Anda di halaman 1dari 2

1.

Pertanyaan:
Apa yang menjadi dasar, mengapa perlu dibentuk Posbindu PTM ?
Jawab :
Yang menjadi latar belakang perlunya dibentuk posbindu PTM, yaitu :
2 dari 3 kematian setiap tahunnya terjadi karena penyakit tidak
menular.
9 juta kematian terjadi pada usia kurang dari 60 tahun.
90% kematian akibat penyakit tidak menular terjadi di negara
berkembang termasuk Indonesia.
Lebih dari 70% penderita penyakit tidak menular tidak tahu kalau
dirinya sakit dan 30%nya tidak berobat secara teratur di Indonesia
Milyaran Rupiah hilang terbuang percuma akibat penyakit tidak
menular dan memperburuk kemiskinan.
2. Pertanyaan:
Apa saja persyaratan utama untuk menjadi kader Posbindu PTM?
Jawab:
Syarat utama untuk menjadi kader Posbindu yaitu:

1) Berasal dari anggota kelompok masyarakat/lembaga/institusi


2) Peduli terhadap masalah penyakit tidak menular dan bersedia melaksanakan
kegiatan Posbindu PTM
3) Pendidikan sebaiknya minimal setingkat SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas)/
dikondisikan dengan tingkat pendidikan masyarakat sekitar
3. Pertanyaan:
Apa persiapan-persiapan yang harus dilakukan sebelum kegiatan?
Jawab:
Persiapan kegiatan sebelum pelaksanaan kegiatan, adalah:
1) Mengadakan pertemuan kelompok untuk menentukan jadwal kegiatan.
2) Menyiapkan tempat dan peralatan yang diperlukan.
3) Membuat dan menyebarkan pengumuman mengenai waktu
pelaksanaan.
4. Pertanyaan:
Apa saja kriteria pasien yang harus dirujuk kepuskesmas?
Jawab:
Kriteria rujukan pasien Posbindu PTM ke Puskesmas yaitu:
1) Bila terdapat 1 atau lebih faktor risiko yang ditangani masuk dalam
kriteria buruk.
2) Bila penanganan faktor risiko kriteria sedang tidak berhasil pada
kunjungan 3 bulan berikutnya.
3) Bila dari hasil pemeriksaan/pengukuran faktor risiko diperlukan
konfirmasi lanjutan dari tenaga kesehatan.
4) Bila para penyandang faktor risiko yang memerlukan obat-obatan atau
yang dalam pengobatan memerlukan konsultasi dengan dokternya.
5) Bila pada pemeriksaan uji fungsi paru sederhana terdapat nilai APE
(Arus Pernafasan Ekspirasi) kurang dari nilai prediksi atau peserta yang
berisiko dengan hasil nilai pengukuran APE sama dengan nilai prediksi.

6) Bila Ditemukan pemeriksaan IVA (+) pada perempuan yang telah


diperiksa (yang dilakukan oleh dokter atau bidan terlatih)
7) Bila Dicurigai kelainan organ reproduksi berdasarkan hasil wawancara
kader Posbindu PTM (Dokter atau Bidan terlatih).
8) Bila Ditemukan benjolan dan kelainan lainnya pada pemeriksaan
payudara.
9) Bila Ditemukan potensi terjadinya cedera dan kekerasan dalam rumah
tangga serta kadar alkohol pernafasan dan tes amfetamin urin (+).
5. Pertanyaan:
Kenapa pada Posbindu PTM tidak diberikan pengobatan?
Jawab:
Posbindu PTM tidak diberikan pengobatan karena kegiatan Posbindu PTM
hanya dilakukan pemeriksaan untuk deteksi dini dan monitoring faktorfaktor resiko penyakit tidak menular dan apabila ditemukan hasil
pemeriksaan yang membutuhkan pengobatan, maka pasien Posbindu
akan dirujuk ke Puskesmas.