Anda di halaman 1dari 6

Termodinamika I

Bab 7 : Entropi

SOAL-SOAL LATIHAN BAB VII


7.1

Sebuah tangki kaku berisi gas ideal pada 40oC yang sedang diaduk dengan
pengaduk. Kerja pengaduk sebesar 200 kJ. Temperatur gas ideal tetap
konstan selama proses sebagai akibat dari transfer panas antara sistem
dengan lingkungan 30oC. Hitunglah perubahan entropi gas ideal. [0]

7.2

Udara dikompressi oleh kompressor 12 kW dari P1 ke P2. Temperatur udara


dipertahankan agar tetap konstan pada 25oC selama proses akibat transfer
panas ke medium pada 10oC. Hitung laju perubahan entropi udara.
[0,0403 kW/K]

7.3

Selama penambahan kalor isothermal dari sebuah siklus Carnot, 900 kJ


kalor ditambahkan ke fluida kerja dari sumber pada 400oC. Tentukan:
a) Perubahan entropi fluida kerja,
[ Sfluid 1,337 kJ/K ]
b) Perubahan entropi sumber,
[ Ssource 1,337 kJ/K ]
c) Total perubahan entropi dalam proses.
[ Sgen S tot 0 ]

7.4

Refrigeran-134a masuk ke kumparan evaporator sistem refrigerasi sebagai


campuran pada tekanan 160 kPa. Refrigeran menyerap kalor 180 kJ dari
ruangan yang didinginkan, yang dipertahankan pada suhu 5oC, dan keluar
sebagai uap jenuh pada tekanan yang sama. Tentukan:
a) Perubahan entropi refrigerant,
[ S ref 0,699kJ / K ]
b) Perubahan entropi ruangan yang didinginkan, [ Sspace 0,672kJ / K ]
c) Total perubahan entropi pada proses ini.

[ Sgen S tot 0,027kJ / K ]

7.5

Radiator sebuah sistem pemanas uap mempunyai volume 20 liter dan terisi
uap air superheated pada 200 kPa dan 150oC. Pada saat ini baik katup
masuk maupun keluar ditutup. Sesat kemudian temperatur uap turun
menjadi 40oC sebagai akibat perpindahan kalor ke udara ruangan. Hitung
perubahan entropi uap selama proses.
[0,132 kJ/K]

7.6

Sebuah tangki kaku berisi 0,5 m3 R-134a mula-mula pada 200 kPa dan
kualitas 40%. Panas ditransfer ke refrigeran dari sebuah sumber 35oC
hingga tekanan naik menjadi 400 kPa. Hitung:
a) Perubahan entropi refrigerant,
[3,9151 kJ/K]
b) Perubahan entropi pada sumber panas,
[3,46 kJ/K]
c) Total perubahan entropi pada proses ini.
[0,455 kJ/K]

7.7

Sebuah tangki kaku terisolasi berisi 2 kg air pada kondisi campuran dengan
tekanan 100 kPa. Awalnya, tiga per empat dari massa berada dalam fase
cair. Sebuah pemanas listrik diletakkan dalam tangki kemudian dihidupkan
hingga seluruh cairan di dalam tangki menguap. Tentukan perubahan
entropi uap selama proses.
[8,0962 kJ/K]

7.8

Sebuah piston silinder terisolasi berisi 5 liter air kondisi saturated liquid
pada tekanan konstan 150 kPa. Sebuah pemanas listrik di dalam silinder
dihidupkan dan 2200 kJ energi ditransfer ke uap. Tentukan perubahan
entropi air selama proses.
[5,72 kJ/K]

Yesung Allo Padang \\Teknik Mesin UNRAM

Halaman

265

Termodinamika I

7.9

Bab 7 : Entropi

Sebuah piston silinder yang diisolasi berisi 0,05 m3 refrigeran-134a kondisi


saturated vapor pada tekanan 0,8 MPa. Refrigeran berekspansi secara
reversible sehingga tekanannya turun menjadi 0,4 MPa. Tentukan:
a) Temperatur akhir dalam silinder,
[8,91oC]
b) Kerja yang dilakukan refrigeran.
[27,09 kJ]

7.10 Refrigeran-134a memasuki kompresor adiabatik sebagai saturated vapor


pada 160 kPa, debit 2 m3/menit dan dikompressi ke 900 kPa. Tentukan
daya minimum yang harus disuplai ke kompresor.
[9,71 kW]
7.11 Sebuah piston silinder yang terisolasi berisi 0,05 m3 uap air pada 300 kPa
dan 150oC. Uap dikompres dengan reversibel hingga tekanan 1 MPa.
Tentukan kerja yang dilakukan terhadap uap dalam proses ini.
[16 kJ]
7.12 Sebuah sistem piston-silinder berisi 1,2 kg air kondisi saturated vapor pada
200oC. Kalor ditransfer ke uap sehingga berekspansi secara reversibel dan
isothermal hingga tekanan akhir 800 kPa. Tentukan kalor yang ditransfer
dan kerja yang dilakukan selama proses.
[Q = 219,9 kJ; W = 175,6 kJ]
7.13 Sebuah tangki kaku berisi 5 kg air kondisi saturated vapor pada 100oC.
Kemudian uap didinginkan menjadi temperatur lingkungan 25 oC.
Hitunglah:
a) Perubahan entropi uap, (kJ/K)
[33,359 kJ/K ]
b) Total perubahan entropi (Sgen) uap dan lingkungannya, kJ/K.
[Sgen = 5,4415 kJ/K]
7.14 Uap air pada 6000 kPa dan 500oC masuk turbin aliran tunak. Uap
berekspansi di dalam turbin sambil melakukan kerja hingga tekanannya
1000 kPa. Ketika tekanan 1000 kPa, 10 % uap dalam turbin diambil untuk
digunakan untuk keperluan lain. Sisanya yang 90% terus berekspansi di
dalam turbin sambil melakukan kerja dan meninggalkan turbin pada
tekanann 10 kPa. Seluruh proses ekspansi uap dalam turbin adalah
reversibel dan adiabatik. Jika efisiensi isentropik turbin 85%, hitung kerja
uap yang mengalir dalam turbin per unit massa.
[w = 993,9 kJ/kg]
7.15 Sebuah sistem piston-silinder berisi 5 kg uap air pada 100oC dengan kualitas
50%. Uap ini bekerja dalam dua proses:
1-2 Kalor ditransfer ke uap air secara reversible sementara temperatur
dipertahankan konstan sampai seluruh uap air menjadi saturated vapor.
2-3 Uap berekspansi secara adiabatik dan reversible hingga tekanannya 15
kPa.
a. Sketsa proses tersebut pada diagram T-s berdasarkan garis jenuh.
b. Hitung kalor yang ditambahkan ke uap pada proses 1-2
[5641 kJ]
c. Hitung kerja yang dilakukan oleh uap pada proses 2-3
[1291 kJ]
7.16 Sebuah blok tembaga masssa 50 kg mula-mula 80oC, kemudian dijatuhkan
ke dalam tangki terisolasi yang berisi 120 liter air pada 25 oC. Hitung
temperatur kesetimbangan akhir dan perubahan entropi total pada proses
tersebut.
[ T = 300,04K, Sgen S tot 0,281 kJ/K ]

Yesung Allo Padang \\Teknik Mesin UNRAM

Halaman

266

Termodinamika I

Bab 7 : Entropi

7.17 Oksigen dikompressi di dalam sistem piston-silinder dari keadaan awal 0,8
m3/kg dan 25oC ke keadaan akhir 0,1 m3/kg dan 287oC. Hitung perubahan
entropi oksigen selama proses. Asumsi kalor spesifik konstan.
[ s 0,105 kJ / kg.K ]
7.18 Sebuah tangki kaku volume 1,5 m3 berisi 2,7 kg CO2 pada 100 kPa. Sebuah
pengaduk yang bekerja pada tangki menyebabkan tekanan naik menjadi 150
kPa. Hitung perubahan entropi CO2 selama proses. Asumsi kalor spesifik
konstan.
[0,719 kJ/K]
7.19 Sebuah sistem piston-silinder yang diisolasi berisi 300 liter udara pada 120
kPa dan 17oC. Udara kemudian dipanaskan oleh pemanas listrik 200 W
selama 15 menit. Tekanan udara dipertahankan konstan selam proses.
Hitung perubahan entropi udara selama proses. Asumsi a) kalor spesifik
konstan, b) kalor spesifik fungsi dari temperatur.
[a) s 0,387 kJ / K b) s 0,387 kJ / K ]
7.20 Sebuah sistem piston-silinder berisi 1,2 kg gas nitrogen pada 120 kPa dan
27oC. Gas kemudian dikompressi secara politropik dimana selama proses
berlaku PV1,3 konstan . Proses berakhir ketika volume berkurang
setengahnya. Hitung perubahan entropi nitrogen selama proses.
[0,0617 kJ/K]
7.21 Udara dikompressi di dalam sistem piston-silinder secara isotermal dan
reversible dari 90 kPa dan 20oC ke 400 kPa. Hitunglah a) perubahan entropi
udara, b) kerja yang dilakukan.
[a) s 0,428 kJ / kg.K

b) w = 125,4 kJ/kg]

7.22 Sebuah blok besi massa 25 kg dan temperatur 350oC dicelupkan ke dalam
tangki teriolasi yang berisi 100 kg air pada 18 oC. Asumsi bahwa yang
menguap selama proses terkondensasi dan kembali ke dalam tangki. Hitung
perubahan entropi total selama proses.
[ Sgen S tot 4,08 kJ/K ]
7.23 Sebuah blok almunium massa 20 kg dan 200oC disentuhkan dengan sebuah
blok besi massa 20 kg dan 100oC di dalam lingkungan yang terisolasi.
Hitung temperatur akhir kesetimbangan dan perubahan entropi total selama
proses.
[168,4oC dan 0,169 kJ/K]
7.24 Sebuah pompa adiabatik digunakan untuk mengkompressi air pada keadaan
saturated liquid dari 10 kPa ke 15 MPa secara reversible. Hitung kerja input
dengan menggunakan.
a. Data entropi dari table compressed liquid
[w = 15,10 kJ/kg]
b. Nilai volume spesifik inlet dan tekanan
[w = 15,14 kJ/kg]
c. Nilai volume spesifik rata-rata dan tekanan
[w = 15,10 kJ/kg]
7.25 Udara dengan laju 1,6 kg/menit dikompressi secara steady oleh kompressor
5 kW dari 100 kPa dan 17oC ke 600 kPa dan 167oC. Selama proses,
sebagian perpindahan kalor terjadi antara kompressor dengan lingkungan
17oC. Hitung laju perubahan entropi udara selama proses. [0,0025 kW/K]

Yesung Allo Padang \\Teknik Mesin UNRAM

Halaman

267

Termodinamika I

Bab 7 : Entropi

7.26 Sebuah tangki kaku terisolasi terbagi menjadi dua bagian yang sama oleh
sebuah partisi. Mula-mula bagian yang satu berisi 5 kmol gas ideal pada 250
kPa dan 40oC, sementara bagian satunya lagi dalam keadaan kosong. Partisi
kemudian dipindahkan dan gas mengisi keseluruhan tangki. Hitung
perubahan entropi total selama proses.
[28,81 kJ/K]
7.27 Udara dikompressi secara reversible adiabatik di dalam sebuah sistem
piston-silinder dari 100 kPa dan 17oC ke 800 kPa. Hitunglah temperatur
akhir dan kerja yang dilakukan selama proses dengan asumsi:
a) Kalor spesifik konstan,
[525,3 K dan 171,1 kJ/kg]
b) Kalor spesifik fungsi temperatur.
[522,4 K dan 169,3 kJ/kg]
7.28 Helium dikompressi secara adiabatik reversible dari 90 kPa dan 30oC ke 450
kPa. Hitung temperatur akhir dan kerja yang dilakukan jika diasumsi proses
terjadi:
a) di dalam sistem-piston silinder
[576,9 K dan 853,4 kJ/kg]
b) di dalam kompressor aliran tunak
[576,9 K dan 1422,3 kJ/kg]
7.29 Sebuah tangki kaku terisolasi berisi 4 kg gas argon pada 450 kPa dan 30 oC.
Katup pada tangki kemudian dibuka sehingga sebagian argon keluar sampai
tekanan di dalam tangki menjadi 200 kPa. Asumsi argon mengalami proses
reversible adiabik, hitunglah massa akhir di dalam tangki.
[2,46 kg]
7.30 Udara memasuki sebuah nozzle pada 280 kPa dan 77oC dengan kecepatan
50 m/s, kemudian keluar pada 85 kPa dan 320 m/s. Kalor sebesar 3,2 kJ/kg
hilang dari nozzle ke lingkungan 20oC. Hitunglah:
a) temperatur exit,
[T2 = 297,2 K]
b) perubahan entropi total selama proses,
[ s total = 0,1884 kJ/kg.K]
7.31 Sebuah wadah berisi 45 kg air (cair) suhu 95 oC ditempatkan di dalam
ruangan 90m3 yang mula-mula pada 12oC. Sesaat kemudian kesetimbangan
termal tercapai akibat perpindahan kalor antara air dan udara di dalam
ruangan. Dengan asumsi ruangan kedap udara dan diisolasis sempurna dan
kalor spesifik konstan, hitunglah:
a) temperatur akhir kesetimbangan,
[70,2oC]
b) besarnya perpindahan kalor antara air dan udara ruangan,
[4660 kJ]
c) pembangkitan entropi,
[ Sgen S total 1,77kJ / K ]
7.32 Udara pada 800 kPa dan 400oC memasuki nozzle aliran tunak dengan
kecepatan rendah dan keluar pada 100 kPa. Jika udara mengalami proses
ekspansi adiabatik di dalam nozzle, hitunglah kecepatan maksimum udara
pada bagian keluaran nozzle.
[778,5 m/s]
7.33 Air memasuki pompa sebuah PLTU sebagai saturated liquid pada 20 kPa
dengan laju aliran massa 45 kg/s dan keluar pada 6 MPa. Dengan
mengabaikan perubahan energi kinetik dan energi potensial serta proses
yang reversible, hitunglah daya yang dibutuhkan pompa.
[274 kW]
7.34 Air pada 100 kPa dipompa oleh pompa 25 kW dengan laju aliran massa 5
kg/s. Diketahui volume spesifik air 0,001 m3/kg. Dengan mengabaikan
perubahan energi kinetik dan potensial hitunglah tekanan maksimum pada
bagian keluaran pompa.
[5,1 MPa]

Yesung Allo Padang \\Teknik Mesin UNRAM

Halaman

268

Termodinamika I

Bab 7 : Entropi

7.35 Uap air memasuki turbin adiabatik pada 8 MPa dan 500oC dengan laju
aliran massa 3 kg/s, kemudian keluar pada 30 kPa. Efisiensi isentropik
turbin 90%. Dengan mengabaikan perubahan energi kinetik, hitunglah:
a) temperatur air pada bagian keluaran turbin,
[69,1oC]
b) daya yang dihasilkan turbin,
[3054 kW]
7.36 Uap air memasuki turbin adiabatik pada 7 MPa, 600oC dan 80 m/s,
kemudian keluar pada 50 kPa, 150oC dan 140 m/s. Jika daya yang
dihasilkan turbin 6 MW, hitunglah:
a) laju aliran massa uap yang memasuki turbin,
[6,95 kg/s]
b) efisiensi isentropik turbin,
[73,4%]
7.37 Gas argon memasuki sebuah turbin adiabatik pada 800oC dan 1,5 MPa
dengan laju aliran massa 80 kg/min, kemudian keluar pada 20 kPa. Jika
daya output turbin 370 kW, hitunglah efisiensi isentropik turbin.
[89,8%]
7.38 Udara memasuki kompressor adiabatik pada 100 kPa, 17oC dengan debit 2,4
m3/s dan keluar pada 257oC. Efisiensi adiabatik kompressor 84%. Dengan
mengabaikan perubahan energi kinetik dan energi potensial, hitunglah:
a) tekanan udara pada bagian keluar kompressor,
[645,76 kPa]
b) daya yang dibutuhkan kompressor
[703,07 kW]
7.39 Udara memasuki kompressor adiabatik pada 95 kPa dan 27oC kemudian
keluar pada 600 kPa dan 277oC. Dengan mengabaikan perubahan energi
kinetik dan energi potensial dengan kalor spesifik fungsi temperatur,
hitunglah:
a) efisiensi isentropik kompressor,
[81,9%]
b) temperatur udara keluar seandainya proses reversible
[505,5 K]
7.40 Karbon dioksida memasuki kompressor adiabatik pada 100 kPa dan 300 K
dengan laju aliran massa 1,8 kg/s, kemudian keluar pada 600 kPa dan 450
K. Dengan mengabaikan perubahan energi kinetik, hitung efisiensi
isentropik kompressor.
[89,5%]
7.41 Gas panas hasil pembakaran memasuki nozzle sebuah mesin turbojet pada
260 kPa, 747oC dan 80 m/s, kemudian keluar pada 85 kPa. Efisiensi
isentropik nozzle 92%. Jika diasumsi gas hasil pembakaran diperlakukan
sebagai udara, hitunglah:
a) kecepatan gas keluar dari nozzle,
[728,2 m/s]
b) temperatur gas keluar dari nozzle.
[786,3K]
Kesetimbangan Entropi
7.42 R-134a dithrottle dari 900 kPa dan 35oC menjadi 200 kPa. Kalor sebesar 0,8
kJ/kg hilang dari refrigerant dan dilepas ke lingkungan 25oC. Hitunglah:
a) temperatur keluar refrigerant,
b) pembangkitan entropi selama proses.
7.43 Uap air akan dikondensasikan di dalam kondensor sebuah PLTU pada 60oC
dengan mengalirkan air pendingin dari danau di sekitar pembangkit. Air
pendingin masuk ke kondensor pada 18oC dengan laju aliran massa 75 kg/s
dan keluar pada 27oC. Asumsi kondensor diisolasi sempurna, hitunglah:
a) laju kondensasi uap,
[1,1979kg/s]

Yesung Allo Padang \\Teknik Mesin UNRAM

Halaman

269

Termodinamika I

b) laju pembangkitan entropi di kondensor.

Bab 7 : Entropi

[1,0832 kW/K]

7.44 Bola-bola baja karbon ( = 7833 kg/m3 dan Cp = 0,465 kJ/kg.oC) diameter 8
mm mengalami proses annealing dengan memanaskannya terlebih dulu di
dalam tungku 900oC. Kemudian disusul dengan pendinginan lambat
menjadi 100oC di udara lingkungan yang bersuhu 35oC. Jika terdapat 2500
bola baja yang di-annealing setiap jamnya, hitunglah:
a) laju perpindahan kalor dari bola ke udara,
[542 W]
b) laju pembangkitan entropi akibat kehilangan kalor dari bola ke udara.
[0,986 W/K]
7.45 Uap air memasuki sebuah turbin secara tunak pada 6 MPa, 450oC dan laju
aliran massa 25000 kg/h, kemudian keluar pada 20 kPa sebagai saturated
vapor. Jika daya yang dihasilka turbin 4 MW, hitunglah pembangkitan
entropi selama proses. Asumsi temperatur lingkungan 25oC.
[11 kW/K]
7.46 Air dingin 200 kPa dan 20oC memasuki mixing chamber dengan laju aliran
massa 2,5 kg/s dicampur dengan air superheated pada 200 kPa dan 150oC.
Hasil pencampuran keluar pada 200 kPa dan 60oC. Jika kalor dengan laju
1200 kJ/min hilang dari mixing chamber dan dibuang ke lingkungan 25oC,
hitunglah:
a) laju aliran massa air superheated,
[0,1739 kg/s]
b) laju pembangkitan entropi selama proses pencampuran. [0,282 kW/K]
7.47 Uap air memasuki nozzle adiabatik pada 4 MPa dan 450oC dengan
kecepatan 70 m/s dan keluar pada 3 MPa dan 320 m/s. Jika luas penampang
masuk nozzle 7 cm2, hitunglah:
a) temperatur pada bagian keluar nozzle,
[422,3oC]
b) laju pembangkitan entropi pada proses tersebut.
[0,0361 kW/K]
7.48 Sebuah tangki kaku berisi 1,5 kg air pada 120oC dan 500 kPa. Kerja poros
sebesar 22 kJ bekerja terhadap sistem dan temperatur akhir 95oC. Jika tidak
ada perubahan entropi pada air dan suhu lingkungan 15oC, hitunglah:
a) tekanan akhir di dalam tangki,
[84,6 kPa]
b) jumlah perpindahan kalor antara tangki dan lingkungan,
[38,5 kJ]
c) pembangkitan entropi selama proses.
[0,134 kJ/K]
7.49 Gas helium memasuki katup ekspansi (throttle) pada 500 kPa dan 70oC.
Helium kehilangan kalor 2,5 kJ/kg ke lingkungan 25oC dan 100 kPa. Jika
entropi helium 0,25 kJ/kg.K, hitunglah:
a) tekanan dan temperatur pada exit,
[442 kPa dan 69,5oC]
b) pembangkitan entropi selama proses.
[0,258 kJ/kg.K]

Yesung Allo Padang \\Teknik Mesin UNRAM

Halaman

270