Anda di halaman 1dari 20

SPESIFIKASI TEKNIS

U-DITCH U - DITCH

1.

UMUM
Bagian ini agar dipakai dalam hubungan dengan bagian-bagian lain dari
spesifikasi

teknis

dan

gambar-gambar.

Apabila

ada

hal-hal

yang

bertentangan, maka bagian inilah yang harus didahulukan.


2.

LINGKUP PEKERJAAN

2.1.

Kontrak ini mencakup pekerjaan pemasangan U-ditch U-ditch.

2.2.

- Batas pekerjaan seperti terindikasikan dalam gambar.


- Pekerjaan pembuangan sisa material atau kotoran termasuk scope
pekerjaan ini.
- Pekerjaan Pemindahan utilitas yang ada jika diperlukan dan seijin
pemilik proyek termasuk scope pekerjaan ini.

2.3.

Kontraktor berkewajiban membuat U-ditch sementara untuk

mengendalikan

air selama waktu konstruksi.


2.5.

Kontraktor wajib menyiapkan shop drawing apabila diminta oleh Pengawas.

2.6.

Pada tiap akhir satu tahap pekerjaan, Kontraktor berkewajiban membuat as


built drawing dari pekerjaan yang dilaksanakan di lapangan dan diserahkan
kepada pihak PT. Unilever untuk approval. Sisa pembayaran sebesar 5%
dari nilai kontrak akan dibayarkan setelah kontraktor menyelesaikan
kewajiban ini.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

3.

LOKASI PROYEK
Lokasi proyek berada di Sei Mengkei, Kabupaten Asahan

4.

KONDISI LAPANGAN
Kontraktor agar mengetahui dan meninjau keadaan existing lapangan
sebelum penyerahan Tender.
Segala claim akibat tidak lengkapnya informasi kondisi lapangan selama
pekerjaan konstruksi tidak akan diterima oleh Pihak PT. Unilever

atau

wakilnya.
5.

SCHEDULE PEKERJAAN
Dalam jangka waktu maksimum 7 (tujuh) hari setelah penerimaan tender,
kontraktor agar menyerahkan program kerja dalam barchart atau format lain
yang disetujui Pihak PT. Unilever atau wakilnya.
Program kerja agar menunjukkan semua pekerjaan-pekerjaan penting pada
seluruh lokasi pekerjaan dan menunjukkan hari-hari libur selama periode
kontrak. Antisipasi terhadap cuaca juga sudah harus dilakukan. Semua
langkah-langkah

pekerjaan

harus

secara

teknis

dapat

dipertanggungjawabkan.
Program kerja yang telah disetujui akan selalu direview dan diperbaharui dari
waktu ke waktu atas petunjuk Pihak PT. Unilever atau wakilnya.
6.

KONDISI AWAL DAN UTILITAS YANG ADA

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

Pada saat pelaksanaan konstruksi, semua utilitas agar tetap dijaga


dengan

baik.

Apabila

diperlukan

tindakan-tindakan

pencegahan

kerusakan agar dilakukan oleh Kontraktor dan biaya sudah termasuk


dalam kontrak ini (menjadi tanggung jawab Kontraktor).
Jalan, jaringan sewer Existing dsb, tertera dalam gambar
Batas pinggir yang ada tertera dalam gambar.
Semua tanaman dan pohon-pohon diluar batas lahan, bila Kontraktor
akan melakukan penebangan pohon-pohon meskipun didalam areal
pekerjaan harus seizin dan disetujui oleh Pihak PT. Unilever

atau

wakilnya.
Semua penebangan pohon tidak seizin Pihak PT. Unilever

oleh

Kontraktor akan didenda yang jumlahnya akan ditentukan kemudian.


Kontraktor sepenuhnya bertanggung jawab atas semua utilitas dan fasilitas
existing. Bila terjadi kerusakan dalam keadaan apapun dan oleh apapun
tetap menjadi tanggung jawab kontraktor untuk memperbaikinya, dan jika
memindahkan utilitas dan fasilitas existing maka biaya pemindahan
ditanggung kontraktor sepenuhnya.
7.

JALAN KONSTRUKSI DAN ALTERNATIF


Lokasi pekerjaan dalam kontrak ini pada beberapa tempat memakai dan
memotong jalan yang selama ini dipergunakan lalulintas umum.
Kontraktor diharuskan menyediakan jalan alternatif selama konstruksi yang
memadai untuk lalu lintas kendaraan dari dan ke lokasi proyek. Proposal
jalan alternatif harus diajukan dan disetujui oleh Pihak PT. Unilever .
Kontraktor bertanggung jawab atas kebersihan semua jalan existing yang

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

digunakan sebagai akses menuju proyek dan selalu menjaga serta


membersihkan jalan tersebut.
Bila diperlukan dan atas instruksi Pihak PT. Unilever , lapisan padat material
granular ditambahkan. Perkerasan ini agar selalu dijaga tetap halus dan
tidak mengganggu lalu lintas.
8.

HUBUNGAN DENGAN PIHAK LAIN


Kontraktor harus selalu siap dan melakukan komunikasi dengan pihak-pihak
terkait seperti security, golf dan sebagainya dalam rangka tercapainya
kelancaran pekerjaan. Semua komunikasi harus diinformasikan kepada
Pihak PT. Unilever atau wakilnya.

9.

SARANA DAN PRASARANA KONSTRUKSI


Kontraktor, atas biaya sendiri, harus menyediakan air, listrik untuk kerja,
telepon, kantor lapangan, gudang yang cukup, sanitary, dan sebagainya.
Semua letak bangunan fasilitas diletakkan pada tempat-tempat yang disetujui
Pihak PT. Unilever .
Semua fasilitas harus dijaga fungsi dan kebersihan serta kerapihannya.

10.

KEBERSIHAN
Kebersihan dan kerapihan diseluruh areal pekerjaan agar selalu dijaga
setiap saat. Setiap selesainya satu section pekerjaan, areal tersebut agar
segera dirapikan dan dibersihkan dari segala macam material, kotoran dan
sebagainya sehingga areal tersebut selalu bersih dan rapih.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

Setelah selesainya semua pekerjaan yang tercakup, areal tersebut agar


dibersihkan dan dirapihkan. Kebersihan dan kerapihan harus selalu terjaga
sampai hand over selesai (termasuk periode pemeliharaan).
Dalam pelaksanaannya pekerjaan drainase terutama pada area batasan
kontraktor tidak boleh mengotori atau merusaknya, jika terjadi kerusakan
atau kotor maka kontraktor harus memperbaiki / membersihkan dengan biaya
yang ditanggung sepenuhnya oleh kontraktor.
10.1

Pembuangan kotoran.
Setelah penimbunan kotoran atau kelebihan tanah harus dipindahkan dari
lokasi pekerjaan menuju area yang disetujui oleh Pihak PT. Unilever .

10.2 Pemugaran
Semua utilitas yang telah ada sebelumnya, dan mengalami kerusakan akibat
pekerjaan, maka kontraktor harus memperbaiki sampai ke kondisi semula.
Seluruh biaya menjadi tanggungan kontraktor.
11.

PERLINDUNGAN LINGKUNGAN
Lingkungan sekitar pekerjaan harus selalu dijaga dari segala macam
gangguan dan kerusakan.
Pekerjaan galian maupun timbunan tanah tidak diizinkan melewati (melebihi)
areal pekerjaan yang sudah disetujui oleh Pihak PT. Unilever .
Semua tanaman dan pohon-pohon harus dilindungi dari kerusakan bila
terlalu dekat dengan areal kerja.
Semua cairan yang dapat mengkontaminasi maupun kotoran-kotoran dan
sampah dilarang untuk dibuang ke sungai.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

Pengendalian air hujan harus selalu dilaksanakan untuk menghindari erosi.


Cairan-cairan kotor harus ditempatkan sedemikian

rupa agar tidak

mengganggu lingkungan sebelum dibuang ke tempat yang semestinya.


12.

SURVEY DAN SETTING OUT

12.1. Pihak PT. Unilever akan menyediakan minimum 1 bench mark pada tempattempat strategis di areal pekerjaan.
12.2. Kontraktor agar menggunakan bench mark tersebut diatas sebagai patokan
dan melakukan set out pekerjaan berdasarkan bench mark tersebut.
Kontraktor harus selalu menjaga bench mark dari segala gangguan maupun
kehilangan atas biaya Kontraktor.
12.3. Kontraktor harus memiliki surveyor yang berkompeten serta berpengalaman
dalam melakukan pekerjaan ini. Semua set out dan patok agar jelas diberi
marka yang menunjukkan gambaran / jarak / elevasi offset dan sebagainya.
Set out dan patok tersebut harus dari bahan yang cukup keras dan tahan
lama, Semua set out dan patok-patok harus disediakan cukup untuk paket
pekerjaan ini.
12.4. Kontraktor harus selalu memberikan kerjasama dan bantuannya

kepada

Pihak PT. Unilever / Engineer dalam melaksanakan pengecekan atas semua


set out, pekerjaan , jika diminta.
12.5. Semua data yang diserahkan kepada Pihak PT. Unilever atas permintaan
mereka, dalam hal progress dan payment, dan sebagainya agar dalam
bentuk disket dan hard copy yang disetujui.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

13.

PERSYARATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN

13.1. Pekerjaan Penentuan Titik Pengukuran / Pematokan


a) Pengukuran dan pemasangan bouwplank titik duga (0 peil) ditentukan
bersama-sama Pihak PT. Unilever / Pengawas. Patok-patok berukuran
minimal 5/7 cm dan papan bouwplank 3/20 dengan panjang kurang lebih
4 m dan terbuat dari kayu. Papan patok harus keras dan tidak berubah
posisinya, tanda-tanda dan sumbu harus teliti dan jelas, dicat dengan cat
menie.
b) Kontraktor harus memasang dan mengukur secara teliti patok monumen
(BM) pada lokasi tertentu sepanjang proyek, untuk memungkinkan
perencanaan kembali dan pengukuran sipat datar dari perkerasan atau
penentuan titik dari pekerjaan yang akan dilakukan. Patok permanen
harus dibangun diatas tanah yang tidak akan terganggu / dipindahkan.
c) Kontraktor harus menentukan titik patok konstruksi yang menunjukkan
garis dan kemiringan untuk lebar perkerasan, lebar bahu dan drainase
sesuai dengan penampang melintang standar yang diberikan dalam
gambar rencana dan harus mendapatkan persetujuan dari Pihak PT.
Unilever / Pengawas sebelum memulai konstruksi.
d)
13.2

Penentuan Tempat Kedudukan Sumbu U-ditch


As U-ditch yang direncanakan, dipasang di lapangan berdasarkan hasil
draft design yang telah disetujui Pengawas dengan cara sebagai berikut :

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

Titik awal dan akhir as U-ditch diikatkan kepada titik-titik poligon. Masingmasing 2 buah patok beton diletakkan ditepi daerah penguasaan jalan
sebagai titik penolong.
a. Titik-titik

penting

pada tikungan

ditentukan di lapangan dengan

memasang patok-patok pembantu. Pada titik PI dipasang 1 (satu) patok


beton.
b. Patok-patok tersebut diberi tanda dan nomor urut serta dibedakan dari
patok poligon. Alat ukur yang digunakan adalah Theodolit.
c. Level dasar U-ditch ditentukan sesuai gambar.
13.3 Toleransi
Pada proses pengukuran di lapangan tidak boleh terjadi kesalahan yang
melebihi toleransi yang diberikan :

Kelurusan untuk setiap panjang 30 m toleransi

: 10 mm.

Kelurusan untuk panjang 30 m 60 m toleransi

: 15 mm.

Kelurusan untuk panjang 60 m toleransi

: 20 mm.

Kemiringan melintang / memanjang toleransi

: 0.1%.

Ketebalan struktur toleransi

: 5 mm.

Elevasi toleransi

: 5 mm.

Selimut beton 0 50 mm toleransi

: 5 mm.

Selimut beton 50 mm toleransi

: 10 mm.

13.4. Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung tidak

boleh mengganggu

kelancaran aktifitas disekitarnya.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

13.5

Jaminan kualitas untuk semua bahan yang digunakan

14.

BAHAN

14.1. Beton
Beton untuk pekerjaan sambungan konstruksi harus menggunakan bahanbahan dan campuran sesuai dengan spesifikasi berikut ini :
a. Baja Tulangan

Baja tulangan yang digunakan adalah baja lunak mutu U 50 HDDW


(tegangan leleh 4900 kg/cm2) atau sesuai dengan gambar.

Mutu baja tulangan yang digunakan harus dibuktikan dengan test


laboratorium. Jumlah benda uji minimal 3 buah untuk setiap ukuran
penampang baja tulangan . Semua biaya tes ditanggung kontraktor.

Pengawas akan meminta diadakan tes laboratorium untuk setiap


bahan / material yang diragukan mutunya.

Baja tulangan yang tidak memenuhi syarat harus segera dikeluarkan


dari lapangan dalam waktu 24 jam, setelah ada perintah tertulis dari
pengawas.

Baja tulangan yang akan digunakan harus bersih dari minyak dan
bahan lainnya yang dapat mengurangi daya lekat antara baja
tulangan dan adukan beton.

b. Semen :

Digunakan Portland cement jenis 1 menurut N.I.8 1965 atau type 1


menurut

ASTM.C.150 dan memenuhi S.400 menurut Standard

Cement Portland yang digariskan oleh Association Cement Indonesia


(N.I.8 172) merek yang dipilih tidak dapat di tukar-tukar dalam
Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

pelaksanaan kecuali dengan persetujuan tertulis dari pihak PT.


Unilever dengan pertimbangan :
-

Tidak ada stock dipasaran dari merek yang dipilih.

Kontraktor memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa


mutu semen penggantinya mempunyai kualitas yang sama.

Semen yang telah mengeras sebagian tidak diperkenankan untuk


dipakai sebagai bahan campuran.

Tempat penyimpanan semen harus diusahakan sedemikian rupa


sehingga semen terbebas dari kelembaban, untuk menghindari
cepatnya semen mengeras

c. Pasir Beton.
Pasir beton harus terdiri pasir dengan butiran yang bersih dan bebas dari
bahan organik, lumpur dan sejenisnya, serta memenuhi komposisi butir
serta kekerasan sesuai dengan syarat yang tercantum dalam P.B.I.71.
d. Koral

Koral yang digunakan harus bersih dan bermutu baik serta


mempunyai gradasi serta kekerasan sesuai dengan syarat yang
tercantum dalam P.B.I.71.

Tempat menyimpan / penimbunan pasir dan koral harus dipisahkan


satu dengan yang lain sehingga dapat dijamin bahwa kedua jenis
material tersebut tidak tercampur, dengan maksud agar bisa
didapatkan adukan beton dengan komposisi material yang tepat.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

10

e. Air
Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung
minyak, garam dan bahan organik atau bahan yang merusak beton.
f. Bekesting

Bahan bekesting harus baik dan dipasang sesuai ukuran yang


ditetapkan dalam gambar. Jenis bahan yang dipakai harus mendapat
persetujuan dari pengawas.

Bekesting harus dipasang dengan perkuatan sehingga menjamin


ukuran dan jarak tidak berubah selama dilakukan pengecoran.

Sebelum pengecoran bekesting dapat dibuka / dibongkar sesuai


dengan syarat yang tercantum dalam SNI-2002.

f. Mutu Beton

Mutu beton yang digunakan adalah K-350 atau sesuai gambar.

Mutu beton tersebut harus dibuktikan kontraktor dengan percobaan


hancur kubus beton dari laboratorium.

Pengambilan contoh adukan beton (benda uji) yang akan dites di


laboratorium harus disaksikan pengawas.

Jumlah benda uji sesuai dengan ketentuan dalam SNI-2002, dan mutu
beton harus diperiksa untuk 3 hari, 7 hari dan 28 hari untuk setiap
macam adukan yang diambil contohnya.

Hasil tes laboratorium harus segera diserahkan kepada pengawas.

f. Campuran beton.
Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

11

Komposisi adukan dinyatakan dalam perbandingan berat . Untuk


masing masing jenis material harus diadakan percobaan komposisi
adukan dan hasil dari percobaan tersebut harus segera diserahkan
kepada pengawas untuk dijadikan pedoman pada waktu pengecoran.

Slump untuk campuran beton harus disesuaikan dengan hasil


percobaan laboratorium untuk mendapatkan mutu beton yang
disyaratkan dalam SNI-2002 .

Penunjukan laboratorium untuk pengetesan beton dan percobaan


mutu beton harus mendapat persetujuan dari pengawas.

14.2. U-ditch
Supplier pemasok U-ditch harus menyertakan sertifikat yang memuat
dimensi, ketebalan, beban maksimum diatas decker yang diijinkan ketebalan
timbunan diatas decker dsb, yang memungkinkan untuk memilih U-ditch
berdasarkan beban kendaraan / timbunan yang terjadi pada jalur U-ditch
terpasang .

14.3. Alas U-ditch


Bahan-bahan butiran untuk pembuatan alas pipa beton harus mengikuti
gradasi berikut, kecuali ditetapkan lain oleh engineer.
Ukuran Saringan

19.0

% Berat yang lolos 100

2.36

0.60

100-50 90-20

0.30

0.15

0.75

60-10

25-0 10-0

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

12

Bahan - bahan bitumen untuk timbunan setinggi 0.7 t (tinggi) u-ditch / box
culvert dikiri kanan harus mengikuti gradasi berikut, kecuali ditetapkan lain
oleh engineer.
Ukuran Saringan

75

9.5

2.36

0.60

0.075

% berat yang lolos 100 100-50 90-20 60-10 25-0

15.

PELAKSANAAN

15.1

Pekerjaan galian dan yang berhubungan denganya.


-

Galian harus dibuat sedemikian sehingga U-ditch dapat diletakkan pada


lintasan dan kedalaman yang dikehendaki, dan penggalian hanya
dilakukan pada U-ditch yang akan dipasang seperti pada yang
diperbolehkan oleh pengawas. Galian harus dikeringkan dan dijaga
selama pelaksanaan pekerjaan sehingga pekerja dapat bekerja
didalamnya dengan aman dan efisien .

Lebar

galian

harus

cukup

untuk

dapat

meletakkan

pipa

dan

menyambungkanya dengan baik, dan Bedding maupun timbunan


harus ditempatkan dan dipadatkan seperti tertera dalam gambar atau
sesuai instruksi pengawas. Galian harus dibuat dengan lebar extra, bila
diperlukan memasukan penyangga-penyangga galian dan peralatanperalatan yang diperlukan.
-

Galian harus dibuat dengan kedalaman sesuai dengan keperluan.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

13

Jika dasar galian ternyata tidak stabil atau mengandung bahan-bahan


tidak stabil seperti debu-debu, sampah dan sebagainya dan dalam
pandangan pengawas harus disingkirkan, maka kontraktor harus
mengadakan penggalian dan menyingkirkan bahan-bahan yang tidak
stabil tersebut. Jika menurut pendapat pengawas diperlukan pondasi
khusus, seperti penggantian tanah atau penimbunan dengan bahan
yang sesuai, Kontraktor harus mengerjakannya sesuai petunjuk
pengawas, tidak ada biaya tambahan yang diberikan untuk pekerjaan
ini.

Galian harus diberi perkuatan jika perlu sehingga tidak runtuh, menjaga
para

pekerja

untuk

bekerja

dengan

aman

dan

mengamankan

permukaan jalan dan bangunanbangunan lainnya seperti yang


ditunjukkan oleh pengawas.
-

Sisa galian agar dibuang ke daerah yang ditunjuk oleh pihak PT. Unilever
. Pembuangan dalam radius 1 km dari lokasi proyek atas biaya
kontraktor.

Kontraktor

bertanggung

jawab

atas

pengangkutan,

penebaran dan perapihan material buangan pada lokasi pembuangan.


-

Sisa galian juga bisa ditempatkan sementara pada area yang ditunjuk
oleh pihak PT. Unilever sebagai stock, untuk digunakan kemudian atas
permintaan pihak PT. Unilever .

Kontraktor bertanggung jawab penuh dan agar membuat drainase


sementara pada area konstruksi untuk menjaga agar daerah konstruksi
selalu dalam keadaan kering. Pengalihan aliran air dan semua tindakan
teknis lainya agar dilaksanakan untuk melindungi area kerja

tetap

dalam keadaan kering . Kontraktor bertanggung jawab penuh atas


Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

14

kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan dalam melaksanakan hal


tersebut, serta harus memperbaikinya. Tidak ada biaya tambahan dalam
hal ini.

15.2

Pemasangan U-ditch dan Box Culvert


-

Untuk mendapatkan keamanan dan keberhasilan pekerjaan, kontraktor


harus menggunakan semua peralatan dan fasilitas yang telah disetujui
pengawas. Semua U-ditch dan box culvert harus diturunkan ke dalam
galian yang alasnya sudah diberi pasir serta pada bagian sambungan
sudah diberi lantai kerja yang levelnya sudah benar, secara hati-hati
dengan

peralatan

derek,

tali

peralatan

yang

memadai

untuk

mengamankan pipa beton. Dalam keadaan apapun juga tidak boleh


dijatuhkan kedalam galian. Jika terjadi kerusakan, kerusakan harus
segera dilaporkan kepada pengawas. Pengawas akan menginstruksikan
untuk mengadakan perbaikan atau membuang bahan-bahan yang rusak
tersebut
-

Semua U-ditch dan box culvert harus diperiksa dengan teliti terhadap
retak-retak dan kerusakan-kerusakan lainnya ketika U-ditch berada
diatas galian, jika terjadi kerusakan U-ditch beton segera diganti
sebelum pemasanganya pada posisi terakhir. U-ditch harus diletakkan
dekat galian untuk diperiksa oleh pengawas, yang akan menentukan
perbaikan atau dibuang.

Untuk U-ditch beton dengan kemiringan antara 1/5 sampai dengan 1/10,
agar tidak terjadi pergeseran U-ditch, maka pada sambungan harus

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

15

diberi angkur dari beton yang ditanam pada kedalaman minimal 50cm
dibawah sambungan.
-

U-ditch kotoran dan sisa lapisan (coating) harus dihilangkan dari tiap Uditch harus dibersihkan, kering dan bebas dari lemak, minyak sebelum
pipa dipasang.

Harus dijaga agar bahan-bahan lain tidak masuk ke dalam U-ditch


ketika U-ditch diletakkan. Selama pekerjaan berlangsung tidak boleh
ada

bahan-bahan,

peralatan,

pakaian

atau

barang-barang

lain

diletakkan diatas U-ditch. Pada waktu pemasangan U-ditch dalam


galian, letak akhir harus tepat dengan ujung U-ditch dan dipasang
dengan lintasan dan sudut yang benar. Harus dijaga agar kotoran tidak
masuk kedalam ruang antara sambungan U-ditch.
-

Pemotongan U-ditch
Apabila diperlukan pemotongan maka harus dikerjakan dengan rapi dan
teliti tanpa menyebabkan kerusakan pada U-ditch dan lapisan ujungnya
harus dibuat halus.

15.3

Perlindungan terhadap U-ditch


Pada titik lokasi dimana terdapat crossing antara drainase dan air limbah,
dan jarak antara kedua dinding pipa kurang dari 40 cm, maka concrete juga
harus dibuat pada titik crossing tersebut, atau sesuai dengan petunjuk
pengawas. Tidak ada tambahan biaya pada kedua point tersebut diatas.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

16

16.

PELAKSANAAN PEKERJAAN BETON

16.1

Pengecoran
-

Pengecoran beton hanya dapat dilaksanakan atas persetujuan tertulis


dari pengawas.

Pengecoran harus dilakukan dengan baik, menggunakan vibrator untuk


menjamin kepadatan beton.

Apabila pengecoran beton akan dihentikan untuk diteruskan pada hari


berikutnya maka tempat penghentian pengecoran harus disetujui oleh
pengawas.

Pada pengecoran sambungan setelah berhenti 1 hari, maka pada


permukaan beton yang akan disambung harus diberi bahan kimia yang
bersifat merekatkan, dengan terlebih dulu mendapatkan ijin dari
pengawas mengenai jenis yang dipakai.

Setelah pengecoran, beton harus dijaga agar selalu dalam keadaan


basah selama tidak kurang dari 7 hari, untuk pengerasan yang baik.

16.2. Lobang-lobang pipa pada beton (wall piper)


Pemasangan lobang pipa pada beton tidak boleh mengurangi kekuatan
konstruksi sesuai dengan persyaratan SNI 2002.
16.3. Baja Tulangan .

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

17

Kontraktor harus mengusahakan agar besi tulangan yang dipasang


sesuai dengan gambar.

Dalam

hal

pendapatnya

dimana

berdasarkan

terdapat

kesalahan

pengalaman
atau

Kontraktor

kekurangan

atau

atau
perlu

penyempurnaan pembesian, maka :

Kontraktor dapat menambah ekstra besi dengan tidak mengurangi


pembesian yang tertera dalam gambar. Secepatnya hal ini
diberitahukan pada pengawas.

Jika

diusulkan

perubahan

dari

jalannya

pembesian

maka

perubahan tersebut hanya dapat dijalankan dengan persetujuan


tertulis dari pihak PT. Unilever .
-

Jika kontraktor tidak berhasil mendapatkan diameter besi yang sesuai


dengan gambar , maka dapat dilakukan penukaran diameter besi
dengan diameter terdekat dengan catatan :

Harus ada persetujuan dari pihak PT. Unilever .

Jumlah luas penampang besi persatuan panjang tidak boleh


kurang dari yang tertera dalam gambar.

Penggantian tidak boleh mengakibatkan keruwetan pembesian


karena overlapping

yang terlalu banyak, sehingga menyulitkan

pengecoran.
-

Biaya tambahan yang diakibatkan oleh penukaran diameter besi menjadi


tanggung jawab kontraktor sepenuhnya.

16.3.

Perawatan Beton.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

18

Beton harus dilindungi dari pengaruh panas, sehingga tidak terjadi


penguapan cepat.

Persiapan perlindungan atas kemungkinan datangnya hujan, harus


diperhatikan.

16.4. Tanggung jawab kontraktor


Kontraktor bertanggung jawab penuh atas kualitas konstruksi sesuai dengan
ketentuan diatas dan sesuai dengan gambar konstruksi yang diberikan.
Adanya/kehadiran pengawas selaku wakil pihak PT. Unilever

yang akan

melihat, mengawasi, menegur atau memberi nasehat, tidak mengurangi


tanggung jawab penuh tersebut diatas.
17.

PEMELIHARAAN
Setelah beberapa minggu U-ditch digunakan, pemeliharaan baru dilakukan
terutama kebocoran-kebocoran. Bila terjadi penurunan setempat harus
diperbaiki dengan cara mengangkat u-ditch ditempat tersebut dan meneliti
sebab-sebabnya. Bila kerusakan tersebut akibat penurunan lapis dasar uditch, maka diperbaiki sesuai dengan petunjuk Direksi/Pengawas.

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

19

Spesifikasi Teknis Pekerjaan U-Ditch

20