Anda di halaman 1dari 7

ANALISIS TRANSAKSI

Transaksi perusahaan dapat dianalisis berdasarkan pengaruh akun dalam laporan


posisi keuangan atau laporan laba rugi. Pengaruh transaksi akan dikelompokkan
berdasarkan jenis akun
A. ASET
1. KAS
Contoh transaksi yaitu penerimaan kas, dan pengeluaran kas.
Penerimaan kas: Pendapatan jasa/usaha, Penagihan Piutang
Kas
xxxxx
Penjualan/Pendapatan jasa
xxxxx
Penerimaan penjualan atau honor jasa

Pengeluaran kas: Pembayaran beban, pembelian persediaan, pembelian


perlengkapan, pembelian tanah, pembelian kendaraan, pembelian
peralatan, pembayaran hutang usaha, pembayaran prive.
Peralatan Kantor
xxxxx
Kas
xxxxx
Pembelian Peralatan Kantor secara tunai
Hutang usaha
Kas
Pembayaran hutang usaha

xxxxx
xxxxx

2. PIUTANG DAGANG
Tagihan kepada pihak lain (kepada kreditor atau langganan) sebagai akibat
adanya penjualan barang secara kredit. Contohnya: penjualan kredit,
penagihan/pelunasan piutang usaha.

Penjualan kredit
Piutang Usaha
Penjualan
Penjualan secara Kredit
Penagihan/pelunasan piutang usaha
Kas
Piutang Usaha
Penagihan/pelunasan piutang usaha

xxxxx
xxxxx

xxxxx
xxxxx

3. PERSEDIAAN
Contohnya pembelian persediaan dan penggunaan persediaan.
Pembelian persediaan pada 1 januari sebesar Rp250.000.000 secara tunai.
Pada akhir periode 31 desember persediaan bahan habis pakai tersisa
Rp120.000.000.

Pembelian persediaan 1 Januari


Metode perpetual
Persediaan

Rp250.000.0

PPN Masukan

00
Rp25.000.00
0

Kas

Rp275.000.
000

Pembelian persediaan secara tunai


Metode Periodik
Pembelian
PPN Masukan

Rp250.000.0
00
Rp25.000.00
0

Kas

Rp275.000.
000

Pembelian persediaan secara tunai

31 desember pada akhir periode pencatatan penggunaan persediaan


Beban bahan habis pakai

Rp130.000.0
00

Bahan Habis Pakai

Rp130.000.
000

Pencatatan penggunaan bahan habis pakai


Pada perusahaan manufaktur metode pencatatan persediaan ada
dua:
Metode perpetual. Penjualan barang jadi secara tunai Rp 250.000.000
dengan biaya pokok penjualan Rp 200.000.000
Kas
Rp250.000.
000
Penjualan
Rp227.272.7
27
PPN Keluaran
Rp22.727.27
3
Harga Pokok Penjualan
Persediaan

Rp200.000.
000
Rp200.000.0
00

Penjualan barang secara tunai


Penjualan barang jadi secara kredit Rp 250.000.000 dengan biaya pokok
penjualan Rp 200.000.000
Piutang usaha
Rp250.000.0
00
Penjualan
Rp227.272.
727
PPN Keluaran
Rp22.727.2
73

Harga Pokok Penjualan

Rp200.000.0
00

Persediaan

Rp200.000.
000

Penjualan barang secara tunai

Metode periodik
Kas

Rp250.000.0
00

Penjualan

Rp227.272.
727
Rp22.727.2
73

PPN Keluaran
Penjualan barang secara tunai
4. PERLENGKAPAN
Contohnya pembelian perlengkapan secara tunai atau kredit
Pembelian Perlengkapan Kantor secara tunai
Perlengkapan Kantor
xxxxx
Kas
Pembelian Perlengkapan Kantor secara tunai

Pembelian Peralatan Kantor secara kredit


Perlengkapan Kantor
Hutang Usaha
Pembelian Peralatan Kantor secara kredit
Penggunaan perlengkapan kantor
Beban Perlengkapan Kantor
Perlengkapan Kantor
Penggunaan perlengkapan kantor

xxxxx

xxxxx
xxxxx

xxxxx
xxxxx

5. WESEL TAGIH
6. UANG MUKA
Contoh transaksi adalah pembayaran uang sewa, prem, dll selama beberapa
periode (1 tahun).
Pembayaran uang sewa untuk 1 tahun atau 12 bulan sebesar Rp 12.000.000
pada tanggal 2 Januari
Sewa Dibayar Di Muka
Rp12.000.00
0
Kas
Rp12.000.0
00
Pembayaran uang sewa untuk 12 bulan
Bulan Febuari
Sewa Dibayar Di Muka
Kas
uang sewa di muka untuk 11 bulan

Rp11.000.00
0
Rp11.000.0
00

Beban Sewa
Sewa Di bayar Dimuka

Rp1.000.000
Rp1.000.00
0

Sewa yang telah digunakan 1 bulan

Pembayaran uang sewa untuk 1 bulan saja dan langsung digunakan sebesar
Rp1.000.000
Beban Sewa
Rp1.000.000
Sewa Di bayar Dimuka
Rp1.000.00
0
Pembayaran uang sewa untuk 12 bulan

7. PERALATAN KANTOR
Contoh Transaksi: Pembelian Peralatan Kantor
Pembelian Peralatan Kantor secara tunai
Peralatan Kantor
Kas
Pembelian Peralatan Kantor secara tunai

Pembelian Peralatan Kantor secara kredit


Peralatan Kantor
Hutang Usaha
Pembelian Peralatan Kantor secara kredit

xxxxx
xxxxx

xxxxx
xxxxx

8.

B. LIABILITAS
1. Hutang Usaha
Contohnya: Pembelian asset lancar maupun asset tetap secara kredit,
Pembayaran hutang usaha.
Pembelian Persediaan secara kredit
Persediaan
Hutang Usaha
Pembelian Persediaan secara kredit

xxxxx
xxxxx

Pembayaran hutang usaha dari persediaan secara kredit


Hutang Usaha
xxxxx
Kas
Pembayaran hutang usaha dari persediaan secara kredit

xxxxx

2. Hutang Gaji
Contohnya: Pencatatan timbulnya gaji dan pembayaran gaji.
Pencatatan timbulnya gaji
Beban Gaji
Hutang gaji

xxxxx
xxxxx

Pencatatan timbulnya gaji

Pembayaran gaji
Hutang Gaji
Kas
Pembayaran hutang gaji

xxxxx
xxxxx

3. Pendapatan Di Terima Di muka (Pendapatan yang belum dihasilkan/


Unearned Revenue)
Kewajiban yang timbul karena perusahaan menerima pembayaran kas
sebelum menyediakan jasa. Contoh: Sewa di Terima di Muka, Uang kuliah,
Pendapatan di terima dimuka untuk pengacara, Premi di terima di Muka,
Pendapatan langanan majalah di terima di Muka, dll.
Tanggal 1 Januari perusahaan menyewakan tanah selama 3 bulan dengan
pembayaran sewa di muka sebesar Rp 360.000. Tanah baru akan digunakan
pada bulan April.
Kas

Rp360.000
Sewa di Terima Di Muka
Rp360.000
Menerima pendapatan sewa di bayar di muka untuk 3 bulan
Bulan Mei
Kas

Rp240.000
Sewa di Terima Di Muka
Rp240.000
Menerima pendapatan sewa di bayar di muka untuk 3 bulan
Sewa di Terima Di Muka
Rp120.000
Pendapatan Lain-lain
Rp120.000
Sewa yang telah digunakan 1 bulan

4.
C. EKUITAS
1. SETOR MODAL
Penyetoran modal awal atau tambahan modal oleh pemilik atau pemegang
saham ke dalam perusahaan.
Kas

xxxxxx

Modal
Modal awal/ Modal Tambahan

xxxxxx

2. PRIVE
Penarikan uang tunai yang dilakukan oleh manajemen yang digunakan untuk
keperluan pribadi manajer.
Prive
Kas
Pembayaran prive

xxxxxx
xxxxxx

D. PENDAPATAN
Pendapatan dikelompokkan menjadi dua pendapatan usaha dan pendapatan
lain-lain. Pendapatan dari kegiatan usaha utama perusahaan dikategorikan
sebagai pendapatan usaha. Sedangkan pendapatan yang bukan berasal dari
aktivitas utama perusahaan dikategorikan pendapatan lain-lain.
Pendapatan dari aktivitas utama perusahaan
Kas

xxxxx

Pendapatan usaha/jasa
Menerima honor atau pendapatan penjualan

xxxxx

Pendapatan bukan dari aktivitas utama perusahaan. Keuntungan dari


penjualan tanah perusahaan.
Kas

xxxxx
Pendapatan lain-lain
Menerima pendapatan dari keuntungan penjualan tanah

xxxxx

E. BEBAN
Biaya yang dikeluarkan untuk operasional perusahaan (produksi, menyediakan
jasa), untuk administrasi perusahaan, dan beban-beban lainnya yang digunakan
untuk mendukung kegiatan perusahaan. Contoh: beban listrik,air, dan telepon,
beban iklan, beban transportasi, beban bahan habis pakai, beban penjualan, dll
Pembayaran Beban secara Tunai
Beban XXXX
Kas
Pembayaran Beban XXX secara tunai

xxxxx

Pembayaran Beban secara Kredit


Beban XXXX
Hutang Usaha
Pembayaran Beban XXX secara kredit

xxxxx

xxxxx
xxxxx

Penggunaan Bahan Habis Pakai (mencatat di akhir periode)


Persediaan bahan habis pakai pada 1 januari sebesar Rp250.000.000.
Pada akhir periode 31 desember persediaan bahan habis pakai tersisa
Rp120.000.000
Beban bahan habis pakai

Rp130.000.0
00

Bahan Habis Pakai

Rp130.000.
000

Pencatatan penggunaan bahan habis pakai

Penggunaan Beban di bayar di Muka


Sewa yang telah digunakan 1 bulan. Masih tersisa 11 bulan. Catatan bulan
Febuari
Sewa Dibayar Di Muka

Rp11.000.00

0
Kas
uang sewa di muka untuk 11 bulan
Beban Sewa
Sewa Di bayar Dimuka
Sewa yang telah digunakan 1 bulan

Rp11.000.0
00
Rp1.000.000
Rp1.000.00
0