Anda di halaman 1dari 3

MATERI PENYULUHAN TENTANG

PENYAKIT MENULAR DAN TIDAK MENULAR


DI DESA MINAESA KEC. WORI
REMATIK
Rematik atau yang biasa juga kita kenal dengan penyakit asam
urat merupakan penyakit yang disebabkan oleh pembentukan asam
urat yang berlebihan atau kurangnya pengeluaran asam urat melalui
ginjal.
Gejalah utamanya adalah adanya rasa nyeri/sakit, bengkak
disekitar persendian, terasa kaku di persendian saat bangun tidur atau
setelah istirahat lama. Lokasi-lokasi biasanya terasa nyeri yaitu pada
daerah lutut, tumit, pergelangan tangan dan kaki, panggul dan
kadang-kandang menjalar sampai ke tulang belakang.
Serangan

sering

terjadi

di

malam

hari.

Biasanya

sehari

sebelumnya penderita tidak merasakan apa-apa atau terlihat segar


bugar tanpa keluhan. Tiba-tiba terbangun oleh rasa sakit yang hebat
sekali.
Penanganan penyakit ini dapat dilakukan dengan melakukan
pemeriksaan ke dokter. Selain itu juga perlu pengaturan menu
makanan (diet) bagi penderita rematik atau asam urat. Diet yang di
anjurkan tersebut dimaksudkan untuk menurunkan kadar asam urat
yang tinggi pada penderita, dan bagi penderita yang gemuk, selain
untuk

menurunkan

kadar

asam

urat

yang

tinggi

yaitu

untuk

menurunkan berat badan orang gemuk. Hindari makanan yang banyak


mengandung serat seperti kangkung, terong. Selain itu juga hindari
rokok dan alkohol, kurangi makanan jeroan seperti hati, ginjal, ikan
sarden, daging kambing, daging sapi, dll, termasuk di dalamnya makan
roti manis. Perbanyak minum air putih. Pengeluaran air kencing 2
liter/hari atau lebih dapat membantu pengeluaran asam urat dan
mengurangi pembentukan endapan di saluran kencing. Penggunaan

obat bebas tanpa resep dokter yang benar akan menimbulakn efek
samping seperti penyakit ginjal.
iSPA (INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS)
ISPA atau yang biasa kita kenal dengan penyakit saluran
pernafasan atas merupakan peradangan pada saluran nafas.
Penyakit ISPA terbagi dalam 3 kelompok besar yaitu sedang,
ringan dan berat.
1. ISPA ringan
Gejalah ISPA ringan seperti batuk, pilek,suara agak serak,
kadang disertai panas/demam.
2. ISPA sedang
Gejalah ISPA sedang awalnya seperti gejala-gejala pada ISPA
ringan sserta penafasan lebih cepat dari normal yaitu lebih dari 50
x/menit dari penafasan normal (20-24 x/ menit, suhu badan
mencapai 39 C, tonsil merah tua, terdapat bercak-bercak merah di
kulit seperti campak, sakit pada teling.
3. ISPA berat
Gejalah ISPA berat merupakan gabungandari gejalah ISPA ringan
dan sedang ditanbah dengan badan membiru (sianosis, nafas
cuping hidung(dangkal dan cepat), sehingga menyebabkan
kesadaran menurun bagi penderita.
Bila di temukan gejalah-gejala seperti di atas segera lakukan
pemeriksaan ke RS atau puskesmas. Pemberian antibioti segera di
harapkan dapat membantu mengurangi jegalah sebelum dilakukan
penanganan lebih lanjut. Serta yang paling penting yaitu perawatan di
rumah sebagai tindakan penunjang yang sangat membantu penderita
dalam mencegah penularan karena penyakit ISPA merupakan penyakit
yang menular. Bila penanganannya tidak sesuai dan segera dapat
menyebabkan berbagai komplikasi penyakit yang lebih berbahaya.
Penanganan penyakit ini dapat di lukukan dengan pola hidup sehat.
Makan makanan yang seimbang dan bergizi, menjaga lingkunagn yang
bersih dan sehat. Karena lingkungan yang bersih dan sehat dapat
menunjang kesehatan kita.
Kebersihan lingkungan dan pola hidup sehatlah yang menjadi kunci
kesehatan kita..
Kunci
keberhasilan
kesehatan..............

dan

umur

panjang

adalah

Mahasiswa PKL Depkes Manado


Jurusan Keperawatan
2010