. Susunan tanaman air disesuaikan dengan ikan yang dipelihara.
Jenis akuarium ini biasanya digunakan untuk memelihara ikan dalam satu kelompok baik ikan
hias maupun ikan konsumsi dari ikan air tawar dan laut

b) Akuarium Sejenis
Dalam akuarium ini, estetika dan dekorasi dikesampingkan, karena tujuan dari akuarium
sejenis untuk mengembang-biakan ikan. Jenis akuarium ini yang biasa digunakan untuk
membudidayakan ikan air tawar dan laut
c) Akuarium Tanaman
Dalam akuarium ini yang memegang peranan adalah tanaman air.Ikan dimasukan
kedalam akuarium untuk penghias dan pemelihara tanaman.
Keramba Jaring Apung (KJA)
Budidaya ikan dalam karamba jaring apung adalah membesarkan ikan didalam wadah-wadah
yang diapungkan di permukaan air, dimana wadahtersebut semua sisinya diselubungi oleh
material (jaring) untuk menahanikan didalamnya. Budidaya ikan dalam karamba jaring
apungdikelompokkan sebagai usaha pemeliharaan intensif, yakni denganpemberian pakan yang
berkualitas, penggunaan benih unggul, padatpenebaran tinggi, juga harus didukung oleh
lingkungan yang baik sertakemampuan pengelolaan yang baik pula. Jenis ikan yang
dapatdipelihara pada karamba jaring apung tidak terbatas pada ikan mas atauikan nila saja, tetapi
hampir semua jenis ikan yang bernilai ekonomisdapat dipelihara pada wadah ini, seperti : ikan
lele, gurame, patin,bandeng serta berbagai jenis ikan hias.

Daftar Pustaka
http://www.carabudidayaternak.net/2015/04/jenis-jenis-kolam-budidaya-ikan.html
https://iratriswiyana.wordpress.com/2013/04/04/jenis-kolam-pembudidayaan-ikan/
http://www.ilmuhewan.com/pengertian-sistem-budidaya-intensif-pada-akuakultur-air-tawar/
https://www.google.com/search?q=sistem+bak+plastik+untuk+kolam+ikan&client=firefoxb&biw=1366&bih=657&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwidppjL0p3PAhUTfiY
KHSTdAhYQ_AUIBigB#tbm=isch&q=sistem+budidaya+tambak
http://tarjombah.blogspot.co.id/