Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Latihan Teknik Relaksasi


Sub Pokok Bahasan :
1.
2.
3.
4.

Pengertian teknik relaksasi


Macam-macam Teknik Relaksasi
Manfaat teknik relaksasi
Prosedur latihan teknik relaksasi

Sasaran : Tn. N
Hari/tanggal : 28 September 2016
Waktu : 1x pertemuan
1x 20 menit
Tempat : Ruang rawat Rindu A 3 (THT)
I. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah dilakukan penyuluhan klien mampu melakukan teknik relaksasi secara mandiri bila
merasa nyeri
II. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah dilakukan penyuluhan 1 x 20 menit klien dan keluarga mampu :
1.
2.
3.
4.
III.

Menyebutkan kembali pengertian latihan teknik relaksasi


Menyebutkan kembali salah satu macam teknik relaksasi yang dapat dilakukan
Menyebutkan kembali manfaat teknik relaksasi
Mendemonstrasikan salah satu teknik relaksasi
MATERI PENYULUHAN

Terlampir
IV.

METODE PENYULUHAN

a. Ceramah dan diskusi


b. Demonstrasi

V. MEDIA YANG DIGUNAKAN


Leaflet

VI.

PROSES PEMBELAJARAN

Kegiatan
Pendahuluan

a.

b.
Isi

a.
b.
c.
d.

Penutupan

a.
b.
c.

VII.

Penyuluh
Membuka dengan salam,
memperkenalkan diri,
kontrak waktu
Apersepsi dan menjelaskan
tujuan
Menjelaskan meteri
Memberikan kesempatan
bertanya
Mendemonstrasikan
latihan teknik relaksasi
Menjelaskan kembali
pokok materi penyuluhan
Memberikan pertanyaan
untuk evaluasi
memberikan kesempatan
sasaran untuk menjawab
mendiskusikan masalah

a.

a.
b.
c.
d.

Sasaran
Menjawab salam,
mendengarkan, dan memberi
persetujuan Menjawab
pertanyaan yang dilontarkan,
mendengarkan.
Mendengarkan
Bertanya
Mendengarkan dan
memperhatikan
Mendengarkan

a. Menjawab pertanyaan,
b. Berpartisipasi untuk
mendiskusikan masalah

EVALUASI
1. Lisan :
a. Sebutkan pengertian serta manfaat dari latihan teknik relaksasi
b. Sebutkan salah satu macam teknik relaksasi yang dapat dilakukan
c. Demonstrasikan kembali latihan teknik relaksasi

VIII. STRATEGI PENYULUHAN


1. Pembukaan dan perkenalan
2. Apersepsi
3. Menjelaskan materi :
a. Pengertian latihan teknik relaksasi
b. Manfaat latihan teknik relaksasi
c. Menyebutkan macam-macam latihan teknik relaksasi
d. Mendemonstrasikan prosedur latihan teknik relaksasi
IX.

SUMBER

Brunner & Suddarth. 2002. Keperawatan Medikal Bedah.Vol: 1. Jakarta: EGC


Potter & Perry . 2006. Fundamental Keperawatan. Vol: 2. Jakarta : EGC

Alokasi waktu
5 menit

15 menit

5 menit

Lampiran
1. LATIHAN TEKNIK RELAKSASI
Relaksasi adalah suatu cara untuk menenangkan fisik, pikiran dan jiwa dari hiruk pikuk
kehidupan sehari-hari. Teknik Relaksasi ini sebenarnya juga bertujuan untuk
mengaktifkan kekuatan energi dari otak kanan, yaitu bagian otak yang mengurusi
masalah emosi dan imajinasi manusia.
2. MANFAAT LATIHAN TEKNIK RELAKSASI
Teknik relaksasi terutama efektif untuk nyeri kronik dan memberikan beberapa
keuntungan, antara lain :

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Relaksasi akan menurunkan ansietas yang berhubungan dengan nyeri atau stres
Menurunkan nyeri otot
Menolong individu untuk melupakan nyeri
Meningkatkan periode istirahat dan tidur
Meningkatkan keefektifan terapi nyeri lain
Menurunkan perasaan tak berdaya dan depresi yang timbul akibat nyeri

3. MACAM-MACAM TEKNIK RELAKSASI


a. Latihan nafas dalam
b. Latihan Imajenasi terbimbing
c. Distraksi
4. PROSEDUR LATIHAN TEKNIK RELAKSASI
a. Latihan Nafas Dalam
1) Klien menarik nafas dalam dan menahannya di dalam paru
2) Secara perlahan-lahan keluarkan udara dan rasakan tubuh menjadi kendor dan
rasakan betapa nyaman hal tersebut
3) Klien bernafas dengan irama normal dalam beberapa waktu
4) Klien mengambil nafas dalam kembali dan keluarkan secara perlahan-lahan, pada
saat ini biarkan telapak kaki relaks.
5) Perawat minta kepada klien untuk mengkonsentrasikan fikiran pada kakinya yang
terasa ringan dan hangat.
6) Ulangi langkah 4 dan konsentrasikan fikiran pada lengan, perut, punggung dan
kelompok otot-otot lain
7) Setelah klien merasa relaks, klien dianjurkan bernafas secara perlahan. Bila nyeri
menjadi hebat klien dapat bernafas secara dangkal dan cepat.
b. Latihan Imajenasi
Meminta klien berimajinasi membayangkan hal-hal yang menyenangkan, tindakan ini
memerlukan suasana dan ruangan yang tenang serta konsentrasi dari klien. Apabila
klien mengalami kegelisahan, tindakan harus dihentikan. Tindakan ini dilakukan pada
saat klien merasa nyaman dan tidak sedang nyeri akut.
Langkah-langkah Guided Imagery adalah :
1) Posisi nyaman, kepala bersandar pada bantal
2) Tutup mata Anda
3) Tarik nafas dalam-dalam, seiring dengan hembusan nafas, rasakan kondisi yang
rileks dari tubuh Anda
4) Bayangkan tempat yang nyaman, damai, yang pernah Anda alami mungkin
pantai, pegunungan, dll-. Bayangkan bahwa Anda hadir di tempat tersebut,
selama 1 menit atau 2 menit
5) Sugestikan pada diri Anda bahwa bila Anda membuka mata maka Anda akan
merasa santai, nyaman, damai, riang, singkatnya lebih baik daripada sebelumnya
6) Buka mata Anda.

c. Distraksi
Mengalihkan perhatian terhadap nyeri, efektif untuk nyeri ringan sampai sedang.
Distraksi visual (melihat TV atau pertandingan bola), distraksi audio (mendengar
musik), distraksi sentuhan (massage, memegang mainan), distraksi intelektual
(merangkai puzzle, main catur).
Langkah-langkah :
1) Atur posisi senyaman mungkin
2) Memilih aktivitas yang di senangi
3) Melakukan aktivitas (membaca,

menonton

TV,

mendengarkan

berkomunikasi dengan orang lain, dll) dengan tenang dan nyaman.

musik,