Anda di halaman 1dari 6

Makalah Bersifat Kualitatif

Kualitatif merupakan sebuah penelitian yang menekankan analisis proses dari proses
berfikir secara induktif yang berkaitan dengan dinamika hubungan antar fenomena
yang diamati, dan senantiasa menggunakan logika ilmiah. Penelitian kualitatif tidak
berarti tanpa menggunakan dukungan dari data kuantitatif, tetapi lebih ditekankan pada
kedalaman berfikir formal dari peneliti dalam menjawab permasalahan yang dihadapi.
Penelitian kualitatif bertujuan mengembangkan konsep sensitivitas pada masalah
yang dihadapi, menerangkan realitas yang berkaitan dengan penelusuran teori dari
bawah dan menerangkan pemahaman akan satu atau lebih dari fenomena yang dihadapi.
Penelitian kualitatif merupakan sebuah metode penelitian yang digunakan dalam
mengungkap permasalahan dalam kehidupan kerja organisasi pemerintah, swasta,
kemasyarakatan, kepemudaan, perempuan, olahraga, seni dan budaya, sehingga dapat
dijadikan suatu kebijakan untuk dilaksanakan demi kesejahteraan bersama.
Prosedur penelitian kualitatif memiliki perbedaan dengan penelitian kuantitatif.
Penelitian kualitatif didesain secara longgar, tidak ketat sehingga dalam pelaksanaan
penelitian berpeluang mengalami perubahan dari apa yang telah direncanakan. Hal ini
dapat terjadi bila perencanaan ternyata tidak sesuai dengan apa yang dijumpai di
lapangan. Meskipun demikian, kerja penelitian mestilah merancang langkah-langkah
kegiatan penelitian.
Imam Gunawan mengatakan di dalam bukunya Metode Penelitian Kualitatif Teori
dan Praktik: menurut sugiono (2007) terdapat tiga tahap utama dalam penelitian
kualitatif yaitu:
a) Tahap deskripsi atau tahap orientasi ditahap ini peneliti mendeskripsikan apa yang

dilihat, didengar, dan dirasakan, kemudian peneliti baru mendata sepintas tentang
b)

informasi yang diperolehnya.


Tahap reduksi ditahap ini peneliti mereduksi segala informasi yang diperoleh pada

tahap pertama untuk memfokuskan pada masalah tertentu; dan


c) Tahap seleksi pada tahap ini peneliti mengurai focus yang telah ditetapkan menjadi
lebih rinci kemudian melakukan analisis secara mendalam tentang fokus masalah.
Hasilnya adalah tema yang dikonstruksi berdasarkan data yang diperoleh menjadi
suatu pengetahuan, hipotesis, bahkan teori terbaru.
Secara spesifik, ketiga tahap di atas dapat dijabarkan dalam tujuh langkah
penelitian kualitatif, yaitu: (1). Identifikasi masalah (2). Pembatasan Masalah (3).

Penetapan fokus masalah (4). Pelaksanaan penelitian (5). Pengolahan dan pemaknaan
data (6). Pemunculan teori (7). Pelaporan hasil penelitian (Sujana, 2001).
Makalah Bersifat Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya
adalah sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan
desain penelitiannya. Definisi lain menyebutkan penelitian kuantitatif adalah penelitian
yang banyak menuntut penggunaan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran
terhadap data tersebut, serta penampilan dari hasilnya. Demikian pula pada tahap
kesimpulan penelitian akan lebih baik bila disertai dengan gambar, table, grafik, atau
tampilan lainnya.
Teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random,
pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat
kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.
Metode kuantitatif sering juga disebut metode tradisional, positivistik, ilmiah/scientific
dan metode discovery.
Selain itu metode penelitian kuantitatif dikatakan sebagai metode yang lebih
menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena sosial. Untuk
dapat melakukan pengukuran, setiap fenomena sosial di jabarkan kedalam beberapa
komponen masalah, variable dan indikator. Setiap variable yang di tentukan di ukur
dengan memberikan simbol-simbol angka yang berbedabeda sesuai dengan kategori
informasi yang berkaitan dengan variable tersebut. Dengan menggunakan simbol
simbol angka tersebut, teknik perhitungan secara kuantitatif matematik dapat di lakukan
sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan yang belaku umum di dalam suatu
parameter. Tujuan utama dati metodologi ini ialah menjelaskan suatu masalah tetapi
menghasilkan generalisasi.
Masing-masing peneliti mendefinisikan proses penelitian kuantitatif melalui
aktifitas yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Proses penelitian yang dimaksud
adalah kerangka kerja peneliti yang dimulai dari masalah sampai laporan penelitian.
Walaupun pada dasarnya ada perbedaan yang tidak prinsip, maka substansi proses
penelitian kuantitatif terdiri dari aktivitas yang berurutan sebagai berikut:
A.

Mengeksplorasi, perumusan, dan penentuan masalah yang akan diteliti.

B.

Mendesain model penelitian dan parameter penelitian.

C.

Mendesain instrument pengumpulan data penelitian.

D.

Melakukan pengumpulan data penelitian.

E.

Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian.

F.

Mendesain laporan hasil penelitian

Jurnal: Kualitas Hidup Pada Wanita Yang Sudah Memasuki Masa Menopause
Analisa:
Jurnal diatas merupakan jurnal yang bersifat kualitatif. Hal ini karena, jurnal diatas
memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Manusia sebagai alat (Manusia/peneliti merupakan alat pengumpulan data
yang utama)
Alat pengumpulan data pada jurnal ini adalah wanita yang sudah memasuki
masa menopause.

2. Metode penelitian kualitatif


Sesuai dengan ciri-ciri jurnal yang bersifat kualitatif, metode penelitian yang
digunakan pada jurnal ini adalah metode penelitian kualitatif.

3. Deskriptif (data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan


angka-angka)
Pada jurnal ini, teknik pengumpulan data adalah wawancara dan observasi.
Oleh karena itu, data yang dikumpulkan merupakan data yang berupa katakata bukan angka.

4. Adanya batas yang ditentukan oleh fokus (perlunya batas penelitian atas dasar
fokus yang timbul sebagai masalah dalam penelitian)
Berikut adalah batasan masalah dari jurnal ini, antara lain:
a. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah wanita yang telah
memasuki masa menopause.
b. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode
wawancara tidak berstruktur dan observasi non partisipan.
c. Alat bantu pengumpulan data penelitian menggunakan pedoman
wawancara, pedoman observasi, alat perekam, dan alat tulis.
5. Adanya kriteria khusus untuk keabsahan data (punya versi lain tentang
validitas, reliabilitas dan obyektivitas)
Dalam jurnal ini, terdapat empat kriteria keabsahan dan keakuratan yang
diperlukan dalam suatu penelitian yaitu keabsahan konstruk, keabsahan
internal, keabsahan eksternal, dan keajengan (reability).

6. Desain yang bersifat sementara (desain penelitian terus berkembang sesuai


dengan kenyataan lapangan)
Pada jurnal ini, peneliti melakukan perbandingan terhadap landasan teori
dengan hasil yang didapatkan.

TUGAS 3
METODOLOGI PENELITIAN
Dosen: Harto Tanujaya, ST., MT., Ph.D

Dibuat Oleh:
Elsa Monica
545140009

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TARUMANAGARA
2016