Anda di halaman 1dari 2

Penanganan Hipotermi Pada BBL

No. Dokumen
: 14/SOP.KIA/UPT-

SOP

BLUD.PKM.KDR/I/2016
No Revisi
:
Tanggal Terbit
: 2 Januari 2016
Halaman
: 1/2

UPT BLUD
PUSKESMAS
KEDIRI
Pengertian

Rosmayadi,SKM.MPH
NIP.19681212199003101
4
Hipotermi adalah keadaan dimana suhu dibawah 36.5 C pada pengukuran
suhu secara aksiler, dibedakan antara stress dingin suhu <36.5 C-36 C,

2Tujuan

hipotermi berat <32 C


Sebagai acuan petugas dalam :

3Kebijakan

1. Mencegah terjadinya hipotermi


2. Mengatasi segera hipotermi
3. Cegah komplikasi-komplikasi akibat hipotermi
4. Mencari penyebab terjadinya hipotermi
Keputusan Pemimpin UPT BLUD Puskesmas Kediri Nomor.

4Referensi
5Prosedur

6Langkahlangkah

07.11/SK/UPT-BLUD.PKM.KDR/I/2016 tentang Pelayanan Klinis.


APK, 2002
MNH, 2002
OBSTETRIK, 2015
1. Alat
a. infant warmer
b. lampu 60 watt
2. Bahan
a. Sarung tangan dan APD lain jika diperlukan
b. Larutan klorin 0,5 %
c. Kassa
1. Untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi baru lahir :
a. Menunda memandikan bayi minimal 6 jam apabila bayi sehat
b. Untuk bayi sehat diobservasi di ruang bersalin selama 2 jam
c. Untuk bayi prematur/BBLR segera hangatkan di
2. Pengelolaan hipotermi di ruang rawat dapat menggunakan berbagai
cara :
a. Kontak antara kulit ibu dan kulit bayi (metode kanguru)
terutama untuk bayi BBLR sehat di raung rawat gabung
b. Ruangan/ tempat tidur hangat (untuk bayi normal dan sehat)
c. Lampu pengahangat 60 watt bila ada tanda hipotermi pada
BBLC
d. Pemanas pancar (infant warmer) untuk bayi yang sedang
dilakukan tindakan sementara
3. Bidan melakukan pendokumentasian

7Unit Terkait

Semua Unit Terkait