Anda di halaman 1dari 30

MAKALAH

SEJARAH FISIKA

Oleh :
Zazilatul Umaroh

(13030184022)

Dyah Ayu Maharani (13030184046)


Ritmayanti

(13030184046)

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA


2016

Daftar Isi

Halaman judul..........................................................................................................i
Kata pengantar.........................................................................................................ii
Daftar isi.................................................................................................................iii
MEKANIKA KUANTUM
1. Paul Andrian Maurice Dirac
a. Kehidupan Pribadi.................................................................................1
b. Pendidikan dan Karir.............................................................................2
c. Penemuan yang monumental.................................................................3
d. Konsep-konsep yang ditemukan............................................................6
e. Persamaan Dirac....................................................................................7
f. Prestasi.................................................................................................10
2. Albert Einstein
a. Kehidupan Albert Einstein...................................................................11
b. Pendidikan dan Karir...........................................................................11
c. Prestasi Einstein...................................................................................12
3. Werner Heisenberg
a. Kehidupan Werner Heisenberg............................................................17
b. Pendidikan dan Karir...........................................................................17
c. Teori mekanika kuantum heisenberg...................................................19
d. Prestasi.................................................................................................23

iii

Sejarah Fisika
Perkembangan Mekanika
i

Kata Pengantar

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, dengan ini kami panjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah sejarah fisika yang kami dengan judul "Sejarah Perkembangan
Mekanika".
Adapun makalah ini berkaitan dengan sejarah beberapa ilmuwan dalam
bidang mekanika ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya
dengan bantuan dari banyak pihak, sehingga dapat memperlancar proses
pembuatan makalah ini. Oleh sebab itu, kami juga ingin menyampaikan rasa
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu
kami dalam pembuatan makalah ini.
Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah ini dapat
bermanfaat. Sehingga dapat menambah wawasan bagi pembaca. Selain itu, kritik
dan saran dari Anda kami tunggu untuk perbaikan makalah ini nantinya.

Surabaya, 23 Februari 2016

Penulis

ii

PAUL ANDRIAN MAURICE DIRAC


A. Kehidupan Pribadi Paul Andrian Maurice Dirac
Paul Andrian Maurice Dirac lahir pada 8 Agustus 1902, di Bristol,
Inggris, dan dibesarkan di wilayah
kota Bishopston. Ayahnya bernama
Charles Adrien Ladislas. Dirac
adalah imigran dari Saint-Maurice,
Swiss.

Charles

lahir

di

kota

Monthey dekat Geneva pada tahun


1866 dan kemudian pindah ke
Bristol Inggris, untuk menjadi guru
bahasa Perancis di Akademi Teknik
Merchant

Venturers.

Ibunya

bernama Florence Hannah Dirac, nee Holten, wanita yang lahir di


Liskeard pada tahun 1878 dan menjadi pustakawan di kota Bristol. Ayah
dan Ibu Dirac menikah di Bristol pada tahun 1899 dan memiliki tiga orang
anak, dua anak laki-laki dan seorang perempuan. Kakak Dirac, Reginald
Charles Felix dan adik perempuannya Beatrice Isabelle Marguerite.
Charles dan anak-anaknya adalah warga Negara resmi Swiss sampai
mereka menjalani naturalisasi pada tanggal 22 Oktober 1919.
Dirac menikah pada tahun 1937 dengan seorang wanita bernama
Margit Wigner yang merupakan adik Eugene Wigner. Paul Dirac dan
Margit memiliki dua anak yang keduanya anak perempuan, Mary
Elizabeth dan Florence Monica.
Paul Adrien Maurice Dirac adalah seorang ahli fisika teoritis
Inggris. Dirac membuat kontribusi fundamental bagi perkembangan awal
dari kedua mekanika kuantum dan elektrodinamika kuantum . Pada
tanggal 20 oktober 1984 Paul Dirac meninggal dunia. Dirac meninggal
pada usia 82 tahun di Tallahassee, Florida, dan dimakamkan di Tallahassee
Roselawn Cemetery.

B. Pendidikan
Dirac belajar disekolah Dasar Bishop Road dan kemudian di sekolah
khusus

laki-laki

Merchant

Venturers

Technical

Collage.

Setelah

menyelesaikan pendidikan SMA dan sekolah teknik, Paul Dirac melanjutkan


studi di Jurusan teknik elektro Universitas Bristol pada tahun 1918 untuk
belajar menjadi insinyur teknik elektro. Pilihannya ini diambil berdasarkan
anjuran ayahnya yang menginginkan Paul mendapatkan pekerjaan yang baik.
Dirac menyelesaikan kuliahnya dengan baik dengan kelas kehormatan
Bachelor of Science, tetapi dia tidak mendapatkan pekerjaan yang cocok paska
berkecamuknya perang dunia pada saat itu. Keinginannya ialah pergi ke
Universitas Cambridge untuk meperdalam matematika dan fisika. Sesaat
sebelum menyelesaikan gelar sarjananya di tahun 1921, ia mengikuti ujian
masuk untuk St John Cambridge. Dia berhasil diterima di akademi St John
Cambridge,

dan

menyelesaikan

dianugerahi

kuliahnya.

beasiswa

Kemudian

ia

yang

tidak

memadai

untuk

mengambil

tawaran

kuliah

matematika terapan di Universitas Bristol selama dua tahun tanpa harus


membayar uang kuliah dan tetap dapat tinggal di rumah.
Pada tahun 1923, dirac lulus, sekali lagi dengan kelas kehormatan
pertama, dan berhasil mendapatkan beasiswa penuh dari akademi St John dan
dana penelitian dari Departemen perindustrian dan sains, tetapi dana inipun
belum bisa menutupi jumlah biaya yang diperlukan untuk kuliah di
Cambridge. Pada akhirnya Paul Dirac berhasil mewujudkan keinginannya
kuliah di Akademi St John karena adanya permintaan dari pihak universitas.
Di Cambridge, Paul Dirac mengerjakan semua pekerjaan sepanjang hidupnya
sejak kuliah pasca sarjananya pada tahun 1923 sampai pensiun sebagai
profesor (lucasian professor) pada tahun 1969. Dirac membuktikan bahwa
dirinya pantas mendapatkan beasiswa yang diberikan pihak universitas untuk
kuliah di Cambridge. Di sana Dirac mengembangkan ketertarikannya pada
teori relativitas umum, ketertarikan yang telah ia dapatkan sebelumnya
sebagai mahasiswa Bristol, dan dibidang baru dari fisika kuantum, dibawah
pengawasan Ralph Fowler. Ia menyelesaikan gelar Ph.D pada bulan juni 1926
dengan tesis pertama mengenai mekanika Kuantum. Ia kemudian melanjutkan
penelitian di kopenhagen dan Gottingen.

C. Penemuan yang Monumental


Di antara banyak penemuan lainnya, ia merumuskan persamaan
Dirac, yang menggambarkan perilaku fermion dan yang menyebabkan
prediksi keberadaan antipartikel. Dirac mendapat penghargaan Nobel
Fisika pada 1933 dengan Erwin Schrdinger, untuk penemuan bentuk
produktif baru dari teori atom.
Siapa sangka di kemudian hari anak yang bernama Paul Dirac ini
akan menjadi fisikawan besar Inggris yang namanya dapat disejajarkan
dengan Newton, Thomson, dan Maxwell. Melalui teori kuantumnya yang
menjelaskan tentang elektron, Dirac menjelma menjadi fisikawan ternama
di dunia dan namanya kemudian diabadikan melalui persamaan relativistik
yang dikembangkannya yaitu persamaan Dirac.
Dirac mengukuhkan teori mekanika kuantum dalam bentuk yang
paling umum dan mengembangkan persamaan relativistik untuk electron
(persamaan Dirac). Persamaan ini juga mengharuskan adanya keberadaan
dari pasangan antipartikel untuk setiap partikel misalnya positron sebagai
antipartikel dari elektron.
Dia adalah orang pertama yang mengembangkan teori medan kuantum
yang menjadi landasan bagi pengembangan seluruh teori tentang partikel
subatom atau partikel elementer. Pekerjaan ini memberikan dasar bagi
pemahaman kita tentang gaya-gaya alamiah. Dia mengajukan dan menyelidiki
konsep kutub magnet tunggal (magnetic monopole), sebuah objek yang masih
belum dapat dibuktikan keberadaannya, sebagai cara untuk memasukkan
simetri yang lebih besar ke dalam persamaan medan elektromagnetik
Maxwell.
Paul Dirac melakukan kuantisasi medan gravitasi dan membangun teori
medan kuantum umum dengan konstrain dinamis, yang memberikan landasan
bagi terbentuknya Teori Gauge dan Teori Superstring, sebagai kandidat Theory
Of Everything, yang berkembang sekarang. Teori-teorinya masih berpengaruh
dan penting dalam perkembangan fisika hingga saat ini, persamaan dan
konsep yang dikemukakannya menjadi bahan diskusi di kuliah-kuliah fisika
teori di seluruh dunia.
Dirac bersama

Heisenberg,

dua

orang

yang

berjasa

dalam

pengembangan fisika kuantum. Langkah awal menuju teori kuantum baru

dimulai oleh Dirac pada akhir September 1925. Saat itu, R H Fowler
pembimbing risetnya menerima salinan makalah dari Werner Heisenberg yang
berisi penjelasan dan pembuktian teori kuantum lama Bohr dan Sommerfeld,
yang masih mengacu pada prinsip korespondensi Bohr tetapi berubah
persamaannya sehingga teori ini mencakup secara langsung kuantitas
observabel.
Fowler mengirimkan makalah Heisenberg kepada Dirac yang sedang
berlibur di Bristol dan menyuruhnya untuk mempelajari makalah itu secara
teliti. Perhatian Dirac langsung tertuju pada hubungan matematis yang aneh
yang dikemukakan oleh Heisenberg. Beberapa pekan kemudian setelah
kembali ke Cambridge, Dirac tersadar bahwa bentuk matematika tersebut
mempunyai bentuk yang sama dengan kurung poisson (Poisson bracket) yang
terdapat dalam fisika klasik dalam pembahasan tentang dinamika klasik dari
gerak partikel. Didasarkan pada pemikiran ini dengan cepat dia merumuskan
ulang teori kuantum yang didasarkan pada variabel dinamis non-komut (noncomuting dinamical variables). Cara ini membawanya kepada formulasi
mekanika kuantum yang lebih umum dibandingkan dengan yang telah
dirumuskan oleh fisikawan yang lain. Hanya dalam waktu empat bulan setelah
itu, Dirac dengan kegairahannya berhasil menuangkan gagasan-gagasan
kedalam empat buah tulisan yang menjadi gunjingan di pusat-pusat riset
kuantum seperti Kopenhagen, Gottingen dan Munich. Dengan kepercayaan
diri yang kuat iapun melangkahkan kaki menuju Kopenhagen pada September
1926 guna memenuhi undangan Niels Bohr. Sekembalinya ke Cambrige,
Dirac yang dikenal sebagai jenius yang suka menyendiri memfokuskan diri
pada persamaan gelombang Schrodinger. Kekurangan Schrodinger ialah ia
tidak dapat meramu relativitas khusus Einstein kedalam persamaan
gelombangnya karena tidak mengetahui spin elektron.
Pekerjaan ini merupakan pencapaian terbaik yang dilakukan oleh Dirac
yang menempatkannya lebih tinggi dari fisikawan lain yang pada saat itu
sama-sama mengembangkan teori kuantum. Sebagai fisikawan muda yang
baru berusia 25 tahun, dia cepat diterima oleh komunitas fisikawan teoretis
pada masa itu. Dia diundang untuk berbicara di konferensi-konferensi yang
diselenggarakan oleh komunitas fisika teori, termasuk kongres Solvay pada

tahun 1927 dan tergabung sebagai anggota dengan hak-hak yang sama dengan
anggota yang lain yang terdiri dari para pakar fisika ternama dari seluruh
dunia.
Formulasi umum tentang teori kuantum yang dikembangkan oleh Dirac
memungkinkannya untuk melangkah lebih jauh. Dengan formulasi ini, dia
mampu mengembangkan teori transformasi yang dapat menghubungkan
berbagai formulasi-formulasi yang berbeda dari teori kuantum. Teori
tranformasi menunjukkan bahwa semua formulasi tersebut pada dasarnya
memiliki konsekuensi fisis yang sama, baik dalam persamaan mekanika

4gelombang Schrodinger maupun mekanika matriksnya Heisenberg. Ini


merupakan pencapaian yang gemilang yang membawa pada pemahaman dan
kegunaan yang lebih luas dari mekanika kuantum.
Teori transformasi ini merupakan puncak dari pengembangan mekanika
kuantum oleh Dirac karena teori ini menyatukan berbagai versi dari mekanika
kuantum, yang juga memberikan jalan bagi pengembangan mekanika kuantum
selanjutnya. Di kemudian hari rumusan teori transformasi ini menjadi
miliknya sebagaimana tidak ada versi mekanika kuantum yang tidak
menyertainya. Bersama dengan teori transformasi, mekanika kuantum versi
Dirac disajikan dalam bentuk yang sederhana dan indah, dengan struktur yang
menunjukkan kepraktisan dan konsep yang elegan, namun berkaitan erat
dengan teori klasik. konsep ini menunjukkan kepada kita aspek baru dari alam
semesta yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.
Karier cemerlang Dirac sesungguhnya telah tampak ketika dia masih
berada di tingkat sarjana. Pada saat itu Dirac telah menyadari pentingnya teori
relativitas khusus dalam fisika, suatu teori yang menjadikan Einstein terkenal
pada tahun 1905, yang dipelajari Dirac dari kuliah yang dibawakan oleh C D
Broad, seorang profesor filsafat di Universitas Bristol. Sebagian besar
makalah yang dibuat Dirac sebagai mahasiswa paska sarjana ditujukan untuk
menyajikan bentuk baru dari rumusan yang sudah ada dalam literatur menjadi
rumusan yang sesuai (kompatibel) dengan relativitas khusus. Pada tahun 1927
Dirac berhasil mengembangkan teori elektron yang memenuhi kondisi yang
disyaratkan oleh teori relativitas khusus dan mempublikasikan persamaan
relativistik yang invarian untuk elektron pada awal tahun 1928.

Karya Dirac dalam bentuk buku Principles of Quantum Mechanic


yang diterbitkan pada tahun 1930 dan hingga sekarang sudah mencapai edisi
ke empat, telah menjadi bacaan wajib bagi mereka yang ingin mendalami
bidang ini. Pada tahun yang sama dengan ditemukannya Positron, Dirac
ditunjuk sebagai profesor matematika Lucisian di Cambridge, dimana jabatan
sekarang dipegang oleh Stephen Hawking.
D. Konsep-konsep yang ditemukan
Selama hidupnya, bersama dengan fisikawan-fisikawan terkenal lainnya
Dirac banyak menemukan konsep-konsep penting dalam bidang fisika, berikut
akan dijelaskan secara garis besar dan singkat mengenai konsep-konsep
tersebut :
Pada tahun 1925 Dirac segera membangun konsep Mekanika Kuantum
berdasarkan versinya sendiri. Dirac juga telah memberikan analogi
perbedaan tentang kelompok poisson pada matematika klasik dan
menerima tujuan tentang hukum kuantisasi pada persamaan matriks

Heisenberg pada mekanika kuantum.


Dirac juga berhasil menggabungkan mekanika kuantum dengan teori
relativitas khusus melalui sebuah persamaan yang disebut dengan
persamaan Dirac yang merupakan perbaikan dari persamaan Schodinger
yang tidak bisa dipakai untuk khusus relativistik. Bentuk persamaannya
yaitu : p = m dengan m adalah massa partikel yang komponen energi dan
momentumnya yang dituliskan dalam bentuk vektor dimensi empat
dikalikan suatu matrik yang disebut dengan matrik Dirac, p adalah suatu

sistem satuan dengan besar kecepatan cahaya sama dengan satu.


Melalui persamaan Dirac pula, dia mampu memperkirakan spin elektron
yang berharga setengah seperti yang dibuktikan dalam eksperimen. Lebih
jauh lagi dengan persamaannya tersebut Dirac dapat memperkirakan
kehadiran elektron bermuatan positif atau yang dikenal sebagai positron,
yaitu partikel yang bermassa sama dengan elektron namun memiliki
muatan yang berbeda. Berdasarkan perumusan persamaan inilah, Paul
Dirac meraih Nobel Fisika pada tahun 1933. Pada mulanya gagasan ini
memang tidak ditanggapi serius. Keberadaan positron atau anti elektron

pertama kali dibuktikan oleh Carl Anderson pada tahun 1932 di Fermilab,

Chicago Amerika Serikat.


Dirac juga meneliti kelakuan radiasi dan serapan elektromagnetik
(gelombang cahaya). Pada saat itu, dualitas cahaya sebagai gelombang
ataukah partikel masih merupakan kontroversi. Pendekatan baru yang
ditempuh Dirac melalui Teori Medan Kuantumnya memberikan jawaban
atas paradoks tersebut. Melalui pendekatan itu, Dirac menunjukkan bahwa
cahaya dapat diperlakukan sebagai partikel ataupun gelombang dan
keduanya akan sama-sama menghasilkan jawaban yang benar. Sejak saat
itulah, secara matematis dualitas cahaya tidak lagi menjadi suatu

kontroversi.
Dirac juga mempelajari perilaku statistik partikel yang memenuhi Pauli,
seperti elektron yang sebelumnya juga telah dipelajari secara independent
oleh Enrico Fermi. Sehingga hasil temuan mereka disebut dengan Statistik

Fermi-Dirac.
Paul Dirac adalah orang pertama kali yang mengajukkan konsep tentang
adanya kutub tunggal (monopole) magnet, yaitu sebuah partikel hipotesis
yang memiliki kutub magnet terisolasi utara atau selatan ditahun 1931.
Dirac mengajukan hipotesis bahwa keberadan partikel magnet ini akan
menjelaskan mengapa muatan listrik selalu memiliki besar yang
merupakan kelipatan muatan partikel elektron sebuah kondisi yang dikenal
sebagai Kuantisasi Dirac. Walaupun terlihat meyakinkan dan elegan secara
teori, namun monopole magnet ini sangat sulit ditemukan. Pencarian yang
melibatkan fisikawan dan fasilitas eksperimen diseluruh dunia ini belum
juga membuahkan hasil seperti yang diprediksi.


E. Persamaan Dirac

Sebagian fisikawan lain sebenarnya memiliki pemikiran yang sama


dengan apa yang dilakukan oleh Dirac, meskipun demikian belum ada yang
mampu menemukan persamaan yang memenuhi seperti apa yang telah dicapai
oleh Dirac. Dia memiliki argumen yang sederhana dan elegan yang didasarkan
pada tujuan bahwa teori tranformasinya dapat berlaku juga dalam mekanika
kuantum relativistik sebuah argumen yang menspesifikasikan bentuk umum
yang harus dimiliki oleh persamaan relativistik ini, sebuah argumen yang
menjadi bagian yang belum terpecahkan bagi semua fisikawan. Teori
tranformasinya harus memuat persamaan yang tidak hanya berupa turunan
waktu, sementara asumsi relativitas mensyaratkan bahwa persamaannya harus
juga dapat linier di dalam turunan ruang.
Persamaan Dirac merupakan salah satu persamaan fisika yang paling
indah. Profesor Sir Nevill Mott, mantan Direktur Laboratorium Cavendish,
baru-baru ini menulis,persamaan ini bagi saya adalah bagian fisika teori yang
paling indah dan menantang yang pernah saya lihat sepanjang hidup saya,
yang hanya bisa dibandingkan dengan kesimpulan Maxwell bahwa arus
perpindahan dan juga medan elektromagnetik harus ada. Selain itu, persamaan
Dirac untuk elektron membawa implikasi penting bahwa elektron harus
mempunyai spin , dan momen magnetik eh/4pm menjadi benar dengan
ketelitian mencapai 0,1%.
Persamaan Dirac dan teori elektronnya masih tetap relevan digunakan
sampai sekarang. Perkiraan yang dibuatnya telah dibuktikan dalam sistem
atom dan molekul. Telah ditunjukkan juga bahwa hal ini berlaku untuk
partikel lain yang memiliki spin yang sama dengan elektron seperti proton,
hyperon dan partikel keluarga baryon lainnya. konsep ini dapat diterapkan
secara universal dan diketahui dengan baik oleh para fisikawan dan kimiawan,
sesuatu yang tidak seorangpun dapat membantahnya. Melihat kenyataan ini,
Dirac merasa sudah waktunya untuk menyatakan, teori umum mekanika

kuantum

sudah lengkap sekarang hukum-hukum fisika yang yang

mendasari diperlukannya teori matematika dari bagian besar fisika dan


keseluruhan bagian dari kimia telah diketahui secara lengkap.
Dirac menunjukkan kemudian bahwa persamaannya ini mengandung
implikasi yang tidak diharapkan bagi suatu partikel. Persamaannya
memperkirakan adanya antipartikel, seperti positron dan antiproton yang
bermuatan negatif, yaitu suatu objek yang saat ini sudah sangat dikenal di
laboratorium fisika energi tinggi. Menurut teorinya, semua partikel memiliki
antipartikel tertentu yang terkait dengannya. sebagian besar dari antipartikel
ini sekarang telah dibuktikan keberadaannya. Positron dan antiproton adalah
sebagian kecil dari antipartikel yang sudah sangat dikenal, keduanya dapat
berada dalam kondisi stabil di ruang hampa, dan saat ini digunakan secara luas
dalam akselerator penumbuk partikel (collider accelerator) yang dengannya
fisikawan mempelajari fenomena yang terjadi dalam fisika energi tinggi.
Dirac dan Persamaan Relativistiknya, penting diungkapkan di sini
keindahan dari persamaan Dirac. Keindahan ini bisa jadi sulit dirasakan oleh
orang yang tidak terbiasa dengan rumus-rumus fisika, tetapi kenyataan ini
tidak akan dibantah oleh para fisikawan. Persamaan Dirac adalah salah satu
penemuan besar dalam sejarah fisika. Melalui pekerjaannya ini, Dirac
memberikan prinsip- prinsip dasar yang memuaskan dalam usaha untuk
memahami alam semesta kita. Melalui penemuannya ini nama Dirac akan
dikenang selamanya sebagai salah satu fisikawan besar. Suatu monumen telah
dibangun untuknya atas jasanya membimbing kita kepada pemahaman tentang
salah satu aspek penting gaya dasar yang terkandung di alam semesta yang
kita diami ini.
Nama Dirac akan dimasukkan dalam catatan sejarah fisika atas
kontribusi yang diberikannya kepada dunia sains khususnya fisika berupa
dasar- dasar mekanika kuantum dan teori transformasi. Penemuannya
menempatkan Dirac di jajaran papan atas fisikawan teori sepanjang masa
seorang jenius yang hebat dalam sejarah fisika.
F. Prestasi
Dirac mendapatkan penghargaan nobel 1933 untuk fisika dengan
Erwin Schrdinger, untuk penemuan bentuk produktif baru dari teori

atom. Dirac juga diberikan Royal Medal pada tahun 1939, Copley Medal
dan Max Planck Medal pada tahun 1952. Dia dipilih menjadi mahasiswa
Fellow di Royal Society pada tahun 1930, Kehormatan Fellow dari
American Physical Society pada tahun 1948, dan Kehormatan Fellow dari
institute Fisika, London pada tahun 1971. Dirac menjadi anggota order of
Merit pada tahun 1973, setelah sebelumnya menolak gelar ksatria karena
dia tidak ingin dipanggil dengan nama depannya.
Dia adalah Ketua Lucasian Matematika di Universitas Cambridge,
anggota dari Pusat Studi Teoritis, University of Miami, dan menghabiskan
empat belas tahun terakhir hidupnya di Florida State University.
Sebagai peraih hadiah nobel fisika tahun 1933 dan anggota British
order of merit tahun 1973. Paul Dirac merupakan fisikawan teoretis
Inggris terbesar di abad ke-20. Rumah masa kecil Dirac di Bristol
diperingati dengan sebuah plakat biru dan jalan didekatnya dinamakan
Dirac Road untuk mengingat hubungannya dengan kota itu. Sebuah batu
peringatan didirikan di sebuah taman di Saint-Maurice, Swiss, kota asal
keluarga ayahnya pada tanggal 1 Agustus 1991. Kemudian Pada tanggal
13 November 1995 perayaan besar diselenggarakan di London untuk
mengenang hasil karyanya dalam fisika. Sebuah monumen dibuat di
Westminster Abbey untuk mengabadikan namanya dan hasil karyanya, di
mana di sini dia bergabung bersama sejumlah monumen yang sama yang
dibuat untuk Newton, Maxwell, Thomson, Green, dan fisikawanfisikawan besar lainnya. Pada monumen itu disertakan pula Persamaan
Dirac dalam bentuk relativistik yang kompak. Sebenarnya persamaan ini
bukanlah persamaan yang digunakan Dirac pada saat itu, tetapi kemudian
persamaan ini digunakan oleh mahasiswanya.

Albert Einstein
A. Kehidupan Albert Einstein

Albert Einstein lahir di Ulm Kerajaan


Wuttemberg,

Prusia Raya ( sekarang

Jerman) pada tanggal 14 Maret 1879.


Ayahnya bernama Hermann Einstein,
yang menjalani perkerjaan elektrokimia,
sedangkan

ibunya

bernama

Pauline.

Einstein mulai belajar matematika pada


umur dua belas tahun. Dua pamannya
membantu

mengembangkan

ketertarikannya terhadap dunia intelek


pada masa akhir kanak kanaknya dan
awal remaja dengan memberikam usulan
dan buku tentang sains dan matematika.
Einstein menikahi Mileva, seorang matematikawan, pada 6 Januari 1903.
Kemudian pada tahun 1904, anak pertamanya lahir yaitu Hans Albert. Ia
meninggal di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat, 18 April 1955 pada umur
76 tahun.

B. Pendidikan dan karir


Pada tahun tahun 1984 dikarenakan kegagalan bisnis ayahnya, keluarga
Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia. Sedangkan Einstein tetap tinggal
untuk menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan
keluarganya di Pavia. Kegagalannya dalam seni liberal saat tes masuk Institut
Teknologi Swiss Federal di Zurich menyebabkan Einstein dikirim keluarganya ke
Swiss untuk menyelesaikan sekolah menengahnya. Kemudian pada tahun 1986
Einstein menerima diploma.
Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan perkerjaan
mengajar, kemudian ia memperoleh pekerjaan yaitu sebagai orang yang
memeriksa parmohonan paten pada Swiss Patent Office (Kantor Paten Swiss)
pada tahun 1902. Saat itu, dia menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang
memerlukan pengetahuan fisika. Dia juga menyadari pentingnya aplikasi
dibandingkan dengan penjelasan yang buruk.

Pada tahun itu juga posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap.
Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis On a new
determination of molecular dimensions pada tahun 1905 di Universitas Zurich.
C. Prestasi Einstein
Tahun 1905 adalah tahun penuh prestasi bagi Albert Einstein, karena pada
tahun ini dia menghasilkan karya karya yang cemerlang. Berikut adalah karya
karya tersebut :
Maret : paper mengenai aplikasi ekipartisi pada peristiwa radiasi, tulisan
ini merupakan pengantar hipotesa kuantum cahaya dengan berdasarkan pada
statistik Bolstzman. Penjelasan efek fotolistrik pada paper itulah yang
memberinya hadiah Nobel pada tahun 1922.
Semua misteri mengenai efek fotolistrik mulai terjawab ketika Einstein,
1905, memperkenalkan mengenai sifat cahaya sebagai partikel diskrit yang
memiliki energi sebesar
E=hf

dengan f = frekuensi cahaya


h = tetapan planck (suatu konstanta yang besarnya 6,626 10 - 34 J.s dan
selanjutnya dikenal sebagai konstanta Planck).
Sehingga dengan teori ini, peristiwa efek fotolistrik tidak lagi dijelaskan
sebagai interaksi gelombang dengan partikel melainkan interaksi partikel dengan
partikel. Partikel cahaya yang dikenal dengan foton, yaitu partikel yang
merupakan paket energi cahaya.
Jadi sekarang dapat dipahami bahwa energi foton yang diserap elektron ini
digunakan elektron untuk membebaskan diri dari atom sehingga dia terlepas dari
atom dan bergerak dengan sisa energi yang dimilikinya. Pernyataan ini secara
matematis ditulis :
Efoton = Wo +Ekinetik
hv=hv
dimana Wo = hv

+ Ek

= energi ambang emiter

h = konstanta Planck
v

= frekuensi cahaya
o

= frekuensi ambang, yaitu frekuensi minimum cahaya agar elektron

dapat terlepas dari logam.


Efek foto listrik adalah peristiwa terlepasnya elektron dari permukaan
suatu zat (logam), bila permukaan logam tersebut disinari cahaya (foton) yang
memiliki energi lebih besar dari energi ambang (fungsi kerja) logam.

April : desertasi doktoralnya tentang penentuan baru ukuran ukuran


molekul. Einstein memperoleh gelar PhD-nya dari Universitas Zurich.
Mei : papernya tentang gerak Brown
Jika mikroskop optik diarahkan pada suatu dispersi koloid dengan arah
tegak lurus
terhadap berkas cahaya yang dilewatkan maka akan tampak partikel-partikel
koloid.
Akan tetapi, partikel yang tampak bukan sebagai partikel dengan bentuk yang
tegas melainkan bintik-bintik terang. Dengan mengikuti gerakan bintik-bintik
cahaya, kita dapat melihat bahwa partikel koloid bergerak terus menerus secara
acak menurut jalan yang zig-zag.
Gerakan acak partikel koloid dalam suatu medium disebut gerak Brown.
Sesuai dengan nama seorang pakar botani Inggris, Robert Brown yang pertama
kali melihat gejala ini pada tahun 1827.

Robert Brown tidak dapat menjelaskan mengapa partikel koloid dapat


bergerak acak dan berliku. Akhirnya, pada 1905, gerakan seperti itu dijelaskan
secara matematika oleh Albert Einstein. Einstein menunjukkan bahwa partikel
yang bergerak dalam suatu medium akan menunjukkan suatu gerakan acak seperti
gerak Brown akibat tumbukan antarpartikel yang tidak merata.

Gambar. Gerak Brown dari suatu koloid yang dapat diamati dibawah mikroskop
Juni : papernya yang tersohor, yaitu tentang teori relativitas khusus, dimuat
Annalen der Physik dengan Judul Zur Elektrodynamik bbewegter Krper
(Elektrodinamika benda bergerak)
Jika kita berada dalam kapal udara, misalnya kita dapat menjulurkan pita
pengukur dari dihung pesawat hingga ekornya untuk mengukur panjangnya. Jika
kita berada pada suatu jarak tertentu, kita memerlukan pita pengukur untuk
melakukan perhitungan, namun kita akan mendapat panjang kapal yang sama.
Namun bagaimana jika kita berada di bumi dan kapal udaranya sedang
terbang. Pengukurannya menjadi rumit dan lebih menarik karena cahaya tadi akan
disalurkan keperalatan kita yang bergerak dengan kelajuan tak terhingga. Dan
yang didapatkan ialah kapal udara yang bergerak kana kegiatan lebih pendek
terhadap kita daripada terhadap orang yang berada dalam kapal udara itu sendiri,
selang waktu dalam kapal udara yang bergerak kelihatan lebih panjang terhadap
kita daripada terhadap orang dalam kapal itu, dan massa kapal kelihatan lebih
besar terhadap kita daripada terhadap orang dalam kapal.
Jika kita katakan sesuatu bergerak, kita maksudkan kedudukannya berubah
relatif terhadap sesuatu. Penumpang bergerak relatif terhadap kapal udara, kapal
bergerak relatif terhadap bumi, bumi bergerak relatif terhadap matahari, dan
matahari bergerak relatif terhadap galaksi bintang (Milky Way) dan sebgainya.

Untuk mengatakan sesuatu bergerak selalu menyangkut kerangka khusus sebagai


acuan.
Teori relativitas muncul sebgaai hasil analisis konsekuensi fisis yang
tersirat olelh ketiadaan kerangka acuan universal. Teori relativitas khusus
dikembangkan oleh Einstein, 1905, mempersoalkan kerangka acuan universal.
Kerangka acuan ini bergerak dengan kecepatan tetap (yaitu kecepatan tetap dan
arah tetap) terhadap kerangka lainnya.
Teori relativitas khusus berstandar pada dua postulat. Postulat pertama,
prinsip relativitas, menyatakan bahwa hukum fisika dapat dinyatakan dalam
persamaan yang berbentuk sama dalam semua kerangka acuan yang bergerak
dengan kecepatan tetap satu dengan lainnya. Postulat ini menyatakan ketiadaan
kerangka acuan yang universal. Jika hukum fisika berbeda untuk pengamat yang
berbeda dalam keadaan gerak relatif, maka kita dapat menentukan mana yang
dalan keadaan diam dan mana yang bergerak dari perbedaan tersebut, tetapi
karena tidak terdapat kerangka acuan universal, perbedaan itu tidak terdapat,
sehingga muncul postulat di atas. Sedangkan pada postulat kedua yaitu dalam
ruang hampa, laju cahaya yang diukur semua pengamat adalah
c=

3 x 108 m / det

tidak bergantung pada gerak sumbernya.


September : kelanjutan papernya bulan Juni yang sampai pada kesimpulan
rumus termahsyurnya
E=mc 2
Yaitu bahwa massa sebuah benda (m) adalah ukuran kandungan energinya
(E). C adalah laju cahaya di ruang hampa ( C >> 300 ribu kilometer perdetik).
Massa memiliki kesetraaan energi, sebuah fakta yang membuka peluang
berkembangnya proyek tenaga nuklir di kemudian hari. Satu gram massa dengan
demikian setara dengan energi yang dapat memasok kebutuhan listrik 3000 rumah
(berdaya 900 watt) selama setahun penuh, suatu jumlah energi yang luar biasa
besarnya.

Penghargaan tertinggi atas kerja kerasnya terbayar dengan diraihnya


Hadiah Nobel pada tahun 1921 di bidang ilmu fisika. Einstein menjadi terkendal
ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa
tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan
dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau
bahkan jenius.

Werner Heisenberg
A. Kehidupan Werner Heisenberg

Beliau

berperan

penting dalam perencanaan


pertama reaktor nuklir Jerman
Barat di Karlsruhe, bersama
dengan
tahun

reaktor
1957.

kontroversi

riset

pada

Berbagai

berpadu

dalam

karyanya selama perang dunia


II. Setelah perang dunia II
berakhir, Heisenberg diangkat
Werner Heisenberg lahir 5 Desember
1901, di Wurzburg, Bavaria, Jerman.
Pada

tanggal

29

April

1937,

Heisenberg menikah dengan Elisabeth


Schumacher, anak
ekonomi

dari

dari

professor

Berlin.

Ayahnya

bernama Agustus Heisenberg dan


ibunya Anna Wecklein

sebagai direktur dari Institut


Kaiser Wilhulm untuk Fisika,
yang berganti nama menjadi
Institut Max Planck untuk
Fisika. Ia menjadi direktur
kelembagaan sampai akhirnya
berpindah ke Munich pada
tahun 1958. Heisenberg wafat
pada Februari 1976, wafat di

Munich,

Bavaria,

Jerman

Barat pada saat berumur 74

tahun, dengan meninggalkan


istri dan 7 anaknya.

B. Pendidikan dan Karir Heisenberg


Werner Heisenberg belajar fisika dan matematika 1920-1923 di LudwigMaximilians-Universitt Mnchen dan Georg-August-Universitt Gttingen. Di
Munich ia belajar di bawah asuhan Arnold Sommerfeld dan Wilhelm Wien. Pada
Gttingen, ia belajar fisika dengan Max Born dan James Franck, dan dia belajar
matematika dengan David Hilbert. Dia terima gelar doktor dalam bidang fisika
teoritis dari universitas Munich tahun 1923 dan menjadi profesor di Universitas
Gottingen pada usia 22 tahun.
Dari tahun 1924 sampai 1927 dia kerja di Kopenhagen bersama ahli
fisika besar Denmark, Niels Bohr. Kertas kerja penting pertamanya tentang ihwal
kuantum mekanika diterbitkan tahun 1925.
Pada tahun 1927, beliau mengajukan Asas Ketidakpastian, ketika ia
sedang membangun filosofinya. Prinsip ketidakpastian ini dikhususkan sebagai
batas teoritis tertentu terhadap kemampuan manusia dalam pengukuran ilmiah.
Atas Asas Kepastiannya, Heisenberg dianggap tokoh terpenting untuk Teori Atom
Mekanika Kuantum. Heisenberg mendapat hadiah Nobel di bidang Fisika pada
tahun 1932 untuk penciptaan Teori Atom Mekanika Kuantum. Selain itu,
Heisenberg juga memberikan kontribusi penting untuk teori hidrodinamika, inti
atom, ferromagnetisme, sinar kosmik, dan partikel subatom.
Ketika perang dunia II pecah-seiring dengan kerusuhan politik di jerman,
banyak ilmuwan jerman yang kabur ke luar negeri untuk menghindari
penangkapan nazi. Namun Heisenberg tetap tinggal bersama max planck yang
berusaha melindungi tradisi dan instituti ilmiah jerman.
Usaha tersebut tidak sia-sia, karena akhirnya Heinrich Himmler ( tangan
kanan Hitler) melarang penyerangan politis terhadap ahli fisika. Heisenberg
direkrut menjadi direktur proyek bom atom jerman dan menghabiskan lima tahun
bekerja di bawah pimpinan Hitler.
Setelah Perang Dunia II, Heisenberg ditangkap Sekutu dan ditahan di
Inggris selama 6 bulan. Ketika dibebaskan dan kembali ke Jerman, ia diangkat
sebagai direktur dari Institut Kaiser Wilhelm untuk Fisika, yang berganti nama
menjadi Institut Max Planck untuk Fisika. Dia adalah direktur lembaga itu sampai
pindah ke Munich pada tahun 1958, ketika itu diperluas dan berganti nama
menjadi Institut Max Planck untuk Fisika dan Astrofisika. Pada 1955-1956

Heisenberg mengajar di St. Andrews University dan mulai menulis buku Physik
Und Philosophie. Heisenberg juga presiden Jerman Research Council, Ketua
Komisi Fisika Atom, ketua Kelompok Kerja Fisika Nuklir, dan presiden
Alexander von Humboldt Foundation.
Pada tahun 1957 bersama Otto Hahn, Max Laue, Carl Friedrich von
Weizsacker, dan Max Born, Heisenberg merumuskan dan menandatangani proses
melawan pengerahan senjata nuklir oleh Angkatan Bersenjata Jerman dan seluruh
dunia. Rumusan ini dikenal sebagai Gottingen Declaration Of The German
Nuclear Physicist.

C. Teori Mekanika Kuantum Werner Heisenberg


Pengukuran besaran fisis (observabel) dalam mekanika klasik
dapat dilakukan dengan

cara

dan

hasil

yang

pasti

dan

tanpa

mengganggu sistem yang diukur observabelnya, serta dapat dilakukan


pengukuran besaran observabel secara serentak (pada saat yang sama).
Menurut mekanika kuantum, pengukuran suatu observabel

akan

mempengaruhi dan mengubah keadaan sistem: pengukuran beberapa


besaran (misalnya posisi dan kecepatan atau momentum) tidak dapat
dilakukan secara serentak denga hasil ukur yang pasti / eksak
(ketakpastiannya terbatasi

oleh

prinsip

ketakpastian

Heisenberg).

Gangguan terhadap sistem saat pengukuran sangat terasa / penting


pada obyek-obyek mikroskopik (partikelpartikel elementer, atomistik),
sehingga pada sistem-sistem seperti itu mutlak diberlakukan mekanika
kuantum dalam pembicaraan yang lebih tepat.
Mekanika kuantum merupakan teori kebolehjadian yang
bersifat

abstrak, seperti

konsep

panjang

gelombang,

rapat

kebolehjadian, operator, dan lain-lain. Mekanika kuantum disusun di


atas

postulat-postulat.

Ada

dua

pendekatan formulasi

mekanika

kuantum, yakni dengan Mekanika Gelombang yang dikembangkan oleh


Schrdinger, dan Mekanika Matriks yang dikembangkan oleh Heisenberg.
Mekanika Matriks berbeda dengan Mekanika Gelombang pada umumnya,

namun

isinya

sebetulnya

sama

persis. Mekanika

Matriks

yang

perhitungannya sedikit lebih rumit digunakan untuk penghitungan general


dan

menyeluruh.

Sedangkan

mekanika

gelombang

umum

yang

hitungannya lebih mudah, digunakan untuk perhitungan sederhana.


Salah satu masalah terbesar dengan eksperimen kuantum adalah
kecenderungan yang tampaknya tidak dapat dihindari manusia untuk
mempengaruhi situasi dan kecepatan partikel yang begitu kecil. Hal ini
terjadi hanya dengan pengamatan terhadap partikel, dan hal ini membuat
para fisikawan kuantum frustrasi. Untuk mengatasi hal ini, fisikawan telah
menciptakan sejumlah mesin yang rumit seperti akselerator partikel yang
menghilangkan pengaruh manusia secara fisik dari proses percepatan
partikel energi gerak.
Namun, hasil campuran fisika kuantum ditemukan saat menguji
partikel yang sama yang menunjukkan bahwa kita tidak bisa berbuat apaapa kecuali mempengaruhi perilaku kuanta - atau partikel kuantum.
Bahkan cahaya yang digunakan para fisikawan untuk membantu mereka
dapat

memahami

lebih

jelas

objek

yang

mereka

amati

dapat

mempengaruhi perilaku kuanta. Foton, misalnya - ukuran terkecil cahaya,


yang tidak memiliki muatan massa atau listrik - masih bisa mengikat
partikel di sekitarnya, mengubah velositas dan kecepatan.
Mekanika Matriks
Di awal perkembangan mekanika kuantum, Werner Heisenberg
melejit bagai meteor. Pada usia 22 tahun, ia merumuskan model
matematika pertama untuk menjelaskan sistem atom. Model ini disebut
sebagai mekanika matriks yang pada akhirnya sempurnakan oleh Max
Born dan Pascual Jordan. Pada saat yang sama, Fisikawan Austria Erwin
Schrdinger (1887-1961) mengusulkan ide bahwa persamaan De Broglie
dapat diterapkan tidak hanya untuk gerakan bebas partikel, tetapi juga
pada gerakan yang terikat seperti elektron dalam atom. Dengan
memperuas ide ini, ia merumuskan sistem mekanika gelombang.
Kemudian hari kedua sistem ini disatukan dalam mekanika kuantum.

Teori mekanika matriks ini mengatakan bahwa nilai posisi dan


momentum suatu partikel dapat dideskripsikan konstruksi matematika
menggunakan aljabar matriks.
Ketidak pastian Heisenberg

Prinsip Ketidakpastian Heisenberg merupakan salah satu konsep


dasar dari Quantum Fisika, dan merupakan dasar untuk realisasi awal
ketidakpastian mendasar dalam kemampuan suatu percobaan untuk
mengukur lebih dari satu variabel kuantum pada suatu waktu. Mencoba
untuk mengukur posisi suatu partikel dasar untuk tingkat akurasi tertinggi,
misalnya,

mengarah ke meningkatnya ketidakpastian untuk dapat

mengukur momentum partikel ke tingkat yang sama akurasi yang tinggi.


Pada tahun 1927, teori mekanika kuantum Heisenberg dikenal
dengan prinsip ketidakpastian yaitu
Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum
suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan
adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti
atom.
Prinsip Heisenberg biasanya ditulis secara matematis dalam
salah satu dari dua bentuk:
x p

h
4

Et

h
4

Pada intinya ketidakpastian energi (E) kali ketidakpastian


dalam

waktu

(t)

atau

ketidakpastian

dalam

posisi

dikalikan

ketidakpastian momentum (p) lebih besar atau sama dengan dengan


konstanta h/4 (h/4 = 0,527 . 10-34 J. s).
Menurut persamaan di atas:

Semakin tepat kita mengukur posisi (

momentum ( ) akan makin besar. Sebaliknya,


Semakin tepat kita mengukur momentum (
kesalahan posisinya (

makin kecil), maka kesalahan


makin kecil), maka

) akan makin besar.

Bayangkan bahwa Anda seorang yang buta dan dari waktu ke


waktu Anda mengembangkan sebuah teknik untuk menentukan seberapa
jauh obyek dengan melemparkan bola yang dirancang khusus untuk
eksperimen anda. Jika Anda melemparkan bola dekat dengan tempat anda
duduk, maka bola akan kembali dengan cepat, dan Anda akan tahu bahwa
lemparan yang anda buat dekat. Jika Anda melemparkan bola pada
sesuatu yang letaknya di seberang jalan, maka akan memakan waktu lebih
lama untuk kembali, dan Anda akan tahu bahwa benda tersebut jauh.
Masalahnya adalah bahwa ketika Anda melemparkan bola terutama bola yang berat pada benda seperti bangku, maka bola mungkin
menabrak beberapa benda dalam ruangan, tetapi walaupun demikian masih
terdapat momentum yang cukup sehingga bola tersebut kembali. Anda
dapat mengatakan dimana benda lain yang tertabrak, bukan dimana benda
tersebut sekarang. Selain itu anda dapat menghitung velositas benda yang
anda lempar dengan bola, tetapi Anda tidak tahu kecepatannya sebelum
anda lempar dengan bola.
Teori Heisenberg tersebut ditentang oleh Einstein. Menurut teori
ini makin akurat kita menentukan posisi suatu benda, makin tidak akurat
momentumnya (atau kecepatannya) dan sebaliknya. Jadi kita tidak bisa
menentukan letak benda secara akurat. Dengan kata lain benda
mempunyai kemungkinan berada di mana saja. Einstein mengatakan teori
ini tidak masuk akal. Ia menentang teori ini hingga akhir hayatnya.
Menurut Einstein, mana mungkin kita bisa percaya pada teori yang
mengatakan bahwa posisi bulan tidak menentu. Einstein lebih suka melihat
bulan mengorbit secara teratur, I like to believe that the moonis still there
even if we don't look at it."Einstein juga berargumen bahwa tidak mungkin

Tuhan bermain dadu God doesnt play dice dalam mengatur alam
semesta ini. Walau ditentang oleh fisikawan seperti Einstein, Heisenberg
tidak Berhenti begitu saja, ia terus mengembangkan teorinya. Usahanya
tersebut tidak sia-sia, akhirnya teori Heisenberg ini menjadi salah satu
pondasi dari mekanika kuantum. Oleh Feynman, Elektrodinamika
kuantum (mekanika kuantum yang digabung dengan teori relativistik
Einstein) dijuluki the jewel of physics. Berkat mekanika kuantum inilah
orang dapat mengembangkan berbagai teknologi mutakhir yang ada
sekarang ini, mulai dariTV, kulkas, mainan elektronika, laser, bom atom
yang dahsyat, hingga pembuatan-pembuatan chip-chip komputer super
cepat

Ini

adalah

masalah

yang

diungkapkan

oleh

Prinsip

Ketidakpastian Heisenberg. Untuk mengetahui kecepatan quark maka kita


harus mengukurnya, dan untuk melakukan pengukuran, kita dipaksa untuk
mempengaruhinya. Hal yang sama berlaku untuk mengamati posisi obyek.
Ketidakpastian tentang posisi suatu objek dan kecepatan membuat sulit
bagi fisikawan untuk menentukan banyak hal tentang objek.
Tentu saja, fisikawan tidak persis melemparkan bola pada
kuanta untuk melakukan pengukuran, karena gangguan sekecil apa pun
dapat membuat partikel yang begitu kecil menghasilkan perilaku yang
berbeda.

Inilah sebabnya mengapa fisikawan kuantum dipaksa untuk


menciptakan

eksperimen

pemikiran

berdasarkan

pengamatan

dari

percobaan nyata yang dilakukan pada tingkat kuantum. Percobaan pikiran


ini dimaksudkan untuk membuktikan atau menyangkal interpretasi penjelasan terhadap seluruh teori kuantum.

D. PRESTASI
Penemuan terbesarnya di bidang mekanika kuantum yaitu adanya
prinsip ketidakpastian yang dikenal saat ini dengan prinsip ketidakpastian
Heisenberg membawa ahli fisika ini memenangkan Penghargaan Nobel dalam
Fisika 1932.
Sepanjang hidupnya, Heisenberg banyak menghasilkan karya antara
lain Prinsip-Prinsip Fisika Teori Kuantum (1930), Radiasi Kosmik (1946), Fisika
dan Filsafat (1958), dan Pengantar kepada Teori Terpadu Partikel Elementer
(1967).
Heisenberg juga banyak menerima gelar kehormatan atas kontribusi
luar biasa di samping Nobel untuk Fisika. Dia dipilih mahasiswa Fellow di Royal
Society of London, dan merupakan anggota dari akademi dari Gttingen, Bayern,
Sachsen, Prusia, Swedia, Rumania, Norwegia, Spanyol, Belanda, Roma, yang
Akademi der Naturforscher Leopoldina, yang Accademia dei Lincei, dan Amerika
Akademi Seni dan Ilmu. Di antara hadiah yang ia terima Copernicus hadiah.

Referensi
Alonso, M and Finn E. J. 1992. Physics. USA: Addison-Wesley.
Anugraha, R. 2005. Pengantar Teori Relativitas dan Kosmologi. Yogyakarta:
Gajah Mada University Press: Yogyakarta.
Arthur Beiser, a.b. The Houw Liong. (1990). Konsep Fisika Modern, edisi ke
empat. Jakarta: Erlangga.
David C. Cassidy & American Institute of Physics. Heisenberg Quantum
Mechanics, 1925-1927: The Uncertainty Principle; bagian dari situs
biografi Werner Heisenberg.
Haliday, D., & Resnick, R. 1984.Fisika Moderen. Jakarta: Erlangga.
Heisenberg, Werner. Physics and Philosophy (1958)
Krane, Kenneth S. 1983. Modern Physics. USA: John Wiley & Sons.
Kurniawan, Irwan. 2006. Buku Referensi Seri Biografi Tokoh Albert Einstein &
Edwar Jenner.Bandung : Yayasan Nuansa Cendekia
Mandjani, Esther S.1998. Seri Penemuan ilmiah Albert Einstein dan relativitas.
Cet. I. Jakarta : Quality Press.
School of Mathematics and Statistics University of St Andrews, Scotland
Student Years, 1920 1927: The Sad Story of Heisenbergs Doctorate; bagian dari
situs biografi Werner Heisenberg (David C. Cassidy & American Institute
of Physics)
Walter Isaacson. 2012. Einstein : Kehidupan dan Pengaruhnya bagi Dunia.
Penerbit : Bentang pustaka